Liputan6.com, Jakarta - Doa untuk negara kita agar terhindar dari bencana sangat penting mengingat kerentanan negeri kita terhadap ancaman bencana alam. Bencana Sumatera dan beberapa lokasi lain menjadi pengingat bahwa bencana bisa terjadi karena kelalaian dan perilaku manusia yang berbuat kerusakan.
Dalam hal ini, doa terhindar dari bencana mencakup dimensi fisik (alam) dan juga sosial. Umat Islam dianjurkan untuk mendoakan negaranya agar terhindar dari bencana alam, sekaligus kezaliman.
Doa adalah pengakuan akan keterbatasan manusia sekaligus harapan akan perlindungan Ilahi dari segala musibah, baik yang berasal dari fenomena alam seperti banjir, gempa, dan kekeringan, maupun dari kezaliman manusia seperti korupsi, ketidakadilan, dan konflik sosial.
Doa untuk negeri juga diajarkan oleh para nabi. Dengan mendoakan negeri, kita tidak hanya meminta keselamatan namun juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga alam dan menegakkan keadilan sebagai bentuk ikhtiar nyata.
1. Doa Agar Terhindar dari Bencana
Imam Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa untuk keselamatan negeri termasuk dalam doa untuk kemaslahatan umum yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah. Seorang muslim yang mendoakan kebaikan untuk negerinya tanpa pamrih adalah tanda kesempurnaan iman, karena ia telah melampaui kepentingan pribadi menuju kepedulian sosial.
Berikut ini adalah doa agar negara terhindar dari bencana merangkum Buku Perukunan Melayu Besar karya Tuan Guru Haji Abdurrasyid, Buku Kumpulan Doa Sehari-Hari, Kementerian Agama RI, dan sumber relevan lainnya.
Indonesia dikenal sebagai negeri dengan potensi bencana alam yang tinggi. Karenanya, penting membaca doa berikut:
اَللّٰهُمَّ أَجِرْنَا وَبَلَدَنَا مِنَ الْفِتَنِ وَالزَّلَازِلِ وَالْمِحَنِ وَمَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
Latin: Allāhumma ajirnā wa baladanā minal fitani wazzalāzili walmiḥani wa mā zhahara minhā wa mā bathan.
Artinya: “Ya Allah, lindungilah kami dan negeri kami dari berbagai fitnah, gempa bumi, musibah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.”
2. Doa Keselamatan dari Semua Bencana
Doa permohonan keselamatan dari segala bencana yang dinukil dari situs
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Latin: Allȃhummaftah lanȃ abwȃbal khair, wa abwȃbal barakah, wa abwȃban ni‘mah, wa abwȃbar rizqi, wa abwȃbal quwwah, wa abwȃbas shihhah, wa abwȃbas salȃmah, wa abwȃbal ‘ȃfiyah, wa abwȃbal jannah. Allȃhumma ‘ȃfinȃ min kulli balȃ’id dunyȃ wa ‘adzȃbil ȃkhirah, washrif ‘annȃ bi haqqil Qur’ȃnil ‘azhȋm wa nabiyyikal karȋm syarrad dunyȃ wa ‘adzȃbal ȃkhirah. Ghafarallȃhu lanȃ wa lahum bi rahmatika yȃ arhamar rȃhimȋn. Subhȃna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mȃ yashifūn, wa salȃmun ‘alal mursalȋn, walhamdulillȃhi rabbil ‘ȃlamȋn.
Artinya: “Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur’an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah.
Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.”
3. Doa Nabi Ibrahim untuk Keselamatan Negeri
Al-Qur’an mengingatkan kita bahwa doa untuk keselamatan negeri sudah dicontohkan para nabi. Dalam surah Ibrahim ayat 35, Nabi Ibrahim berdoa untuk tanah kelahirannya:
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Latin: Rabbij‘al hādzal balada āminaw wajnubnī wa banīya an na‘budal ashnām.
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala.” (QS. Ibrahim: 35)
4. Doa Keselamatan Bangsa dan Negara dalam Lafal Singkat
Rasulullah ﷺ mengajarkan banyak doa untuk menjaga keselamatan umat. Salah satunya:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي بِلَادِنَا وَأَهْلِنَا وَمَالِنَا وَأَعْمَارِنَا وَاجْعَلْهَا دَارًا آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً
Latin: Allāhumma bārik lanā fī bilādinā wa ahlinā wa mālinā wa a‘mārinā waj‘alhā dāran āminatan mutma’innah.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah negeri kami, keluarga kami, harta kami, dan umur kami. Jadikanlah negeri ini sebagai negeri yang aman dan tenteram.”
5. Doa Agar Pemimpin Adil dan Amanah
Kestabilan bangsa sangat dipengaruhi kepemimpinan
اَللّٰهُمَّ وَلِّ عَلَيْنَا خِيَارَنَا وَلَا تُوَلِّ عَلَيْنَا شِرَارَنَا وَارْزُقْهُمُ الْعَدْلَ وَالرَّحْمَةَ
Latin: Allāhumma walli ‘alainā khiyāranā wa lā tuwalli ‘alainā shirāranā warzuqhumul ‘adla warraḥmah.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang-orang yang terbaik, jangan Engkau jadikan pemimpin kami dari orang-orang yang jahat, dan anugerahkanlah kepada mereka keadilan serta kasih sayang.”
6. Doa agar Rakyat Hidup Damai
Kebahagiaan bangsa bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga persaudaraan. Doa berikut patut diamalkan:
اَللّٰهُمَّ اجْمَعْ كَلِمَتَنَا عَلَى الْحَقِّ وَوَحِّدْ صُفُوفَنَا وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا
Allāhumma ajma‘ kalimatanā ‘alal ḥaqqi wa waḥḥid ṣufūfanā wa allif baina qulūbinā.
Artinya: “Ya Allah, satukanlah ucapan kami di atas kebenaran, satukan barisan kami, dan lembutkan hati kami agar saling mencintai.”
7. Doa Rasulullah Agar Negeri Berkah
Rasulullah ﷺ juga sering berdoa untuk keberkahan negeri. Dalam riwayat Ibnu Majah disebutkan beliau berdoa:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي مَدِينَتِنَا وَفِي مُدُنِنَا وَفِي صَاعِنَا وَمُدِّنَا
Latin: Allāhumma bārik lanā fī madīnatina wa fī muduninā wa fī ṣā‘inā wa muddinā.
Artinya: “Ya Allah, berkahilah bagi kami kota kami, negeri kami, dan takaran kami.”
8. Doa Terhindar Musibah dan Cobaan Berat
Doa ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah: 286
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَاۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَࣖ
Latin: rabbanâ lâ tu'âkhidznâ in nasînâ au akhtha'nâ, rabbanâ wa lâ taḫmil ‘alainâ ishrang kamâ ḫamaltahû ‘alalladzîna ming qablinâ, rabbanâ wa lâ tuḫammilnâ mâ lâ thâqata lanâ bih, wa‘fu ‘annâ, waghfir lanâ, war-ḫamnâ, anta maulânâ fanshurnâ ‘alal-qaumil-kâfirîn.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.”
5 Hikmah Berdoa Agar Negara Terhindar Bencana
Doa untuk keselamatan negara menjadi proses pendidikan sosial-spiritual yang membentuk masyarakat lebih bertanggung jawab, bersatu, dan tawakal dalam menghadapi segala ancaman, baik alam maupun manusia.
1. Menguatkan Solidaritas
Berdoa untuk keselamatan negara menumbuhkan rasa persatuan di antara masyarakat yang beragam. Saat satu bencana mengancam, doa bersama menjadi pengingat bahwa semua warga negara berada dalam nasib yang sama, mendorong sikap saling mendukung dan mengesampingkan perbedaan.
2. Menumbuhkan Kesadaran untuk Menjaga Alam
Doa memohon perlindungan dari bencana alam mengingatkan manusia akan keterbatasannya mengendalikan alam. Ini mendorong sikap bijak dalam pengelolaan lingkungan, seperti mencegah eksploitasi berlebihan, mengurangi polusi, dan menjaga kelestarian ekosistem sebagai bentuk ikhtiar nyata.
3. Mencegah Kezaliman dan Ketidakadilan
Doa untuk negara agar terhindar dari bencana akibat kezaliman manusia (seperti korupsi, konflik, dan penindasan) membangun kepekaan sosial. Doa ini menginspirasi tindakan melawan ketidakadilan dan mendorong pemimpin serta masyarakat untuk menegakkan hukum secara adil.
4. Menenangkan Jiwa
Di tengah ancaman bencana yang menimbulkan ketakutan massal, doa menjadi sarana penenang jiwa (tathmainnu al-qulub). Dengan bersandar pada Allah, masyarakat dapat menghadapi ketidakpastian dengan lebih tenang dan optimis, mengurangi kepanikan yang justru memperburuk situasi.
5. Mendekatkan Diri pada Allah sebagai Satu-Satunya Pelindung
Doa mengajarkan bahwa hanya Allah yang kuasa mencegah bencana. Ini memperkuat keyakinan bahwa keselamatan negeri tidak hanya bergantung pada teknologi atau kebijakan manusia, tetapi terutama pada rahmat dan perlindungan Ilahi, sekaligus mengingatkan agar tidak sombong atau lalai dari-Nya.
People Also Ask:
Apa doa supaya kita terhindar dari bencana?
Rasulullah SAW sering mengajarkan doa berikut untuk meminta perlindungan dari kesulitan hidup dan musibah: "Allahumma inni a'udzu bika minal barashi, wal jununi, wal judzami, wa min sayyi'il asqam."
Apa doa yang ampuh untuk perlindungan dan keselamatan?
Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim. Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya, tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).
Apa bacaan doa untuk Palestina?
Doa untuk saudara di Palestina berisi permohonan perlindungan, pertolongan, kekuatan, dan ketenangan dari Allah SWT untuk rakyat Palestina yang tertindas, agar mereka dijaga dari kezaliman, dikuatkan imannya, dihilangkan kesulitannya, dan dianugerahi kemenangan serta kedamaian.
Doa-doa ini bisa mencakup permohonan khusus seperti memohon pertolongan untuk pejuang, perlindungan untuk anak-anak dan seluruh penduduk, serta penghancuran musuh-musuh penindas.
Allahumma inni a udzubika min adzabi jahannam wa min adzabil qobri doa apa?
Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil mas hiddajjal. Doa terhindar dari fitnah Dajjal juga tertulis dalam hadis Muslim.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5248818/original/094430800_1749619731-505853558_122128429886803027_8080818045513362808_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516730/original/010187800_1772343559-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_07.17.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516533/original/006107500_1772325430-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408327/original/086578800_1762770478-Ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516428/original/088542600_1772291520-nussa1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515994/original/050041400_1772246661-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515926/original/051695300_1772231489-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)