Liputan6.com, Jakarta Sholat witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, termasuk di dalamnya doa sholat witir 1 rakaat yang menjadi penutup sempurna rangkaian ibadah malam seorang muslim. Pelaksanaan doa sholat witir 1 rakaat memiliki keistimewaan tersendiri, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW mewasiatkan tiga hal penting, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat Dhuha, dan sholat witir sebelum tidur.
Bagi umat Islam, memahami tata cara dan doa sholat witir 1 rakaat menjadi penting untuk kesempurnaan ibadah malam. Sholat witir sendiri merupakan sholat sunnah yang memiliki hukum sunnah muakkad, yang berarti sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Biasanya, doa sholat witir 1 rakaat dilakukan setelah menunaikan sholat Tarawih di bulan Ramadhan atau setelah sholat Tahajud sebagai penutup ibadah malam hari.
Meskipun sholat witir dapat dilaksanakan dengan jumlah rakaat ganjil mulai dari 1 hingga 11 rakaat, banyak muslim yang memilih untuk melaksanakan witir dengan 1 rakaat saja, terutama setelah melaksanakan sholat sunnah lainnya. Oleh karena itu, memahami niat, tata cara, dan doa sholat witir 1 rakaat menjadi sangat bermanfaat bagi umat Islam yang ingin melengkapi ibadah malamnya dengan sholat penutup yang penuh berkah ini. Berikut ini telah Liputan6.com rangkum penjelasan lengkapnya, pada Sabtu (28/3).
Ratusan warga binaan Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang, Banten, menggelar sholat gaib bagi warga korban gempa di Cianjur, Jawa Barat. Sementara di Depok, Jawa Barat, puluhan anak yatim dan polisi menggelar doa bersama.
Niat Sholat Witir 1 Rakaat
Sebelum melaksanakan sholat witir 1 rakaat, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah niat. Niat merupakan salah satu rukun penting dalam sholat yang harus dipenuhi setiap muslim. Niat sholat witir dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Berdasarkan buku UMRAH: Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin oleh Ahmad Alawiy dkk, terdapat beberapa niat sholat witir 1 rakaat yang bisa dibaca tergantung posisi kita saat melaksanakannya. Berikut adalah niat-niat tersebut:
Niat Sholat Witir 1 Rakaat sebagai Imam
أُصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rak'atan imaaman lillahi ta'aala
Artinya: "Saya niat sholat sunnah witir 1 rakaat sebagai imam karena Allah."
Niat Sholat Witir 1 Rakaat sebagai Makmum
أُصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rak'atan ma'muuman lillahi ta'aala
Artinya: "Saya niat sholat sunnah witir 1 rakaat sebagai makmum karena Allah."
Niat Sholat Witir 1 Rakaat Munfarid (Sendiri)
صَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ
Ushalli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat salat sunnah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Witir 1 Rakaat
Pelaksanaan sholat witir 1 rakaat relatif sederhana, namun tetap perlu dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Berikut adalah tata cara sholat witir 1 rakaat yang perlu diikuti:
Pertama, membaca niat sholat witir 1 rakaat dalam hati sesuai dengan posisi kita (imam, makmum, atau munfarid/sendiri). Dilanjutkan dengan takbiratul ihram dengan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu. Kemudian membaca doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan dilanjutkan dengan membaca surat pilihan, dianjurkan membaca surat Al-A'laa.
Setelah membaca surat, dilanjutkan dengan rukuk dengan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil membungkukkan badan. Dalam posisi rukuk, membaca tasbih rukuk sebanyak tiga kali. Lalu i'tidal (bangkit dari rukuk) dengan membaca "Sami'allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamdu" sambil berdiri tegak.
Kemudian sujud pertama dengan mengucapkan "Allahu Akbar" dan membaca tasbih sujud sebanyak tiga kali. Dilanjutkan dengan duduk di antara dua sujud dengan membaca "Allahu Akbar" lalu membaca doa di antara dua sujud. Kemudian sujud kedua dengan mengucapkan "Allahu Akbar" dan membaca tasbih sujud sebanyak tiga kali.
Terakhir, duduk tasyahud akhir dengan membaca tasyahud akhir, shalawat, dan doa-doa sebelum salam. Kemudian diakhiri dengan salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan "Assalamu'alaikum warahmatullah".
Doa Setelah Sholat Witir 1 Rakaat
Setelah menyelesaikan sholat witir 1 rakaat, dianjurkan untuk membaca doa khusus. Berdasarkan buku Doa & Zikir Muslimah yang disusun Tim Redaksi Qultummedia, berikut adalah doa yang dapat dipanjatkan setelah sholat witir:
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَايَا أَللهُيَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِسَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaayaa allaahuyaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina
Artinya: "Ya Allah, kami mohon kepada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam."
Wirid dan Doa Sholat Witir Menurut NU
Selain doa di atas, terdapat juga bacaan wirid dan doa sholat witir menurut Nahdlatul Ulama (NU) yang dapat diamalkan setelah melaksanakan sholat witir 1 rakaat. Berikut adalah urutan wirid dan doa tersebut:
1. Bacaan Syahadat
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Asyhadu an lā ilāha illallāh.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah."
2. Bacaan Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullāh.
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah."
3. Permohonan Ridha dan Surga Allah
أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Allāhumma innī as'aluka ridhāka wal jannah, wa a'ūdzu bika min sakhathika wan nār.
Artinya: "Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu."
Ketiga bacaan di atas (syahadat, istighfar, dan permohonan ridha) diulang sebanyak 3 kali.
4. Tasbih (3 Kali)
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhānal malikil quddūs.
Artinya: "Mahasuci Tuhan yang kudus."
5. Pujian Kesucian
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ
Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā'ikati war rūh.
Artinya: "Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril."
6. Pujian atas Keluasan Ampunan (3 Kali)
اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annī.
Artinya: "Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku."
7. Pujian atas Kemurahan dan Kasih Sayang Allah
يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.
Artinya: "Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang."
8. Permohonan Ampunan dan Keselamatan
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك
Allāhumma inī a'ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu'āfātika min 'uqūbatika. Wa a'ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā'an alayka anta kamā atsnayta 'alā nafsika.
Artinya: "Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri."
Doa Sunnah Setelah Sholat Witir Berdasarkan Hadits
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud & Nasa'i dari Ubay bin Ka'ab, dan HR Abu Dawud, Nasa'i, dan Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib, terdapat doa sunnah yang dapat diamalkan setelah sholat witir. Berikut adalah bacaan doa tersebut:
سُبْحَانَ المَلِكِ القُدَّوْسِ (3 kali)
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ
اللَّهُم إِنِّي أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوْذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِينًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ.
اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيرَنَا يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا اللَّهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Subhaanal malikil qudduus (3 kali)
Subbuuhun qudduusun rabbunaa wa rabbul malaaikatu war ruuh.
Allahumma innii a'uudzu bi ridhaaka min sakhathika wa a'uudzu bi mu'aafaatika wa a'uudzu bika laa uhshii tsanaa-an 'alaika anta kamaa atsnaita 'ala nafsika.
Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan.
Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas.
Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin.
Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina.
Artinya:
"Maha Suci Raja yang Maha Kudus (3 kali).
Maha Suci Tuhan kami, Tuhan segala malaikat dan roh.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu, dan aku berlindung kepada ampunan-Mu dari siksaan-Mu, serta aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak dapat menghitung pujian kepada-Mu, Engkau adalah seperti pujian yang Engkau tujukan untuk diri-Mu.
Ya Allah Tuhan kami, kami memohon kepada-Mu iman yang kekal, dan kami memohon kepada-Mu agar hati kami khusyuk, dan kami mohon kepada-Mu berikan ilmu yang bermanfaat. Tetapkan keyakinan kami, amal yang sholeh, tetapkan agama Islam di hati kami, limpahkan kebaikan, ampunilah kami, berilah kesehatan, dan rasa cukup kepada kami.
Ya Allah Tuhan kami, terimalah sholat kami, puasa kami, ruku' kami, khusyuk kami, dan pengabdian kami. Sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat, ya Allah, ya Allah, ya Allah, Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang!
Limpahkanlah kesejahteraan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan kepada semua sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Keutamaan Sholat Witir dan Doanya
Sholat witir memiliki kedudukan yang istimewa dalam ibadah sunnah. Meskipun bukan termasuk sholat wajib, sholat witir sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib:
"Salat Witir bukanlah merupakan salat yang harus dikerjakan sebagaimana salat fardhu. Salat Witir adalah salat yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW." (HR Tirmidzi, Nasa'i, & Ahmad)
Sholat witir dan doanya memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
- Menjadi penutup rangkaian sholat malam, sehingga menyempurnakan ibadah malam seorang muslim.
- Menjadi amalan yang sangat dicintai Allah SWT, sebagaimana wasiat Rasulullah SAW kepada Abu Hurairah.
- Membawa keberkahan dalam tidur dan kehidupan sehari-hari.
- Menjadi sarana untuk memohon ampunan, hidayah, dan berbagai kebaikan kepada Allah SWT.
- Menjadi sarana untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Waktu Pelaksanaan Sholat Witir 1 Rakaat
Waktu pelaksanaan sholat witir 1 rakaat dapat dilakukan setelah sholat isya hingga sebelum waktu subuh. Namun, ada beberapa periode waktu yang dianggap lebih utama untuk melaksanakan sholat witir:
- Setelah sholat isya, bagi yang khawatir tidak bisa bangun di tengah malam.
- Sepertiga malam terakhir, bagi yang yakin dapat bangun di waktu tersebut.
- Setelah sholat tarawih di bulan Ramadhan.
- Setelah sholat tahajud bagi yang melaksanakannya.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Jadikanlah sholat witir sebagai sholat penutup malammu." Hal ini menunjukkan bahwa sholat witir sebaiknya dilaksanakan sebagai sholat terakhir di malam hari.
Bagi yang melaksanakan sholat tahajud, disunnahkan untuk menyelesaikan rangkaian ibadah malamnya dengan sholat witir 1 rakaat sebagai penutup. Dengan demikian, doa setelah sholat witir menjadi penutup doa-doa yang dipanjatkan sepanjang malam.
Demikianlah pembahasan lengkap mengenai doa sholat witir 1 rakaat yang dapat diamalkan oleh umat Islam. Sholat witir merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, dan melaksanakannya dengan sempurna disertai doa yang ma'tsur akan mendatangkan keberkahan dan keridhaan Allah SWT.
Dengan memahami niat, tata cara, dan doa setelah sholat witir 1 rakaat, diharapkan ibadah malam kita menjadi lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan bagi umat Islam dalam melaksanakan sholat witir dan doanya.