Liputan6.com, Jakarta - Dalam Islam, ada prinsip raqaiq (kelembutan hati) bahwa pujian hanya milik Allah SWT. Seseorang tidak boleh memuji-muji dirinya sendiri atau mencela-cela sendiri karena tak ada yang berarti selain pujian Allah SWT. Lantas, apa yang harus dilakukan ketika seorang wanita dipuji cantik?
Sesuai fitrahnya, seorang wanita memang suka dipuji. Namun begitu, untuk menghindari bahaya ujub atau penyakit 'ain, maka ada doa ketika dipuji cantik. Doa ini akan menghindarkan dari bahaya penyakit hati ini.
Dalam konteks berbeda, pujian terkadang datang dari rekan kerja dan orang lain. Ada pula pujian yang datang dari suami. Lantas, apa jawaban dan doa saat dipuji cantik oleh suami?
Doa Ketika Dipuji Cantik
Dalam konsep raqaiq, pujian orang lain bisa setara bahayanya dengan memuji diri sendiri, atau sebaliknya mencela. Pujian bisa jadi menyebabkan ujub, angkuh, memandang dirinya sendiri lebih baik dari lainnya.
Salah satu cara untuk umat Islam berhati-hati dari penyakit ain baik dari diri sendiri maupun orang lain adalah dengan membaca doa dan berzikir. Misalnya, ketika dipuji cantik oleh orang lain, segera baca doa. Hal ini adalah bentuk ikhtiar supaya pujian tersebut tidak menjadi hal buruk karena sifat dengki.
Doa Ketika Dipuji Cantik
Dikutip dari buku Thibbun Nabawi: Tinjauan Syari'at dan Medis oleh M. Saifudin Hakim dan Siti Aisyah Ismail (2020), di bawah ini doa ketika dipuji cantik agar tidak terkena penyakit ain:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Latin: A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmati min kulli syaitānin wa hāmmatin wa min kulli ‘ainin lāmmatin.
Arti: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua Setan, Binatang yang beracun dan ‘Ain yang menyakitkan”.
Doa ini dibaca oleh Rasulullah untuk perlindungan kedua cucunya. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Kitab Ahlul Kitab, Bab Ma Yusta‘adz lil Ma‘in (Bab Doa Perlindungan dari Penyakit ‘Ain), no. 3371.
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَيَقُولُ: إِنَّ أَبَاكُمَا كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Artinya:Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: “Nabi SAW biasa membacakan perlindungan kepada Hasan dan Husain dan berkata, ‘Sesungguhnya bapak kalian (Ibrahim) biasa memohon perlindungan dengan doa ini untuk Ismail dan Ishaq: Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbahaya dan dari setiap mata yang buruk.’”(HR. Bukhari, no. 3371)
Imam an-Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar juga mencantumkan doa ini dalam bab doa-doa perlindungan untuk anak. Ain Lammah berarti mata hasad (penyakit ‘ain), yaitu penyakit yang timbul akibat pandangan iri atau dengki.
Doa Ketika Rasulullah Dipuji
Selain doa di atas, doa Rasulullah berikut ini juga bisa diamalkan ketika dipuji cantik. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Al-Adabul Mufrad, Rasulullah Muhammad SAW memberikan bacaan atau doa yang dapat kita amalkan ketika kita dipuji oleh orang lain. Bacaan tersebut berbunyi:
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ بِمَا يَقُوْلُوْنَ، وَاغْفِرْلِيْ مَالاَ يَعْلَمُوْنَ وَاجْعَلْنِيْ خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ
Latin: Allahumma laa tu’aakhidzni bimaa yaquluun, waghfirlii maa laa ya’lamuun, waj’alnii khayran mimmaa yadhunnuun
Artinya, “Ya Allah, semoga Engkau tidak menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik daripada yang mereka perkirakan.”
Doa ini dinukil dari sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan Imam Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad. Ini menunjukkan bahwa para salafush shalih sangat menjaga hati mereka dari fitnah pujian.
Doa ini menunjukkan bahwa sahabat adalah manusia yang jauh dari karakter bangga dengan pujian manusia. Bahkan mereka mengakui kekurangan yang mereka miliki, yang itu tidak diketahui orang yang memuji. Dengan ini akan menghalangi kita dari potensi ujub.
Doa Abu Bakar RA Ketika Dipuji
Doa lain ketika dipuji juga bisa mengamalkan doa Abu Bakar RA ketika dipuji, Abu Bakr berdo’a,
اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ مِنِّى بِنَفْسِى وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا يَقُوْلُوْنَ
Latin: Allahumma anta a’lamu minni bi nafsiy, wa anaa a’lamu bi nafsii minhum. Allahummaj ‘alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya’lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.
Artinya: Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka] ( Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 228, no.4876. Lihat Jaami’ul Ahadits, Jalaluddin As Suyuthi, 25: 145, Asy Syamilah)
Sebagaimana disebutkan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, Al Auza’i mengatakan bahwa ketika seseorang dipuji oleh orang lain di hadapan wajahnya, maka hendaklah ia mengucapkan do’a di atas.
Disebutkan pula oleh sebagian salaf bahwa jika seseorang dipuji di hadapannya, maka hendaklah ia bertaubat darinya dengan mengucapkan do’a yang serupa. Hal ini disebutkan pula oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman.
Disebutkan pula dalam Adabul Mufrod karya Imam Al Bukhari mengenai hadits di atas ketika beliau sebutkan dalam Bab “Apa yang disebutkan oleh seseorang ketika ia disanjung.”
Begitu pula disebutkan dalam kitab Hilyatul Awliya’ karya Abu Na’im Al Asbahaniy bahwa ketika seseorang dipuji di hadapannya, hendaklah ia mengingkari, marah dan tidak menyukainya, ditambah membaca do’a di atas.
Jawaban dan Doa Ketika Dipuji Cantik oleh Suami
Dalam hidup berumah tangga alangkah lebih baik jika diisi dengan pujian. Syaikh Shalih Al-Munajjid dalam fatwanya menjelaskan bahwa pujian dari suami adalah bentuk kasih sayang dan boleh diterima dengan rasa syukur serta mendoakan kebaikan bagi suami.
Ibnu Qudamah dalam Mukhtashar Minhajul Qashidin menulis, “Seseorang yang dipuji sebaiknya mengembalikan pujian itu kepada Allah dan memohon agar dijadikan lebih baik dari yang disangka.”
Berikut ini adalah doa atau jawaban ketika dipuji suami.
1. Mengucap Alhamdulillah
Ketika dipuji, termasuk dipuji cantik oleh suami, hendaknya seorang istri mengucapkan “Alhamdulillah” (segala puji bagi Allah), karena segala kebaikan dan keindahan adalah karunia dari Allah.
Kemudian membaca doa yang diajarkan para salaf:
اَللَّهُمَّ كَمَا أَحْسَنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ
Latin: Allahumma kama ahsanta khalqi fahassin khuluqi
Artinya:"Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah rupaku, maka perindahlah pula akhlakku." (HR. Ahmad no. 5729, dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 3189).
2. Jazakallah Khair
Jawaban ini juga bisa ditambahkan dengan ucapan terima kasih seperti "Jazakallah khair" atau "Terima kasih".
3. Berdoa
Kemudian membaca doa Perlindungan dari ujub, Seperti doa ketika dipuji:
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ بِمَا يَقُوْلُوْنَ، وَاغْفِرْلِيْ مَالاَ يَعْلَمُوْنَ وَاجْعَلْنِيْ خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ
Dalil doa ini adalah dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat biji sawi."(HR. Muslim no. 91)
Rasulullah SAW mengajarkan doa di atas agar seseorang terhindar dari sifat ujub dan sombong ketika dipuji.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menekankan pentingnya bersyukur dan menjaga hati dari ujub saat mendapat pujian, termasuk dari pasangan.
Prinsip Penting dalam Menghadapi Pujian
Melansir wiz.or.id, doa-doa merespons pujian ini mengajarkan kita beberapa prinsip penting dalam menghadapi pujian dari orang lain
- Kesadaran bahwa segala kebaikan yang kita miliki berasal dari Allah. Hal ini membantu kita menjaga kerendahan hati dan menghindari kesombongan. Kita tidak boleh melupakan bahwa kebaikan yang ada pada diri kita hanyalah titipan dari-Nya.
- Doa ini mengajarkan kita untuk selalu memohon ampunan kepada Allah. Meskipun pujian datang kepada kita, kita tetap menyadari bahwa kita adalah manusia yang penuh dengan kelemahan dan kesalahan. Dengan memohon ampunan kepada Allah, kita mengakui dan menghadapi kelemahan kita dengan rendah hati.
- Doa ini juga mengajarkan kita untuk tidak terjebak dalam ekspektasi dan pandangan orang lain. Kita tidak boleh terlalu bergantung pada pujian atau penilaian orang lain terhadap diri kita. Yang terpenting adalah bagaimana kita memandang diri sendiri dan bagaimana kita berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mendapatkan pujian dari orang lain atas prestasi atau kebaikan yang kita tunjukkan. Namun, penting bagi kita untuk tetap menjaga keseimbangan dalam menerima pujian tersebut.
Dengan menyadari bahwa segala kebaikan adalah anugerah dari Allah, memohon ampunan atas kesalahan yang tidak diketahui oleh orang lain, dan berusaha menjadi lebih baik daripada yang orang lain perkirakan, kita dapat menjaga hati kita tetap tulus dan menjauhkan diri dari kesombongan.
Semoga doa ini senantiasa mengingatkan kita akan pentingnya kerendahan hati dan kesyukuran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
People also Ask:
1. Doa apa ketika dipuji cantik?
Ketika dipuji cantik, Anda bisa membaca doa: "Allahumma laa tuakhidzni bimaa yaquluun, waghfirlii maa laa ya'lamuun, waj'alnii khayran mimmaa yadhunnuun" yang artinya "Ya Allah, janganlah Engkau menghukumku karena apa yang mereka katakan. Ampunilah aku atas apa yang tidak mereka ketahui. Dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangkakan". Doa ini bertujuan agar Anda tidak terlena dengan pujian dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, sebagai respons, Anda juga bisa mengucapkan "Alhamdulillah" dan "Jazakillah Khair".
2. Apa yang harus kita ucapkan ketika dipuji?
Jika diberi pujian, cara terbaik dan paling tepat untuk merespons adalah dengan mengucapkan "terima kasih" dengan tulus, menunjukkan reaksi positif seperti tersenyum, dan menerima pujian tersebut tanpa menyangkalnya. Anda juga bisa membalas pujian tersebut dengan memuji balik, mendoakan kebaikan, atau bahkan mengucapkan "Masya Allah" sebagai bentuk rasa syukur dan untuk melindungi diri dari kecemburuan.
3. Jawaban apa jika dipuji cantik?
Ketika dipuji cantik, Anda bisa menjawab dengan tulus seperti, "Terima kasih" atau "Terima kasih, Anda terlalu baik". Jika Anda ingin menunjukkan kerendahan hati, Anda bisa menjawab dengan "Terima kasih, doakan saya selalu dalam kebaikan" atau dalam konteks Islam, gunakan "Jazakillah Khair".
4. Bagaimana cara menjawab pujian dalam Islam?
Dalam Islam, saat dipuji, ucapkanlah "Alhamdulillah" yang berarti segala puji bagi Allah, atau "Jazakallahu Khairan" (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), sambil tetap menjaga sikap rendah hati agar tidak terjerumus dalam kesombongan (takabur).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421629/original/013547700_1763953850-339bf3c9-aba1-4aba-bc8b-83c81688b22b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737864/original/087768800_1707368307-fotor-ai-20240208115418.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3463003/original/093162800_1621761005-20210523-Puncak-Arus-Balik-Lebaran-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045104/original/041213400_1733897746-1733893370607_tujuan-isra-miraj-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1575221/original/040400200_1492996168-islamicitydotorg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158583/original/033672200_1741665428-kata-kata-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158368/original/097065700_1741665044-kata-kata-isra-miraj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735410/original/014374300_1707130221-10217582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737862/original/091578100_1707368217-fotor-ai-2024020811540.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108148/original/088309000_1587459079-2642016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409213/original/092336400_1762849057-ilustrasi_ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/842877/original/009596200_1428044283-Jenazah-Mpok-Nori-2.jpg)




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)








