Liputan6.com, Jakarta - Islam mengajarkan banyak hal dalam aspek kehidupan, salah satunya adalah hubungan intim antara suami dan istri yang merupakan bentuk ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT. dalam menjalankan kehidupan berumah tangga, doa sebelum berhubungan badan menjadi salah satu adab penting yang harus diamalkan oleh pasangan suami istri muslim. Doa sebelum berhubungan badan bukan hanya sekedar tradisi, namun juga bentuk perlindungan spiritual yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Membaca doa sebelum berhubungan badan juga sangat penting, seperti yang diterangkan dalam berbagai hadits shahih yang diriwayatkan oleh para sahabat. Rasulullah SAW secara khusus juga mengajarkan doa ini untuk melindungi pasangan dari gangguan syaitan dan memohon agar Allah SWT menganugerahkan keturunan yang saleh. Karenanya, tanpa doa sebelum berhubungan badan, hubungan intim tersebut dapat terganggu oleh syaitan yang selalu berusaha merusak keharmonisan rumah tangga.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini telah Liputan6 rangkum bacaan doa sebelum berhubungan badan, beserta dengan adab-adab yang harus diperhatikan, pada Selasa (9/12).
Landasan Syariat tentang Hubungan Suami Istri dalam Islam
Islam memandang hubungan intim antara suami istri yang sudah resmi dalam ikatan pernikahan yang sah, sebagai bentuk ibadah yang mulia dan bernilai pahala dan penting menjadi perhatian untuk dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Sehingga konsep ini sangat penting untuk dipahami oleh setiap pasangan muslim agar dapat menjalani kehidupan berumah tangga dengan penuh keberkahan tanpa ada rasa bersalah.
Hal ini turut dijelaskan dalam Al Quran dan hadits, salah satunya adalah yang diriwayatkan dari Abu Dzar, di mana Rasulullah SAW bersabda:
"Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah."
Para sahabat kemudian bertanya dengan heran, "Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat bisa bernilai pahala?"
Rasulullah SAW menjawab, "Bagaimana pendapatmu jika ada yang meletakkan syahwat tersebut pada yang haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yang halal mendatangkan pahala." (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukan bahwa Islam tidak memandang hubungan intim sebagai sesuatu yang negatif, melainkan sebagai sebuah bentuk anugerah Allah SWT yang harus disyukuri dan dilakukan dengan cara yang benar sesuai dengan ajaran Islam. Ketika dilakukan dalam ikatan pernikahan yang sah dan dengan niat yang benar, hubungan intim menjadi ibadah yang mendatangkan pahala.
Landasan utama dari pandangan Islam terhadap hubungan suami istri juga dapat ditemukan dalam berbagai dalil Al Quran dan sunnah. Dalam Al Quran sendiri, tepatnya tercantum dalam surat Ar Rum ayat 21, dimana Allah SWT berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Artinya: “Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”
Ayat ini menunjukan bahwa hubungan suami istri adalah tanda kekuasaan Allah SWT yang menghadirkan ketentraman dan kasih sayang. Konsep hubungan intim sebagai bentuk ibadah ini mengajarkan kepada pasangan suami istri untuk menjaga niat yang benar dalam setiap hubungan yang mereka lakukan.
Niat yang benar mencangkup: memenuhi kebutuhan biologis pasangan, menjaga diri dan pasangan dari perbuatan haram, memohon keturunan yang saleh kepada Allah SWT, dan memperkuat ikatan emosional serta spiritual antara suami dan istri.
Bacaan Doa Sebelum Berhubungan Badan
Doa yang paling utama dan diajarkan untuk dibaca sebelum berhubungan intim adalah doa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW melalui hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Doa sebelum berhubungan badan ini memiliki kedudukan yang sangat penting, karena bukan hanya sekedar anjuran tapi juga merupakan suatu bentuk perlindungan bagi pasangan suami istri.
Dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Doa yang dibaca adalah berikut ini:
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
"Bismillah, Allahumma jannibnaas-syaithaana wa jannibi syaithaana maa razaqtanaa"
Artinya: "Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami."
Hadits ini menunjukan betapa pentingnya perlindungan dalam kehidupan rumah tangga. Setan yang selalu berusaha merusak keharmonisan keluarga melalui berbagai cara, termasuk dengan melalui gangguan dalam hubungan intim antara suami dan istri. Dengan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW, pasangan muslim mendapat perlindungan khusus dari Allah SWT.
Doa Tambahan untuk Memohon Keturunan yang Saleh
Tidak hanya doa utama di atas yang wajib dibaca, terdapat doa tambahan yang sangat dianjurkan untuk dibaca oleh pasangan suami istri yang mendambakan keturunan yang saleh dan bertakwa. Doa ini merupakan pengembangan dari doa utama dan mencerminkan harapan yang lebih spesifik terhadap kualitas spiritual calon anak.
Para ulama merekomendasikan doa ini terutama bagi pasangan yang sedang berusaha memiliki anak atau ingin anak yang akan lahir kelak menjadi anak yang saleh, serta bermanfaat bagi agam, bangsa dan negara.
بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ
"Bismillahil 'aliyyil 'azhiim. Allaahummaj'alhu dzurriyyatan thayyibah in qaddarta an takhruja min shulbii. Allahumma jannibnis syaithaana wa jannibis syaithaana maa razaqtanii."
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Tuhanku, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku. Tuhanku, jauhkan aku dari setan, dan jauhkan setan dari benih janin yang Kau anugerahkan padaku."
Doa ini menunjukan harapan yang mulia dari pasangan suami istri untuk dikaruniai keturunan yang saleh dan terlindungi dari gangguan setan sejak dalam kandungan.
Adab Sebelum Berhubungan Intim
Dalam Islam juga diajarkan beberapa adab yang harus diperhatikan dan sangat dianjurkan sebelum pasangan suami istri melakukan hubungan intim, berikut ini adalah adab yang penting untuk diperhatikan:
1. Membersihkan diri dan berwudhu
Sebelum melakukan hubungan intim, pasangan suami dan istri hendaknya membersihkan diri terlebih dahulu. Disarankan juga untuk mandi guna menghilangkan berbagai hadas kecil dan besar yang menempel pada tubuh. Selain itu dianjurkan juga untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan badan untuk menjaga kebersihan.
2. Mengamalkan shalat sunnah dua rakaat
Selanjutnya adalah sunnah untuk melakukan shalat sunnah dua rakaat sebelum melakukan hubungan suami istri. Shalat sunnah yang dilakukan, berfungsi agar jiwa pasangan suami istri menjadi lebih bersih dari berbagai macam penyakit hati. Shalat sunnah ini bisa dikerjakan secara berjamaah oleh suami istri.
3. Membaca Al Fatihah dan Ayat Kursi
Sebelum membaca doa khusus sebelum berhubungan, dianjurkan juga bagi pasangan suami Istri untuk membaca surat Al Fatihah dan Ayat Kursi sebagai bentuk perlindungan spiritual.
Doa Setelah Selesai Berhubungan Badan
Setelah hubungan intim selesai, Islam juga mengajarkan untuk mengakhirinya dengan ucapan syukur kepada Allah SWT. Rasa syukur ini penting untuk ditanamkan karena menunjukan pengakuan terhadap nikmat yang telah Allah SWT berikan melalui hubungan halal antara suami dan istri. Berikut bacaan doanya:
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا
"Alhamdu lillaahi alladzii khalaqa minal maa'i basyaraa"
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)."
Membaca doa syukur ini juga berfungsi sebagai penutup yang membawa pasangan suami istri kembali kepada kesadaran akan tujuan hidup mereka sebagai hamba Allah SWT.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Apakah wajib membaca doa sebelum berhubungan intim?
A: Membaca doa sebelum berhubungan intim adalah sunnah mu'akkad (sunnah yang sangat dianjurkan) berdasarkan hadits shahih dari Rasulullah SAW. Meskipun tidak wajib, sangat dianjurkan untuk diamalkan karena memiliki banyak manfaat spiritual dan perlindungan dari gangguan setan.
Q: Apa yang terjadi jika lupa membaca doa sebelum berhubungan intim?
A: Jika lupa membaca doa, hubungan intim tetap sah dan tidak berdosa. Namun, berdasarkan hadits, hubungan intim tersebut dapat terganggu oleh setan. Oleh karena itu, sebaiknya selalu diusahakan untuk membaca doa tersebut sebelum berhubungan intim.
Q: Siapa yang harus membaca doa, suami atau istri?
A: Berdasarkan hadits, yang diperintahkan membaca doa adalah suami. Namun, tidak ada larangan bagi istri untuk ikut membaca doa tersebut. Bahkan lebih baik jika keduanya membaca doa bersama-sama dengan penuh khusyuk.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515994/original/050041400_1772246661-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515926/original/051695300_1772231489-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509541/original/095353100_1771729587-Nasi_kuning_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461893/original/099774600_1767492679-Gemini_Generated_Image_oqhbnvoqhbnvoqhb.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3985383/original/000921600_1649137964-photo-1587617425953-9075d28b8c46.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)