Liputan6.com, Jakarta - Tidur adalah kebutuhan dasar manusia yang esensial untuk memulihkan energi dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Lebih dari sekadar istirahat fisik, tidur juga dapat menjadi momen spiritual yang mendalam bagi setiap muslim.
Membaca doa mustajab sebelum tidur adalah salah satu cara efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon perlindungan-Nya sepanjang malam. Mengutip dari Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, umat Islam dianjurkan untuk berdoa dalam keadaan apapun, baik lapang maupun sempit, sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (25/9/2025).
Pahami Doa Mustajab Sebelum Tidur
Doa mustajab secara umum merujuk pada doa yang dikabulkan oleh Allah SWT, sebuah konsep sentral dalam ajaran Islam. Dalam hal ini, doa mustajab sebelum tidur adalah permohonan yang dipanjatkan kepada Allah SWT sebelum beristirahat, dengan harapan agar doa tersebut dikabulkan dan membawa keberkahan serta perlindungan selama tidur.
M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al Mishbah menafsirkan doa mustajab sebagai permohonan yang dikabulkan jika seorang hamba benar-benar mengharapkan pertolongan Allah dengan tulus. Hal ini terjadi apabila seseorang tidak mengharapkan selain dari-Nya, serta melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Keikhlasan hati dan kepatuhan terhadap ajaran agama menjadi kunci utama agar doa yang dipanjatkan menjadi mustajab. Apabila permintaan belum dikabulkan, Allah mungkin menggantinya dengan yang lain, menunjukkan kebijaksanaan-Nya yang tak terbatas.
Bacaan Doa Mustajab Sebelum Tidur (Arab, Latin, dan Artinya)
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa doa yang dapat dibaca sebelum tidur, bertujuan memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. Doa-doa ini merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim.
-
Doa Pendek dari Hadis Hudzaifah bin Al-Yaman
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW mengucapkan doa ini ketika hendak tidur:
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا
Latin: Bismikallahumma amuutu wa ahyaa
Artinya: "Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan hidup."
-
Doa dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
Doa ini juga merupakan salah satu doa umum yang diajarkan Rasulullah SAW sebelum tidur, seperti yang tercantum dalam Kumpulan Doa Sehari-Hari dari Kementerian Agama RI:
بِاسْمِكَ اللهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوْتُ
Latin: Bismika allahumma ahyaa wa amuut.
Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati."
-
Doa Perlindungan
Dimulai dengan membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, lalu meniup kedua telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian mengusapkannya di sekujur tubuh. Setelah itu, membaca doa berikut:
بِسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ جَنْبِيْ وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتُ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Latin: Bismika rabbî wadla'tu janbî wa bika arfa'uhu. In amsakta nafsî farhamhâ. Wa in arsaltahâ fahfazhhâ bimâ tahfazhu bihî 'ibâdakas shâlihin.
Artinya: "Dengan nama-Mu hai Tuhanku, aku berbaring. Dengan nama-Mu juga aku terbangun. Jika Kau tahan nyawaku, berilah rahmat untuknya. Jika Kau lepaskan nyawaku, peliharalah sebagaimana Kau memelihara para hamba-Mu yang shalih."
Amalan ini dilanjutkan dengan membaca Ayat Kursi, 2 ayat terakhir Al-Baqarah, dan istighfar 3 kali.
-
Doa Panjang Sebelum Tidur
Doa ini diriwayatkan oleh HR. Muslim, Bukhari, dan Abu Dawud, menunjukkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, seperti dikutip dari buku 100 Doa Harian Untuk Anak:
اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرى إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلَا مَنْحَى مِنْكَ إِلا إِلَيْكَ، أَمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ
Latin: Allahuma aslamtuilaika wawajjahtuwajhii ilaika, wafawwadhtuamrii ilaika waalja'tudzahrii ilaika raghbatan waraghbatan ilaika laa maljaawalaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wabinabiyyikalladzi arsalta
Artinya: "Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepadaMu lantaran mengharap dan takut kepadaMu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari ancamanMu kecuali hanya kepadaMu. Aku beriman kepada kitabMu yang Kau turunkan juga (aku beriman) kepada nabiMu yang Kau utus."
Amalan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum Tidur
Selain membaca doa mustajab sebelum tidur, Rasulullah SAW juga mengajarkan berbagai amalan sunnah yang dapat dilakukan sebelum tidur. Amalan-amalan ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga memberikan ketenangan dan perlindungan bagi yang mengamalkannya.
-
Berwudhu
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berwudhu sebelum tidur agar senantiasa dalam keadaan suci. Hal ini dijelaskan dalam Sunnah Rasulullah Sehari-hari oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al-Furaih, "Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
-
Mengibas Kasur
Sebelum berbaring, disunnahkan untuk mengibas kasur dengan bagian dalam sarung atau tangan sebanyak tiga kali. Hal ini karena kita tidak mengetahui apa yang ada di atas kasur tersebut. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika salah seorang di antara kamu hendak mendatangi tempat tidurnya, hendaknya ia mengibas kasurnya dengan bagian dalam sarungnya..." (HR. Bukhari dan Muslim).
-
Membaca Doa Sebelum Tidur
Membaca doa sebelum tidur adalah amalan yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW. Beliau bersabda, "Jadikanlah doa itu sebagai akhir dari semua perkataanmu." (HR. Bukhari Muslim).
-
Membaca Ayat Kursi
Membaca Ayat Kursi sebelum tidur diyakini dapat melindungi dari gangguan setan hingga pagi hari. Hadis riwayat Bukhari menyebutkan, "Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al-Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi."
-
Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Rasulullah SAW biasa membaca tiga surat pendek ini, meniupkannya ke telapak tangan, lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh. Aisyah RA meriwayatkan bahwa beliau melakukannya tiga kali, dimulai dari kepala dan wajah. (HR. Muslim).
-
Segera Tidur Setelah Sholat Isya
Menyegerakan tidur setelah sholat Isya adalah salah satu sunnah yang dianjurkan, menghindari begadang yang tidak bermanfaat. Rasulullah SAW membenci tidur sebelum shalat Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya. (HR. Bukhari).
Adab Tidur Menurut Imam Al-Ghazali
Imam Al-Ghazali, seorang ulama besar, juga memberikan nasihat tentang adab tidur yang dapat diamalkan oleh umat muslim untuk mendapatkan keberkahan dan ketenangan. Nasihat ini termaktub dalam risalahnya yang berjudul Al-Adab fid Din, seperti dikutip dari Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali.
-
Berwudhu atau Bersuci sebelum Tidur
Membersihkan diri sebelum tidur, termasuk berwudhu, membantu seseorang tidur dalam keadaan suci. Kondisi suci ini diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur dan mendatangkan perlindungan dari malaikat, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Hibban.
-
Tidur di Atas Sisi Kanan
Tidur miring ke kanan adalah anjuran Rasulullah SAW dan juga didukung oleh pandangan medis karena dapat melindungi jantung dan membantu mengistirahatkan otak kiri. Mengutip dari buku Kuliah Adab, "Jika kamu mendatangi tempat tidurmu, maka wudhulah seperti wudhu untuk salat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu."
Tidur tengkurap adalah posisi yang dibenci dalam Islam, "Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah SWT" (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).
-
Berdzikir kepada Allah SWT hingga Tidur
Dzikir adalah penenang hati dan dapat membawa ketentraman batin, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Ar-Ra'du ayat 28, "Hanya dengan mengingati Allah, hati menjadi tentram." Bacaan dzikir bisa berupa Ayat Kursi, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan Al-Mulk.
-
Berdoa ketika Bangun
Tidak hanya sebelum tidur, berdoa juga dianjurkan saat bangun tidur sebagai bentuk syukur. Mengucapkan hamdalah dan doa setelah bangun tidur adalah cara untuk memulai hari dengan penuh kesadaran akan kebesaran Allah dan rasa syukur.
Keutamaan Membaca Doa dan Berdzikir Sebelum Tidur
Membaca doa mustajab sebelum tidur dan berdzikir memiliki banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun psikologis. Amalan ini membantu menciptakan suasana hati yang tenang dan damai, serta memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surat Ar-Rum ayat 23 bahwa tidur adalah bagian dari tanda kekuasaan-Nya. "Di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan Allah) bagi kaum yang mendengarkan."
Dengan membaca doa, seorang muslim mengakui kelemahan dirinya dan memohon perlindungan dari Allah SWT, yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ini juga merupakan bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, memberikan rasa aman dari gangguan setan dan mimpi buruk, serta memohon ampunan dosa.
Doa Bangun Tidur dan Pentingnya Bersyukur
Setelah beristirahat dan bangun dari tidur, seorang muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan kembali oleh Allah SWT. Doa ini adalah pengingat akan kebesaran dan kemurahan Allah.
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Latin: Alhamdulillâhil ladzî ahyânâ ba'da mâ amâtanâ wa iliahin nusyûr.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada Allah kami akan dibangkitkan." (HR. Bukhari).
Doa ini mengingatkan kita bahwa setiap bangun tidur adalah anugerah dan kesempatan baru untuk beribadah serta berbuat kebaikan. Mengucapkan hamdalah dan doa ini adalah cara untuk memulai hari dengan penuh kesadaran akan kebesaran Allah dan rasa syukur yang mendalam.
FAQ
-
Apa itu doa mustajab sebelum tidur?
Doa mustajab sebelum tidur adalah permohonan atau zikir yang dipanjatkan kepada Allah SWT sebelum beristirahat, dengan harapan agar doa tersebut dikabulkan dan membawa keberkahan, perlindungan, serta ketenangan selama tidur. Ini adalah bentuk penyerahan diri kepada Tuhan di akhir hari.
-
Mengapa penting membaca doa sebelum tidur?
Membaca doa sebelum tidur penting karena merupakan amalan sunnah Rasulullah SAW yang membawa banyak keutamaan, seperti mendapatkan perlindungan dari gangguan setan, ketenangan hati, dan mengakhiri hari dengan mengingat Allah SWT. Ini juga menjadi sarana untuk memohon ampunan dan rahmat-Nya.
-
Apa saja doa pendek yang bisa dibaca sebelum tidur?
Beberapa doa pendek yang umum dibaca sebelum tidur antara lain "Bismikallahumma amuutu wa ahyaa" (Dengan nama-Mu ya Allah, aku mati dan hidup) dan "Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut" (Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati). Doa-doa ini ringkas namun memiliki makna yang mendalam.
-
Apakah ada amalan sunnah lain selain doa sebelum tidur?
Ya, ada beberapa amalan sunnah lain yang diajarkan Rasulullah SAW sebelum tidur, seperti berwudhu, mengibas kasur, membaca Ayat Kursi, membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, serta tidur di sisi kanan. Amalan-amalan ini bertujuan untuk mendapatkan keberkahan dan perlindungan.
-
Bagaimana posisi tidur yang dianjurkan dalam Islam?
Dalam Islam, posisi tidur yang dianjurkan adalah berbaring pada sisi kanan badan. Posisi ini tidak hanya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, seperti melindungi jantung dan membantu proses detoksifikasi tubuh. Tidur tengkurap adalah posisi yang tidak disukai.
-
Apa keutamaan membaca Ayat Kursi sebelum tidur?
Keutamaan membaca Ayat Kursi sebelum tidur sangat besar, yaitu akan senantiasa dijaga oleh Allah SWT dan setan tidak akan dapat mendekati hingga pagi hari. Ini memberikan rasa aman dan perlindungan spiritual bagi orang yang mengamalkannya.
-
Apakah doa sebelum tidur harus dibaca dalam bahasa Arab?
Idealnya, doa sebelum tidur dibaca dalam bahasa Arab sesuai dengan lafal yang diajarkan Rasulullah SAW untuk mendapatkan keberkahan yang maksimal. Namun, bagi yang belum fasih, memahami artinya dan berdoa dengan bahasa yang dimengerti juga diperbolehkan, asalkan dengan hati yang tulus dan ikhlas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421629/original/013547700_1763953850-339bf3c9-aba1-4aba-bc8b-83c81688b22b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737864/original/087768800_1707368307-fotor-ai-20240208115418.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3463003/original/093162800_1621761005-20210523-Puncak-Arus-Balik-Lebaran-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045104/original/041213400_1733897746-1733893370607_tujuan-isra-miraj-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1575221/original/040400200_1492996168-islamicitydotorg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158583/original/033672200_1741665428-kata-kata-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158368/original/097065700_1741665044-kata-kata-isra-miraj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735410/original/014374300_1707130221-10217582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737862/original/091578100_1707368217-fotor-ai-2024020811540.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108148/original/088309000_1587459079-2642016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409213/original/092336400_1762849057-ilustrasi_ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/842877/original/009596200_1428044283-Jenazah-Mpok-Nori-2.jpg)




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)








