Doa Ketika Dipuji Orang Agar Tidak Merasa Sombong, Wajib Dihafalkan Muslim

3 months ago 52

Liputan6.com, Jakarta Doa dipuji orang penting diamalkan untuk menghindari perasaan besar kepala atau sombong yang bisa datang kapan saja. Mendapatkan pujian dari orang lain adalah pengalaman yang dapat membuat siapa pun merasa bahagia dan dihargai. Pujian merupakan bentuk pengakuan atas usaha, prestasi, atau sifat positif yang dimiliki seseorang.

Dalam Islam, pujian dari orang lain harus selalu menjadi kesempatan untuk bersyukur kepada Allah SWT. Semua pujian dan kebaikan yang dimiliki seseorang berasal dari Allah, sehingga doa ketika dipuji orang menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Seorang muslim perlu membaca doa ketika dipuji orang untuk menjaga diri dari sifat sombong dan takabur.

Mengutip dari buku Doa dan Zikir Harian Nabi karya Imam Abu Wafa, ketika mendapat pujian atau dilebih-lebihkan dari muslim lain, hendaknya tidak tertipu dengan sanjungan tersebut. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (19/9/2025).

Doa Ketika Dipuji Orang Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahan

Ketika seseorang mendapat pujian dari orang lain, Islam mengajarkan untuk membaca doa khusus agar terhindar dari sifat sombong. Doa ini merupakan bentuk tawadhu dan pengakuan bahwa segala kebaikan berasal dari Allah SWT.

Doa ketika dipuji orang dalam bahasa Arab adalah:

اللَّهُمَّ لا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُولُونَ، واغْفِر لِي مَا لَا يَعْلَمُونَ واجْعَلْنِي خَيْراً مِمَّا يَظُنُّونَ

Bacaan latin: Allahumma laa tu'akhiznii bimaa yaquuluuna waghfirlii ma laa ya'lamuuna waj'alnii khairan mimma yadhunnun

Artinya: "Ya Allah, janganlah engkau siksa aku dengan apa yang mereka ucapkan, ampunilah aku apa yang mereka tidak ketahui, dan jadikanlah bagiku yang lebih baik dari apa yang mereka kira."

Menurut riwayat dalam Shahih Bukhari, doa ini diajarkan Rasulullah SAW sebagai bentuk perlindungan diri dari fitnah pujian. Ketika seseorang dipuji berlebihan, ada kemungkinan timbul sifat ujub atau sombong yang dapat merusak amal ibadah.

Bahaya Sifat Sombong dalam Islam

Sifat sombong atau takabur merupakan salah satu sifat tercela yang sangat dibenci Allah SWT. Dalam Al-Quran, Allah menegaskan bahwa orang-orang yang sombong tidak akan masuk surga dan akan mendapat azab yang pedih.

Pujian dari orang lain dapat menjadi pintu masuk sifat sombong jika tidak disikapi dengan benar. Seseorang yang terlalu larut dalam pujian bisa lupa bahwa segala kemampuan dan kebaikan yang dimilikinya adalah pemberian Allah semata.

Doa ketika dipuji orang berfungsi sebagai pengingat bahwa manusia memiliki banyak kekurangan yang tidak diketahui orang lain. Doa ini juga menjadi permohonan agar Allah menjadikan kita lebih baik dari persangkaan orang lain terhadap diri kita.

Mengutip dari buku Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-doa Harian karya Mahmud Asy Syafrowi, pujian adalah sumber fitnah yang perlu diwaspadai. Untuk terhindar dari fitnah serta keburukan lainnya, sangat dianjurkan membaca doa ketika mendapat pujian dari orang lain.

Keutamaan Membaca Doa Ketika Dipuji

Membaca doa ketika mendapat pujian memiliki beberapa keutamaan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan spiritual seorang muslim.

Pertama, doa ini menjadi benteng dari sifat sombong dan ujub yang dapat merusak amal ibadah.

Kedua, doa ketika dipuji orang mengajarkan sikap tawadhu dan rendah hati di hadapan Allah SWT. Ketika seseorang membaca doa ini, ia mengakui bahwa segala kebaikan yang dimilikinya adalah pemberian Allah, bukan hasil usahanya sendiri.

Ketiga, doa ini menjadi permohonan ampunan atas dosa-dosa yang tidak diketahui orang lain. Seringkali orang lain hanya melihat sisi baik seseorang, padahal setiap manusia memiliki kekurangan dan dosa yang tersembunyi.

Menurut Tafsir Ibn Katsir, membaca doa ketika dipuji juga merupakan bentuk dzikir yang mendekatkan diri kepada Allah. Doa ini mengingatkan bahwa hanya Allah yang mengetahui kondisi hati dan amal perbuatan seseorang yang sebenarnya.

Adab Menerima Pujian dalam Islam

Islam mengajarkan adab yang baik dalam menerima pujian dari orang lain. Seorang muslim hendaknya tidak langsung merasa senang berlebihan atau bahkan sombong ketika mendapat pujian.

  • Membaca doa ketika dipuji orang sebagai langkah pertama
  • Mengucapkan "Alhamdulillahi rabbil alamiin" sebagai bentuk syukur
  • Tidak membalas pujian dengan pujian yang berlebihan
  • Mengingatkan diri bahwa segala kebaikan berasal dari Allah
  • Menjadikan pujian sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah tidak akan mendengar doa dari orang yang ingin dipuji orang lain, tidak pula dari orang yang riya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya niat ikhlas dalam setiap amal perbuatan.

Mengutip dari buku Buku Induk Doa dan Zikir oleh Kasimun, Allah SWT melarang hamba-Nya untuk mengatakan bahwa dirinya suci. Larangan ini termaktub dalam QS. An-Najm ayat 32 yang menegaskan agar manusia tidak menganggap dirinya suci.

Perbedaan Pujian yang Tercela dan Terpuji

Dalam Islam, terdapat dua jenis pujian yang perlu dipahami dengan baik. Pertama adalah pujian yang tercela, yaitu pujian yang bertujuan untuk menyombongkan diri, menampakkan ketinggian, dan merasa lebih istimewa daripada orang lain.

Kedua adalah pujian yang terpuji, yaitu pujian yang mengandung maslahat agama. Contohnya adalah pujian kepada guru, da'i, penceramah, atau pendidik yang bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat dalam berdakwah.

Doa ketika dipuji orang relevan untuk kedua jenis pujian tersebut. Ketika mendapat pujian tercela, doa ini menjadi benteng dari sifat sombong. Ketika mendapat pujian terpuji, doa ini menjaga agar tetap rendah hati dan ikhlas.

Menurut Shahih Adabul Mufrad karya Imam Bukhari, Allah tidak akan menerima doa kecuali doa yang ikhlas. Hal ini menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam setiap amal perbuatan, termasuk ketika menerima pujian dari orang lain.

Cara Menghindari Sifat Sombong

Menjaga kerendahan hati setelah menerima pujian adalah tantangan yang memerlukan kesadaran dan praktik spiritual yang konsisten. Ada beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan untuk mempertahankan sifat mulia ini.

  1. Memahami Keesaan Allah (Tawhid): Menyadari bahwa semua kekuatan, kebaikan, dan kemampuan berasal dari Allah SWT adalah langkah fundamental. Pemahaman ini secara otomatis akan menumbuhkan rasa rendah diri di hadapan-Nya.
  2. Tafakur dan Merenung: Melakukan perenungan terhadap kebesaran Allah dan ciptaan-Nya dapat membuat seseorang merasa kecil di hadapan-Nya. Hal ini membantu menumbuhkan rasa syukur yang mendalam dan menghindari kesombongan.
  3. Istighfar atau Minta Ampunan: Rutin memohon ampunan dari Allah SWT adalah tanda kerendahan hati. Ini mengingatkan bahwa manusia tidak luput dari dosa dan kesalahan, sehingga tidak ada alasan untuk sombong.
  4. Berbuat Baik kepada Sesama Manusia: Menunjukkan sikap rendah hati dapat dilakukan dengan berbuat baik kepada orang lain tanpa pamrih. Ini termasuk menghargai setiap individu tanpa memandang status sosial atau latar belakang.
  5. Refleksi Diri: Secara teratur melakukan introspeksi untuk menyadari kekurangan dan kelemahan diri adalah langkah awal untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Ini membantu menjaga perspektif yang seimbang.

FAQ

1. Kapan sebaiknya membaca doa ketika dipuji orang? Doa ini sebaiknya dibaca segera setelah mendengar pujian dari orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Apakah doa ketika dipuji orang wajib dibaca? Meskipun tidak wajib, membaca doa ini sangat dianjurkan (mustahab) untuk menjaga diri dari sifat sombong.

3. Bolehkah membaca doa ketika dipuji orang dalam hati? Boleh, doa ini dapat dibaca dengan lisan maupun dalam hati, yang terpenting adalah dengan penghayatan yang khusyuk.

4. Apakah ada doa lain selain doa ketika dipuji orang? Selain doa tersebut, juga dianjurkan membaca istighfar dan tahmid sebagai bentuk syukur kepada Allah.

5. Bagaimana jika lupa membaca doa ketika dipuji orang? Tidak apa-apa, yang terpenting adalah berusaha mengingat dan membacanya di lain waktu sambil memohon ampun kepada Allah.

6. Apakah anak-anak perlu diajarkan doa ketika dipuji orang? Ya, anak-anak sebaiknya diajarkan doa ini sejak dini untuk membentuk karakter yang rendah hati dan tidak sombong.

7. Bagaimana sikap yang benar ketika dipuji berlebihan? Sikap yang benar adalah membaca doa ketika dipuji orang, kemudian mengingatkan dengan halus bahwa segala kebaikan berasal dari Allah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |