6 Bekal Menuju Alam Kubur sesuai Sunnah Lengkap Doanya, Bisa Diamalkan Tiap Hari

7 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Dalam perpektif Islam, kehidupan di dunia hanyalah fase persinggahan yang singkat sebelum manusia melanjutkan perjalanan menuju alam keabadian, akhirat. Oleh karena itu, bekal menuju alam kubur sesuai sunnah menjadi kewajiban bagi setiap muslim agar selamat di akhirat.

Alam barzakh atau alam kubur merupakan pintu gerbang pertama menuju hari akhirat, di mana setiap manusia akan mulai merasakan balasan dari segala sesuatu yang telah mereka perbuat selama masa hidupnya.

Rasulullah SAW mengingatkan kondisi seorang mayit di dalam kubur: “Seorang mayit di dalam kuburnya itu seperti seorang yang tenggelam dan dia meminta-minta pertolongan".

Ketika di dunia, seseorang yang kehabisan bekal masih bisa meminta pertolongan dari orang lain. Namun saat di alam kubur, manusia hidup sendiri dan tidak ada yang bisa menolong kecuali amal saleh yang dilakukan selama di dunia. “Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa’. (QS. Al-Baqarah: 197).

Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah menuju alam kubur sesuai sunnah, yang bisa diamalkan tiap hari.

Amalan-Amalan Harian sebagai Bekal di Alam Barzakh

1. Menjaga Shalat 5 Waktu

Dalam kitab Syarah Daqoiqul Akhbar, Syekh Abdurrahim bin Ahmad menyebutkan bahwa orang yang ingin selamat dari siksa kubur wajib senantiasa mengerjakan empat perkara, dan yang pertama adalah menjaga shalat.

Imam al-Ghazali dalam Mukasyafatu al-Qulub mengutip hadits dari Abu Na'im, "Barang siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, Allah menulis namanya di pintu neraka sebagai orang yang akan memasukinya"

2. Memperbanyak Sedekah

Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan sebagai bekal di alam kubur. Dalam kitab Syarah Daqoiqul Akhbar, disebutkan bahwa sedekah termasuk amalan yang dapat menerangi dan memperluas kubur.

Sedekah jariyah, seperti membangun sumur, masjid, atau fasilitas umum, termasuk amalan yang pahalanya terus mengalir meskipun pelakunya telah meninggal dunia.

3. Membaca Al-Qur'an dan Memperbanyak Tasbih

Membaca Al-Qur'an dan memperbanyak tasbih (ucapan Subhanallah) juga termasuk amalan yang dapat menerangi dan memperluas kubur. Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyatakan bahwa para peziarah kubur disunnahkan memperbanyak membaca Al-Qur'an, dzikir, dan doa untuk penghuni kubur.

4. Membaca Surat Al-Mulk (Tabarak) Setiap Malam

Salah satu amalan paling utama sebagai bekal di alam kubur adalah membaca Surat Al-Mulk setiap malam. Abdullah bin Mas'ud berkata:

"Barang siapa yang membaca Tabaarakalladzii biyadihil mulku (Surat Al-Mulk) setiap malam, Allah SWT akan mencegahnya dari siksa kubur. Kami (para sahabat) di masa Rasulullah SAW menamakannya (surat) Al-Maani'ah (yang mencegah dari azab kubur)"

Surat Al-Mulk yang terdiri dari 30 ayat ini berisi tentang keesaan Allah, kebesaran-Nya, dan bukti-bukti kekuasaan-Nya. Membacanya secara rutin setiap malam menjadi benteng perlindungan dari fitnah dan siksa kubur.

5. Membaca Kalimat Thayyibah

Kalimat "Laa ilaaha illallah" memiliki banyak keutamaan. Ucapan ini tidak hanya menjadi identitas seorang muslim, tetapi juga menjadi tameng yang melindungi dari siksa kubur. Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja yang membaca kalimat 'Laa ilaaha illallah al malikul haqqul mubin' sebanyak 100 kali setiap harinya maka pasti aman dari kemiskinan, siksa kubur, terbuka pintu rezeki dan pintu surga baginya" (HR Dailami, Khatib, dan Abu 'Aliyah)

6. Memanjatkan Doa Perlindungan Siksa Kubur

1. Doa dalam Tahiyat Akhir Sebelum Salam

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa perlindungan dari siksa kubur pada setiap tahiyat akhir shalat sebelum salam. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA:

Arab: اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Latin: Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabin naari, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari azab neraka, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal"

Doa ini dinukil berdasarkan riwayat dari Abu Hurairah RA yang redaksinya berbunyi: "Jika kalian telah selesai membaca tasyahud akhir, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat perkara: dari siksa neraka Jahannam, dari azab kubur, dari bencana kehidupan dan kematian, dan dari bencana Dajjal"

2. Doa Mohon Perlindungan dari Api Neraka

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan dari api neraka yang dibaca setiap selesai shalat Subuh:

Arab: اَللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Latin: Allahumma ajirni minannar

Artinya: "Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka"

Doa ini dibaca sebanyak tujuh kali sebelum berbicara dengan orang lain setelah shalat Subuh. Rasulullah SAW bersabda: "Jika kamu meninggal pada harimu itu niscaya Allah menulis bagimu perlindungan dari api neraka"

3. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar

Artinya: "Ya Allah, berilah kami kebaikan dalam kehidupan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksaan api neraka" (HR Bukhari dan Muslim)

4. Perkara yang Wajib Dikerjakan dan Empat yang Wajib Dijauhi

Dalam kitab Syarah Daqoiqul Akhbar, siapa yang ingin selamat dari siksa kubur maka dia wajib senantiasa mengerjakan empat perkara dan menjauhi empat perkara.

Empat perkara yang wajib dikerjakan, yakni senantiasa menjaga shalat, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, memperbanyak tasbih. Keempat amalan ini dapat menerangi dan memperluas kubur.

Empat perkara yang wajib dijauhi, yaitu dusta, khianat, adu domba (namimah), dan kencing mengenai badan (tidak menjaga kesucian dari najis).

Hikmah Mengamalkan Bekal Kubur Sesuai Sunnah

1. Mendapatkan ketenangan dalam menghadapi kematian

Seseorang yang telah mempersiapkan bekal dengan amalan-amalan saleh akan menghadapi kematian dengan tenang dan penuh harap kepada rahmat Allah. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang sering mengucapkan kalimat thayyibah akan merasa tenang saat menghadapi kematian.

2. Selamat dari fitnah dan siksa kubur

Amalan-amalan seperti membaca Surat Al-Mulk, menjaga shalat, dan memperbanyak dzikir akan menjadi pelindung dari fitnah dan siksa kubur.

3. Mendapatkan pahala yang terus mengalir setelah mati

Amalan seperti sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan akan terus mengalir pahalanya meskipun pelakunya telah meninggal dunia.

4. Memperkuat keimanan dan ketakwaan

Melaksanakan amalan-amalan sebagai bekal menuju alam kubur akan memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Sebagaimana firman Allah: "Sebaik-baik bekal adalah takwa" (QS Al-Baqarah: 197).

5. Mendapatkan cahaya dan kelapangan di alam kubur

Empat amalan yaitu shalat, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan tasbih, dapat menerangi dan memperluas kubur.

Pertanyaan Seputar Bekal di Alam Kubur

1. Apa amalan terbaik sebagai bekal di alam kubur?

Amalan terbaik sebagai bekal di alam kubur adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah, diikuti dengan amalan-amalan saleh seperti membaca Surat Al-Mulk setiap malam, menjaga shalat lima waktu, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak tasbih. Tiga amalan yang pahalanya terus mengalir setelah mati adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan.

2. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan dari siksa kubur?

Waktu terbaik adalah pada setiap tahiyat akhir shalat sebelum salam, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Doa yang dibaca adalah: "Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri wa min 'adzabin nari wa min fitnatil mahya wal mamati wa min fitnatil masihid dajjal." Doa ini juga dapat dibaca pada waktu-waktu lain, seperti setelah shalat atau saat berdoa secara umum.

3. Apakah Surat Al-Mulk benar-benar bisa melindungi dari siksa kubur?

Ya, berdasarkan hadits shahih dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca Surat Al-Mulk setiap malam, Allah akan menyelamatkannya dari siksa kubur. Para sahabat menamakannya Al-Maani'ah (penyelamat) karena memberikan perlindungan dari siksa kubur.

4. Apa saja yang menyebabkan seseorang disiksa di alam kubur?

Beberapa penyebab siksa kubur antara lain: tidak menjaga diri dari air kencing (tidak bersuci dengan sempurna), suka mengadu domba (namimah), berdusta, dan berkhianat. Rasulullah SAW bersabda bahwa dua orang yang disiksa di kuburnya karena tidak menjaga dari air kencing dan suka mengadu domba.

5. Bagaimana cara agar amalan kita terus mengalir setelah mati?

Amalan yang pahalanya terus mengalir setelah mati adalah sedekah jariyah (seperti wakaf, membangun masjid, menanam pohon), ilmu yang bermanfaat (yang diajarkan kepada orang lain), dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya. Selain itu, kebiasaan baik yang diajarkan kepada orang lain juga akan terus mengalir pahalanya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |