Liputan6.com, Jakarta - Doa di Arafah selalu menjadi bagian yang paling dinantikan oleh jamaah haji karena hari Arafah dikenal sebagai momentum terkabulnya permohonan. Dalam suasana khusyuk di padang luas itu, pembacaan Doa di Arafah menjadi cara jamaah memohon ampun, ketenangan, dan keberkahan hidup. Keistimewaan hari tersebut membuat banyak umat Islam menggali apa saja doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan.
Di tengah ribuan jamaah yang berkumpul, suasana wukuf diwarnai bacaan tahmid, takbir, dan istighfar. Para pembimbing ibadah selalu mengingatkan bahwa Doa di Arafah bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk penghambaan tertinggi ketika seorang hamba mengakui kelemahan dirinya. Karenanya, doa yang dibaca Rasulullah menjadi rujukan utama bagi jamaah di seluruh dunia.
Wukuf di Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah menjadi puncak dari rangkaian ibadah haji. Pada waktu itulah para jamaah dianjurkan untuk memaksimalkan dzikir, membaca doa perlindungan, pengampunan, serta permohonan kebaikan dunia dan akhirat. Kesempatan emas yang hanya datang sekali semasa hidup ini membuat setiap doa terasa begitu bermakna.
Para ulama menyebutkan bahwa tidak ada doa yang lebih banyak dikabulkan seperti pada hari Arafah. Karena itu, jamaah haji dianjurkan memperbanyak memohon kebaikan, keselamatan, dan pengampunan dosa. Kesungguhan hati menjadi syarat penting dalam memaksimalkan momentum spiritual terbesar ini.
Doa dan Dzikir Wukuf
Bacaan pertama yang sering dikumandangkan jamaah adalah tahmid:
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Talbiyah diucapkan berkali-kali dengan penuh penghayatan.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَلَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَإِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَلَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaikallahumma labbaik,labbaika lā sharīka laka labbaik,innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk,lā sharīka lak.
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu.Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu.Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu.Tiada sekutu bagi-Mu.
Doa takbir dan tahmid menjadi lantunan yang menguatkan hati jamaah yang mengikuti wukuf.اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُAllāhu akbar wa lillāhil hamd.Artinya: Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah.
Banyak jamaah juga membaca doa permohonan agar dimudahkan meninggalkan maksiat, sebuah doa yang menguatkan jiwa dari godaan hidup.
اللَّهُمَّ انْقُلْنِي مِنْ ذُلِّ الْمَعْصِيَةِ إِلَى عِزِّ الطَّاعَةِ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ، وَاجْعَلْ حَاجَتِي إِلَيْكَ، وَغِنَايَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumma inqulnī min dzulli al-ma‘siyah ilā ‘izzi al-tā‘ah,wa aghninī bi faflika ‘amman siwāk,waj‘al hājatī ilaik, wa ghināya ‘amman siwāk.
Ya Allah, pindahkanlah aku dari kehinaan maksiat menuju kemuliaan taat.Cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.Jadikanlah semua kebutuhanku bergantung kepada-Mu, dan jadikan kecukupanku dari-Mu, bukan dari selain-Mu.
Keutamaan Lanjutan Bacaan Doa
Doa sapu jagad menjadi doa paling populer saat wukuf karena mencakup permohonan terbaik dunia dan akhirat.
اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allahumma rabbana aatina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar.
“Ya Allah, Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa neraka.”
Pada momen ini, jamaah juga dianjurkan membaca doa pengakuan dosa agar mendapatkan ampunan seluas-luasnya.
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Allahumma inni zhalamtu nafsi zhulman katsīran, wa lā yaghfirudz-dzunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min ‘indika, warhamnī, innaka anta al-ghafūru ar-rahīm.
Artinya, Ya Allah, sungguh aku telah menzalimi diriku dengan kezaliman yang banyak, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Salah satu doa yang penting dibaca adalah doa istiqamah agar seorang hamba tetap berada pada jalan yang lurus.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Latin
Allahumma ighfir lī maghfiratan min ‘indika, warhamnī, innaka anta al-ghafūru ar-rahīm.
Ya Allah, ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tahlil menjadi dzikir yang tidak pernah ditinggalkan para jamaah saat wukuf karena termasuk doa yang selalu dibaca Rasulullah.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lā ilāha illallāhu wahdahu lā sharīka lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘alā kulli shay’in qadīr.
Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Makna Doa Perlindungan
Doa perlindungan dibaca agar jamaah terhindar dari segala bentuk keburukan.
اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي، وَلَكَ رَبِّي تُرَاثِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ، وَشَتَاتِ الْأَمْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ
Allahumma laka shalātī wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī, wa laka rabbī turātsī.Allahumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābil-qabri, wa waswasatis-shadri, wa syatāti al-amri.Allahumma innī a‘ūdzu bika min syarri mā tajī’u bihir-rīḥ.
Ya Allah, untuk-Mu sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku. Dan untuk-Mu, Tuhanku, segala peninggalku.Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, bisikan buruk dalam dada, dan kekacauan urusan.Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa saja yang dibawa oleh angin.
Beberapa jamaah memperbanyak doa agar dijauhkan dari siksa kubur dan bisikan buruk dalam hati. Bacaan ini menguatkan batin di tengah padang Arafah yang sunyi dan menenangkan.
Doa memohon cahaya dalam hati, pendengaran, dan penglihatan menjadi bacaan yang sangat dianjurkan. Doa ini menggambarkan harapan agar hidup lebih terang dengan petunjuk Allah.
Selain doa wajib, jamaah juga dianjurkan untuk memohon kemudahan hidup, kelapangan rezeki, serta ketenangan jiwa. Keseluruhan doa itu memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.
Kesakralan Hari Arafah
Hari Arafah disebut sebagai hari terbaik dalam setahun karena pintu rahmat dibuka seluas-luasnya. Pada hari itu, Allah membanggakan hamba-hamba-Nya yang wukuf di hadapan para malaikat.
Para ulama selalu mengingatkan agar jamaah tidak menyia-nyiakan waktu wukuf, karena detik-detiknya sangat berarti. Satu doa yang terucap dengan kesungguhan hati bisa mengubah seluruh perjalanan hidup seseorang.
Banyak jamaah yang menangis saat membaca doa-doa tersebut karena merasakan kedekatan spiritual yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Menuju Sore Arafah
Ketika matahari hampir terbenam, jamaah biasanya memaksimalkan doa sapu jagad, istighfar, dan talbiyah. Suasana menjadi semakin haru ketika semua jamaah menengadahkan tangan dengan penuh pengharapan.
Para pembimbing ibadah mengingatkan agar jamaah tidak lupa memanjatkan doa untuk keluarga di tanah air. Permohonan keselamatan, kelapangan rezeki, dan kebaikan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Pada akhirnya, Doa di Arafah menutup rangkaian wukuf dengan kekhusyukan yang mendalam. Dalam momen ini, setiap hamba berharap agar semua permohonan mendapat ridha dan dikabulkan oleh Allah.
People Also Talk
1. Apa keutamaan Doa di Arafah?Doa pada hari Arafah dikenal sebagai doa yang paling cepat dikabulkan oleh Allah.
2. Apa doa terbaik saat wukuf?Doa paling dianjurkan adalah tahlil dan doa sapu jagad.
3. Mengapa wukuf dianggap puncak haji?Karena tanpa wukuf, ibadah haji tidak sah.
4. Apa saja dzikir sunnah di Arafah?Tahlil, tahmid, takbir, dan istighfar.
5. Apakah boleh membaca doa dalam bahasa Indonesia?Boleh, selama dipanjatkan dengan tulus dan sungguh-sungguh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515994/original/050041400_1772246661-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515926/original/051695300_1772231489-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509541/original/095353100_1771729587-Nasi_kuning_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461893/original/099774600_1767492679-Gemini_Generated_Image_oqhbnvoqhbnvoqhb.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3985383/original/000921600_1649137964-photo-1587617425953-9075d28b8c46.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)