Liputan6.com, Jakarta - Doa Ziarah Kubur menjadi amalan yang banyak dicari umat Islam ketika mendatangi makam keluarga atau orang-orang saleh. Tradisi ini tidak sekadar menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah. Doa Ziarah Kubur juga menegaskan bahwa hubungan kasih sayang tak terputus meski jasad telah berpisah dari dunia.
Dalam ajaran Islam, Doa Ziarah Kubur selalu dibarengi dengan adab dan ketenangan hati. Banyak ulama menjelaskan bahwa doa yang tulus dapat menjadi wasilah ampunan bagi ahli kubur. Dari doa salam hingga memohon rahmat, semuanya memiliki makna mendalam mengenai kefanaan manusia.
Rasulullah merupakan teladan utama yang mempraktikkan ziarah kubur secara rutin. Setiap kali mendatangi Baqi’, Rasulullah memberi salam dan memanjatkan doa ampunan bagi seluruh penghuni makam. Tradisi ini terus dijaga umat Islam hingga sekarang.
Ziarah kubur menjadi sarana merenungi kehidupan dan memohon kebaikan bagi mereka yang telah mendahului. Dari orang tua, guru, hingga sahabat, doa-doa yang dibacakan menjadi bentuk cinta yang tak selesai.
Salam yang Dibaca Rasulullah
Dalam Shahih Muslim dijelaskan, Rasulullah mengucapkan salam berikut setiap kali berkunjung ke Baqi’:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ
Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: Assalamu’alaikum, wahai tempat bersemayamnya kaum mukmin. Telah datang kepada kalian apa yang dijanjikan Tuhan. Kami insyaallah akan menyusul kalian.
Doa ini kemudian dilanjutkan dengan permohonan agar Allah mengampuni seluruh ahli kubur. Bacaan tersebut menjadi amalan yang boleh diamalkan oleh seluruh peziarah.
Rasulullah juga mengajarkan redaksi lain kepada Siti Aisyah ketika beliau bertanya mengenai doa ziarah kubur untuk perempuan.
Doa yang Diajarkan untuk Siti Aisyah
Berikut bacaan yang dicontohkan Rasulullah kepada Siti Aisyah:
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn, yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn.
Artinya: Assalamu’alaikum wahai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah merahmati yang lebih dahulu maupun yang menyusul. Kami insyaallah akan menyusul kalian.
Jawaban Nabi ini menegaskan bahwa perempuan diperbolehkan ziarah kubur selama menjaga adab dan tidak meratap.
Doa ziarah kubur menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual umat Islam untuk menjaga koneksi dengan kehidupan akhirat.
Amalan Sunnah Saat Ziarah
Imam Nawawi menyebutkan dianjurkan membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa bagi ahli kubur. Lebih utama lagi jika ziarah dilakukan ke makam orang saleh sebagai bentuk penghormatan.
Selain memberi salam dan memohon ampunan, peziarah disunnahkan mendoakan kedua orang tua yang telah tiada.
Berikut salah satu doa yang dianjurkan untuk kedua orang tua:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.
Artinya: Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di masa kecil.
Doa ini menjadi bentuk bakti yang terus dapat dilakukan meski orang tua telah tiada.
Doa untuk Semua Muslim yang Telah Wafat
Ada doa yang ditujukan bagi seluruh umat Islam secara luas, baik yang dikenal maupun tidak:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ…
Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt…
Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh muslim dan muslimah, mukmin dan mukminah, baik yang hidup maupun yang telah wafat.
Doa ini mencakup orang tua, guru, orang berjasa, dan mereka yang memiliki hak atas diri kita.
Doa semacam ini menjadi wujud kesalehan sosial yang dianjurkan dalam Islam.
Doa Rahmat dan Syafaat untuk Ahli Kubur
Doa berikut juga biasa dibaca saat ziarah kubur:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ…
Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum…
Artinya: Ya Allah, berikanlah ampunan dan rahmat untuk mereka, lapangkanlah keadaan mereka dan maafkanlah kesalahan-kesalahan mereka.
Doa ini menjadi bentuk permohonan agar ahli kubur mendapatkan cahaya, ampunan, dan ketenangan.
Banyak ulama menyarankan agar doa-doa ini dibacakan dengan penuh keikhlasan.
Penutup Doa Ziarah
Doa untuk orang tua sering ditutup dengan doa sapu jagat:
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً…
Rabbanā ātina fid duniā hasanah wa fil ākhirati hasanah…
Artinya: Ya Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan jauhkan kami dari azab neraka.
Ziarah kubur menjadi momen penting untuk mengingat mati dan memperbanyak doa.
Pada akhirnya, Doa Ziarah Kubur bukan sekadar bacaan, tetapi perenungan mendalam mengenai perjalanan hidup manusia.
People Also Talk
1. Apakah ziarah kubur wajib?Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan sebagai pengingat akhirat dan bentuk doa untuk ahli kubur.
2. Bolehkah perempuan ziarah kubur? Boleh selama menjaga adab dan tidak meratap, berdasarkan hadis Siti Aisyah.
3. Apa doa paling utama saat ziarah?Salam yang diajarkan Rasulullah dan permohonan ampunan bagi ahli kubur.
4. Apakah membaca Al-Qur’an di kuburan diperbolehkan?Boleh dan bahkan dianjurkan oleh banyak ulama termasuk Imam Nawawi.
5. Apakah harus menghadap kiblat saat berdoa? Tidak harus, tetapi dianjurkan demi kesempurnaan adab.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392495/original/027892700_1761464864-1000686326.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5516293/original/057322900_1772274881-ChatGPT_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609256/original/063394900_1496138662-02_Ilustrasi_Jadwal_Imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515994/original/050041400_1772246661-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516159/original/013522500_1772262056-Gemini_Generated_Image_sdo55ysdo55ysdo5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775811/original/052863100_1710738724-Ilustrasi_anak__ibu__sahur__buka_puasa__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3983014/original/073829000_1648909222-20220402-SHALAT-TARAWIH-PERTAMA-MASJID-ISTIQLAL-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492008/original/084844100_1770114331-gng_1288879_hires.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515420/original/095320400_1772173991-SAVE_20260227_095307.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515926/original/051695300_1772231489-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515924/original/093945900_1772230926-IMG_2876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515280/original/088205300_1772168824-lavicky.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509541/original/095353100_1771729587-Nasi_kuning_rice_cooker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461893/original/099774600_1767492679-Gemini_Generated_Image_oqhbnvoqhbnvoqhb.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3985383/original/000921600_1649137964-photo-1587617425953-9075d28b8c46.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)