Liputan6.com, Jakarta - Doa kebaikan dunia dan akhirat merupakan salah satu bentuk permohonan paling sempurna yang diajarkan dalam Islam, karena mencakup seluruh aspek kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. Doa ini penting sebagai pengharapan sekaligus pengingat bahwa saat mengejar kehidupan dunia, manusia tak boleh lupa bahwa kebahagiaan sejati adalah kebaikan di akhirat.
Doa ini menghubungkan dua kehidupan sekaligus, dunia sebagai ladang amal dan akhirat sebagai tempat pertanggungjawaban. Allah SWT berfirman: "Di antara mereka ada yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka'" (QS. Al-Baqarah: 201).
Ayat ini adalah pujian Allah bagi orang-orang beriman yang memohon kebaikan secara utuh dan seimbang, tidak hanya terpaku pada satu sisi kehidupan. Doa ini dikenal dengan sebutan doa sapu jagat karena mencakup segala kebaikan yang diinginkan seorang hamba.
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr dalam buku Syarah Doa-Doa Pilihan Terbaik menjelaskan bahwa doa kebaikan dunia dan akhirat termasuk doa yang paling agung dan mulia, serta tergolong dalam kategori jawāmi' al-kalim, yakni doa yang singkat namun mencakup makna yang sangat luas. Doa ini juga merupakan doa yang paling sering diucapkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu.
Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW juga menegaskan pentingnya memohon kebaikan dunia dan akhirat sebagai bentuk keseimbangan dalam beribadah. Seorang Muslim tidak boleh mengabaikan urusan dunianya demi akhirat, atau sebaliknya, melupakan akhirat demi kesenangan dunia sesaat. Doa ini mengajarkan keseimbangan yang menjadi ciri khas ajaran Islam.
Doa-Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat
1. Doa "Sapu Jagat" (Doa Paling Sering Dibaca Rasulullah) Doa ini adalah yang paling utama dan paling sering diucapkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu.
Teks Arab: اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Allāhumma rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah wa fil-ākhirati hasanah wa qinā 'adzāban-nār
Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."
Doa ini bersumber dari Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 201 dan diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr dalam Syarah Doa-Doa Pilihan Terbaik menjelaskan bahwa doa ini termasuk doa jawāmi' yang telah menghimpun kebaikan dunia dan akhirat. Para ulama bahkan menyebut doa ini sebagai Jawāmi'ud Du'a (pokok dari segala doa).
2. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat Secara Lengkap
Doa ini mengandung permohonan kebaikan yang lebih rinci, mencakup agama, dunia, keluarga, dan harta.
Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي
Latin: Allāhumma innī as'alukal-'āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah, Allāhumma innī as'alukal-'afwa wal-'āfiyata fī dīnī wa dunyāya wa ahlī wa mālī
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku."
Doa ini diriwayatkan dalam hadits shahih dan diajarkan Rasulullah SAW sebagai permohonan perlindungan yang komprehensif.
3. Doa Berserah Diri yang Menghimpun Seluruh Kebaikan
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma dan menghimpun seluruh kebaikan dunia dan akhirat.
Teks Arab: اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِي، أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَالْجِنُّ وَالْإِنْسُ يَمُوتُونَ
Latin: Allāhumma laka aslamtu wa bika āmantu wa 'alaika tawakkaltu wa ilayka anabtu wa bika khāşamtu. Allāhumma innī a'ūdzu bi-'izzatika lā ilāha illā anta an tuḍillanī, antal-ḥayyul-lażī lā yamūtu wal-jinnu wal-insu yamūtūn
Artinya: "Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya dengan-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakal, hanya kepada-Mu aku kembali, dan hanya dengan-Mu aku membela diri. Ya Allah, aku berlindung dengan keperkasaan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau, agar Engkau tidak menyesatkanku. Engkaulah Yang Maha Hidup yang tidak akan mati, sementara jin dan manusia pasti akan mati."
Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr menjelaskan bahwa doa ini sangatlah agung, faedah-faedahnya tak terbatas dan tak terhingga. Ia telah menghimpun seluruh kebaikan dunia dan akhirat serta mengandung pengaruh besar keimanan kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah yang mahatinggi.
4. Doa Memohon Kebaikan yang Komprehensif
Doa ini mencakup permohonan kebaikan secara menyeluruh, baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui oleh hamba.
Teks Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ
Latin: Allāhumma innī as'aluka minal-khayri kullihi 'ājilihi wa ājilihi mā 'alimtu minhu wa mā lam a'lam
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu seluruh kebaikan, yang disegerakan maupun yang akan datang, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui."
Doa ini diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha dan diajarkan Rasulullah SAW sebagai permohonan yang mencakup segala bentuk kebaikan.
Hikmah Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat
1. Keseimbangan antara Urusan Dunia dan Akhirat
Doa ini mengajarkan seorang Muslim untuk tidak melupakan urusan dunianya demi akhirat, atau sebaliknya. Islam adalah agama yang mengajarkan keseimbangan (tawāzun)—bekerja keras untuk kehidupan dunia tanpa melupakan bekal untuk akhirat. Doa ini menjadi pengingat bahwa keduanya adalah bagian dari tanggung jawab seorang hamba.
2. Pengakuan akan Ketergantungan Mutlak kepada Allah
Dengan memohon kebaikan di dunia dan akhirat, seorang hamba mengakui bahwa dirinya tidak mampu meraih kebaikan tanpa pertolongan Allah. Ini adalah inti dari tauhid dan kepasrahan—bahwa segala sesuatu berada di tangan Allah semata.
3. Perlindungan dari Siksa Neraka
Bagian akhir doa, "wa qinā 'adzāban-nār" (dan lindungilah kami dari siksa neraka), mengingatkan bahwa tujuan akhir setiap mukmin adalah keselamatan dari api neraka. Ini adalah permohonan yang paling penting setelah kebaikan dunia dan akhirat, karena keselamatan dari neraka adalah kunci kebahagiaan abadi.
4. Menghimpun Segala Kebaikan dalam Satu Doa
Doa ini termasuk jawāmi' al-kalim—doa yang singkat namun mencakup makna yang sangat luas. Seorang hamba tidak perlu memperpanjang doa dengan menyebut satu per satu kebaikan yang diinginkan, karena doa ini telah mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat secara ringkas namun sempurna.
5. Mengikuti Teladan Rasulullah
Doa ini adalah doa yang paling sering diucapkan oleh Rasulullah SAW. Dengan mengamalkannya, seorang Muslim mengikuti jejak Rasulullah dan mendapatkan keberkahan dari amalan yang dicintai oleh Nabi. Ini juga menjadi bukti cinta kepada beliau dengan mengamalkan sunnah-sunnahnya.
Pertanyaan Seputar Doa Kebaikan Dunia Akhirat
1. Apa doa kebaikan dunia dan akhirat yang paling utama?
Doa yang paling utama adalah doa "sapu jagat": "Allāhumma rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah wa fil-ākhirati hasanah wa qinā 'adzāban-nār" (Ya Allah, Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka). Doa ini adalah doa yang paling sering diucapkan Rasulullah SAW dan bersumber dari Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 201.
2. Di mana dalil doa kebaikan dunia dan akhirat dalam Al-Qur'an?
Dalilnya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 201: "Dan di antara mereka ada yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka'". Allah memuji orang-orang yang berdoa dengan doa ini dalam konteks ayat-ayat tentang ibadah haji.
3. Apa yang dimaksud dengan kebaikan di dunia dan akhirat?
Kebaikan di dunia mencakup segala hal yang bermanfaat bagi kehidupan manusia—ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, kesehatan, keluarga yang saleh, dan amal saleh. Kebaikan di akhirat mencakup ampunan Allah, surga, dan keselamatan dari siksa neraka. Para ulama menafsirkan kebaikan di dunia sebagai ilmu dan ibadah, serta pasangan yang saleh.
4. Apakah doa ini termasuk doa yang mustajab?
Ya. Doa ini adalah doa yang paling sering diucapkan Rasulullah SAW dan termasuk doa jawāmi' al-kalim yang singkat namun mencakup makna luas. Para ulama menyebutnya sebagai Jawāmi'ud Du'a (pokok dari segala doa). Mengamalkannya dengan penuh keyakinan dan keikhlasan adalah bentuk mengikuti teladan Nabi.
5. Kapan waktu terbaik membaca doa kebaikan dunia dan akhirat?
Doa ini dapat dibaca kapan saja, tetapi waktu yang paling dianjurkan adalah setiap pagi dan sore hari sebagai bagian dari dzikir harian, setelah shalat fardhu, dan saat berdoa dalam sujud. Rasulullah SAW sendiri membacanya setiap hari sebagai doa rutin, menjadikannya amalan yang istiqamah sepanjang hidup.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919191/original/040795900_1723718109-Ilustrasi_pasrah__berserah__berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5134162/original/012917000_1739593072-1739590048291_arti-doa-sholat-dhuha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396547/original/062855300_1761739604-Bepergian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535602/original/003835300_1774065308-0L5A1309.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5278961/original/000621400_1752123975-WhatsApp_Image_2025-07-10_at_12.01.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735779/original/010114200_1707186914-elizabeth-lies-PIQCA1ReSgU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627023/original/022700000_1782622344-masjid-pogung-dalangan-GGtHPUYx6oI-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380783/original/022608800_1760432989-Ilustrasi_Qunut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2806807/original/084266200_1557976563-IMG-20190507-WA0082.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5640995/original/044596400_1778245881-haj1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725886/original/008571900_1706156981-madrosah-sunnah-XvJYidRmpUE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215229/original/033266000_1746799361-4ff83da7-1538-4742-9157-6cfce7cd7661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1336023/original/016338800_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4864490/original/019606900_1718432505-Khusyuk_Wukuf_Jemaah_Haji_di_Padang_Arafah-AP__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575202/original/003079900_1778040737-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_10.48.40_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081754/original/022995900_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4003293/original/062384100_1650614701-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2336374/original/082096200_1534823979-Salat-Idul-Adha-1439-H5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531067/original/095633800_1773546706-Klaim_bantuan_dari_Purbaya.jpg)