Liputan6.com, Jakarta - Dalam kehidupan modern, sholat sunnah kerap kali terabaikan, terlebih sholat qobliyah dzuhur yang waktunya persis di tengah sibuknya aktivitas harian. Padahal abadah ini begitu besar fadhilahnya. Oleh sebab itu, umat Islam perlu memahami niat salat qobliyah zuhur dan tata cara mengerjakannya.
Salat qobliyah zuhur adalah bagian dari salat sunnah rawatib, salat sunnah yang mengiringi salat fardhu, baik yang dikerjakan sebelum (qobliyah) maupun sesudahnya (ba'diyah). Landasan utama disyariatkannya salat qobliyah zuhur adalah hadits riwayat Ibnu Umar RA: "Aku shalat bersama Rasulullah SAW dua rakaat sebelum Zuhur..." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Salat qobliyah zuhur tergolong dalam kategori sunnah muakkad, sunnah yang sangat dianjurkan. Imam Nawawi dalam Al-Majmu' menegaskan bahwa Rasulullah SAW senantiasa menjaga salat sunnah ini, baik dalam keadaan mukim maupun saat dalam perjalanan.
Bahkan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam Zaadul Ma'ad menyebutkan bahwa di antara salat-salat sunnah rawatib, qobliyah zuhur menempati kedudukan istimewa setelah qobliyah subuh.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah tata cara sholat qobliyah dzuhur.
Bacaan Niat Salat Qobliyah Zuhur: Arab, Latin dan Artinya
Niat adalah ruh dari setiap ibadah. Dalam salat qobliyah zuhur, niat diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Sholat qoblihah dzuhur bisa dikerjakan dua atau empat rakaat. Jika mengerjakan 4 rakaat, salat dilakukan dengan dua kali salam (2 rakaat + salam, kemudian 2 rakaat + salam). Berikut bacaan niatnya:
Untuk 2 Rakaat
Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatadz dzuhri rak'ataini qabliyatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah dua rakaat sebelum Zuhur karena Allah Ta'ala."
Atau dengan lafaz yang lebih lengkap:
Arab: اُصَلِّيْ سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatad dhuhri rak'ataini qabliyatan mustaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat salat sunnah sebelum Zuhur dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala."
Untuk 4 Rakaat
Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatadz dzuhri arba'a raka'atin qabliyatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah empat rakaat sebelum Zuhur karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Salat Qobliyah Zuhur
Salat qobliyah zuhur dilaksanakan dengan tata cara yang pada dasarnya sama dengan salat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkah lengkapnya:
1. Niat
Niat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Lafaz niat telah dijelaskan di atas.
2. Takbiratul Ihram Mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar" .
3. Doa Iftitah (Sunnah)
Membaca doa iftitah sebelum memulai bacaan Al-Fatihah.
4. Membaca Surat Al-Fatihah
Membaca Al-Fatihah dengan tartil pada setiap rakaat.
5. Membaca Surat Pendek
Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek dari Al-Qur'an.
6. Rukuk
Membungkukkan badan dengan tuma'ninah sambil membaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ (3 kali)
7. I'tidal
Berdiri tegak kembali dengan tuma'ninah, membaca:
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Lalu:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ
8. Sujud Pertama
Meletakkan dahi ke lantai dengan tuma'ninah sambil membaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ (3 kali)
9. Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk sejenak dengan tuma'ninah sambil membaca doa:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي
"Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupilah kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku, dan ampunilah aku."
10. Sujud Kedua
Sujud kedua dengan bacaan yang sama seperti sujud pertama.
11. Rakaat Kedua
Mengulangi langkah yang sama (Al-Fatihah hingga sujud kedua).
12. Tasyahud Akhir
Duduk tahiyat akhir dengan membaca tasyahud dan shalawat kepada Nabi.
13. Salam
Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Hal-Hal Penting dalam Pelaksanaan:
• Salat 4 rakaat dilakukan dengan 2 kali salam berdasarkan hadits: "Salat sunnah pada malam dan siang hari adalah dengan dua rakaat salam dan dua rakaat salam" (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
• Dikerjakan secara sendirian (munfarid), tidak berjamaah
• Tidak diawali adzan dan iqamah
• Dianjurkan mengambil tempat yang berbeda dengan tempat salat fardhu untuk membedakan antara salat sunnah dan wajib
• Dikerjakan dengan ringan tidak dipanjangkan
Fadhilah Salat Qobliyah Zuhur
Salat qobliyah zuhur memiliki keutamaan yang sangat besar. Berikut beberapa di antaranya:
1. Diharamkan dari Api Neraka
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menjaga salat sunnah empat rakaat sebelum Zuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah SWT mengharamkan baginya neraka." (HR. Tirmidzi). Ini adalah keutamaan terbesar yang dijanjikan bagi mereka yang istiqamah mengerjakan salat qobliyah dan ba'diyah zuhur.
2. Dibangunkan Rumah di Surga
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim: "Barang siapa yang mengerjakan salat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga." (HR. Muslim)
Dua belas rakaat yang dimaksud adalah: 4 rakaat qobliyah zuhur, 2 rakaat ba'diyah zuhur, 2 rakaat ba'diyah maghrib, 2 rakaat ba'diyah isya, dan 2 rakaat qobliyah subuh.
3. Menyempurnakan Salat Fardhu
Salat sunnah rawatib, termasuk qobliyah zuhur, berfungsi sebagai penyempurna kekurangan dalam salat fardhu. Pada hari kiamat, jika salat fardhu seseorang kurang, maka akan dilihat apakah ia memiliki salat sunnah untuk melengkapinya.
4. Menambah Pahala dan Meningkatkan Kekhusyukan
Salat qobliyah zuhur menambah pahala, meningkatkan kualitas salat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah ini juga melatih ketenangan hati dan konsistensi dalam beribadah.
5. Pintu Langit Dibuka
Rasulullah SAW bersabda bahwa pada waktu matahari tergelincir (masuk waktu Zuhur), pintu-pintu langit dibuka. Beliau menyukai jika pada saat itu ada amal saleh yang naik ke langit dari dirinya.
Pertanyaan Seputar Sholat Qobliyah Zuhur
1. Berapa rakaat salat qobliyah zuhur?
Salat qobliyah zuhur dapat dikerjakan sebanyak 2 rakaat atau 4 rakaat. Jika 4 rakaat, dikerjakan dengan dua kali salam (2 rakaat + salam, kemudian 2 rakaat + salam). Menurut pendapat yang kuat, 4 rakaat lebih utama karena sesuai dengan amalan rutin Rasulullah SAW.
2. Apakah salat qobliyah zuhur termasuk sunnah muakkad?
Ya. Salat qobliyah zuhur termasuk sunnah muakkad—sunnah yang sangat dianjurkan dan senantiasa dikerjakan oleh Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah meninggalkannya, baik dalam keadaan mukim maupun safar.
3. Bolehkah salat qobliyah zuhur 4 rakaat dengan satu salam?
Boleh, namun yang lebih utama adalah dua kali salam (2 rakaat + salam, kemudian 2 rakaat + salam) sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Salat sunnah pada malam dan siang hari adalah dengan dua rakaat salam dan dua rakaat salam." (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
4. Kapan waktu mengerjakan salat qobliyah zuhur?
Waktu salat qobliyah zuhur dimulai sejak matahari tergelincir (masuk waktu Zuhur) hingga sebelum iqamah dikumandangkan untuk salat Zuhur. Dianjurkan dikerjakan di rumah, namun boleh juga di masjid sebelum salat berjamaah dimulai.
5. Apa keutamaan menjaga salat 4 rakaat sebelum Zuhur?
Keutamaan terbesarnya adalah diharamkan dari api neraka sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Tirmidzi. Selain itu, termasuk dalam 12 rakaat yang dijanjikan rumah di surga (HR. Muslim).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321441/original/077954600_1786441575-masjid-pogung-dalangan-63DjDHXAA_c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3580533/original/022563500_1632366621-Wawancara_Kerja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3274937/original/075776800_1603351599-photo-1561399452-bdcd36b25b38__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5099115/original/085786100_1737178431-1737173047698_arti-qadarullah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321440/original/060833200_1786441575-masjid-maba-QhzQfD0ihnI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165509/original/009073500_1742184236-535f032ee6b6e3beccec5dfc251f3802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381314/original/001937700_1760500964-Membuka_Pintu_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422475/original/020765500_1763986575-Ilustrasi_Pasangan_Muslim_-_Priscilla_Du_Preez.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4030425/original/064674000_1653273891-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502010/original/090952200_1770965006-tiktok_korlantas_klaim.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572218/original/060707400_1777780612-cek_fakta_-_CPNS_Kemenag.jpg)