Lompatan Fitur AI di Chipset Qualcomm XR

1 hour ago 2

PRODUK extended reality (XR) Qualcomm yang dinamai Snapdragon Reality Elite menghadirkan kemampuan akal imitasi atau AI generatif langsung di perangkat aksesoris, seperti kacamata pintar dan headset mandiri. Model chipset itu dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif sambil menjaga bobot, suhu, dan kenyamanan perangkat.

Mengutip ulasan Gizmochina pada Rabu, 17 Juni 2026, Qualcomm menilai peningkatan efisiensi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung penggunaan perangkat XR sehari-hari. “Dibandingkan Snapdragon XR2+ Gen 2 sebelumnya, chipset baru ini membawa sejumlah peningkatan signifikan,” begitu bunyi ulasan tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Produk baru ini membawa peningkatan performa GPU sekitar 60 persen dan CPU 30 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Daya tahan baterainya juga diklaim dapat bertahan hingga 20 persen lebih lama. Adapun suhu operasional saat bekerja dalam beban tinggi dapat lebih rendah hingga 12 derajat Celsius.

Qualcomm juga mendongrak kemampuan AI melalui Hexagon NPU yang kini mampu menghasilkan performa hingga 48 TOPS atau triliun operasi per detik. Angka tersebut meningkat 160 persen dibanding generasi sebelumnya.

Dengan kemampuan baru, perangkat bisa menjalankan model bahasa besar (LLM) dan model visi berukuran besar. Fitur kecerdasan juga mendukung kesadaran kontekstual secara real-time, agen AI pintar, avatar fotorealistik, hingga kemampuan visi komputer yang lebih canggih dengan latensi lebih rendah.

Dari sisi visual, Snapdragon Reality Elite mendukung layar beresolusi hingga 4,4K untuk setiap mata dengan refresh rate 90Hz. Alat ini juga dibekali dukungan hardware ray tracing serta peningkatan kualitas video see-through (VST)—mampu memadukan objek digital dengan lingkungan nyata secara lebih mulus.

Merujuk promosi Qualcomm, Snapdragon Reality Elite dirancang untuk mendukung berbagai perangkat Android XR, mulai dari headset all-in-one hingga perangkat dengan desain tethered atau split-compute yang lebih ringan.

Perangkat pertama yang menggunakan Snapdragon Reality Elite diperkirakan hadir pada akhir 2026. Kacamata Project Aura dari XREAL dan perangkat imersif yang tengah dikembangkan Play for Dream termasuk produk awal yang akan mengadopsi produk baru ini.

Untuk mempercepat adopsi teknologi itu, Qualcomm juga meluncurkan program Snapdragon START yang menyediakan desain referensi dan dukungan pengembangan bagi perusahaan yang ingin menghadirkan kacamata pintar berbasis AI maupun perangkat wearable AI pribadi ke pasar.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |