Doa Nabi Muhammad Saat Isra Miraj, Yuk Amalkan

1 month ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Isra Miraj menjadi salah satu peristiwa penting dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini menandai diterimanya perintah salat lima waktu, yang hingga kini menjadi fondasi ibadah umat Islam di seluruh dunia.

Selain membawa perintah salat, Isra Miraj juga sarat dengan nilai doa dan penguatan iman. Dalam rangkaian peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa-doa yang menggambarkan kedekatan hamba dengan Allah SWT serta sikap tawakal dan ketundukan.

Sejumlah doa yang berkaitan dengan Isra Miraj hingga kini terus diamalkan umat Muslim. Bacaan tersebut juga menjadi salah satu cara untuk memperingati perayaan Isra Miraj di tanggal 27 Rajab. Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Kamis (15/1).

Doa Nabi Muhammad saat Isra Miraj

Terkait doa Nabi Muhammad SAW yang identik dengan Isra Miraj turut disampaikan oleh Syekh Muhammad bin Abdullah bin Hasan al-Halabi al-Qadiri yang berbunyi:

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ

Allahuma inni as-aluka bi musyahadati israari al-muhibbin, wabilhalawatillati khash-shashasta biha sayyidil mursalin, hina asrarta bihi lailata as-sab'i wal 'isyriina, anirham qalbiia al-haziin, tujibta da'wati, yaa-akramil akramiin.

"Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan."

Makna dari doa ini adalah permohonan kepada Allah SWT agar merahmati hati Nabi yang sedang bersedih dan mengabulkan doa-doa beliau. Doa ini menunjukkan kerendahan hati Nabi Muhammad SAW meskipun beliau sedang mengalami peristiwa luar biasa. Menurut Syekh Muhammad bin Abdullah, barang siapa yang membaca doa ini pada malam 27 Rajab dan meminta kepada Allah, maka kebutuhannya akan dipenuhi dengan izin Allah.

Doa Kedua yang Bisa Diamalkan saat Isra Miraj

Kemudian, ada doa lainnya yang identik dengan peristiwa Isra Miraj atau 27 Rajab. Merujuk Ibnu Suniy dalam ’Amalul Yaum wal Lailah berikut doanya: 

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya'bana, wa ballighna Ramadhan.

"Ya Allah, berkahilah kami di bulan rajab dan sya’ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan ramadhan."

Ini merupakan doa yang umum diamalkan umat Muslim saat memasuki bulan Rajab. Doa ini memohon keberkahan di bulan Rajab dan Sya'ban, serta agar Allah SWT menyampaikan umur hingga bulan Ramadhan. Meskipun tidak secara spesifik terkait dengan peristiwa Isra Miraj, doa ini menjadi ungkapan harapan agar diberikan umur dan kekuatan ibadah.

Bulan Rajab adalah bulan yang dimuliakan dalam Islam, termasuk dalam empat bulan haram. Pada bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan menjauhi perbuatan maksiat. Doa ini menjadi sarana untuk memohon keberkahan dalam waktu, kesehatan, dan rezeki yang cukup untuk melaksanakan ibadah dengan baik.

Dengan mengamalkan doa ini, umat Muslim dapat mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan yang penuh rahmat. Doa ini menjadi pengingat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri sebelum memasuki bulan suci.

Doa Lainnya yang Bisa Diamalkan

Selain lafaz doa, terdapat juga bacaan Istighfar yang dikenal sebagai Sayyidul Istighfar. Ini bisa diamalkan sebagai doa pelengkap di momen Isra Miraj. Merujuk laman Nahdlatul Ulama (NU) Online, Istighfar ini memiliki keutamaan seperti  adalah:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana abduka wa ana ala ahdika wa wadika mastathatu. Audzu bika min syarri ma shanatu. Abu u laka bini matika alayya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illa anta.

"Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,”

Sayyidul Istighfar merupakan pengakuan seorang hamba atas keesaan Allah, nikmat-Nya yang melimpah, serta pengakuan atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat. Dalam doa ini, seorang hamba mengakui Allah sebagai Rabbnya dan memohon perlindungan dari keburukan perbuatan yang telah dilakukan.

Keutamaan Sayyidul Istighfar sangat besar. Menurut Hadist Al Bukhari dalam Syaddad bin Aus disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca sayidul istighfar di sore hari, lalu ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Demikian juga berlaku bagi mereka yang membaca sayidul istighfar di pagi hari, lalu wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga.” 

Doa ini merupakan dzikir pagi dan sore, yang bisa dikerjakan sebagai amal pelengkap di bulan Rajab pada momen Isra Miraj.

Peristiwa Isra Miraj

Adapun, peristiwa Isra Miraj adalah dua bagian perjalanan suci yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini merupakan mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW di masa kenabiannya. Perjalanan ini menjadi bentuk penghiburan dan penguatan iman bagi Nabi setelah kehilangan istri tercinta Khadijah dan pamannya Abu Thalib.

Bagian pertama adalah Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW memimpin salat bersama para nabi terdahulu. Bagian kedua adalah Miraj, yaitu naiknya Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang tidak bisa dijangkau oleh makhluk lain.

Di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW berdialog langsung dengan Allah SWT dan menerima perintah salat lima waktu sehari semalam. Perintah salat ini awalnya berjumlah 50 waktu, namun setelah melalui permohonan keringanan, jumlahnya berkurang menjadi lima waktu wajib.

Kapan Isra Miraj Terjadi?

Waktu pasti terjadinya Isra Miraj menjadi topik yang memiliki beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama. Meskipun demikian, peristiwa ini secara umum dikenal terjadi pada malam 27 Rajab. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa Isra Miraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 Masehi.

Ada juga yang berpendapat bahwa peristiwa ini terjadi di awal masa kenabian, atau pada bulan Rabiulawal, atau setahun dua bulan sebelum hijrah. Pendapat yang menyatakan 27 Rajab sebagai tanggal kejadian disampaikan oleh Syekh Manshur Furi, dan ini dianggap sebagai pendapat yang terkuat.

Ustaz Adi Hidayat di kanal Youtubenya Adi Hidayat Official, menjelaskan bahwa perbedaan pendapat mengenai waktu kejadian Isra Miraj ini bukan pada esensinya. Menurutnya, inti dari Isra Miraj bukan untuk mencari waktu, tetapi untuk mengambil hikmah dan pelajaran yang terkandung dalam peristiwa tersebut. 

"Biasanya dalam Fiqih, kalau terjadi perbedaan pendapat dalam waktunya, memang yang bukan esensial pada keterangan waktunya itu. Karena inti dari Isra Miraj itu bukan untuk mencari waktu. Pelajarannya bukan di waktu, dan biasanya ini tidak akan dirinci oleh Allah maupun Rasulullah SAW," katanya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Apa doa yang dibaca Nabi Muhammad saat Isra Miraj?

A: Nabi Muhammad SAW membaca doa 'Allahuma inni as-aluka bi musyahadati israari al-muhibbin...'

Q: Apa makna dari doa 'Allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya'bana'?

A: Doa ini bermakna permohonan agar Allah memberkahi umat Muslim di bulan Rajab dan Sya'ban.

Q: Apa itu Sayyidul Istighfar dan mengapa penting?

A: Sayyidul Istighfar adalah penghulu dari segala permohonan ampun dan sangat dianjurkan untuk dibaca.

Q: Apa saja peristiwa penting yang terjadi saat Isra Miraj?

A: Peristiwa penting meliputi perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke langit.

Q: Kapan Isra Miraj terjadi menurut Ustaz Adi Hidayat?

A: Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu, namun esensinya adalah hikmah peristiwa.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |