Liputan6.com, Jakarta - Panduan membaca sholawat ibrahimiyah dengan harakat lengkap menjadi rujukan penting bagi umat Islam yang ingin membaca sholawat dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Mempelajari lafaz, makna, dan adab membacanya menjadi bagian dari upaya menyempurnakan ibadah sehari-hari.
Terlebih, Sholawat Ibrahimiyah merupakan bacaan paling masyhur karena diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat ketika mereka bertanya tentang tata cara bershalawat kepada beliau.
Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari Ka'ab bin 'Ujrah RA. Ketika para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, kami telah mengetahui cara mengucapkan salam kepadamu, lalu bagaimana cara bershalawat kepadamu?"
Beliau kemudian mengajarkan lafaz Sholawat Ibrahimiyah yang hingga kini menjadi bacaan utama dalam tahiyat akhir salat. Karena berasal langsung dari Nabi SAW, para ulama sepakat bahwa bacaan ini merupakan bentuk shalawat yang paling utama.
Shalawat termasuk zikir paling utama karena mengandung doa, penghormatan, sekaligus bentuk kecintaan kepada Nabi yang menjadi pembawa petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Para ulama juga menerangkan bahwa Sholawat Ibrahimiyah memiliki kedudukan istimewa. Buku 70 Shalawat Pilihan, Riwayat, Manfaat dan Keutamaannya karya Ustadz Mahmud Sami, 1001 Shalawat karya Muhammad Taufiq Ali Yahya, serta Sholawat Jalan Selamat karya Habib Novel Alaydrus sama-sama menekankan pentingnya membiasakan membaca shalawat ini sebagai amalan harian yang penuh keberkahan.
Bacaan Sholawat Ibrahimiyah Lengkap dengan Harakat
Berikut adalah bacaan Sholawat Ibrahimiyah dengan harakat lengkap, latin, dan terjemahannya. Redaksi ini merupakan salah satu riwayat yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi.
Teks Arab dengan Harakat: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Bacaan Latin: Allāhumma shalli 'alā Muhammadin wa 'alā āli Muhammad, kamā shallayta 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, wa bārik 'alā Muhammadin wa 'alā āli Muhammad, kamā bārakta 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, fil 'ālamīna innaka Ḥamīdun Majīd.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”
Panduan Pengamalan Sholawat Ibrahimiyah
1. Waktu dan Tempat Pembacaan
Sholawat Ibrahimiyah dibaca minimal 5 kali dalam sehari semalam, yaitu setiap kali seorang Muslim duduk tasyahud akhir dalam salat, baik salat fardhu maupun salat sunnah. Ini menjadikannya bacaan yang paling rutin diamalkan oleh umat Islam sepanjang hayat.
Di luar salat, sholawat ini juga dapat diamalkan kapan saja sebagai amalan sunnah. Waktu-waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak sholawat adalah pagi dan sore hari, hari Jumat dan malam Jumat, serta saat menghadapi kesulitan atau memohon terkabulnya hajat.
2. Jumlah Bacaan yang Dianjurkan
Imam Nawawi pernah berkata bahwa sholawat Ibrahimiyah merupakan bentuk sholawat paling utama yang memiliki dampak besar jika dibaca rutin secara istiqomah. Jumlah bacaan tidak ditentukan secara baku, sehingga seorang Muslim dapat mengamalkannya sebanyak mungkin setiap harinya sesuai kemampuan.
Sebagian ulama mengatakan bahwa membaca shalawat Ibrahimiyah sebanyak seribu kali dapat menjadikan pembacanya melihat Nabi Muhammad SAW dalam mimpi. Sementara itu, membaca sholawat Ibrahimiyah sebanyak 40 kali disebutkan dapat menghilangkan kesusahan.
3. Cara Membaca yang Benar
Untuk mendapatkan bacaan yang benar, perhatikan hal-hal berikut: Panjang pendek bacaan (mad): Perhatikan bacaan mad pada lafaz seperti shalli, āli, Ibrāhīma, dan 'ālamīna.
Tajwid: Bacalah dengan memperhatikan hukum-hukum tajwid seperti idgham, ikhfa, dan izhar.
Penambahan Lafaz "Sayyidina": Menambahkan lafaz Sayyidina (junjungan kami) sebelum nama Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim hukumnya sunnah dan dianjurkan sebagai bentuk adab dan penghormatan.
Kandungan Makna Sholawat Ibrahimiyah
Sholawat Ibrahimiyah mengandung makna yang mendalam dan sarat dengan hikmah. Syekh Nawawi dalam Murah Labib-Tafsir an-Nawawi menjelaskan empat alasan mengapa Nabi Muhammad SAW disandingkan dengan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dalam sholawat ini.
Pertama, Nabi Ibrahim pernah berdoa khusus untuk Nabi Muhammad SAW dengan doa yang termaktub dalam sholawat ini. Allah kemudian menggerakkan lisan umat Nabi Muhammad untuk senantiasa menyebut nama Nabi Ibrahim sebagai bentuk balasan kebaikan.
Kedua, Nabi Ibrahim berdoa, “Ya Allah, jadikanlah untukku sebutan yang baik pada umat terakhir.” Allah mengabulkan doa tersebut sehingga penyebutan Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim selalu dirangkaikan sebagai pujian yang baik.
Ketiga, Nabi Ibrahim adalah bapak dari aspek agama (abū millah), sedangkan Nabi Muhammad adalah bapak dari aspek rahmat (abū rahmah). Maka wajib bagi setiap Muslim menjadikan mereka sebagai sifat bapak dan menyebutnya secara bersama.
Keempat, Nabi Ibrahim mengajak umat melaksanakan ibadah haji, sedangkan Nabi Muhammad mengajak kepada iman. Maka Allah mengumpulkan keduanya dalam sebutan yang baik.
Fadhilah Sholawat Ibrahimiyah
1. Sholawat Paling Sempurna
Menurut Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani, shalawat Ibrahimiyah adalah shalawat yang paling sempurna shighat-nya dibanding shalawat-shalawat yang lain, baik yang ma'tsûrah maupun yang tidak. Karena kesempurnaannya ini, para ulama menentukannya sebagai shalawat yang dibaca dalam salat.
2. Mendapat Syafaat Rasulullah SAW
Imam Ahmad As-Shawi menyebutkan sebuah hadits riwayat Imam Bukhari di mana Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang membaca shalawat ini (Sholawat Ibrahimiyah), maka aku bersaksi baginya di hari kiamat dengan kesaksian dan aku memberi syafaat baginya.”
3. Sholawat yang Langsung Dibenarkan Allah
Sholawat Ibrahimiyah lebih bagus dibanding sholawat lain karena langsung dibenarkan oleh Allah SWT dan terdapat dalam Al-Qur'an, tepatnya surah Al-Ahzab ayat 56. Ini menjadikannya amalan yang memiliki landasan kuat secara syariat.
4. Memperlancar Rezeki dan Memudahkan Haji
Mengutip buku Shalawat Populer karya Suhaidi Ghazali dan Shabri Shaleh Anwar, salah satu keutamaan sholawat Ibrahimiyah adalah bisa disegerakan berangkat haji dengan izin Allah SWT. Khususnya bagi mereka yang berkeinginan besar menunaikan ibadah haji, hendaknya memperbanyak membaca sholawat ini setiap harinya.
5. Dapat Melihat Nabi dalam Mimpi
Sebagian ulama mengatakan bahwa membaca shalawat Ibrahimiyah sebanyak seribu kali dapat menjadikan pembacanya melihat Nabi Muhammad SAW dalam mimpi. Ini menjadi motivasi tambahan bagi umat Islam untuk memperbanyak sholawat.
Pertanyaan Seputar Sholawat Ibrahimiyah
1. Apa bacaan Sholawat Ibrahimiyah yang benar sesuai sunnah?
Bacaan yang benar adalah Allāhumma shalli 'alā Muhammadin wa 'alā āli Muhammad, kamā shallayta 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, wa bārik 'alā Muhammadin wa 'alā āli Muhammad, kamā bārakta 'alā Ibrāhīma wa 'alā āli Ibrāhīm, fil 'ālamīna innaka Ḥamīdun Majīd.
2. Kapan waktu terbaik membaca Sholawat Ibrahimiyah?
Waktu terbaik adalah setiap tasyahud akhir dalam salat, minimal 5 kali sehari semalam. Di luar salat, dapat dibaca kapan saja, terutama pagi dan sore hari, hari Jumat, serta saat menghadapi kesulitan.
3. Apakah wajib menambahkan lafaz “Sayyidina” dalam Sholawat Ibrahimiyah?
Menambahkan lafaz Sayyidina (junjungan kami) hukumnya sunnah dan dianjurkan sebagai bentuk adab dan penghormatan kepada Nabi, sebagaimana pendapat Imam Ramli dan Imam Ibnu Hajar.
4. Berapa kali sebaiknya membaca Sholawat Ibrahimiyah setiap hari?
Jumlah bacaan tidak ditentukan secara baku. Namun, minimal 5 kali dalam salat. Di luar salat, dianjurkan sebanyak mungkin, dengan jumlah yang disebutkan para ulama seperti 40 kali untuk menghilangkan kesusahan atau 1000 kali untuk bermimpi bertemu Nabi.
5. Apa keutamaan terbesar dari membaca Sholawat Ibrahimiyah?
Keutamaan terbesarnya adalah mendapatkan syafaat dan kesaksian langsung dari Rasulullah SAW di hari kiamat, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Bukhari.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3292250/original/093623800_1604992396-suzy-turbenson-zpIsUwrIRtY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5018343/original/061776200_1732336344-apa-itu-alam-kubur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307719/original/062767400_1785063931-amg1200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450229/original/030945800_1766134797-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210968/original/055759100_1746521381-WhatsApp_Image_2025-05-06_at_15.43.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3133009/original/069410900_1589908304-3482876.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304915/original/053158000_1784776858-4Qer4OZSWmkN7bJuhkLWD1DpfNSN3IN7oX1k6J7q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5134162/original/012917000_1739593072-1739590048291_arti-doa-sholat-dhuha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990609/original/049121600_1730716478-cara-ziarah-kubur-orang-tua.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4491252/original/053957400_1688529312-pexels-meruyert-gonullu-6908028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3187901/original/087360700_1595477323-courtyard-kalyan-mosque-sunset-bukhara-uzbekistan_196911-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302961/original/088608700_1784614981-teenager-taking-shower-reduce-hangover-effect__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386164/original/039099900_1760956903-ilustrasi_membaca_quran.jpg)


















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544736/original/021119200_1775115709-gibran_promo_motor_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4067423/original/029499900_1656490392-WhatsApp_Image_2022-06-29_at_2.40.46_PM.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541900/original/045765100_1774924667-f74d8bed-bd18-437b-b58c-048c5cf9b3f9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990690/original/039762200_1730716919-cara-bayar-fidyah-puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
