2 Pesan Menteri Jumhur Atasi Karhutla Saat Ini

3 hours ago 2

MENTERI Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di banyak daerah. Dia menekankan mitigasi dengan sekat kanal untuk lahan gambut dan pendinginan dengan rutin.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Indonesia mengalami karhutla, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua. Beberapa daerah di Jawa Timur juga mengalami kebakaran hingga ratusan hektare.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Jumhur memberikan prioritasnya untuk area gambut. Dia mengatakan telah memerintahkan daerah setempat untuk membuat sekat kanal untuk menahan aliran air dari lahan gambut sehingga gambut tetap basah dan sulit terbakar.

“Kami sudah minta mereka buat canal blocking. Termasuk Riau, beberapa daerah Sumatera, dan Kalimantan,” kata Jumhur saat melakukan kunjungan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin 27 Juli 2026.

Untuk penanganan karhutla yang bukan lahan gambut seperti di Jawa. Menurut dia, KLH telah memberi saran untuk rutin dilakukan pendinginan selama dua hingga tiga bulan ke depan. “Kalau benar-benar kering lahannya ya disemprot. Jadi rutin didinginkan dengan branwir (mobil pemadam kebakaran),” tuturnya.

Jumhur menegaskan bahwa KLH telah meminta semua daerah untuk melakukan mitigasi itu selama musim kemarau, utamanya saat periode El Nino yang diproyeksi segera sampai di fase superkuat. "Hal ini penting mengingat karhutla perlu dicegah sedini mungkin agar tidak semakin meluas."

Sebelumnya, berdasarkan data dasbor FireWatch di platform peta analitik satelit Nusantara Atlas, sepanjang paruh pertama 2026, tepatnya per 21 Juli lalu, akumulasi jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Indonesia terhitung telah sebanyak lebih dari 80 ribu titik. Angka ini melampaui seluruh tahun sebelumnya pada periode yang sama, termasuk dalam tahun-tahun dengan karhutla besar seperti 2019 dan 2023.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |