Bacaan Doa Kedua Orang Tua Rabbighfirli, Ini Perintah Berbakti pada Orang Tua

17 hours ago 4

Berbakti kepada orang tua (birrul walidain) merupakan salah satu perintah paling mulia dalam ajaran Islam. Bahkan, kewajiban ini disebutkan berulang kali dalam Al-Qur’an dan langsung diperintahkan oleh Allah SWT. Kedudukannya begitu tinggi, hingga dalam beberapa ayat, ia disandingkan dengan perintah menyembah Allah SWT semata.

Dalam Surah Al-Isra ayat 23, Allah SWT menegaskan

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا۝٢

Artinya: Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

Ayat ini menekankan bahwa setelah tauhid, berbakti kepada kedua orang tua adalah bentuk ibadah yang sangat utama. Bentuk baktinya pun bukan sekadar fisik, tetapi juga mencakup sikap, ucapan, dan perlakuan yang lembut. Bahkan, berkata “ah” saja kepada orang tua dilarang, apalagi membentak. Allah menginginkan agar kita memperlakukan orang tua dengan penuh hormat dan kasih sayang, terutama ketika mereka telah berusia lanjut.

Sementara dalam Surah Al-Isra ayat 24, Allah memerintahkan:

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

Artinya: Rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil.’

Doa ini menggambarkan bagaimana seorang anak hendaknya senantiasa memohon rahmat Allah untuk orang tuanya, sebagai balasan atas kasih sayang dan pengorbanan mereka sejak masa kecil.

Namun, penting pula dipahami bahwa ketaatan kepada orang tua tidaklah bersifat mutlak dalam segala hal. Dalam Surah Al-Ankabut ayat 8, Allah SWT menegaskan:

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًاۗ وَاِنْ جَاهَدٰكَ لِتُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَاۗ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ۝٨

Artinya: Kami telah mewasiatkan (kepada) manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku kamu kembali, lalu Aku beri tahukan kepadamu apa yang selama ini kamu kerjakan.

Ayat ini menunjukkan batasan dalam berbakti, yaitu ketika perintah orang tua bertentangan dengan prinsip tauhid dan ajaran agama. Dalam hal ini, anak tetap diwajibkan untuk bersikap baik dan sopan, namun tidak boleh menaati perintah yang mengarah pada kemaksiatan atau kesyirikan.

Allah juga mengingatkan manusia untuk bersyukur, tidak hanya kepada-Nya, tetapi juga kepada orang tua, sebagaimana dalam Surah Luqman ayat 14:

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ ۝١

Artinya: Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami,) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali.

Ayat ini menegaskan bahwa kebaikan dan bakti kepada orang tua harus dilandasi dengan rasa syukur dan penghormatan atas jasa-jasa besar mereka, terutama ibu yang mengandung dan merawat anak dalam kondisi lemah dan penuh pengorbanan.

Dalam kesimpulannya, berbakti kepada orang tua adalah jalan menuju keridhaan Allah. Ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga perintah langsung dari Sang Pencipta yang menyimpan keberkahan dunia dan akhirat. Bahkan, sebagaimana banyak disebut dalam hadis, ridho Allah tergantung pada ridho orang tua.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |