Liputan6.com, Jakarta Sholat tasbih, sholat sunnah yang unik dengan bacaan tasbih berulang, menarik perhatian banyak muslim. Artikel ini akan membahas secara detail cara sholat tasbih, mulai dari jumlah rakaat, waktu pelaksanaan, hingga doa setelahnya. Kita juga akan mengulas perbedaan pendapat ulama terkait sholat ini dan keutamaannya yang besar bagi kehidupan spiritual.
Sholat tasbih, yang dinamakan demikian karena banyaknya bacaan tasbih, memiliki beberapa perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait jumlah rakaat dan waktu pelaksanaannya. Namun, inti dari sholat ini tetap pada pengulangan bacaan tasbih yang diyakini memiliki keutamaan besar. Memahami cara sholat tasbih dengan benar akan membantu kita mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak sumber terpercaya menjelaskan cara sholat tasbih, namun perbedaan pendapat tetap ada. Oleh karena itu, mempelajari berbagai referensi, seperti kitab-kitab fiqih dan konsultasi dengan ulama, sangat dianjurkan untuk memastikan pemahaman yang komprehensif. Artikel ini bertujuan memberikan panduan umum, namun tetap penting bagi setiap muslim untuk menggali lebih dalam pemahamannya.
Simak panduan lengkap tata cara sholat tasbih selengkapnya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (4/4/2025).
Warga Bantul Yogyakarta memiliki tradisi khas yang sudah ratusan tahun rutin digelar saat menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Mereka adakan tradisi tersebut usai jalani ibadah sholat tarawih.
Mengenal Sholat Tasbih
Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang ditandai dengan pengulangan bacaan tasbih, yaitu "Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar", dalam jumlah tertentu pada setiap gerakan sholat. Sholat ini bukan sholat wajib, namun memiliki keutamaan yang besar bagi yang mengamalkannya.
Sejarah sholat tasbih berakar pada hadits riwayat Abu Rafi’ yang menceritakan Rasulullah SAW menyampaikan tata cara dan keutamaan sholat ini kepada pamannya, Abbas. Meskipun hadits ini dianggap dhaif (lemah) oleh sebagian ulama, namun kesunahan sholat tasbih tetap ditegaskan oleh ulama Syafi'iyah seperti Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr.
Kedudukan sholat tasbih dalam ibadah sunnah adalah sebagai amalan tambahan yang dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sholat ini menekankan dzikir dan mengingat Allah SWT melalui pengulangan bacaan tasbih. Nama "sholat tasbih" sendiri berasal dari kata "tasbih" yang berarti "mensucikan", menggambarkan inti dari ibadah ini.
Landasan hukum sholat tasbih didasarkan pada hadits yang diriwayatkan, meskipun status hadits tersebut diperdebatkan. Namun, banyak ulama yang tetap menganjurkan pelaksanaannya karena keutamaannya yang besar dan sesuai dengan ajaran Islam untuk senantiasa berdzikir kepada Allah SWT.
Keutamaan dan Fadhilah Sholat Tasbih
Hadits yang meriwayatkan sholat tasbih menyebutkan berbagai keutamaan, meskipun status hadits tersebut lemah. Namun, keutamaan tersebut tetap dipercaya oleh banyak muslim sebagai motivasi untuk melaksanakan sholat tasbih.
Banyak ulama, terutama dari mazhab Syafi'i, menyatakan keutamaan sholat tasbih yang sangat besar. Imam as-Subki bahkan menyatakan bahwa orang yang mengetahui keutamaan sholat tasbih namun meninggalkannya dianggap meremehkan agama.
Secara spiritual, sholat tasbih memberikan ketenangan jiwa, meningkatkan keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pengulangan bacaan tasbih membantu fokus dan kekhusyukan dalam beribadah.
Dalam kehidupan sehari-hari, sholat tasbih dapat memberikan dampak positif seperti peningkatan kesabaran, kedisiplinan, dan rasa syukur. Amalan ini juga dapat menjadi benteng dari perbuatan dosa dan godaan setan.
Waktu Pelaksanaan Sholat Tasbih
Sholat tasbih fleksibel waktunya, dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali waktu-waktu yang dilarang sholat (waktu terbit dan terbenam matahari, serta saat matahari tepat di atas kepala).
Waktu-waktu utama yang dianjurkan untuk sholat tasbih adalah malam hari, terutama sepertiga malam terakhir, malam Nisfu Sya'ban, dan malam 10 Muharram. Waktu-waktu ini dianggap memiliki keutamaan tersendiri dalam ibadah.
Imam Nawawi menganjurkan sholat tasbih dua rakaat dua salam di malam hari, dan empat rakaat satu salam di siang hari. Namun, ini hanya anjuran, bukan kewajiban mutlak.
Frekuensi sholat tasbih juga fleksibel, bisa harian, mingguan, bulanan, atau bahkan hanya sekali seumur hidup. Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukannya sesering mungkin sesuai kemampuan.
Niat Sholat Tasbih yang Benar
Niat adalah rukun sholat yang sangat penting. Niat sholat tasbih diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Niat sholat tasbih 4 rakaat:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tasbihi arba'a raka'atin lillahi ta'ala
Niat sholat tasbih 2 rakaat:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tasbihi rak'ataini lillahi ta'ala
Arti niat: "Saya niat sholat sunnah tasbih ... rakaat karena Allah SWT." Yang penting adalah niat yang tulus dan khusyuk, bukan hanya pengucapan lafadznya.
Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat (Sekali Salam)
Sebelum sholat, pastikan dalam keadaan suci (berwudhu) dan menghadap kiblat. Niatkan dalam hati sebelum takbiratul ihram.
1. Takbiratul ihram (Allahu Akbar),
2. Doa iftitah,
3. Al-Fatihah,
4. Surah pendek,
5. Tasbih 15x,
6. Rukuk (tasbih 10x),
7. I'tidal (tasbih 10x),
8. Sujud pertama (tasbih 10x),
9. Duduk antara dua sujud (tasbih 10x),
10. Sujud kedua (tasbih 10x),
11. Duduk istirahat (tasbih 10x).
Ulangi langkah 3-11 untuk rakaat kedua, ketiga, dan keempat. Setelah rakaat keempat, tasyahud akhir dan salam. Total tasbih dalam 4 rakaat adalah 300 kali.
Hitung tasbih dengan seksama. Jika ragu, tambahkan di gerakan selanjutnya. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan ketulusan niat.
Cara Sholat Tasbih 2 Rakaat (Dua Kali Salam)
Sholat tasbih 2 rakaat sama seperti 4 rakaat, hanya dibagi 2x2 rakaat, setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam. Jumlah tasbih tetap 300.
Lakukan 2 rakaat pertama seperti panduan 4 rakaat, diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam. Kemudian, lakukan 2 rakaat kedua dengan cara yang sama.
Metode ini memudahkan bagi yang belum terbiasa dengan sholat tasbih 4 rakaat. Pertahankan kekhusyukan dan fokus pada setiap gerakan.
Dengan membagi menjadi dua kali salam, sholat tasbih menjadi lebih ringan dan mudah dikerjakan, khususnya bagi yang baru belajar.
Bacaan Tasbih dalam Sholat Tasbih
Kalimat tasbih utama:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallahi walhamdulillah wala ilaaha illallah wallahu akbar
Artinya: Maha Suci Allah, Segala Puji Bagi Allah, Tiada Tuhan Selain Allah, dan Allah Maha Besar.
Jumlah tasbih dalam satu rakaat: 75 kali (15 berdiri + 10 rukuk + 10 i'tidal + 10 sujud pertama + 10 duduk + 10 sujud kedua + 10 duduk istirahat).
Jumlah tasbih dalam empat rakaat: 300 kali. Hafalkan bacaan tasbih agar lebih khusyuk dan lancar.
Anda dapat menghafal bacaan tasbih dengan metode pengulangan, menulis, atau mendengarkan rekaman audio.
Ketepatan jumlah tasbih penting, namun kekhusyukan lebih utama. Jika lupa, tambahkan di gerakan berikutnya.
Doa Setelah Sholat Tasbih
Doa setelah sholat tasbih:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَكَ
Allahumma inni as'aluka taufiqa ahlil huda wa a'mala ahlil yaqin wa munashahata ahlit taubah wa 'azma ahlish shabri wa jidda ahlil khasyah wa thalaba ahlir raghbah wa ta'abbuda ahlil wara'i wa 'irfana ahlil 'ilmi hatta akhafak
Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufik seperti orang-orang yang mendapat petunjuk, amal seperti orang-orang yang yakin, nasihat seperti orang-orang yang bertaubat, keteguhan seperti orang-orang yang sabar, kesungguhan seperti orang-orang yang takut (kepada-Mu), permintaan seperti orang-orang yang berharap, ibadah seperti orang-orang yang wara', dan pengetahuan seperti orang-orang yang berilmu, sehingga aku takut kepada-Mu.
Doa ini memohon berbagai kebaikan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Membaca doa ini setelah sholat tasbih akan menambah keberkahan ibadah.
Anda juga bisa menambahkan doa-doa lain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.
Sholat Tasbih dalam Kondisi Khusus
Sholat tasbih di malam Nisfu Sya'ban dan 10 Muharram memiliki keutamaan tersendiri. Dipercaya dapat menghapus dosa dan dikabulkan doa.
Sholat tasbih berjamaah diperbolehkan, terutama bagi yang belum memahami tata caranya. Namun, pahalanya tetap dihitung individual.
Orang sakit atau lanjut usia dapat menyesuaikan jumlah rakaat dan bacaan tasbih sesuai kemampuan. Niat yang tulus lebih utama dari kesempurnaan gerakan.
Dalam perjalanan (safar), sholat tasbih dapat diqashar (dipendekkan) sesuai aturan sholat safar.
Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang dianjurkan dengan keutamaan yang besar. Pelajari cara sholat tasbih dengan benar, baik 4 rakaat atau 2 rakaat, serta pahami bacaan tasbih dan doa setelahnya.
Konsistenlah dalam melaksanakan sholat tasbih, sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua.