Amalan Agar Bisa Segera Naik Haji Lengkap Doa-doanya

2 months ago 38

Liputan6.com, Jakarta - Amalan agar bisa segera naik haji menjadi bagian penting ritual yang dilakukan seorang muslim ketika kerinduan terhadap Baitullah begitu memuncak.Bagi sebagian besar muslim, keinginan berhaji bukan sekadar dorongan menunaikan kewajiban rukun Islam kelima, tetapi lahir dari kerinduan yang mendalam kepada Allah SWT.

Kerinduan ini muncul bukan hanya karena ingin menunaikan perintah agama, tetapi karena ingin benar-benar hadir di Baitullah, rumah Allah SWT. Lebih dari itu, ibadah haji adalah penyempurna jati diri sebagai seorang muslim. 

Di antara bentuk ketaatan terhadap Allah dan fondasi keislaman adalah berhaji. Inilah ibadah yang diimpikan oleh miliaran umat Islam, namun hanya sebagian yang bisa menunaikannya.

Quraish Shihab dan Tafsir al-Misbah menekankan sisi istitha'ah atau kemampuan dalam kewajiban berhaji. Berkesempatan hadir di Baitullah memenuhi panggilan-Nya adalah kemurahan Allah yang tidak diterima tiap muslim. Sementara, lainnya mendapatkan keringanan (rukhshah) atas kewajiban yang tak mampu dilakukannya.

Berikut ini adalah ulasan mengenai amalan agar bisa segera naik haji sebagai bagian ikhtiar mampu dan diberi kesempatan Allah SWT untuk memenuhi rukun Islam kelima.

1. Memperbanyak doa kepada Allah

Merujuk ulasan buku Amalan-Amalan Cespleng Cepat Bisa Haji/Umrah oleh Khalifi Elyas Bahar, terdapat berbagai amalan agar mendapat panggilan haji. Di antaranya, memperbanyak doa kepada Allah Swt, membaca Al-Qur'an (dalam sholat/di luar sholat), melaksanakan shalat Hajat, memperbanyak shadaqah, membaca Asmaul Husna, membaca shalawat haji, membuka tabungan haji, dan beberapa amalan penting lainnya. Berikut ulasannya:

Doa adalah bentuk komunikasi langsung dengan Allah, memohon kemudahan, keberkahan, dan izin-Nya untuk dapat memenuhi panggilan haji/umrah. Dalam konteks ini, doa menunjukkan ketergantungan total kepada Allah atas kemampuan, rezeki, dan kelancaran.

Doa ini tidak hanya berarti “berharap,” tetapi merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan memohon agar Allah mempermudah urusan, memberi rezeki, kesehatan, dan kelancaran dalam menunaikan haji/umrah. Bahwa menerima panggilan haji/umrah adalah urusan dari Allah; manusia berusaha dengan doa, iman, dan amal.

Doa menumbuhkan harapan, tawakkal (berserah diri), kesadaran spiritual bahwa keberangkatan adalah anugerah Allah, dan menyiapkan hati agar siap menerima jika dipanggil, bukan sekedar keinginan duniawi.

2. Membaca Al-Qur'an

Rutin membaca Al-Qur'an menjadi salah satu amalan yang dianjurkan agar segera bisa naik haji. Khalifi Elyas menyebut, misalnya surat Ali Imran, dalam shalat lima waktu atau di luar sholat.

Konklusinya adalah menjaga sholat lima waktu, membaca Al-Qur'an dan berdzikir. Menunaikan shalat wajib secara rutin, terutama berjamaah, adalah fondasi spiritual. Menurut sebuah hadits: “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk menunaikan salat wajib berjamaah, maka dia seperti orang berhaji.”

Membaca Al-Qur’an dalam shalat atau di luar shalat memperkuat hubungan dengan Allah, meningkatkan keimanan, dan mempersiapkan jiwa serta hati. Hal ini bisa menjadi bagian dari “ikhtiar batin” agar Allah memanggil seseorang untuk menunaikan haji/umrah.

Lebih dari itu, menjaga konsistensi shalat, membaca Al-Qur’an dan dzikir membentuk karakter seorang hamba Allah yang taat. Sahabat yang baik bagi panggilan spiritual besar seperti haji/umrah.

3. Istiqamah Sholat Sunnah

Sholat sunnah, termasuk salat hajat (salat untuk memohon hajat atau kebutuhan), adalah bentuk permohonan khusus kepada Allah atas keperluan, di mana seseorang bisa memohon kemudahan, rezeki, atau izin untuk berhaji/umrah.

Banyak ulama menganjurkan sholat sunnah sebagai ikhtiar ketika membutuhkan sesuatu dari Allah. Sholat hajat bisa menjadi sarana memohon agar Allah memudahkan proses, baik dari segi rezeki, fisik, persiapan, maupun waktu.

Sholat sunnah adalah manifestasi keinginan intim dan kesungguhan hati, sekaligus tindakan tawakkal dan harap kepada Allah. Ini bisa menjadi bagian dari “perwujudan iman” bahwa keinginan haji/umrah adalah karena cinta kepada Allah, bukan sekadar wisata/spiritualitas duniawi.

4. Memperbanyak Sedekah

Sedekah memiliki banyak keberkahan, di antaranya membersihkan harta, melapangkan rizki, dan membantu orang lain, yang bisa membawa keberkahan hidup.

Dengan bersedekah, seseorang akan mendapat limpahan rezeki, sebagaimana janji Allah SWT. Dengan limpahan rezeki itu cukup untuk biaya haji/umrah.

Selain itu, amalan bersedekah bisa memperkuat ikatan sosial dan rasa empati, sebagai bagian dari karakter muslim yang peduli terhadap sesama. Bila Allah mengizinkan, keberkahan dari sedekah bisa membuka kemudahan dalam aspek duniawi termasuk biaya dan bekal untuk berhaji.

Sedekah bukan hanya soal materi, tapi soal berbagi, membersihkan diri dari sifat kikir, dan membangun kebaikan sosial, yang bisa menjadi sebab terbukanya pintu rezeki dan kesempatan berhaji/umrah. Ini mengajarkan bahwa keimanan & amal sosial berjalan beriringan.

5. Dzikir dan Membaca Asmaul Husna

Dalam Tradisi Islam, menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna) memiliki keutamaan besar. Di antaranya mendekatkan diri kepada Allah, dan bisa menjadi sarana memohon doa/keinginan seperti kemudahan rezeki atau kesempatan berhaji.

Berdzikir secara rutin, dengan niat ikhlas, bisa menjadi penyejuk hati, memperkuat iman, dan menyiapkan jiwa sehingga ketika kesempatan haji/umrah datang, hati siap dan penuh syukur. Dzikir Asmaul Husna juga bisa membuka pintu rezeki/haji.

Dalam konteks lain, dzikir dan sholawat juga membantu menjaga konsistensi hubungan spiritual dengan Allah. Terlebih jika disertai niat ikhlas, tawakkal, dan usaha nyata.

Dzikir dan Asmaul Husna membantu membangun kedekatan ruhani, menjaga hati tetap terhubung dengan Allah, dan menunjukkan bahwa keinginan naik haji/umrah bukan sekedar target duniawi, tapi panggilan spiritual yang dihiasi rasa cinta, tawakkal, dan harap kepada Allah.

6. Membuka Tabungan Haji

Menabung secara rutin untuk biaya haji adalah langkah penting agar ketika kesempatan datang, sudah tersedia dana. Tanpa persiapan materiil, sulit untuk merealisasikan niat berhaji.

Hal ini mencerminkan bahwa ibadah haji/umrah bukan sekadar urusan batin, tapi juga melibatkan aspek dunia: biaya, waktu, logistik, kesiapan fisik, dan keluarga. Oleh sebab itu, ikhtiar duniawi seperti menabung atau mengalokasikan rezeki sangat relevan.

Menyiapkan bekal materiil menunjukkan tanggung jawab, kesungguhan, dan keseriusan untuk mewujudkan niat berhaji/umrah. Ibadah besar seperti haji tidak bisa hanya mengandalkan doa tetapi diperlukan persiapan nyata.

Beberapa amalan di atas bukan jaminan seseorang akan segera naik haji. Namun, amalan ini adalah ikhtiar lahir dan bathin untuk berusaha memenuhi panggilan Allah SWT dan datang ke Baitullah.

Doa-Doa Agar Cepat Naik Haji

Merujuk artikel 'Doa Nabi Ibrahim Agar Bisa Berangkat Haji dan Umrah' di laman BPKH, terdapat doa agar bisa menunaikan ibadah haji yang termaktub dalam Al-Qur'an. Surat Al-Baqarah ayat 128 mengabadikan doa Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail tentang harapan agar cepat naik haji.

1. Doa Nabi Ibrahim

Doa dari al-qur'an agar cepat naik haji ini bagus dipanjatkan bagi setiap orang yang beriman yang ingin cepat dipanggil Allah SWT sebagai tamunya untuk menunaikan ibadah haji.

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin: “Rabbana waj’alna muslimaini laka wamin dzurriyyatina ummatan muslimatan laka wa arina manasikana watub ‘alaina innaka antat-tauwwabur rahim”

Artinya. “Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang taat kepada-Mu, begitu pula anak keturunan kami. Jadikanlah mereka ummat Islam, ajarkanlah cara-cara beribadah haji kepada kami, ampunilah dosa-dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang kepada semua makhluq-Mu.”

2. Doa Segera Naik Haji

 رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Latin: Rabbana taqabbal minna innaka anta sami’ul alim rabbana waj’alna muslimaini laka wamin zurriyatina ummatam muslimatan laka wa’arina manasikana wa tub’alaina innaka anta tawwabur rahim.

Artinya: "Ya Tuhan kami semoga Engkau menerima (amalan ibadah kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

3. Sholawat Haji

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضْلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ فِيْ لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهٖ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

Latin: Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa ‘aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya selawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya”.

People also Ask:

Amalan apa biar cepat naik haji?

Amalan Agar Bisa Cepat Naik Haji

  • Berbuat Baik Kepada Sesama. Amalan baik seperti bersedekah bisa membuka pitu rezeki. ...
  • Menjaga Shalat Lima Waktu. Shalat lima waktu adalah kewajiban yang tak boleh ditinggalkan. ...
  • Perbanyak Istigfar. ...Memperdalam Ilmu Agama.

Bagaimana cara mempercepat antrian haji?

Untuk mempercepat keberangkatan haji, pilih Haji Khusus (ONH Plus) yang masa tunggunya lebih pendek (5-8 tahun), daftar sedini mungkin, manfaatkan program percepatan lansia (65+ tahun) beserta pendampingnya, atau coba Haji Furoda/Mujamalah (jalur mandiri/visa mujamalah) dengan biaya lebih tinggi. Selain itu, pastikan dokumen lengkap dan memperkuat niat serta persiapan spiritual melalui doa dan sedekah.

Syukuran mau berangkat haji namanya apa?

Syukuran haji disebut walimatul naqi'ah (atau walimah al-naqi'ah) untuk syukuran pulang haji, dan walimatussafar untuk syukuran sebelum berangkat haji. Kedua acara ini merupakan bentuk tasyakuran untuk memohon keselamatan dan mendoakan kelancaran ibadah, baik saat akan berangkat maupun setelah pulang dari Tanah Suci.

Cara Daftar haji cepat berangkat?

Syarat Daftar Haji Plus, Berangkat Haji Bisa Lebih Cepat ...Untuk daftar haji cepat berangkat, pilihan utamanya adalah Haji Furoda (visa undangan langsung dari Arab Saudi) atau Haji Khusus (Plus), yang keduanya melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) resmi dan membutuhkan biaya lebih tinggi serta masa tunggu lebih singkat (Furoda bisa langsung berangkat, Haji Plus 1-8 tahun) daripada Haji Reguler (antrean puluhan tahun), dengan proses utama memilih travel resmi, siapkan dokumen, bayar setoran awal, dan dapatkan nomor porsi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |