Wabah Parasit dari Selada Iceberg Meluas di AS

2 hours ago 2

KEJADIAN wabah infeksi parasit Cyclospora cayetanensis yang dikaitkan dengan konsumsi selada iceberg di Amerika Serikat terus meluas. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melaporkan wabah tersebut kini telah menyebar ke sembilan negara bagian dengan total 1.947 kasus infeksi.

FDA menyebut jumlah wilayah terdampak meningkat dari lima menjadi sembilan negara bagian seiring perkembangan penyelidikan. Kasus-kasus tersebut tercatat di Illinois, Indiana, Kansas, Kentucky, Michigan, Ohio, Oklahoma, Pennsylvania, dan West Virginia. Dari total pasien, sebanyak 98 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan belum ada laporan kematian.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut hasil penyelidikan, seluruh pasien yang terkonfirmasi mengaku sempat mengonsumsi makanan di jaringan restoran cepat saji Taco Bell sebelum mengalami gejala. Data yang dikumpulkan pejabat federal sebelumnya juga menunjukkan bahwa selada cincang yang disajikan di restoran tersebut menjadi sumber paparan yang paling umum.

Penyelidikan kemudian mengarah pada pemasok selada, yakni Taylor Farms de Mexico. “Taco Bell telah menyatakan bahwa mereka tidak lagi menggunakan selada dari Taylor Farms de Mexico sejak 17 Juli 2026,” kata FDA, dikutip dari laporan Live Science, 25 Juli 2026.

FDA menjelaskan infeksi tersebut secara khusus dikaitkan dengan selada iceberg yang berasal dari wilayah Meksiko bagian tengah. Menindaklanjuti temuan tersebut, Taylor Farms menarik seluruh produk selada iceberg dari wilayah itu yang telah beredar di pasar Amerika Serikat serta mengeluarkan penarikan produk (recall).

Penarikan tersebut mencakup produk yang didistribusikan ke sembilan negara bagian terdampak maupun sejumlah negara bagian lain. FDA mengimbau konsumen, restoran, dan pengecer yang membeli atau menerima produk yang ditarik agar segera membuangnya dan tidak mengonsumsinya.

Wabah ini merupakan salah satu dari beberapa wabah Cyclospora yang tengah terjadi di Amerika Serikat. Parasit Cyclospora cayetanensis dapat menginfeksi manusia melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Hingga kini, pemerintah federal belum mengidentifikasi secara resmi sumber kontaminasi pada wabah Cyclospora lainnya, meski sejumlah pejabat negara bagian telah menyebut kemungkinan bahan pangan tertentu sebagai penyebab.

“Kami juga memperkirakan akan terus melihat jumlah kasus yang terkonfirmasi meningkat, meskipun telah dilakukan penarikan produk, karena CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) serta pejabat negara bagian dapat memerlukan waktu hingga enam minggu untuk menentukan apakah seseorang yang sakit merupakan bagian dari wabah ini,” tulis FDA dalam pembaruan terbarunya. 

FDA mengatakan akan terus bekerja sama dengan mitra federal dan negara bagian untuk menyelidiki wabah lintas negara bagian ini serta memastikan produk yang terkait dengan wabah ini telah ditarik dari pasar.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |