5 Cara Selamat dari Azab Akhir Zaman: Panduan Lengkap Menjaga Keimanan

3 months ago 54

Liputan6.com, Jakarta - Akhir zaman seringkali digambarkan sebagai periode penuh tantangan dan ujian bagi umat manusia. Berbagai fitnah dan cobaan akan muncul, menguji keteguhan iman setiap individu.

Oleh karena itu, memahami cara selamat dari azab akhir zaman menjadi sangat krusial bagi setiap Muslim. Persiapan diri adalah kunci utama dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut. 

Rasulullah SAW telah memberikan gambaran tentang Dajjal sebagai fitnah terbesar yang pernah ada sejak penciptaan Adam hingga hari kiamat, sebagaimana dijelaskan dalam Qishshatu al-masiih ad-dajjal wa nuzuuli Isa wa qatlihii iyaahu oleh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (6/10/2025).

1. Prinsip Dasar Keselamatan: Kembali kepada Allah (Firru Ilallah)

Dalam menghadapi berbagai fitnah dan azab akhir zaman, prinsip fundamental bagi seorang Muslim adalah kembali dan berlindung sepenuhnya kepada Allah SWT. Konsep ini dikenal dengan istilah "Firru Ilallah", yang berarti "berlarilah kembali kepada Allah".

Ini adalah seruan untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung dan memohon pertolongan.

Al-Qur'an menyerukan kepada manusia untuk segera kembali kepada Allah, sebagaimana firman-Nya: {فَفِرُّوا إِلَى اللهِ إنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مبِينٌ} [الذاريات: 50],

yang berarti 'Maka segeralah berlari kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu'.

Para ulama menafsirkan "Firru Ilallah" dengan berbagai makna yang saling melengkapi.

Imam Baghawi menjelaskan bahwa ini berarti berlari menjauhi azab Allah dan mengejar hal-hal yang mendatangkan pahala. Sementara itu, Ibnu Abbas menafsirkannya sebagai berlari karena perintah Allah menuju kepada-Nya dengan mengerjakan ketaatan.

Ibnu Katsir menambahkan bahwa ini adalah bentuk berlindung dan mengandalkan Allah SWT sepenuhnya. Ketergantungan manusia pada dunia dan harta benda seringkali menjadi penghalang dalam mewujudkan prinsip ini.

Namun, di akhir zaman, menyelamatkan keimanan dan melepaskan diri dari ketergantungan duniawi menjadi pilihan istimewa yang mendatangkan ketenangan hidup dan pahala akhirat. Ini adalah cara selamat dari azab akhir zaman yang paling mendasar.

2. Amalan Doa sebagai Perisai dari Fitnah Akhir Zaman

Doa merupakan senjata ampuh bagi seorang Muslim untuk memohon perlindungan dari segala bentuk fitnah dan azab, terutama di akhir zaman.

Rasulullah SAW telah mengajarkan beberapa doa khusus yang dapat menjadi perisai dari fitnah Dajjal dan cobaan lainnya. Mengamalkan doa-doa ini secara rutin adalah bagian penting dari cara selamat dari azab akhir zaman.

Salah satu doa yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan dari siksa api neraka adalah doa yang mencakup empat perkara, dibaca setelah tasyahud akhir sebelum salam dalam salat.

Doa ini merupakan permohonan perlindungan komprehensif dari berbagai bentuk azab dan fitnah, sebagaimana disebutkan dalam Riyadhus Sholihin oleh Imam An-Nawawi.

Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

"Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal"

(Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal).

Doa ini merupakan salah satu cara selamat dari azab akhir zaman yang paling mudah diakses oleh setiap Muslim. Selain itu, ada juga doa agar terhindar dari musibah mendadak, doa sapu jagad, doa memohon agar tidak dihinakan saat hari kiamat, doa memohon perlindungan dari kejahatan orang zalim, dan doa memohon kemuliaan pada hari akhir.

3. Membentengi Diri dengan Al-Qur'an: Keutamaan Surat Al-Kahfi

Al-Qur'an adalah petunjuk hidup bagi umat Islam, dan beberapa surat di dalamnya memiliki keutamaan khusus sebagai pelindung dari fitnah akhir zaman.

Salah satu surat yang sangat dianjurkan untuk dibaca dan dihafal adalah Surat Al-Kahfi, terutama sepuluh ayat pertamanya. Ini merupakan salah satu cara selamat dari azab akhir zaman yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal (fitnah)."

Membiasakan diri membaca Surat Al-Kahfi, khususnya pada hari Jumat, memiliki banyak keutamaan. Hadits-hadits shahih menunjukkan bahwa amalan ini dapat menjadi benteng spiritual yang kuat dari fitnah Dajjal yang dahsyat.

Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk menjadikan pembacaan surat ini sebagai rutinitas.

Selain sepuluh ayat pertama, membaca keseluruhan Surat Al-Kahfi juga sangat dianjurkan karena surat ini mengandung kisah-kisah yang penuh hikmah dan pelajaran tentang keimanan, kesabaran, dan bahaya godaan dunia, yang sangat relevan untuk menghadapi tantangan akhir zaman.

4. Menjaga Keimanan di Tengah Dekadensi Moral: Konsep Uzlah dan Jihad

Di tengah dekadensi moral dan fitnah yang merajalela di akhir zaman, menjaga keimanan menjadi sebuah perjuangan yang berat. Islam menawarkan konsep uzlah (mengasingkan diri) dan jihad (perjuangan) sebagai strategi untuk mempertahankan akidah.

Ini adalah cara selamat dari azab akhir zaman yang memerlukan pemahaman mendalam dan komitmen kuat.

Kondisi akhir zaman ditandai dengan dekadensi moral yang parah, di mana nilai-nilai kemanusiaan dan saling tolong-menolong tergerus, menjadikan manusia saling menzalimi, dilansir dari muisulsel.or.id.

Konsep uzlah tidak selalu berarti menarik diri sepenuhnya dari masyarakat, melainkan lebih kepada menjaga jarak dari lingkungan yang merusak iman dan mencari tempat yang lebih kondusif untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa di akhir zaman, harta terbaik seorang Muslim bisa jadi adalah kambing yang digembalakan di puncak gunung atau lembah, di mana ia dapat menyelamatkan agamanya dari fitnah.

Di sisi lain, jihad dalam hal ini tidak hanya merujuk pada perang fisik, tetapi juga perjuangan melawan hawa nafsu, menegakkan kebenaran, dan berdakwah di jalan Allah.

Bagi sebagian ulama, seperti yang dikutip Al-Nawawi, jalan terbaik bagi seorang mukmin di akhir zaman adalah berjuang secara frontal melawan kezaliman, atau jika tidak mampu, memisahkan diri untuk beribadah dan hidup apa adanya hingga ajal menjemput dalam keadaan husnul khatimah.

5. Berpegang Teguh pada Ajaran Islam dan Memperdalam Ilmu Agama

Berpegang teguh pada ajaran Islam adalah cara selamat dari azab akhir zaman yang paling fundamental. Ini melibatkan ketaatan penuh terhadap perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Ketaatan ini mencakup menjalankan shalat lima waktu, berpuasa, menunaikan zakat, dan berhaji jika mampu, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menjaga keimanan dan ketakwaan, seorang Muslim akan memiliki benteng spiritual kuat terhadap segala bentuk tipu daya Dajjal. Memperdalam ilmu agama dan memahami akidah dengan benar juga merupakan bagian penting dari berpegang teguh pada ajaran Islam sebagai cara selamat dari azab akhir zaman.

Pengetahuan yang kuat akan membantu membedakan kebenaran dari kebatilan yang dibawa oleh Dajjal.

Seperti yang diulas dalam buku Setapak Akhir Zaman oleh Thoriq Aziz Jayana, banyak dalil dalam Al-Qur'an dan hadits yang menjelaskan dahsyatnya kiamat. Oleh karena itu, kewajiban manusia adalah mempersiapkan diri dan berupaya memohon perlindungan Allah SWT agar terhindar dari segala bentuk fitnah, marabahaya, dan cobaan akhir zaman.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan akhir zaman dalam Islam?

Akhir zaman adalah periode menjelang hari kiamat yang ditandai dengan munculnya berbagai fitnah besar dan kecil, termasuk fitnah Dajjal sebagai ujian iman terbesar bagi umat manusia.

2. Apa prinsip utama agar selamat dari azab akhir zaman?

Prinsip utamanya adalah Firru Ilallah, yaitu kembali dan berlindung sepenuhnya kepada Allah SWT melalui ketaatan, doa, dan amal saleh.

3. Doa apa yang dianjurkan untuk memohon perlindungan dari fitnah akhir zaman?

Doa yang diajarkan Rasulullah SAW: “Allahumma inni audzubika min ‘adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.” Artinya, memohon perlindungan dari neraka, azab kubur, fitnah hidup dan mati, serta fitnah Dajjal.

4. Mengapa Surat Al-Kahfi penting dibaca di akhir zaman?

Karena Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi akan terlindung dari fitnah Dajjal. Surat ini juga mengandung banyak pelajaran tentang kesabaran dan keimanan.

5. Bagaimana peran komunitas Muslim dalam menghadapi fitnah akhir zaman?

Komunitas Muslim yang solid membantu menjaga keimanan individu, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi benteng bersama dalam menghadapi ujian moral dan keagamaan di akhir zaman.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |