Usai Ramadhan, Ada Ibadah Khusus Berpahala Satu Tahun Penuh, Simak Ustadz Khalid Basalamah

5 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, di mana umat Islam berlomba-lomba dalam ibadah dan amal kebaikan. Namun, setelah Ramadhan berlalu, bukan berarti amalan harus berhenti. Ada ibadah khusus yang bisa dilakukan setelah Ramadhan dan memiliki keutamaan luar biasa.

Banyak umat Islam mungkin tidak menyadari bahwa ada sebuah ibadah yang dapat memberikan pahala setara dengan puasa satu tahun penuh. Ibadah ini dianjurkan langsung oleh Rasulullah SAW dan menjadi salah satu keutamaan yang tidak boleh dilewatkan.

Ulama berkebangsaan Arab Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa setelah menyelesaikan puasa Ramadhan, umat Islam disunnahkan untuk melanjutkan dengan enam hari puasa di bulan Syawal. Amalan ini memiliki keistimewaan besar dalam Islam dan termasuk dalam amalan yang sangat dianjurkan.

"Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadis yang shahih, barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia mendapatkan pahala seperti puasa satu tahun," ujar Syekh Ali Jaber, dinukil dari tayangan video di kanal YouTube @syekhalijaberindonesia.

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa puasa Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah. Artinya, seseorang bisa langsung berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, atau membaginya di hari-hari lain dalam bulan Syawal.

"Puasa ini fleksibel. Anda bisa menjalankannya enam hari berturut-turut, atau bisa juga dipisah-pisah sesuai kemampuan," katanya.

Simak Video Pilihan Ini:

Berkah, Kursi Roda untuk Nenek Lumpuh

Boleh Digabungkan dengan Puasa Senin Kamis

Bahkan, ada juga pendapat ulama yang membolehkan seseorang menggabungkan niat puasa Syawal dengan puasa sunnah lainnya, seperti puasa Senin dan Kamis.

"Misalnya, seseorang ingin puasa Senin-Kamis, lalu berniat juga untuk puasa Syawal, maka itu diperbolehkan. Ini cara yang sangat mudah dan praktis bagi mereka yang ingin mendapatkan pahala besar," jelasnya.

Dalam Islam, amalan kebaikan selalu dilipatgandakan pahalanya. Puasa Syawal, meskipun hanya enam hari, memiliki nilai yang sangat luar biasa di sisi Allah SWT.

Syekh Ali Jaber menegaskan bahwa pahala yang dijanjikan bukan sekadar hitungan biasa, melainkan berlipat ganda hingga mencapai setara dengan puasa satu tahun penuh.

"Satu kebaikan dalam Islam dihitung sepuluh kali lipat. Jadi, jika kita berpuasa Ramadhan selama 30 hari, lalu ditambah enam hari Syawal, maka totalnya menjadi 36 hari. Jika dikalikan 10, hasilnya adalah 360 hari, atau setara dengan satu tahun penuh," jelasnya.

Dengan perhitungan ini, umat Islam bisa mendapatkan pahala luar biasa hanya dengan tambahan enam hari puasa setelah Ramadhan.

Puasa Syawal bukan hanya soal mendapatkan pahala, tetapi juga sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT selama bulan Ramadhan.

Jangan Sia-siakan Kesempatannya

Selain itu, puasa ini juga membantu menjaga kebiasaan baik yang telah dilakukan selama Ramadhan, sehingga ibadah tetap terjaga sepanjang tahun.

Syekh Ali Jaber menambahkan bahwa puasa Syawal bisa menjadi latihan untuk membentuk kedisiplinan dalam beribadah.

"Kadang setelah Ramadhan, ada yang merasa kehilangan semangat ibadah. Dengan puasa Syawal, kita bisa tetap menjaga ritme ibadah agar tidak menurun," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa puasa ini adalah bentuk keistimewaan dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang ingin terus mendekatkan diri dan menjaga amal saleh.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan puasa Syawal. Puasa ini hanya bisa dilakukan setelah seseorang telah menyelesaikan puasa Ramadhan secara penuh.

Jika masih memiliki utang puasa Ramadhan, maka utang tersebut harus dilunasi terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa Syawal.

"Jika masih ada utang puasa Ramadhan, sebaiknya lunasi dulu. Setelah itu, baru bisa menjalankan puasa Syawal agar pahalanya sempurna," jelasnya.

Puasa Syawal adalah kesempatan besar yang diberikan oleh Allah SWT bagi umat Islam. Dengan hanya enam hari puasa, seseorang bisa meraih pahala yang begitu besar dan keberkahan sepanjang tahun.

Syekh Ali Jaber mengajak umat Islam untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Dengan niat yang tulus dan tekad yang kuat, puasa Syawal bisa menjadi amalan istimewa yang mengiringi kehidupan seorang Muslim.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa Allah SWT selalu memberikan kemudahan bagi umat-Nya dalam beribadah.

"Puasa ini ringan, hanya enam hari, tetapi pahalanya luar biasa. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan yang sangat berharga ini," tutupnya.

Penulis: Nugroho Purbo/Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |