Contoh Teks Khutbah Jumat 16 Januari 2026, Bertema Isra Miraj

1 month ago 65

Khutbah bertema muhasabah diri dari perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Alhamdulillahi nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastaghfiruhu, wa na'udzu billahi min syururi anfusina wa sayyi’ati a'malina.Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh.Allahumma shalli wa sallim wa barik 'ala nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena hanya dengan ketakwaanlah kita memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat.

Pada khutbah Jumat tanggal 16 Januari 2026 ini, khatib mengajak diri sendiri dan jamaah untuk merenungi peristiwa Isra Miraj yang dialami Rasulullah. Isra Miraj adalah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa kemudian naik ke langit hingga bertemu dengan Allah dalam satu malam. Ini menunjukkan betapa Maha Kuasanya Allah dan betapa mulianya Rasulullah sebagai utusan terakhir.

Hikmah terbesar dari Isra Miraj adalah turunnya kewajiban shalat lima waktu. Pada awalnya shalat diwajibkan lima puluh kali dalam sehari semalam, namun akhirnya menjadi lima waktu atas permohonan Nabi, dan pahalanya tetap bernilai lima puluh. Hal ini menunjukkan betapa besarnya perhatian Allah terhadap umat Muhammad.

Jamaah yang dimuliakan Allah, Isra Miraj juga menjadi ujian keimanan. Abu Bakar ash-Shiddiq membenarkan kabar tersebut tanpa ragu, karena keyakinannya kepada kekuasaan Allah dan kebenaran Rasulullah. Inilah iman yang harus kita teladani: iman yang tidak hanya bersandar pada logika, tetapi juga kepercayaan penuh kepada Rabb semesta alam.

Aqolu qauli hadza wa astaghfirullaha li wa lakum, fastaghfiruhu, innahu huwal ghafurur rahim.

Doa khutbah Jumat kedua

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَذُنُوْبَ وَالِدِيْنَا، وَاغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اَللّٰهُمَّ يَا اللَّهُ، كَمَا أَسْرَيْتَ بِعَبْدِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَارْفَعْ قُلُوْبَنَا إِلَيْكَ، وَطَهِّرْ نُفُوْسَنَا مِنَ الرِّيَاءِ وَالْغَفْلَةِ وَسُوْءِ الْأَخْلَاقِ.

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَتُوْبُ إِلَيْكَ مِنْ سُوْءِ أَقْوَالِنَا، وَمِنْ خِيَانَةِ الْأَمَانَاتِ، وَمِنْ قِلَّةِ الْأَدَبِ فِي أَقْوَالِنَا وَأَفْعَالِنَا. فَاهْدِنَا لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ، لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ ذِكْرَى الْإِسْرَاءِ وَالْمِعْرَاجِ سَبَبًا لِمُحَاسَبَةِ أَنْفُسِنَا، وَإِصْلَاحِ أَعْمَالِنَا، وَالِاسْتِقَامَةِ عَلَى طَاعَتِكَ حَتَّى نَلْقَاكَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Teks Latin

Allâhumma-ghfir lanâ dzunûbanâ wa dzunûba wâlidaynâ, waghfir lil-muslimîna wal-muslimât, al-ahyâ’i minhum wal-amwât.

Allâhumma yâ Allâh, kamâ asrayta bi‘abdika Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam, farfa‘ qulûbanâ ilaik, wa thahhir nufûsanâ minar-riyâ’i wal-ghaflati wa sû’il-akhlaq.

Allâhumma innâ natûbu ilaika min sû’i aqwâlinâ, wa min khiyânatil-amânât, wa min qillatil-adabi fî aqwâlinâ wa af‘âlinâ. Fahdinâ li-ahsanil-akhlaq, lâ yahdî li-ahsani-hâ illâ anta.

Allâhumma-j‘al dzikrâl-isrâ’i wal-mi‘râj sababâ li-muhâsabat anfusinâ, wa ishlâhi a‘mâlinâ, wal-istiqâmati ‘alâ thâ‘atika hattâ nalqâk.

Rabbana âtinâ fid-dunyâ hasanah, wa fil-âkhirati hasanah, wa qinâ ‘adzâban-nâr.

Artinya

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, serta ampunilah seluruh kaum muslimin dan muslimat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Ya Allah, sebagaimana Engkau memperjalankan hamba-Mu Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj, maka angkatlah hati kami untuk selalu dekat kepada-Mu, dan sucikanlah jiwa kami dari sifat riya, kelalaian, dan akhlak yang buruk.

Ya Allah, kami bertaubat kepada-Mu dari buruknya ucapan kami, dari pengkhianatan terhadap amanah, serta dari kurangnya adab dalam perkataan dan perbuatan kami. Tunjukilah kami kepada akhlak yang paling mulia, karena tidak ada yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau.

Ya Allah, jadikanlah peringatan Isra Mi’raj sebagai sebab bagi kami untuk bermuhasabah diri, memperbaiki amal perbuatan, dan istiqamah dalam ketaatan kepada-Mu hingga kami bertemu dengan-Mu.

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.”

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |