Tren Lifting Bergeser: Bukan Wajah yang Berubah, Tetapi Glowing Natural jadi Goals

4 hours ago 2

CANTIKA.COMJakarta - Jika dulu prosedur lifting identik dengan perubahan wajah yang terlihat drastis, kini tren kecantikan justru bergerak ke arah sebaliknya. Semakin banyak orang menginginkan wajah yang tampak lebih segar, kencang, dan awet muda, tetapi tetap terlihat alami seolah tidak menjalani prosedur apa pun.

Perubahan preferensi tersebut diamati langsung oleh Founder Dermalift sekaligus Dermalifting Expert, dr. Irfana Efendi. Menurutnya, dalam dua hingga tiga tahun terakhir, paradigma pasien terhadap perawatan estetika telah berubah cukup signifikan.

"Kalau tiga tahun belakangan ini, orang treatment maunya berubah, tetapi kelihatannya seperti tidak treatment. Orang hanya melihat dia makin cantik, makin segar, tapi tidak tahu dia melakukan apa," ujar dr. Irfana dalam acara peluncuran Dermalift 6.0 di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026. 

Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika banyak pasien datang dengan permintaan wajah yang tampak sangat kencang, kini pendekatan yang dicari justru lebih halus dan bertahap. "Dulu banyak yang datang ingin wajahnya sekencang mungkin. Sekarang justru mereka ingin hasil yang natural, pelan-pelan makin bagus, makin glowing, makin kencang tanpa mengubah identitas wajah," katanya.

Cantik Tanpa Mengubah Identitas

dr. Irfana Efendi menjadi pembicara di grand opening Dermalift Clinic di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026/Foto: Doc. Dermalift

Menurut dr. Irfana, filosofi tersebut menjadi dasar lahirnya Dermalift yang mengusung konsep Dermalifting Expert Clinic, sebuah klinik yang berfokus pada prosedur lifting dan tightening tanpa operasi (non-surgical).

Alih-alih mengejar perubahan ekstrem, Dermalift ingin membantu setiap pasien menjadi versi terbaik dirinya sendiri. "Buat saya, cantik itu bukan mengubah identitas seseorang. Cantik adalah ketika seseorang menjadi lebih sehat, lebih percaya diri, dan tetap menjadi dirinya sendiri," ujarnya.

Konsep ini juga sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap prosedur berbasis teknologi (energy-based device) yang minim waktu pemulihan (downtime) sehingga pasien tetap dapat beraktivitas seperti biasa setelah menjalani treatment.

Sebagai bagian dari komitmennya menghadirkan solusi lifting non-bedah, Dermalift memperkenalkan Dermalift 6.0, yakni kombinasi enam teknologi yang dirancang untuk membantu mengencangkan sekaligus mengangkat kontur wajah secara bertahap.

Menurut dr. Irfana, setiap teknologi memiliki fungsi yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi sesuai kebutuhan pasien.

Teknologi tersebut meliputi:

- Thermage FLX, yang berfungsi meningkatkan kekencangan kulit (skin tightening) melalui teknologi radiofrequency monopolar.
- Ultherapy Prime, teknologi ultrasound yang bekerja pada lapisan SMAS untuk menghasilkan efek lifting tanpa operasi.
- Morpheus8, radiofrequency microneedling yang membantu memperbaiki kualitas kulit, menyamarkan pori-pori, sekaligus memberikan efek lifting dan tightening.
- InMode, teknologi yang membantu mengurangi lemak di area wajah seperti double chin sekaligus memberikan efek lifting instan.
- Lifting HIFU, yang digunakan sebagai maintenance untuk mempertahankan hasil lifting.
- INDIBA, radiofrequency yang membantu mengaktifkan regenerasi sel, memperbaiki sirkulasi darah, hingga mendukung proses pengencangan kulit.

"Enam teknologi ini memiliki satu tujuan, yaitu memberikan hasil lifting dan tightening tanpa operasi," jelasnya.

Perawatan Disesuaikan dengan Kebutuhan Kulit

Puteri Indonesia Lingkungan 2025, Melliza Xaviera dan dr. Irfana Efendi di acara grand opening Dermalift di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026/Foto: Cantika/Ecka Pramita

Meski memiliki enam teknologi sekaligus, dr. Irfana menegaskan bahwa tidak semua pasien harus menjalani seluruh prosedur tersebut. Setiap treatment dirancang secara personalized berdasarkan kondisi kulit, struktur wajah, hingga target hasil yang ingin dicapai.

Sebelum menentukan tindakan, pasien akan menjalani konsultasi dan analisis menyeluruh. "Bahkan ada pasien yang sebenarnya wajahnya sudah lifting, tetapi hanya membutuhkan tightening. Berarti dia tidak perlu menjalani semua treatment. Kita assessment dulu, baru menentukan teknologi mana yang paling sesuai," katanya.

Karena menggunakan teknologi non-bedah, hasil dari setiap treatment tidak selalu muncul dalam waktu yang sama. Sebagai contoh, InMode dapat memberikan efek lifting secara instan setelah tindakan. Sementara Morpheus8 mulai menunjukkan perubahan kualitas kulit sekitar dua minggu setelah treatment.

Untuk Thermage FLX, hasil tightening umumnya mulai terlihat dalam waktu sekitar satu bulan, sedangkan Ultherapy Prime akan terus membentuk kolagen sehingga efek lifting berkembang optimal dalam dua hingga tiga bulan.

Meski demikian, sebagian besar prosedur memiliki waktu pemulihan yang singkat. "Hampir semua treatment tidak membutuhkan downtime. Setelah treatment pasien bisa langsung kembali beraktivitas. Hanya Morpheus8 yang biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat hari karena menggunakan microneedling," ujar dr. Irfana.

Masa Depan Lifting Ada pada Teknologi Non-Bedah

Menurut dr. Irfana, perkembangan dunia estetika global menunjukkan bahwa prosedur non-surgical akan semakin mendominasi tren kecantikan.

Jika sebelumnya operasi menjadi pilihan utama untuk mendapatkan wajah yang lebih kencang, kini masyarakat lebih tertarik pada teknologi yang mampu memberikan hasil alami secara bertahap. "Orang sekarang ingin terlihat lebih cantik, tetapi ketika ditanya 'kamu diapain?', orang lain tidak bisa menebaknya. Itulah tren kecantikan saat ini," tuturnya.

Melalui Dermalift, ia berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa perawatan estetika bukan tentang mengubah wajah, melainkan mengoptimalkan potensi alami setiap individu.

"Kami ingin Dermalift menjadi pusat non-surgical lifting dan tightening di Indonesia. Tujuan akhirnya bukan membuat semua orang memiliki wajah yang sama, tetapi membantu mereka tampil lebih percaya diri dengan versi terbaik dari dirinya sendiri," pungkas dr. Irfana.

Pilihan Editor: Tren Kecantikan Ini Tak Ingin Diulangi Lindsay Lohan

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |