Liputan6.com, Jakarta - Kesucian merupakan salah satu fondasi utama dalam ajaran Islam. Setiap ibadah yang dilakukan seorang Muslim, terutama ibadah mahdhah seperti salat, membaca Al-Qur’an, dan thawaf, mensyaratkan kondisi suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Karena itu, Islam memberikan tuntunan yang jelas tentang cara bersuci agar seorang hamba dapat beribadah dengan sempurna.
Mandi wajib atau mandi junub adalah bentuk penyucian diri dari hadas besar yang memiliki kedudukan penting dalam fikih Islam. Tidak sekadar membersihkan tubuh secara fisik, mandi wajib juga bermakna spiritual, yaitu membersihkan diri agar layak kembali menghadap Allah SWT dalam ibadah.
Dengan memahami sebab-sebab mandi wajib, niat yang benar, serta tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW, seorang Muslim dapat menjalankan perintah agama dengan lebih tenang, yakin, dan sesuai dengan syariat. Berikut ulasan lebih lanjut tentangg doa mandi wajib yang Liputan6.com rangkum, Jumat (19/12/2025).
Apa yang Menyebabkan Seseorang Harus Mandi Wajib?
Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar. Dalam Islam, hadas besar adalah kondisi yang menyebabkan seseorang tidak boleh melaksanakan ibadah tertentu sebelum bersuci dengan mandi besar. Hal-hal yang mewajibkan mandi wajib telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, hadis Nabi SAW, serta kitab-kitab fikih klasik.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Ma’idah ayat 6:
وَإِنْ كُنتُمْ حُنُبًا فَاطَّهَّرُوا
Artinya: “Dan jika kamu junub, maka mandilah.”
Merujuk pada buku Pendidikan Islam Informal karya Romlah serta penjelasan para ulama, berikut beberapa kondisi yang mewajibkan seseorang melaksanakan mandi wajib:
- Keluarnya air mani, baik dalam keadaan sadar maupun tidak sadar, seperti mimpi basah. Keluarnya mani menandakan seseorang berada dalam keadaan junub.
- Melakukan hubungan intim suami istri, meskipun tidak sampai mengeluarkan mani. Dalam hadis disebutkan bahwa bertemunya dua alat kelamin sudah mewajibkan mandi junub.
- Selesainya masa haid bagi wanita. Setelah darah haid berhenti, seorang wanita wajib mandi wajib sebelum kembali melaksanakan ibadah.
- Berakhirnya masa nifas, yaitu darah yang keluar setelah melahirkan. Mandi wajib menjadi tanda kembalinya kondisi suci seorang wanita.
- Meninggal dunia dalam keadaan Islam, di mana jenazah Muslim wajib dimandikan sebagai bentuk penghormatan dan penyucian terakhir sebelum dikafani dan dikuburkan.
Semua kondisi ini menunjukkan bahwa mandi wajib bukan sekadar tradisi, melainkan kewajiban syar’i yang memiliki dasar kuat dalam nash dan ijma’ ulama.
Bacaan Niat atau Doa Mandi Wajib
Niat merupakan rukun utama dalam mandi wajib. Para ulama menegaskan bahwa niat berfungsi untuk membedakan antara mandi biasa dan mandi ibadah. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dilansir dari buku Fiqh Ibadah karya Zaenal Abidin, berikut beberapa bacaan niat atau doa mandi wajib yang umum digunakan:
1. Niat Mandi Wajib Karena Junub
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Latin:Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta‘aala.
Artinya:“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah SWT.”
2. Niat Mandi Wajib Setelah Haid
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Latin:Nawaitul ghusla liraf‘i hadatsil haidil lillaahi ta‘aala.
Artinya:“Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari haid karena Allah SWT.”
3. Niat Mandi Wajib Setelah Nifas
Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى
Latin:Nawaitul ghusla liraf‘i hadatsin nifaasi lillaahi ta‘aala.
Artinya:“Aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari nifas karena Allah SWT.”
Dalam mazhab Syafi’i, niat dilakukan bersamaan dengan siraman air pertama ke tubuh.
Tata Cara Melakukan Mandi Wajib Sesuai Sunnah
Hakikat mandi wajib adalah mengguyur seluruh tubuh dengan air hingga merata ke seluruh kulit dan rambut. Hal ini ditegaskan dalam banyak hadis Nabi SAW, di antaranya hadis riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha.
Merujuk Pendidikan Islam Informal dan penjelasan dari Rumaysho serta Muslim.or.id, tata cara mandi wajib yang sempurna adalah sebagai berikut:
- Membaca niat mandi wajib di dalam hati.
- Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.
- Membersihkan bagian tubuh yang kotor, terutama kemaluan.
- Mencuci kembali tangan dengan sabun atau menggosokkannya ke tanah.
- Berwudhu seperti wudhu untuk salat.
- Mengguyur kepala sebanyak tiga kali hingga air sampai ke pangkal rambut.
- Menyela-nyela rambut dengan jari agar air merata.
- Mengguyur seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu sisi kiri.
- Memastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi terkena air.
Rukun mandi wajib hanya dua, yaitu niat dan mengguyur seluruh tubuh. Adapun berkumur, istinsyaq, dan menggosok tubuh hukumnya sunnah.
FAQ Seputar Mandi Wajib
1. Apakah mandi wajib sah tanpa wudhu terlebih dahulu?
Ya, sah. Wudhu sebelum mandi wajib hukumnya sunnah, bukan rukun.
2. Apakah boleh mandi wajib menggunakan shower?
Boleh, asalkan air mengalir dan membasahi seluruh tubuh secara merata.
3. Apakah mandi wajib harus membaca niat dengan lisan?
Tidak harus. Niat di dalam hati sudah mencukupi.
4. Apakah wanita harus membuka kepangan rambut saat mandi wajib?
Tidak wajib, selama air sampai ke pangkal rambut dan kulit kepala.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5248818/original/094430800_1749619731-505853558_122128429886803027_8080818045513362808_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516730/original/010187800_1772343559-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_07.17.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516533/original/006107500_1772325430-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408327/original/086578800_1762770478-Ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516428/original/088542600_1772291520-nussa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515994/original/050041400_1772246661-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515926/original/051695300_1772231489-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)