Liputan6.com, Jakarta - Menghadapi sidang skripsi seringkali menjadi momen yang menegangkan bagi mahasiswa. Selain persiapan akademis yang matang, dukungan spiritual melalui doa meluluhkan hati dosen penguji juga menjadi bagian penting.
Doa ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin dan kelancaran selama proses ujian berlangsung. Namun, lakukan juga persiapan matang.
Mengutip dari buku Panduan Sukses Mahasiswa: Dari Kampus Ke Dunia Profesional oleh Zul Ihsan (2024), persiapan matang meliputi pemahaman isi skripsi, penyusunan presentasi yang jelas, latihan presentasi, antisipasi pertanyaan penguji, menjaga ketenangan, dan membawa dokumen penting.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (7/10/2025).
Doa Meluluhkan Hati Dosen Penguji: Teks Arab, Latin, dan Arti
Dalam menghadapi sidang skripsi, selain persiapan materi, memanjatkan doa juga merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran dan kemudahan. Beberapa doa berikut dapat diamalkan dengan harapan dapat meluluhkan hati dosen penguji dan memberikan ketenangan.
-
Doa Meluluhkan Hati Seseorang (Umum)
Doa ini dapat digunakan sebagai permohonan umum agar segala urusan dimudahkan, termasuk dalam menghadapi dosen penguji. Doa ini dikutip dari buku Doa Rindu Jodoh dan Momongan oleh Mohammad Irsyad.
اَللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا
Arab Latin: Allahumma laa sahla illaa maa ja'al- tahu sahlan wa anta taj'alu al-haz-na idza shii'ta sahlan.
Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan, terkecuali sesuatu itu telah Engkau jadikan mudah. Dan Engkau dapat menjadikan tanah yang keras menjadi mudah jika Engkau berkehendak."
-
Doa Meluluhkan Hati Seseorang dengan Menyebut Namanya
Doa ini dapat diamalkan dengan menyebut nama dosen penguji yang dituju, memohon agar hatinya dilembutkan. Doa ini bersumber dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustadz H.Amrin Ali Al-Kasyaf.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِي .....(sebut nama orang yang dituju) كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَنَاءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Arab Latin: Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadika. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah dan hina, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu. Ya Allah tundukkan (dosen penguji) kepadaku sebagaimana Engkau tundukkan Firaun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi pada Daud. Karena dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya ada di tangan-Mu, dan hatinya ada di tangan-Mu."
Pentingnya Persiapan Akademis dan Mental dalam Menghadapi Ujian
Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Proses menuntut ilmu ini seringkali diakhiri dengan ujian sebagai evaluasi pemahaman.
Oleh karena itu, persiapan akademis yang matang dan mental yang kuat menjadi sangat penting, melengkapi ikhtiar doa meluluhkan hati dosen penguji.
Persiapan akademis mencakup pemahaman mendalam terhadap materi yang akan diujikan, khususnya skripsi. Mahasiswa harus menguasai setiap detail penelitiannya, mulai dari latar belakang, metodologi, hasil, hingga kesimpulan. Selain itu, latihan presentasi juga krusial untuk memastikan penyampaian informasi yang jelas dan efektif.
Aspek mental juga tidak kalah penting. Menjaga ketenangan dan kepercayaan diri saat sidang dapat membantu mahasiswa berpikir jernih dan menjawab pertanyaan dengan lugas. Mengutip dari Panduan Sukses Mahasiswa: Dari Kampus Ke Dunia Profesional oleh Zul Ihsan (2024), persiapan yang matang meliputi antisipasi pertanyaan penguji dan menjaga ketenangan.
Kombinasi antara persiapan intelektual yang solid dan ketenangan mental yang didukung oleh doa akan menciptakan kondisi optimal bagi mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghadapi sidang skripsi dengan keyakinan penuh dan meminimalkan rasa cemas.
Doa-Doa Umum untuk Kelancaran Ujian dan Memperoleh Ilmu Bermanfaat
Selain doa meluluhkan hati dosen penguji, terdapat pula berbagai doa lain yang dapat diamalkan untuk memohon kelancaran dalam ujian dan keberkahan ilmu. Doa-doa ini mencakup permohonan kemudahan dalam menjawab soal, daya ingat yang baik, serta ilmu yang bermanfaat.
Sumber-sumber doa ini antara lain Majmu'us Sariful Karim oleh Agus Abdurahman Dahlan dan sumber lainnya.
-
Doa Dilancarkan Menjawab Soal Ujian
Untuk memohon kemudahan dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan, doa ini dapat dibaca.
الله أكبر بفضله
Arab Latin: Allahuakbar bifazhlihi
Artinya: "Allah Maha Besar dengan karunia-Nya."
Dilanjutkan dengan doa:
رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لَّآ يَنۢبَغِي لِاَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ
Arab Latin: Rabbi hablii mulkalla yanbaghiii liahadim mimb'adi innaka antal wahhaabi
-
Doa Diberi Kemudahan saat Ujian
Doa ini memohon agar segala urusan selama ujian dimudahkan oleh Allah SWT.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Arab Latin: Rabbi asyrahlii shadrii wa yassir lii amrii wa ahlul 'uqdatan min lisaanii yafqahu qawlii.
Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."
-
Doa Menjawab Soal Ujian
Sebelum mulai menjawab soal, doa ini dapat dibaca untuk memohon kelancaran.
رَبِّ يَسِّرْ وَأَعِنْ وَلَا تُعَسِّرْ
Arab Latin: Rabbi yassir wa a'in wa laa tu'assir
Artinya: "Wahai Tuhanku, mudahkanlah. Bantulah [aku]. Jangan Kaupersulit."
-
Doa agar Memperoleh Daya Ingat yang Baik
Terutama untuk ujian yang membutuhkan hafalan, doa ini sangat dianjurkan.
يَا قَيُّوْم فَلَا يَفُوُتُ شَيْءٌ مِنْ عِلْمِهِ وَلَايَئُودُهُ
Arab Latin: Ya Qayyumu fala yafuutu syai'un min ilmihi wa la yauduhu
Artinya: "Wahai Yang Maha Kekal, tidak ada yang luput dari ilmu-Nya dan tidak ada yang bisa mengulangi-Nya."
-
Doa Sebelum Belajar
Membaca doa sebelum belajar dapat membantu mendapatkan pemahaman dan hafalan yang lebih baik.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا فَهْمَ النَّبِيِّيْنَ وَحِفْظَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَإِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Arab Latin: Allaahummarzuqnaa fahman nabiyyiina wa hifdhal mursaliina wa ilhaamal malâikatil muqarrabiin birahmatika yaa arhamar raahimiina
Artinya: "Ya Allah, anugerahilah kami pemahaman para nabi, hafalan para rasul, dan ilhamnya para malaikat yang dekat (dengan-Mu), sebab kasih sayang-Mu, wahai Dzat yang Mahapengasih."
-
Doa Setelah Belajar agar Tak Mudah Lupa
Doa ini dipanjatkan agar ilmu yang telah dipelajari tetap melekat dan tidak mudah terlupakan.
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ قَدِ اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ إِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِيْ إِلَيْهِ وَ لَا تَنْسَنِيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَـمِيْنَ
Arab Latin: Allaahumma innii qad istauda'tuka maa 'allamtaniihi fardud-hu ilayya 'inda haajatii ilaihi walaa tansaniihi yaa rabbal 'aalamiin(a)
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku titipkan kepada-Mu apa yang telah Kau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah ia kepadaku ketika aku membutuhkannya. Dan janganlah Kaubuat aku lupa padanya wahai Tuhan yang memelihara alam."
-
Doa Memohon Ilmu Bermanfaat
Doa ini adalah permohonan agar ilmu yang diperoleh membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
اَللّٰهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ وَزِدْنِيْ عِلْمًا، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ
Arab Latin: Allaahumma-nfa'nii bimaa 'allamtanii wa 'allimnii maa yanfa'unii wa zidnii 'ilman, alhamdu lillaahi alaa kulli haalin wa a'uudzu billaahi min haali ahlin naar(i)
Artinya: "Ya Allah, berilah manfaat dengan apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Ajarkan kepadaku sesuatu yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah kepadaku ilmu."
Strategi Efektif Menghadapi Sidang Skripsi
Menghadapi sidang skripsi memerlukan persiapan yang matang dan strategi yang efektif agar dapat berjalan lancar. Selain mengamalkan doa meluluhkan hati dosen penguji, ada beberapa tips praktis yang dapat membantu mahasiswa meraih keberhasilan.
Tips-tips ini mencakup aspek akademis dan presentasi, sebagaimana dijelaskan dalam buku Panduan Sukses Mahasiswa: Dari Kampus Ke Dunia Profesional oleh Zul Ihsan (2024).
-
Pahami Isi Skripsi dengan Baik
Mahasiswa harus menguasai setiap bagian dari skripsi secara menyeluruh. Ini penting agar dapat menjelaskan dan mempertahankan argumen serta temuan penelitian dengan lugas.
-
Siapkan Presentasi yang Jelas
Buatlah presentasi yang ringkas, padat, dan mudah dipahami. Presentasi harus mencakup latar belakang penelitian, metodologi, hasil, dan kesimpulan, didukung oleh slide yang menarik.
-
Latihan Presentasi
Latihan berulang kali sebelum hari-H akan meningkatkan kepercayaan diri, memastikan penyampaian informasi berjalan lancar, dan membantu mengelola waktu secara efektif.
-
Antisipasi Pertanyaan Penguji
Coba prediksikan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan oleh penguji dan siapkan jawaban yang memadai. Diskusi dengan dosen pembimbing atau teman dapat memberikan masukan berharga.
-
Jaga Ketenangan dan Kepercayaan Diri
Saat sidang, usahakan untuk tetap tenang dan percaya diri. Dengarkan pertanyaan dengan seksama dan jawablah dengan jelas serta tegas. Jangan ragu untuk meminta klarifikasi jika ada pertanyaan yang kurang jelas.
-
Bawa Semua Dokumen Penting
Pastikan semua dokumen yang diperlukan, seperti salinan skripsi, materi presentasi, dan bahan pendukung lainnya, telah disiapkan. Persiapan ini akan menghindari kepanikan di saat-saat terakhir.
FAQ
Menghadapi sidang skripsi, banyak mahasiswa yang merasa gugup dan membutuhkan dukungan spiritual. Doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin untuk memohon kelancaran dan kemudahan dari Allah SWT.
Berbagai doa untuk sidang skripsi dapat diamalkan untuk membantu menenangkan hati dan melancarkan proses sidang. Ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan diri secara holistik.
-
Apa itu doa meluluhkan hati dosen penguji?
Doa meluluhkan hati dosen penguji adalah serangkaian permohonan spiritual yang dipanjatkan kepada Tuhan agar hati dosen penguji dilembutkan, sehingga proses sidang skripsi dapat berjalan lancar dan mahasiswa mendapatkan kemudahan dalam menyampaikan argumennya. Doa ini merupakan bentuk ikhtiar batiniah selain persiapan akademis.
-
Apakah doa ini menjamin kelulusan sidang skripsi?
Doa adalah bentuk ikhtiar dan penyerahan diri kepada Tuhan, bukan jaminan mutlak atas hasil. Kelulusan sidang skripsi tetap bergantung pada kualitas penelitian, pemahaman mahasiswa, dan kemampuan presentasi. Doa berfungsi sebagai penambah ketenangan batin dan harapan akan kemudahan dari Tuhan.
-
Kapan waktu terbaik untuk mengamalkan doa ini?
Doa ini dapat diamalkan kapan saja, terutama menjelang sidang skripsi, saat merasa cemas, atau setelah shalat fardhu. Mengamalkannya secara rutin dapat membantu menjaga ketenangan dan fokus.
-
Apakah ada doa khusus yang harus dibaca saat sidang berlangsung?
Selain doa meluluhkan hati dosen penguji, mahasiswa juga dapat membaca doa-doa umum untuk kemudahan berbicara, kelancaran berpikir, dan ketenangan hati, seperti doa Nabi Musa "Robbi isyrohli shodri..." yang memohon kelapangan dada dan kemudahan lisan.
-
Apakah doa ini hanya berlaku untuk dosen penguji?
Doa meluluhkan hati secara umum dapat diamalkan untuk siapa saja yang ingin dilembutkan hatinya, tidak terbatas pada dosen penguji. Namun, dalam konteks sidang skripsi, doa ini secara spesifik ditujukan untuk memohon kemudahan dalam interaksi dengan dosen penguji.
-
Bagaimana jika saya tidak hafal doa dalam bahasa Arab?
Jika tidak hafal doa dalam bahasa Arab, Anda dapat membaca terjemahan artinya dengan penuh penghayatan. Niat dan keikhlasan dalam berdoa adalah hal yang paling utama, terlepas dari bahasa yang digunakan.
-
Selain berdoa, apa lagi yang perlu saya lakukan untuk meluluhkan hati dosen penguji?
Selain berdoa, persiapan akademis yang matang adalah kunci utama. Pahami skripsi Anda secara mendalam, siapkan presentasi yang jelas, latih penyampaian, dan bersikap sopan serta percaya diri saat sidang. Sikap hormat dan kesiapan yang ditunjukkan juga dapat memberikan kesan positif kepada dosen penguji.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469871/original/020958700_1768189841-074390400_1618894081-pexels-pixabay-161276.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469781/original/030433100_1768183342-Isra_Miraj_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468775/original/008194100_1768015024-isra_miraj6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863975/original/089422800_1718366389-Ilustrasi_sedekah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397208/original/025765600_1681628590-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3114271/original/028783800_1588060319-383585-PBYIZ7-451.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725346/original/051209800_1706092573-Imam_Syafi_i_Wikimedia_Commons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2793782/original/075290100_1556766221-ramadan-3461512_960_720_pixabay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421629/original/013547700_1763953850-339bf3c9-aba1-4aba-bc8b-83c81688b22b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737864/original/087768800_1707368307-fotor-ai-20240208115418.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3463003/original/093162800_1621761005-20210523-Puncak-Arus-Balik-Lebaran-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045104/original/041213400_1733897746-1733893370607_tujuan-isra-miraj-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1575221/original/040400200_1492996168-islamicitydotorg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158583/original/033672200_1741665428-kata-kata-sahabat-nabi.jpg)





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)







