Liputan6.com, Jakarta - Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Bukan hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat. Islam memberikan tuntunan yang jelas mengenai bagaimana perempuan bisa mencapai kemuliaan dalam berbagai perannya.
Dalam kehidupan modern, perempuan memiliki banyak pilihan untuk berkarier, berpendidikan tinggi, dan mengembangkan diri. Namun, ada satu peran utama yang tidak boleh dilupakan, yaitu menjadi pribadi yang terbaik sesuai dengan kedudukannya.
Pendakwah yang terkenal dengan dakwahnya yang menyejukkan, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menegaskan bahwa sebesar apa pun pencapaian seorang perempuan, tujuan akhirnya tetaplah menjadi yang terbaik dalam peran utamanya.
Dalam ceramahnya UAH menjelaskan, bahwa jika seorang perempuan sudah menikah dan memiliki anak, maka tugas utamanya adalah menjadi ibu yang terbaik bagi anak-anaknya. Tidak ada karier yang lebih mulia dibanding mendidik generasi penerus yang shalih dan shalihah.
"Jika seorang perempuan belum memiliki anak, maka ia harus berusaha menjadi istri yang terbaik bagi suaminya. Peran seorang istri dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat mulia, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai ayat Al-Qur’an," kata UAH, dikutip dari kanal YouTube @PuspaPuspita5.
Seorang istri yang baik bukan hanya mendampingi suami dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga menjadi pendukung dalam kebaikan. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menegaskan pentingnya peran istri dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Simak Video Pilihan Ini:
Pengasuh dan Santri Ponpes di Cilacap Tolak People Power
Islam Tidak Melarang Perempuan Berkarier
Bagi perempuan yang belum menikah, peran utama yang harus diutamakan adalah menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Bakti kepada orang tua adalah kewajiban utama sebelum memasuki fase kehidupan yang lebih luas.
Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa Islam tidak melarang perempuan untuk mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Namun, dalam setiap langkah yang diambil, perempuan harus tetap mengutamakan peran utamanya dalam keluarga.
Seorang perempuan yang berkarier tetap harus menyeimbangkan antara pekerjaan dan tanggung jawabnya di rumah. Islam tidak menghalangi perempuan untuk berkarya, tetapi tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas utama.
Perempuan yang memahami perannya dengan baik akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya. Dalam Islam, peran seorang ibu begitu agung sehingga disebut sebagai "madrasah pertama" bagi anak-anaknya.
Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa perempuan yang menjalankan perannya dengan baik akan mendapatkan pahala besar di sisi Allah. Ketika seorang istri dan ibu mampu membimbing keluarganya dalam kebaikan, maka pahalanya terus mengalir hingga akhirat.
Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa perempuan yang ingin sukses dalam hidup harus selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Setiap langkahnya harus dilandasi dengan niat yang baik dan sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah.
Perempuan yang belum menikah tidak perlu merasa rendah diri atau terburu-buru dalam mencari pasangan. Selama ia tetap menjaga akhlak dan berbakti kepada orang tua, Allah akan memberikan jalan terbaik dalam hidupnya.
Peran Perempuan Sangat Luas
Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa peran perempuan dalam Islam sangat luas. Islam tidak membatasi perempuan dalam hal ilmu dan pengembangan diri, tetapi tetap memberikan pedoman agar keseimbangan dalam hidup tetap terjaga.
Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan harus mampu menjalankan perannya dengan penuh kesungguhan. Setiap peran yang dijalani dengan ikhlas akan membawa keberkahan, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Kesuksesan seorang perempuan tidak hanya diukur dari pencapaiannya di dunia, tetapi juga dari seberapa baik ia menjalankan amanah yang diberikan Allah. Menjadi ibu, istri, atau anak yang baik adalah investasi yang tidak ternilai harganya.
Bagi perempuan yang sudah memahami tujuan hidupnya, segala aktivitas yang dilakukan akan bernilai ibadah. Setiap upaya dalam membangun rumah tangga yang harmonis, mendidik anak, dan berbakti kepada orang tua akan mendapatkan balasan yang besar dari Allah.
Kesimpulannya, perempuan dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Apapun aktivitas dan pencapaiannya, tujuan akhirnya tetaplah menjadi yang terbaik dalam peran utama yang telah Allah tetapkan.
Ustadz Adi Hidayat mengingatkan bahwa dalam menjalani kehidupan, perempuan harus selalu berpegang pada petunjuk Al-Qur’an. Dengan demikian, kehidupannya akan selalu berada dalam lindungan dan keberkahan dari Allah.
Penulis: Nugroho Purbo/Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul