Apa Itu Isra Miraj? Ini Pengertian, Ayat dan Hikmahnya bagi Umat Islam

1 month ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling penting dan agung dalam sejarah Islam yang menjadi bukti kebesaran Allah SWT serta kemuliaan Rasulullah SAW. Peristiwa ini tidak hanya berkaitan dengan perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengandung makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam. Hingga kini, Isra Miraj terus diperingati dan dipelajari sebagai bagian dari penguatan iman.

Peristiwa Isra Miraj terjadi pada masa yang sangat berat dalam kehidupan Rasulullah SAW, yaitu setelah wafatnya istri tercinta Khadijah RA dan paman beliau Abu Thalib. Dalam kondisi penuh duka dan tekanan dakwah, Allah SWT memberikan hiburan dan penguatan melalui perjalanan suci ini. Hal ini menunjukkan bahwa pertolongan Allah selalu datang pada waktu yang tepat.

Isra Miraj juga menjadi peristiwa penting karena di dalamnya terdapat perintah salat lima waktu yang menjadi kewajiban utama umat Islam. Perintah ini diterima Rasulullah SAW secara langsung tanpa perantara, yang menunjukkan betapa agungnya ibadah salat dalam Islam. Oleh karena itu, Isra Miraj memiliki kedudukan istimewa

Pengertian Isra Miraj

Isra Miraj adalah perjalanan luar biasa yang dialami Rasulullah SAW atas kehendak Allah SWT dalam satu malam. Isra berarti perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara Miraj berarti perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.

Perjalanan Isra Miraj bukanlah mimpi, melainkan perjalanan nyata yang terjadi dengan kekuasaan Allah SWT. Rasulullah SAW diperjalankan menggunakan Buraq, makhluk istimewa yang melaju sangat cepat. Peristiwa ini menjadi salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW.

Isra Miraj menunjukkan bahwa Allah SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu di luar batas nalar manusia. Melalui peristiwa ini, Allah SWT memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Rasulullah SAW. Umat Islam diajak untuk mengimani hal-hal gaib yang menjadi bagian dari rukun iman.

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Miraj

Perjalanan Isra Miraj dimulai ketika Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau sedang beristirahat di sekitar Ka’bah. Jibril membangunkan beliau, membuka dada Nabi, dan membersihkan hati beliau dengan air zamzam. Setelah itu, Jibril membawa Buraq, hewan putih cepat yang menjadi tunggangan Nabi dalam perjalanan menuju Baitul Maqdis.

Dalam sekejap, Nabi Muhammad SAW sampai di Masjidil Aqsa. Di sana, beliau menjadi imam salat bagi para nabi terdahulu sebagai simbol kepemimpinan spiritual terakhir bagi seluruh umat manusia. Setelah itu, Jibril mengajaknya naik ke langit dalam peristiwa Mi’raj.

Pada langit pertama, beliau bertemu Nabi Adam; di langit kedua, Nabi Isa dan Yahya; di langit ketiga, Nabi Yusuf; di langit keempat, Nabi Idris; di langit kelima, Nabi Harun; di langit keenam, Nabi Musa; dan di langit ketujuh, Nabi Ibrahim. Setiap nabi menyambut Rasulullah dengan salam dan penghormatan. Pertemuan ini menunjukkan kesinambungan risalah kenabian yang berpuncak pada Rasulullah SAW.

Setelah mencapai Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW berdialog langsung dengan Allah SWT. Di sinilah beliau menerima perintah salat yang menjadi fondasi utama ibadah umat Islam. Meskipun awalnya diperintahkan 50 kali salat, atas nasihat Nabi Musa, jumlah itu dikurangi menjadi lima kali sehari  tetapi dengan pahala yang sama besar.

Peristiwa luar biasa ini terjadi hanya dalam satu malam, suatu hal yang di luar kemampuan logika manusia. Namun, bagi umat Islam, Isra Miraj adalah mukjizat nyata dan ujian keimanan. Siapa pun yang meragukannya berarti meragukan kebesaran Allah SWT. Karena itu, Isra Miraj menjadi simbol bahwa kekuasaan Allah melampaui batas nalar, dan iman adalah jembatan untuk memahaminya.

Ayat-ayat Isra Miraj

Rujukan utama mengenai peristiwa Isra Miraj ini adalah informasi yang dimuat di dalam Al-Quran. Bahwasanya Allah SWT yang Mahasuci memberikan sebuah kesempatan perjalanan kepada hamba-Nya, Nabi Muhammad SAW.

Perjalanan itu dilakukan dalam satu malam, dari Masjidil Haram ke Masjdil Aqsa yang terberkati sekelilingnya. Tiada lain, Isra Miraj adalah untuk menunjukkan kepada Nabi Muhammad tanda kekuasaan Allah SWT.

Ayat tentang Isra Miraj ini adalah Al-Quran Surat Al-Isra ayat 1:

سُبۡحٰنَ الَّذِىۡۤ اَسۡرٰى بِعَبۡدِهٖ لَيۡلًا مِّنَ الۡمَسۡجِدِ الۡحَـرَامِ اِلَى الۡمَسۡجِدِ الۡاَقۡصَا الَّذِىۡ بٰرَكۡنَا حَوۡلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنۡ اٰيٰتِنَا ؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡبَصِيۡرُ‏

Artinya:

"Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya1 agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat."

Dalam ayat itu, penjelasannya pada seputar Isra. Ayat lain di dalam Al-Quran memberi penjelasan detail mengenai suatu tempat bernama Sidratul Muntaha. Keterangan itu terdapat pada Al-Quran Surat An-Najm ayat 13-18.

وَلَقَدْ رَآهُ نزلَةً أُخْرَى (13) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (14) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (15) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (16) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (17) لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى (18

Artinya:

"Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." ( QS An-Najm:13-18).

Hikmah dan Pesan Moral Isra Miraj

Isra Miraj mengajarkan bahwa salat adalah tiang agama dan sarana komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya. Salat lima waktu bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan hadiah agung yang diterima Nabi dalam perjalanan suci tersebut. Dengan menjaga salat, umat Islam sejatinya menjaga hubungan spiritual dengan Allah.

Selain itu, peristiwa ini menjadi simbol kesabaran dan keteguhan iman. Nabi Muhammad SAW menghadapi masa-masa berat sebelum Isra Miraj terjadi, namun beliau tetap tegar dan tidak putus asa. Dari sinilah umat Islam diajak untuk meneladani kesabaran Rasul dalam menghadapi ujian hidup.

Akhirnya, Isra Miraj juga mengingatkan bahwa setiap kesedihan pasti disusul oleh kemuliaan, sebagaimana duka Nabi digantikan oleh perjalanan paling mulia dalam sejarah manusia. Pelajaran ini mengajarkan untuk tetap beriman, bersabar, dan bersyukur atas setiap ketentuan Allah SWT.

Relevansi Isra Miraj dalam Kehidupan Sehari-hari

Peristiwa Isra Miraj relevan sepanjang zaman karena mengajarkan nilai-nilai keimanan dan ketaatan. Salat lima waktu menjadi pengingat harian bagi umat Islam untuk selalu mengingat Allah SWT. Konsistensi dalam salat mencerminkan kualitas iman seseorang.

Isra Miraj juga mengajarkan pentingnya menjaga akhlak dan amal perbuatan. Rasulullah SAW diperlihatkan balasan atas amal manusia sebagai peringatan dan pelajaran. Hal ini mendorong umat Islam untuk memperbaiki diri.

Dengan memahami Isra Miraj, umat Islam diharapkan tidak hanya memperingatinya secara seremonial. Lebih dari itu, nilai-nilai spiritualnya harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah esensi sejati dari peristiwa Isra Miraj.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apa yang dimaksud dengan Isra Miraj?

Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.

2. Di mana ayat Al-Qur’an yang menjelaskan Isra Miraj?

Peristiwa Isra dijelaskan dalam Surah Al-Isra ayat 1, sedangkan Miraj dijelaskan dalam Surah An-Najm ayat 13–18.

3. Mengapa salat diwajibkan dalam peristiwa Isra Miraj?

Karena salat merupakan ibadah utama dan tiang agama yang langsung diperintahkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW.

4. Apa hikmah terbesar dari Isra Miraj?

Hikmah terbesarnya adalah penguatan iman, kewajiban salat lima waktu, dan pelajaran tentang kesabaran serta ketaatan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |