Liputan6.com, Jakarta - Doa agar dilindungi Allah menjadi salah satu amalan penting bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, hanya Allah SWT yang mampu menjaga hamba-Nya dari berbagai keburukan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.
Membaca doa agar dilindungi Allah bukan hanya saat menghadapi masalah besar, tetapi juga bisa dibaca setiap hari. Mulai dari doa agar terhindar dari kejahatan manusia, fitnah, bencana alam, hingga keselamatan di dunia dan akhirat.
Al-Qur’an sendiri telah menegaskan pentingnya memohon perlindungan melalui doa. Seperti dalam surah Ali Imran ayat 173 yang menyebutkan, “Hasbunallahu wa ni’mal wakil” yang artinya “Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami, dan Dia sebaik-baik pelindung.”
Selain itu, dalam surah Al-Mukmin ayat 60 Allah juga berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Ini menunjukkan betapa doa adalah senjata paling kuat bagi orang beriman.
Doa Mohon Perlindungan dari Bahaya
Di antara doa yang banyak diamalkan adalah doa untuk memohon perlindungan dari orang jahat. Rasulullah SAW mengajarkan:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ
Allahumma inni a‘udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menganiaya atau dianiaya, dan berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Doa ini sangat relevan dalam kehidupan modern, di mana manusia dihadapkan pada godaan, keburukan, serta tipu daya yang bisa menjerumuskan.
Doa Menolak Bala dan Takdir Buruk
Selain dari orang jahat, seorang Muslim juga dianjurkan berdoa agar dijauhkan dari takdir buruk. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ
Allahumma innii a‘uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a‘daa-i.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan, keburukan takdir, dan kegembiraan musuh atas penderitaan kami.” (HR Bukhari dan Muslim).
Doa ini sering dibaca agar seorang hamba tetap tegar dalam menghadapi ujian hidup, serta terhindar dari hal-hal yang merugikan.
Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat
Salah satu doa yang paling populer adalah doa yang juga terdapat dalam Al-Qur’an, yaitu surah Al-Baqarah ayat 201:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fiddunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan waqina ‘adzaban nar.
Artinya: “Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.”
Doa ini mencakup permintaan perlindungan menyeluruh, baik untuk urusan dunia maupun akhirat, sehingga sangat dianjurkan dibaca setiap hari.
Doa untuk Keluarga dan Anak Cucu
Perlindungan juga dibutuhkan untuk keluarga. Salah satu doa yang diabadikan dalam Al-Qur’an adalah doa Nabi Ibrahim:
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ
Rabbij‘alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du‘ā’.
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan sebagian anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, kabulkanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40).
Doa ini bukan hanya memohon perlindungan untuk diri sendiri, tapi juga keselamatan generasi penerus.
Doa dari Fitnah Dajjal dan Azab Kubur
Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya untuk membaca doa perlindungan dari fitnah besar di akhir zaman, yaitu fitnah Dajjal.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabin naari jahannama, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, azab neraka Jahannam, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Dajjal.” (HR Bukhari dan Muslim).
Doa ini biasanya dibaca setelah tasyahud akhir sebelum salam dalam sholat.
Doa Perlindungan dari Bencana
Bencana alam dan musibah juga menjadi bagian dari ujian hidup. Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa tolak bala:
اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ...
Artinya: “Ya Allah, hindarkanlah kami dari bala, bencana, wabah, kemungkaran, peperangan, dan malapetaka yang tampak maupun tersembunyi.”
Dengan doa ini, seorang Muslim menaruh harapan penuh agar Allah SWT menjaga negeri dari segala mara bahaya.
Membaca doa mohon perlindungan adalah bentuk pengakuan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa izin Allah. Dari doa harian hingga doa khusus menghadapi bencana, semuanya menjadi perisai agar kita selalu aman.
Semoga dengan rutin membaca doa agar dilindungi Allah, hidup kita semakin tenang, penuh keberkahan, dan dijauhkan dari segala keburukan dunia maupun akhirat.
People Also Talk
1. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan?Doa perlindungan bisa dibaca kapan saja, namun sangat dianjurkan setelah sholat wajib.
2. Apakah doa perlindungan harus dalam bahasa Arab?Tidak harus. Doa boleh dibaca dalam bahasa Arab maupun bahasa sehari-hari agar lebih khusyuk.
3. Apakah doa perlindungan hanya untuk diri sendiri?Tidak. Kita bisa memohon perlindungan untuk keluarga, anak, bahkan seluruh umat Islam.
4. Apakah doa bisa menolak takdir buruk?Doa tidak mengubah takdir, tapi bisa menjadi sebab Allah meringankan atau menghindarkan musibah.
5. Apa doa paling sederhana agar dilindungi Allah?Doa sederhana adalah membaca Hasbunallahu wa ni’mal wakil, artinya “Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Dia sebaik-baik pelindung.”

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1575221/original/040400200_1492996168-islamicitydotorg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158583/original/033672200_1741665428-kata-kata-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158368/original/097065700_1741665044-kata-kata-isra-miraj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735410/original/014374300_1707130221-10217582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737862/original/091578100_1707368217-fotor-ai-2024020811540.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108148/original/088309000_1587459079-2642016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5409213/original/092336400_1762849057-ilustrasi_ceramah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/842877/original/009596200_1428044283-Jenazah-Mpok-Nori-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2803717/original/075543300_1557725237-20190513-Bulan-Ramadan-Momentum-Anak-Anak-Belajar-Al-Quran1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)







