Unsoed: Sekretariat Wapres Minta Mahasiswa Ikut Kunker Gibran

1 hour ago 2

UNIVERSITAS Jenderal Soedirman membenarkan satu mahasiswanya ikut serta dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah daerah di Indonesia bagian Timur pada Kamis, 18 Juni 2026. Mahasiswa yang dimaksud ialah Rapid Bena Matin dari Fakultas Hukum Unsoed.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Kami mengirimkan salah seorang mahasiswa yang juga duta kampus Unsoed untuk mengikuti kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Nusa Tenggara Timur," kata juru bicara Unsoed Dian Bestari Santi Rahayu ketika dihubungi pada Kamis, 18 Juni 2026.

Rapid Bena Matin merupakan satu dari tujuh mahasiswa yang terpilih sebagai Duta Kampus Unsoed periode 2026-2027. Rapid Bena Matin baru dilantik sebagai Duta Kampus pada 2 Juni lalu, dan diwajibkan mengikuti pelatihan pada 29-30 Juni mendatang.

Dian mengatakan kampus menunjuk Rapid Bena Matin untuk ikut serta dalam kegiatan Gibran lantaran diminta oleh Sekretariat Wakil Presiden. Dia menyatakan tidak ada ciri spesifik yang diminta oleh Sekretariat Wakil Presiden perihal mahasiswa yang ikut serta dalam kunjungan kerja tersebut.

"Tidak ada ciri spesifik yang diminta, hanya diminta mengirimkan mahasiswa saja," ucapnya.

Selain itu, Dian mengklaim keikutsertaan Rapid Bena Matin dalam agenda wakil presiden tidak mengganggu aktivitas akademik. Sebab, kata dia, mahasiswa itu sedang menjalani masa magang.

"Jadi tidak meninggalkan aktivitas pembelajaran di kampus," ujar Dian.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memboyong lima mahasiswa dari berbagai kampus untuk ikut dalam kunjungan kerja ke Ende, Gorontalo, dan wilayah Papua pada 18-21 Juni 2026. Selain Rapid Bena Matin, empat mahasiswa lain yang diajak ialah Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma, Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia, Nolan Christoper Adam dari Universitas Pelita Harapan, dan Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia.

Gibran menjelaskan, keikutsertaan perwakilan mahasiswa itu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan tata kelola proyek makan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih di daerah. Dia berujar langkah ini sebagai tindak lanjut dari berbagai aspirasi mahasiswa perihal pelaksanaan program prioritas pemerintah itu.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan mahasiswa, sudah menyampaikan aspirasinya secara damai. Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif," ujar dia dalam keterangan resminya pada Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut dia, pelibatan mahasiswa secara langsung dalam pemantauan program itu dapat memastikan pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sararan. Selain itu, dia berharap keterlibatan mahasiswa di kunjungan kerjanya ini bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah.

Dia menyatakan pemerintah berkomitmen memanfaatkan setiap rupiah yang dialokasikan untuk berbagai program prioritas secara optimal dan terbebas dari praktik korupsi. "Saya kira langkah-langkah ini penting untuk tetap menjaga kepercayaan publik," kata Gibran.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |