Doa Memakai Baju Baru Saat Lebaran, Simak Adab dan Tuntunan Islami dalam Berpakaian

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta Lebaran tiba! Momen istimewa ini identik dengan mengenakan pakaian baru, simbol kebersihan jiwa dan kesempurnaan. Namun, di balik tradisi ini, terdapat nilai spiritual yang kaya, terutama dalam ajaran Islam. Salah satunya adalah membaca doa memakai baju baru, sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Allah SWT.

Tradisi memakai baju baru saat Lebaran bukan sekadar tren, tetapi juga sarat makna. Data menunjukkan peningkatan penjualan pakaian menjelang Idul Fitri setiap tahunnya, mencerminkan antusiasme masyarakat. Namun, lebih dari sekadar tren mode, mengucapkan doa memakai baju baru merupakan ajaran Islam yang penting untuk dihayati.

Artikel ini akan membahas tuntunan lengkap seputar doa memakai baju baru, mulai dari bacaan Arab, Latin, artinya, hingga hikmah di baliknya. Kita akan menyelami sejarah tradisi ini, adab berpakaian dalam Islam, dan pandangan ulama terkait. Semoga dengan memahami hal ini, kita dapat menyambut Lebaran dengan penuh syukur dan keimanan.

Simak penduan selengkapnya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (24/3/2025).

Berburu Baju Lebaran di Tanah Abang, Model apa yang Lagi Tren dan Jadi Incaran? | Liputan 6

Promosi 1

Sejarah dan Makna Tradisi Memakai Baju Baru Saat Lebaran

Tradisi memakai baju baru saat Lebaran di Indonesia memiliki akar yang panjang dan kompleks. Selain sebagai perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, baju baru juga melambangkan kesucian jiwa setelah melewati Ramadhan. Catatan sejarah menunjukkan praktik ini sudah ada sejak masa Kesultanan Banten (sekitar tahun 1596), meskipun awalnya hanya kalangan kerajaan yang mampu mengenakan pakaian baru yang bagus.

Pada masa kolonial Belanda, Snouck Hurgronje mencatat kebiasaan membeli baju baru menjelang Lebaran sebagai aktivitas ekonomi yang signifikan. Namun, tradisi ini juga mendapat sorotan karena menimbulkan kesenjangan sosial. Di satu sisi, pejabat pribumi mengenakan pakaian mewah, sementara rakyat jelata memiliki pilihan yang terbatas.

Di masa Kerajaan Mataram, masyarakat juga berbondong-bondong mencari baju baru. Hal ini menunjukkan tradisi ini telah tersebar luas di berbagai wilayah. Makna filosofisnya, pakaian baru tak hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang membersihkan diri secara lahir dan batin setelah Ramadhan.

Secara spiritual, memakai pakaian baru di hari raya melambangkan niat untuk memulai lembaran baru yang lebih baik. Kebersihan pakaian juga dikaitkan dengan kebersihan jiwa, sebagai refleksi dari penyucian diri selama bulan suci Ramadhan. Dengan demikian, tradisi ini memiliki dimensi spiritual yang mendalam.

Adab Berpakaian dalam Islam

Islam mengajarkan adab dalam segala hal, termasuk berpakaian. Rasulullah SAW memberikan contoh teladan dalam hal ini. Salah satu adabnya adalah memulai mengenakan pakaian dari sebelah kanan, baik itu baju, kaos kaki, atau lainnya. Hal ini menunjukkan kesempurnaan dan keselarasan dalam tindakan.

Islam menganjurkan kita untuk memilih pakaian yang menutup aurat dan tidak berlebihan (israf). Pakaian yang sopan dan sesuai syariat merupakan cerminan akhlak yang baik. Warna dan model pakaian juga perlu diperhatikan, agar tidak mencolok atau menyimpang dari norma-norma agama.

Selain adab mengenakan pakaian, Islam juga mengajarkan adab melepas pakaian. Dianjurkan untuk membaca doa sebelum melepas pakaian, sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Dengan demikian, setiap aktivitas, sekecil apa pun, dapat menjadi ibadah.

Berpakaian yang baik dan sopan bukan hanya untuk penampilan, tetapi juga untuk menjaga kehormatan diri dan menghormati lingkungan sekitar. Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga kesopanan dan kesucian dalam segala hal, termasuk dalam berpakaian.

Menghindari sifat berlebihan (israf) dalam berpakaian juga merupakan bagian penting dari adab berpakaian. Kita dianjurkan untuk berhemat dan tidak boros dalam hal ini, serta menggunakan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Doa Memakai Baju Baru: Lafadz Arab, Latin, dan Artinya

Berikut beberapa bacaan doa memakai baju baru yang dapat diamalkan:

Doa memakai baju baru versi pertama

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَ مَاصُنِعَ لَهُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

Allahumma lakal hamdu anta kasautaniih, as'aluka khairahu wa khaira ma suni'a lah, wa a'uudzu bika min syarrihi wa syarri maa suni'a lahu

Arti: Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau telah memberi pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang dibuat untuknya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan dari apa yang dibuat untuknya.

Sumber hadits: HR Abu Dawud, At-Tirmidi, dan An-Nasa'i

Doa memakai baju baru versi kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ مَا أُوَارِيْ بِهِ عَوْرَتِي وَأَتَجَمَّلُ بِهِ فِي حَيَاتِي

Alhamdulillahil ladzii kasaanii maa uwarii bihi 'aurati wa atajammalu bihi fii hayatii

Arti: Segala puji bagi Allah, yang telah menganugerahkan pakaian kepadaku, yang dengannya aku bisa menutup auratku, dan memperindah diriku dalam hidupku.

Sumber hadits: HR At-Tirmidzi

Doa Memakai Pakaian Sehari-hari

Selain doa memakai baju baru, ada juga doa yang dianjurkan untuk dibaca saat memakai pakaian sehari-hari.

Doa memakai pakaian biasa

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِي هَذَا، أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَ مَا صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

Allahumma lakal hamdu anta kasautanii hādhā, as’aluka khairahu wa khaira mā ṣuni’a lahu, wa a’ūdzu bika min syarrihi wa syarri mā ṣuni’a lahu

Arti: Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau telah memberi pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang dibuat untuknya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan dari apa yang dibuat untuknya.

Membaca doa ini sebelum berpakaian membawa keberkahan dan perlindungan.

Doa melepas pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا إِلهَ إِلاَّ هُوَ

Bismillāhil-laḍī lā ilāha illā huwa

Arti: Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia.

Doa ini singkat namun sarat makna, mengingatkan kita akan keesaan Allah SWT.

Doa ketika Melihat Orang Lain Memakai Baju Baru

Islam juga mengajarkan kita untuk mendoakan sesama muslim yang memakai baju baru. Berikut bacaannya:

الْبَسْ جَدِيدًا وَعِشْ حَمِيدًا وَمُتْ شَهِيدًا وَيَرْزُقُكَ اللَّهُ تَعَالَى قُرَّةَ عَيْنٍ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

Ilbas jadidan wa ‘isy hamidan wa mut syahidan wa yarzuqokallahu ta'ala qurrata ‘ainin fiddunya wal akhiroh

Arti: Pakailah pakaian baru, dan hiduplah dengan terpuji, dan matilah syahid, dan semoga Allah memberikan rizki kepadamu dengan kesejukan mata di dunia dan akhirat.

Doa ini menunjukkan rasa ukhuwah dan kepedulian sesama muslim. Rasulullah SAW sendiri pernah memberikan doa ini kepada sahabatnya, Umar bin Khattab.

Pandangan Ulama tentang Memakai Baju Baru saat Lebaran

Buya Yahya menjelaskan bahwa memakai baju bagus saat Lebaran adalah sunnah, bukan wajib. Islam menganjurkan untuk berpakaian terbaik pada hari raya, namun tidak memaksakan diri untuk membeli yang baru jika tidak mampu. Yang terpenting adalah menutup aurat dan menjaga kesopanan.

Para ulama sepakat bahwa memakai pakaian terbaik saat Idul Fitri merupakan anjuran, namun tidak sampai pada kewajiban membeli baju baru. Hal ini menekankan pentingnya niat dan kesungguhan dalam beribadah, bukan hanya pada tampilan luar.

Buya Yahya juga mengingatkan agar tidak memaksakan diri membeli baju baru dengan cara yang haram, seperti berhutang atau mengambil harta orang lain. Sunnah yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik pula.

Intinya, Islam mengajarkan keseimbangan antara mengikuti sunnah dan menjaga etika dalam kehidupan sehari-hari. Tidak memaksakan diri dalam hal materi, tetapi tetap menjaga kesopanan dan rasa syukur.

Hikmah Mengucapkan Doa Memakai Baju Baru

Mengucapkan doa memakai baju baru memiliki banyak hikmah, di antaranya menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Pakaian yang kita kenakan merupakan karunia-Nya, maka pantaslah kita bersyukur dan memohon perlindungan-Nya.

Doa juga mengingatkan kita bahwa segala rezeki berasal dari Allah SWT, termasuk pakaian yang kita pakai. Hal ini dapat mencegah sifat sombong dan riya' dalam diri kita.

Lebih jauh, doa tersebut menjadikan aktivitas sehari-hari, seperti berpakaian, sebagai ibadah kepada Allah SWT. Dengan demikian, kita dapat mendekatkan diri kepada-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan memahami dan mengamalkan doa memakai baju baru, kita dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Semoga kita dapat menyambut Lebaran dengan penuh syukur dan makna yang mendalam.

Mengucapkan doa memakai baju baru merupakan sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Doa ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa syukur, mengingatkan kita akan asal muasal rezeki, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebaran bukan hanya tentang pakaian baru, tetapi juga tentang penyucian jiwa dan peningkatan keimanan. Semoga dengan memahami adab berpakaian dan mengamalkan doa-doa yang telah dijelaskan, kita dapat menyambut Lebaran dengan penuh makna dan keberkahan. Mari kita jadikan setiap aktivitas, termasuk berpakaian, sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |