7 Doa Agar Dipertemukan dengan Bulan Ramadhan, Teks Arab Latin dan Artinya

3 months ago 43

Liputan6.com, Jakarta - Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa agar dipertemukan dengan bulan penuh berkah tersebut. Para ulama salaf bahkan terbiasa berdoa berbulan-bulan sebelum Ramadhan agar diberikan kesempatan berjumpa dengannya. Oleh karena itu, doa agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan sebaiknya dilakukan jauh hari.

Ibn Rajab al-Ḥanbalī dalam Laṭā’if al-Ma‘ārif menegaskan, para salaf berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadhan dan enam bulan setelahnya agar amal mereka diterima.

Para ulama seperti an-Nawawī dalam al-Adzkar menyatakan bahwa berdoa untuk umur panjang dalam ketaatan, termasuk agar dipertemukan dengan Ramadhan, sangat dianjurkan. Doa ini bukan hanya cerminan kerinduan umat Islam terhadap bulan Ramadhan, tetapi juga wujud kesiapan spiritual untuk menyambut ibadah Ramadhan.

Berikut ini adalah ulasan mengenai doa-doa agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang bisa diamalkan.

1. Doa Mohon Dipertemukan dengan Ramadhan Berikutnya

Para ulama mengajarkan agar seseorang berdoa memohon dipertemukan dengan Ramadhan jauh-jauh hari. Bahkan, ketika Ramadhan tahun tersebut berakhir. Doa ini juga merupakan wujud pengharapan agar ibadah Ramadhan menjadi yang dirahmati Allah SWT.

Lafal Doa Mohon Dipertemukan dengan Ramadhan Berikutnya

اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِي مَرْحُوْمًا وَلَا تَجْعَلْنِي مَحْرُومًا

Latin: Allāhumma lā taj‘alhu ākhiral-‘ahdi min ṣiyāminā iyyāh, fa-in ja‘altahu fāj‘alnī marḥūman, walā taj‘alnī maḥrūman.

Artinya: Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata.

Dalam Al-Maṭālib al-‘Āliyah, Ibnu Ḥajar al-‘Asqalānī menjelaskan doa ini diriwayatkan dari sebagian tabi‘in dan salaf ketika mengakhiri Ramadhan. Doa ini dipanjatkan pada akhir Ramadhan dan berharap bukan sebagai Ramadhan terakhir.

2. Doa Mohon Dipertemukan dengan Ramadhan

Doa masyhur yang biasa dibaca ketika memasuki bulan Rajab dan Sya‘ban, sebagai permohonan agar Allah memberi umur panjang hingga bertemu bulan Ramadhan

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya'ban, wa ballighna Ramadhan."

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan."

Doa menyambut bulan Rajab Sya'ban dan Ramadhan ini adalah bentuk permohonan untuk mendapatkan keberkahan di bulan-bulan mulia. Dengan melafazkan doa ini, diharapkan umat Islam dapat menjalani bulan-bulan tersebut dengan penuh semangat dan ketakwaan hingga Bulan Ramadhan.

Doa ini memang haditsnya dha‘īf, tapi ulama seperti Imam an-Nawawī dalam al-Adzkar dan al-Bayhaqī dalam Syu‘ab al-Īmān tetap menyebutkannya, karena kandungannya baik dan sejalan dengan syariat: memohon keberkahan waktu dan dipertemukan dengan Ramadhan.

Secara makna, doa ini mengajarkan kita mengharap umur panjang dalam ketaatan serta menyambut Ramadhan dengan persiapan ruhani. 

3. Doa Rasulullah SAW Riwayat Ubadah RA

Doa menyambut Ramadhan pertama adalah doa Rasulullah SAW yang diriwayatkan ‘Ubadah bin al-Shamith (34 H). Berikut ini bacaanya.

أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Latin: Allahumma salimnî min ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.

Artinya: Ya Allah, sampaikan aku [dengan selamat menuju bulan] Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah [amal-amal]ku [di bulan] Ramadhan.

Doa ini diriwayatkan Sayyidina ‘Ubadah bin al-Shamith dengan sanad hasan. 

عن عبادة بن الصامت رضي الله عنه, قال: كان رسول الله صلي الله عليه وسلم يعلمنا هؤلاء الكلمات إذا جاء رمضان أن يقول أحدنا: أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Artinya: Dari ‘Ubadah bin al-Shamith radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasulullah SAW mengajari kami bacaan berikut ini untuk dibaca oleh salah satu dari kami saat Ramadhan datang:

“Allahumma salimnî min ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan”.

Artinya: Ya Allah, sampaikan aku [dengan selamat menuju bulan] Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah [amal-amal]ku [di bulan] Ramadhan. (Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani, Kitâb al-Du’â’).

Doa Versi Kedua

Imam Thabrani juga memasukkan doa yang sama dengan periwayat dan redaksi sedikit berbeda. Diriwayatkan oleh Imam Makhul al-Syami (w. 112 H) bahwa ia membaca doa ini saat memasuki bulan Ramadhan:

أللهمَّ سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Latin: Allahumma salimnî li ramadlâna wa sallim ramadlâna lî wa tasallamhu minnî mutaqabbalan”.

Artinya: Ya Allah, sampaikan aku [dengan selamat] kepada [bulan] Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku (juga) dan terimalah [amal-amal]ku [di bulan] Ramadhan). (Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani, Kitâb al-Du’â).

4. Doa Riwayat Imam Abdul Aziz

Doa yang berasal dari Imam Abdul ‘Aziz bin Abi Rawad (w. 159 H), seorang ahli hadits, ahli ibadah dan imam Masjid al-Haram. Berikut bacaannya:

اللّٰهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحْتِسَابًا، وَارْزُقَنِي فِيْهِ الْجَدَّ وَالْإِجْتِهَادَ والقُوَّةَ والنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السّآمَةِ وَالفَتْرَةِ وَالكَسَلِ والنُّعَاسِ, وَوَفِّقْنِي فيه لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ وَاجْعَلهَا خَيْرًا مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Latin: Allahumma adhalla syahru ramadhâna wa hadlara, fa sallimhu lî wa sallimnî fîhi wa tasallamhu minnî. Allahummarzuqnî shiyâmahu wa qiyâmahu shabran wahtisâban, warzuqnî fîhil jadda wal ijtihâda wal quwwata wan nasyâtha, wa a’idznî fîhi minassâmati wal fatrati wal kasali wan na’âsi, wawaffiqnî fîhi li lailatil qadri waj’alhâ khairan min alfi syahrin

Artinya: Ya Allah, bulan Ramadhan sudah membayangi dan datang. Maka, sampaikanlah [bulan] Ramadhan kepadaku, dan sampaikanlah aku [dengan selamat] ke dalamnya, dan terimalah [amal-amal]ku [di bulan] Ramadhan. Ya Allah, karuniailah aku kesabaran dan [niat tulus] mengharap [pahala dan ridha-Mu] atas puasa [Ramadhan]ku dan [qiyamul lail]ku. [Ya Allah], karuniailah aku dalam [bulan] Ramadhan kesungguhan hati, ketekunan, kekuatan, dan vitalitas. [Ya Allah], lindulingah aku dalam [bulan] Ramadhan dari kebosanan, lemah lesu, kemalasan, dan lemas/[banyaknya kantuk]. [Ya Allah], sukseskanlah aku dalam [mendapatkan] lailatul qadar di [bulan] Ramadhan [ini], dan jadikanlah [pahala atau kebaikan]nya [lebih] baik dari seribu bulan

Tentang Imam Abdul Aziz bin Abi Rawad, Imam Abdullah bin Mubarak memandangnya sebagai a’badinnaas (orang yang paling luar biasa ibadahnya di antara manusia). Ia murid langsung dari Sayyidina Salim bin Abdullah bin Umar (w. 106 H), Imam Nafi’ (w. 117 H), dan lain sebagainya. Berikut riwayat doa yang berasal darinya (sanadnya Hasan):

عن عبد العزيز بن أبي رواد قال: كان المسلمون يدعون عند حضرة شهر رمضان: اللّٰهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحْتِسَابًا، وَارْزُقَنِي فِيْهِ الْجَدَّ وَالْإِجْتِهَادَ والقُوَّةَ والنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السّآمَةِ وَالفَتْرَةِ وَالكَسَلِ والنُّعَاسِ, وَوَفِّقْنِي فيه لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ وَاجْعَلهَا خَيْرًا مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Latin: “Dari Abdul Aziz bin Abi Rawad, ia berkata: “(Kaum) muslimin berdoa saat bulan Ramadhan hadir: “Allahumma adhalla syahru ramadhâna wa hadlara, fa sallimhu lî wa sallimnî fîhi wa tasallamhu minnî. Allahummarzuqnî shiyâmahu wa qiyâmahu shabran wahtisâban, warzuqnî fîhil jadda wal ijtihâda wal quwwata wan nasyâtha, wa a’idznî fîhi minassâmati wal fatrati wal kasali wan na’âsi, wawaffiqnî fîhi li lailatil qadri waj’alhâ khairan min alfi syahrin”.

Artinya: Ya Allah, bulan Ramadhan sudah membayangi dan datang. Maka, sampaikanlah [bulan] Ramadhan kepadaku, dan sampaikanlah aku [dengan selamat] ke dalamnya, dan terimalah [amal-amal]ku [di bulan] Ramadhan. Ya Allah, karuniailah aku kesabaran dan [niat tulus] mengharap [pahala dan ridha-Mu] atas puasa [Ramadhan]ku dan [qiyamul lail]ku. [Ya Allah], karuniailah aku dalam [bulan] Ramadhan kesungguhan hati, ketekunan, kekuatan, dan vitalitas. [Ya Allah], lindulingah aku dalam [bulan] Ramadhan dari kebosanan, lemah lesu, kemalasan, dan lemas/[banyaknya kantuk]. [Ya Allah], sukseskanlah aku dalam [mendapatkan] lailatul qadar di [bulan] Ramadhan [ini], dan jadikanlah [pahala atau kebaikan]nya [lebih] baik dari seribu bulan. (Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani, Kitâb al-Du’â’, 2007, hlm. 312).

5. Doa Dipertemukan dengan Ramadhan dalam Iman

Dikutip dari buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah susunan Abdullah Zaedan dan buku Doa dalam Al-Qur'an dan Sunnah karya M Quraish Shihab, berikut ini doa bertemu Ramadhan:

اللَّهُمَّ أَهْلُهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَ الْإِيْمَانِ وَ السَّلَامِ وَ الْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَ ارْضَى رَبِّي وَ رَبُّكَ اللَّهُ

Arab latin: Allahumma ahluh 'alaynâ bil al-yumn wa al-îmân wa as-salâm wa al-islâm wa at-tawfiq limâ tuhibbu wa irdhâ Rabbi wa Rabbuk Allah.

Artinya: "Ya Allah hadirkanlah kepada kami bulan (Ramadhan) ini dengan keberkatan dan keimanan dan dengan damai dan Islam, serta bimbingan dan keberhasilan melakukan apa yang Engkau senangi. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah." (HR Tirmidzi)

6. Doa Dipertemukan dengan Ramadhan dan Amal Diterima

اللَّهم سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Arab latin: Allaahumma sallimnii li-ramadhaana, wa sallim lii rama- dhaana, wa tasallamhu minnii mutaqabbalaa

Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di bulan Ramadhan."

7. Doa Dipertemukan dengan Ramadhan dalam Iman dan Islam

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Arab latin: Allaahumma ahlilhu 'alainaa bil-yumni wal-iimaani was sa- laamati wal-islaami rabbii wa rabbukallaah

Artinya: "Ya Allah, terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan, serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." (HR Tirmidzi & Ahmad).

Doa Rasulullah Ketika Melihat Hilal Ramadhan

Doa ini dibaca Rasulullah ketika melihat hilal atau masuknya bulan Ramadhan. Doa ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar al-Haitami Ithafu Ahlil Islam bi Khushushiyyatish Shiyam (109).

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ

Latin: Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'azhīmi. Allāhumma innī as'aluka khaira hādzas syahri, wa a'ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya: "Allah maha besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar."

People also Ask:

1. Bisakah saya bertemu pacar saya selama bulan Ramadan?

Tidak, berpacaran tidak diperbolehkan selama Ramadan atau kapan pun menurut ajaran Islam . Islam menekankan pentingnya menjaga kesopanan, menjaga kesucian, dan menghindari situasi yang dapat memicu godaan atau perilaku berdosa. Hubungan di luar nikah, seperti berpacaran, bertentangan dengan prinsip-prinsip ini.

2. Apakah di bulan Ramadhan semua doa dikabulkan?

Selama bulan Ramadhan, setiap waktu merupakan kesempatan mustajab untuk berdoa. Bulan ini memiliki keutamaan khusus di mana doa-doa yang dipanjatkan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

3. Apa ucapan yang tepat untuk menyambut bulan Ramadan?

“Selamat datang Ramadhan! Semoga bulan suci ini membawa kedamaian dalam hati kita dan membuka pintu keberkahan yang tiada henti. Mari kita jalani dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan.” “Marhaban ya Ramadhan!

4. Apa saja 3 amalan di bulan Ramadhan?

Diantaranya adalah meningkatkan salat, perbanyak sedekah, dan perbanyak baca alquran.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |