Bacaan Dzikir Bulan Rajab 1447 H/2025 Lengkap, Simak Juga Amalan dan Keutamaannya

2 months ago 96

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab, sebagai bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Bulan ini merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, menjadikannya waktu yang sangat tepat bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Memasuki Rajab 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 21 Desember 2025, umat Muslim di seluruh dunia bersiap menyambutnya dengan berbagai amalan kebaikan. Bulan Rajab sering disebut sebagai "bulan menanam", di mana setiap amal kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya, sebagai persiapan spiritual sebelum memasuki bulan Sya'ban dan puncaknya di bulan Ramadhan.

Artikel ini akan memandu Anda secara komprehensif mengenai keistimewaan bulan Rajab, amalan-amalan yang dianjurkan, serta bacaan dzikir bulan Rajab yang dapat diamalkan setiap hari. Dengan memahami dan mengamalkan panduan ini, diharapkan kita dapat meraih keberkahan dan rahmat Allah SWT di bulan yang mulia ini. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (20/12/2025).

Mengapa Bulan Rajab Sangat Istimewa?

Bulan Rajab adalah salah satu periode paling berkah dalam kalender Islam, di mana Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya secara khusus. Keistimewaan ini menjadikannya momentum emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.

1. Salah Satu dari 4 Bulan Haram

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram (Al-Asyhur Al-Hurum) yang disucikan dalam Islam, bersama dengan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi segala bentuk dosa, karena pahala atas perbuatan baik akan dilipatgandakan, dan dosa atas perbuatan buruk juga akan dibesarkan.

2. Pahala Berlipat Ganda dan Doa Mustajab

Bulan Rajab adalah waktu di mana setiap kebaikan akan dilipatgandakan dan doa-doa akan diterima.

Malam pertama bulan Rajab secara khusus disebut sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa.

3. Disebut 'Bulan Allah' dalam Hadis

Nabi Muhammad SAW menegaskan keagungan bulan ini dalam sebuah hadis yang berbunyi: “Inna Rajaba syahrullāh, wa Sya‘bāna syahrī, wa Ramaḍāna syahru ummatī” yang artinya “Sesungguhnya Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku.” Hadis ini menunjukkan hubungan istimewa Rajab dengan Allah SWT, menjadikannya waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah.

4. Momentum Isra' Mi'raj

Pada tanggal 27 Rajab, terjadi peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi penetapan salat lima waktu, tetapi juga mengajarkan umat Islam untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah.

Bulan Rajab menjadi momen awal persiapan menuju bulan suci Ramadan. Dengan meningkatkan ibadah di bulan ini, umat Islam dapat membangun kebiasaan baik yang terus berlanjut hingga Ramadan, sehingga amal ibadah dapat lebih maksimal.

Keistimewaan-keistimewaan ini menegaskan bahwa bulan Rajab bukanlah bulan biasa, melainkan bulan yang penuh berkah dan kesempatan untuk meraih ampunan serta pahala yang berlimpah dari Allah SWT.

Panduan Lengkap Dzikir Bulan Rajab Per Periode

Konsistensi dalam berdzikir di bulan Rajab adalah kunci untuk meraih keberkahan yang melimpah. Dzikir bulan Rajab ini dibagi menjadi tiga periode, masing-masing dengan bacaan khusus yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 100 kali setiap hari.

Dzikir Periode 1 (1-10 Rajab)

Pada sepuluh hari pertama bulan Rajab, dianjurkan untuk membaca dzikir berikut sebanyak 100 kali setiap hari:

سُبْحَانَ اللَّهِ الْحَيُّ الْقَيُّومِ

Latin: Subhanallahil hayyul qayyuum

Artinya: "Maha Suci Allah Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri."

Dzikir Periode 2 (11-20 Rajab)

Memasuki sepuluh hari kedua, dzikir yang dianjurkan adalah:

سُبْحَانَ اللَّهِ الْأَحَدِ الصَّمَدِ

Latin: Subhanallahil ahadish shamad

Artinya: "Maha Suci Allah Yang Maha Esa lagi Tempat Bergantung."

Dzikir Periode 3 (21-30 Rajab)

Pada sepuluh hari terakhir bulan Rajab, dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ الرَّؤُوفِ الرَّحِيمِ

Latin: Subhanallahir rauufur rahiim

Artinya: "Maha Suci Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Penyayang."

Mengamalkan dzikir-dzikir ini secara rutin tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi persiapan spiritual yang baik menyambut bulan Ramadhan.

9 Amalan Utama di Bulan Rajab yang Dianjurkan Ulama

Selain dzikir bulan Rajab yang spesifik, terdapat berbagai amalan lain yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan mulia ini. Amalan-amalan ini merupakan kesempatan emas untuk meraih pahala berlipat ganda dan membersihkan diri dari dosa.

1. Memperbanyak Istighfar

Istighfar merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk membersihkan diri dari dosa. Beberapa ulama menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak bacaan istighfar sebanyak 70 kali di waktu pagi dan sore.

Salah satu dzikir istighfar yang bisa diamalkan adalah:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

Latin: Rabbighfirlii warhamnii watub 'alayya

Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku."

2. Puasa Sunnah

Puasa di bulan Rajab memiliki keutamaan besar. Salah satu hadis menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan puasa di bulan-bulan haram, termasuk Rajab. Berpuasa selama satu hari di bulan haram lebih utama dibandingkan puasa selama 30 hari di bulan lain. Puasa ini dapat dilakukan pada hari-hari tertentu, seperti Senin dan Kamis, atau puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah). Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk puasa sunnah di hari Kamis pertama bulan Rajab.

3. Shalat Sunnah

Memperbanyak ibadah malam seperti tahajud, witir, dan membaca Al-Qur'an sangat dianjurkan di bulan ini. Shalat sunah seperti Dhuha, Tahajud, dan shalat rawatib menjadi amalan yang sangat dianjurkan di bulan Rajab.

"Barang siapa shalat sunnah di malam bulan Rajab sesudah shalat Maghrib, setiap rakaat setelah al- Faatihah membaca surat al-Ikhlash, maka ia dan keluarga serta orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya akan dipelihara dari malapetaka dunia dan siksa akhirat.”

4. Membaca Al-Qur'an dengan Tartil dan Tadabbur

Rajab adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki interaksi dengan Al-Qur’an. Membaca, merenungkan makna, dan mengamalkan ajarannya merupakan bentuk ibadah yang sangat dianjurkan di bulan ini.

5. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Membaca shalawat merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam, khususnya di bulan-bulan haram. Orang Muslim yang membaca shalawat akan didoakan oleh 70 ribu malaikat dan menjadi penghuni surga.

"Jibril telah datang kepadaku dan berkata: “Ya Muhammad, tidak seorangpun bershalawat kepadamu kecuali didoakan oleh tujuh puluh ribu malaikat dan barang siapa yang didoakan oleh malaikat, maka ia tergolong penghuni surga.”

6. Bersedekah dengan Pahala Berlipat

Sedekah di bulan Rajab akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan. Memanfaatkan momen ini untuk membantu sesama, seperti memberi makan fakir miskin, memuliakan anak yatim, atau mendukung kegiatan sosial lainnya, adalah cara untuk menghidupkan semangat berbagi.

7. Membaca Surat Yasin (khususnya setelah Shubuh)

Membaca surat Yasin di bulan Rajab bisa menghapus dosa-dosa dan siksa kubur.

"Barang siapa membaca surah Yasin setelah shalat Subuh di bulan Rajab satu kali, maka Allah akan mengampuni baginya dosa-dosa sebanyak 50 tahun dan menghapuskan baginya siksa kubur."

8. Menghidupkan Malam Pertama Rajab dengan Doa dan Ibadah

Malam pertama bulan Rajab memiliki kedudukan istimewa di hati umat Muslim karena dianggap sebagai salah satu malam yang penuh keberkahan dan keutamaan. Menghidupkan malam pertama bulan haram Rajab adalah salah satu kewajiban yang perlu dilakukan oleh umat Muslim.

"Barang siapa menghidupkan malam pertama dari bulan Rajab, maka hatinya tidak mati dikala matinya hati orang lain. Dan Allah mencurahkan kebaikan di atas kepalanya banyak-banyak, dan dia keluar dari dosa-dosanya seperti saat baru dilahirkan oleh ibunya, dan dia memberi syafaat kepada 70 ribu orang yang berdosa yang harusnya masuk neraka”

9. Doa Khusus

Rasulullah SAW mengajar umat Islam untuk membaca doa khusus di bulan Rajab.

"Sesungguhnya, Nabi SAW apabila memasuki bulan Rajab, beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”

Amalan-amalan ini tidak hanya membantu menjaga hati dan pikiran agar selalu terhubung dengan Allah SWT, tetapi juga menjadi wujud penghambaan dan rasa syukur atas nikmat-Nya.

Doa dan Istighfar Khusus Bulan Rajab

Selain dzikir bulan Rajab per periode, ada doa dan istighfar khusus yang sangat dianjurkan untuk dibaca selama bulan Rajab. Amalan ini merupakan bentuk permohonan berkah dan ampunan dari Allah SWT.

Doa Masuk Bulan Rajab

Ketika menginjak bulan Rajab, Nabi SAW menyampaikan doa sekaligus dzikir yang sangat masyhur.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma barik lana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhona

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan."

Istighfar Pagi-Sore

Istighfar ini dapat diaktualisasikan setiap pagi dan sore.

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Latin: Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya

Artinya: "Wahai tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku dan terimalah taubatku."

Doa dan istighfar ini adalah cara yang indah untuk memulai dan menjalani bulan Rajab dengan penuh kesadaran spiritual, memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Jadwal Penting Bulan Rajab 1447 H/2025

Memahami jadwal penting di bulan Rajab dapat membantu umat Muslim merencanakan amalan ibadah dengan lebih baik. Berikut adalah perkiraan tanggal-tanggal penting di bulan Rajab 1447 H yang bertepatan dengan tahun 2025-2026 M:

  • 1 Rajab 1447 H: Diperkirakan bertepatan dengan 21 Desember 2025.
  • Ayyamul Bidh (13-15 Rajab): Diperkirakan jatuh pada 2-4 Januari 2026.
  • Isra' Mi'raj (27 Rajab): Diperkirakan jatuh pada 17 Januari 2026.
  • Akhir Rajab: Diperkirakan pada 19 Januari 2026.

Catatan: Tanggal-tanggal Hijriah dapat bervariasi tergantung pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan baru) di masing-masing wilayah.

FAQ

Q: Apa itu dzikir bulan Rajab dan mengapa penting?

A: Dzikir bulan Rajab adalah rangkaian bacaan tasbih yang diamalkan secara khusus di bulan Rajab dengan pembagian periode 1-10, 11-20, dan 21-30 Rajab. Penting karena pahala dilipatgandakan di bulan haram ini dan merupakan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Q: Berapa kali dzikir bulan Rajab harus dibaca per hari?

A: Dianjurkan membaca 100 kali per hari sesuai periode yang berlaku. Namun, bisa dimulai dengan jumlah yang mampu dan ditingkatkan secara bertahap.

Q: Apakah wanita haid boleh membaca dzikir bulan Rajab?

A: Boleh, karena dzikir tidak membutuhkan kondisi suci seperti shalat. Wanita haid tetap bisa berdzikir, berdoa, dan membaca Al-Qur'an (menurut sebagian pendapat).

Q: Amalan apa yang paling utama di bulan Rajab?

A: Semua amalan sunnah memiliki keutamaan. Namun, puasa, istighfar, dan sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan para ulama di bulan Rajab.

Q: Kapan tepatnya bulan Rajab 1447 H/2025 dimulai?

A: Diperkirakan 1 Rajab 1447 H akan jatuh pada 21 Desember 2025. Namun, perlu konfirmasi melalui rukyatul hilal oleh otoritas keagamaan setempat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |