Liputan6.com, Jakarta - Puasa Dzulhijjah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Ibadah ini menjadi kesempatan emas bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan. Memahami niat puasa Dzulhijjah yang benar merupakan fondasi penting sebelum melaksanakannya.
Bulan Dzulhijjah termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan (asyhurul hurum) dalam kalender Hijriah. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa, pada periode istimewa ini. Oleh karena itu, mengetahui niat puasa Dzulhijjah serta tata cara pelaksanaannya menjadi krusial untuk meraih keutamaan di bulan suci ini.
Berikut ini telah Liputan6 susun menyeluruh mengenai waktu pelaksanaan puasa Dzulhijjah, berbagai lafal niat puasa Dzulhijjah lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya, serta keutamaan-keutamaan yang bisa diperoleh.
Niat Puasa Dzulhijjah
Sama seperti ibadah puasa sunnah lainnya, niat puasa Dzulhijjah diucapkan pada malam hari sebelum waktu fajar menyingsing tiba. Niat ini cukup diucapkan dalam hati, meskipun melafalkannya secara lisan juga diperbolehkan untuk memantapkan hati.
Niat Puasa Tanggal 1 - 7 Dzulhijjah
Untuk puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah, niat yang dapat dilafalkan adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an adâ’i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Bagi yang ingin melaksanakan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, lafal niat puasa Dzulhijjah yang dibaca adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Untuk puasa Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, berikut adalah lafal niat puasa Dzulhijjah yang dianjurkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Ayyamul Bidh (14 dan 15 Dzulhijjah)
Meskipun ada pengecualian pada tanggal 13, niat puasa Dzulhijjah untuk Ayyamul Bidh yang dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'âlâ."
Waktu Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah
Bulan Dzulhijjah, sebagai bulan ke-12 dalam kalender Hijriah, memiliki posisi istimewa sebagai salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Pada bulan ini, terdapat waktu-waktu khusus yang sangat dianjurkan untuk berpuasa sunnah karena mengandung keutamaan besar, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW.
Umat Islam dapat melaksanakan puasa sunnah pada tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah. Puasa ini menjadi pembuka serangkaian amalan istimewa di awal bulan suci ini.
Selanjutnya, puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Hari ini merupakan salah satu hari penting menjelang puncak ibadah haji.
Puncak puasa sunnah di bulan ini adalah puasa Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini bertepatan dengan momen jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah, sebuah ritual inti ibadah haji.
Puasa Ayyamul Bidh umumnya dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Namun, khusus di bulan Dzulhijjah, tanggal 13 Dzulhijjah termasuk dalam Hari Tasyrik, di mana umat Islam diharamkan berpuasa. Oleh karena itu, puasa Ayyamul Bidh di bulan Dzulhijjah hanya dapat dilaksanakan pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah.
Sangat penting untuk diingat bahwa berpuasa pada tanggal 10 Dzulhijjah, yaitu Hari Raya Idul Adha, serta pada Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) adalah dilarang dalam Islam.
Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Bulan Dzulhijjah bukan hanya bulan ke-12 dalam kalender Hijriah, tetapi juga periode yang dipenuhi keberkahan dan keistimewaan. Dengan adanya Hari Arafah dan Idul Adha, ibadah puasa di bulan ini membawa banyak keutamaan yang luar biasa bagi umat Muslim.
1. Pahala yang Berlipat Ganda
Melaksanakan puasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah menjanjikan pahala yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, dan satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.” Ini menunjukkan betapa istimewanya amalan di awal Dzulhijjah.
2. Menghapus Dosa dan Kesalahan
Khusus untuk puasa pada Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah, terdapat keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa-dosa selama setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang. Keutamaan ini menjadi dorongan kuat bagi umat Islam untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.
3. Dibebaskan dari Siksa Neraka
Umat Islam yang memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa, selama bulan Dzulhijjah, khususnya pada Hari Arafah, berpotensi mendapatkan pembebasan dari siksa neraka. Sebuah hadits menyebutkan, “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah.” Ini menunjukkan rahmat Allah yang melimpah pada hari tersebut.
Pertanyaan Seputar Niat Puasa Dzulhijjah
1. Kapan waktu membaca niat puasa Dzulhijjah?
Niat puasa Dzulhijjah sebaIKNya dibaca pada malam hari sebelum masuk waktu Subuh. Namun untuk puasa sunnah, sebagian ulama membolehkan niat dilakukan pada pagi hari selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
2. Apakah niat puasa Dzulhijjah harus diucapkan?
Niat sebenarnya cukup di dalam hati karena niat adalah keinginan dan kesungguhan untuk menjalankan ibadah. Meski begitu, banyak orang melafalkan niat agar lebih mantap dan tidak lupa menjalankan puasa sunnah Dzulhijjah.
3. Bagaimana bacaan niat puasa Dzulhijjah?
Bacaan niat puasa Dzulhijjah yang umum digunakan adalah: “Nawaitu shauma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta’ala,” yang berarti “Saya niat puasa sunnah Dzulhijjah karena Allah ta’ala.” Umat Muslim juga dapat membaca niat dalam bahasa Indonesia sesuai pemahaman masing-masing.
4. Apakah boleh puasa Dzulhijjah tanpa sahur?
Puasa Dzulhijjah tetap sah meskipun tidak sahur. Namun sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan membantu tubuh tetap kuat selama menjalankan puasa hingga waktu berbuka.
5. Apa keutamaan menjalankan puasa Dzulhijjah?
Puasa Dzulhijjah termasuk amalan sunnah yang dianjurkan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Banyak umat Muslim menjalankannya untuk mendapatkan pahala, meningkatkan ketakwaan, serta memanfaatkan momen istimewa yang dikenal penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3283638/original/035360600_1604212714-20201101-Hari-Ini_-Jemaah-Umrah-Indonesia-Bertolak-ke-Mekah-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507757/original/Rinnai_RI-301S_dan_RI-511C_karena_Teknologi_Pembakaran_Efisien_Rinnai_menjadi_salah_satu_merek_yang_konsisten_masuk_daftar_rekomendasi_2026._Model_RI-301S_dan_RI-511C_dikenal_memiliki_burner_berku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6204862/original/088637800_1779083702-94b8bfbd-ccdc-4a6b-97b7-a164a1ba9236.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6196071/original/033486800_1779075609-Gemini_Generated_Image_qgai7cqgai7cqgai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4632662/original/081356900_1698897425-beris-creatives-ceNCWYqL8DY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4965916/original/088874300_1728606330-71e10bc4-3bdd-481d-8e06-a8d1c390de31.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411944/original/046159000_1763026619-Kultum_dan_Ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3161656/original/025764700_1593013512-20200624-Menengok-Suasana-Makkah-Jelang-Ibadah-Haji-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3283640/original/066176300_1604212715-20201101-Hari-Ini_-Jemaah-Umrah-Indonesia-Bertolak-ke-Mekah-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5933770/original/078360100_1778831227-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2876075/original/030089700_1565230144-20190807-Masjidil-Haram-Dipadati-Jemaah-Jelang-Puncak-Haji-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4083449/original/086153800_1657339571-Wukuf-Haji-Arafah-AP-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482256/original/047264300_1687826755-20230627-Haji_Mina-AP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415967/original/010208000_1763436950-jamaah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456521/original/033087800_1766898100-Gemini_Generated_Image_xyevcgxyevcgxyev_2.png)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4174191/original/099991100_1664358430-bacaan-doa-setelah-adzan-beserta-arti-dan-keutamaannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158657/original/067229400_1741665557-kata-mutiara-pagi-hari-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385863/original/035777200_1760946460-KIP_Kuliah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3997589/original/057397300_1650185585-20220417-Masjid-Agung-Demak-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423472/original/065770100_1764063704-masjid_di_malam_nisfu_syaban.png)


