Liputan6.com, Jakarta Sholat Syuruq, sholat sunnah yang dikerjakan setelah matahari terbit sempurna, sekitar 12-15 menit setelah matahari muncul di ufuk timur. Ibadah ini menawarkan berbagai keutamaan, termasuk pahala yang besar dan keberkahan hidup. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang niat sholat Syuruq, waktu pelaksanaannya, tata cara, serta perbedaannya dengan sholat Dhuha.
Waktu pelaksanaan sholat Syuruq menjadi poin penting. Sholat ini berbeda dengan sholat Dhuha, meskipun seringkali dianggap sama. Sholat Syuruq dikerjakan segera setelah matahari terbit, sedangkan sholat Dhuha dapat dilakukan lebih siang, saat matahari mulai meninggi. Niat sholat Syuruq diucapkan dalam hati, menjadi kunci diterimanya ibadah ini oleh Allah SWT. Keikhlasan dalam niat sangat ditekankan.
Banyak keutamaan yang didapat dari melaksanakan sholat Syuruq. Rasulullah SAW menganjurkan sholat ini, dan berbagai hadits menjelaskan pahala yang besar, bahkan disebut setara dengan pahala haji dan umrah. Dengan memahami niat sholat Syuruq dan tata caranya, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan hidup. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (4/4/2025).
Warga Bantul Yogyakarta memiliki tradisi khas yang sudah ratusan tahun rutin digelar saat menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Mereka adakan tradisi tersebut usai jalani ibadah sholat tarawih.
Memahami Sholat Syuruq
Sholat Syuruq, berasal dari kata "syuruq" yang berarti terbit, adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah matahari terbit sempurna. Waktu pelaksanaannya sangat spesifik, yaitu sekitar 12-15 menit setelah matahari muncul di ufuk timur. Sholat ini seringkali disamakan dengan sholat Dhuha, namun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan yang cukup signifikan.
Perbedaan mendasar antara sholat Syuruq dan sholat Isyraq terletak pada waktu pelaksanaannya. Meskipun keduanya seringkali digunakan secara bergantian, sholat Syuruq lebih spesifik dikerjakan segera setelah matahari terbit, sementara sholat Isyraq dapat diartikan sebagai sholat yang dilakukan di waktu pagi setelah matahari terbit. Sholat Syuruq termasuk dalam ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, memberikan kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah di pagi hari.
Manfaat menjalankan sholat Syuruq secara rutin sangatlah banyak. Selain mendapatkan pahala yang besar, sholat ini juga dapat meningkatkan kedekatan kita dengan Allah SWT, menumbuhkan rasa syukur, serta memberikan ketenangan dan kedamaian batin. Sholat Syuruq juga dapat menjadi sarana untuk memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Sholat Syuruq dianjurkan karena keutamaannya yang luar biasa. Hadits-hadits Rasulullah SAW menyebutkan pahala yang besar bagi yang mengerjakannya, bahkan disebut setara dengan pahala haji dan umrah. Selain itu, sholat ini juga dapat menjadi benteng perlindungan dari godaan setan dan berbagai masalah hidup. Dengan demikian, sholat Syuruq menjadi ibadah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan.
Niat Sholat Syuruq dan Cara Membacanya
Bacaan niat sholat Syuruq dalam bahasa Arab adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الإِشْرَاقِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatash-syuruqi rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya: 'Aku niat shalat sunnah isyraq dua rakaat karena Allah Ta'ala.'
Niat merupakan kunci utama diterimanya sholat. Membaca niat dengan khusyuk dan memahami maknanya akan menambah kekhusyukan dalam sholat. Keikhlasan dalam niat merupakan kunci utama diterimanya sholat oleh Allah SWT. Perbedaan niat sholat Syuruq dan sholat Dhuha terletak pada penyebutan nama sholatnya.
Untuk menghafal niat sholat Syuruq, ulangi bacaannya beberapa kali dan pahami artinya. Anda juga bisa menuliskannya di tempat yang mudah dilihat sebagai pengingat. Dengan latihan yang konsisten, menghafal niat sholat Syuruq akan menjadi lebih mudah.
Waktu Pelaksanaan Sholat Syuruq yang Tepat
Waktu optimal untuk melaksanakan sholat Syuruq adalah sekitar 12-15 menit setelah matahari terbit sempurna. Hal ini penting untuk diperhatikan agar sholat Syuruq dapat dibedakan dengan sholat Dhuha yang waktunya lebih siang.
Durasi waktu setelah matahari terbit ini penting untuk diperhatikan. Jangan terburu-buru melaksanakan sholat Syuruq begitu matahari mulai terbit. Tunggulah hingga matahari naik lebih tinggi, sekitar satu tombak dalam pandangan mata.
Perbedaan waktu sholat Syuruq dan sholat Dhuha cukup signifikan. Sholat Syuruq dikerjakan segera setelah matahari terbit, sedangkan sholat Dhuha dapat dikerjakan lebih siang, hingga menjelang waktu Zuhur. Larangan sholat ketika matahari tepat terbit perlu diperhatikan.
Pendapat para imam mazhab mengenai waktu pelaksanaan sholat Syuruq beragam. Namun, inti dari perbedaan pendapat tersebut tetap menekankan pada waktu setelah matahari terbit, bukan saat matahari baru muncul di ufuk. Tips mengidentifikasi waktu Syuruq yang tepat adalah dengan mengamati ketinggian matahari.
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Syuruq Lengkap
Sebelum melaksanakan sholat Syuruq, pastikan Anda telah berwudhu dan berada dalam keadaan suci. Carilah tempat yang tenang dan nyaman untuk menunaikan sholat.
Tahapan pelaksanaan sholat Syuruq sama seperti sholat sunnah lainnya, yaitu diawali dengan niat, takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek (dianjurkan Ad-Dhuha pada rakaat pertama dan As-Syarh pada rakaat kedua), rukuk, iktidal, sujud, dan salam. Gerakan-gerakan dalam sholat Syuruq harus dilakukan dengan khusyuk dan tertib.
Bacaan sholat Syuruq sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Tidak ada bacaan khusus yang dianjurkan, namun membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an yang mudah dihafal dan dipahami akan lebih baik. Gerakan-gerakan yang perlu diperhatikan adalah gerakan rukuk dan sujud yang harus dilakukan dengan benar dan khusyuk.
Setelah salam, bacalah doa-doa pilihan Anda. Anda bisa memanjatkan doa untuk keberkahan, kesehatan, dan perlindungan dari Allah SWT. Jangan lupa untuk selalu berdoa dengan penuh keikhlasan dan harapan.
Keutamaan dan Fadhilah Sholat Syuruq
Hadits-hadits Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan sholat Syuruq, salah satunya yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi: “Barang siapa yang melaksanakan sholat Subuh berjamaah, lalu dia tetap duduk berdzikir hingga matahari terbit, kemudian dia melaksanakan sholat dua rakaat, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna.”
Pahala sholat Syuruq yang setara dengan haji dan umrah merupakan motivasi untuk melaksanakannya. Keutamaan ini menunjukkan betapa besar pahala yang akan didapatkan jika kita melaksanakan sholat Syuruq dengan ikhlas.
Manfaat spiritual sholat Syuruq sangat besar, antara lain mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan, dan mendapatkan ketenangan hati. Manfaat psikologisnya juga tak kalah penting, membantu memulai hari dengan lebih positif dan penuh energi.
Berkah dalam kehidupan sehari-hari juga akan didapatkan dari pelaksanaan sholat Syuruq. Dengan kedekatan kepada Allah SWT, kita akan mendapatkan perlindungan dan keberkahan dalam segala urusan. Banyak ulama dan tokoh Islam yang mengamalkan sholat Syuruq dan merasakan manfaatnya.
Doa Setelah Sholat Syuruq
Berikut bacaan doa setelah sholat Syuruq dalam bahasa Arab:
اَللّهُمَّ يَا نُوْرَ النُّوْرِ بِالطُّوْرِ وَكِتَابٍ مَسْطُوْرٍ فِيْ رِقٍّ مَنْشُوْرٍ وَالبَيْتِ المَعْمُوْرِ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ نُوْرًا أَسْتَهْدِيْ بِهِ إِلَيْكَ وَأَدُلُّ بِهِ عَلَيْكَ وَيَصْحَبُنِيْ فِيْ حَيَاتِيْ وَبَعْدَ الْاِنْتِقَالِ مِنْ ظَلاَم مِشْكَاتِيْ، وَأَسْأَلُكَ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا، أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرِفَتِكَ مُشْرِقَةً بِيْ لَا يَحْجُبُهَا غَيْمُ الْأَوْهَامِ وَلَا يَعْتَرِيْهَا كُسُوْفُ قَمَرِ الوَاحِدِيَّةِ عِنْدَ التَّمَامِ، بَلْ أَدِمْ لَهَا الْإِشْرَاقَ وَالظُهُوْرَ عَلَى مَمَرِّ الْأَيَّامِ وَالدُّهُوْرِ. وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللهم اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِإِخْوَاِننَا فِي اللهِ أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعِيْنَ.
Allâhumma yâ nûrannûri bit thûr wa kitâbim masthûrin fî riqqim mansyûrin wal baitil ma’mur, as-aluka an tarzuqanî nûran astahdî bihi ilaika wa adullu bihi ‘alaika wa yashhabunî fi hayâtî wa ba’dal intiqâli min dhalâmi misykâtî, wa as-aluka bissyamsi wa dhuhâha wa nafsin wa mâ sawwâha, an taj’ala syamsa ma’rifatika musyriqatam bî lâ yahjubuhâ ghaimul auhâmi walâ ya’tarîhâ kusûful qamaril wâhidiyyati ‘indat tamâm, bal adim lahâl Isyraqa wad dhuhûra ‘alâ mamarril ayyâmi wad duhûr. Wa shallillâhumma ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin khâtamil anbiyâ-i wal mursalîn. Wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. Allâhummaghfir lanâ wa liwâlidîna wa li-ikhwâninâ fillâhi ahyâ-an wa amwâtan ajma’în.
Artinya: “Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, dengan wasilah bukit Thur dan Kitab yang ditulis pada lembaran yang terbuka, dan dengan wasilah Baitul Ma'mur, aku memohon padamu atas cahaya yang dapat menunjukkanku kepada-Mu. Cahaya yang dapat mengiringi hidupku dan menerangiku setelah berpindah (ke alam lain; bangkit dari kubur) dari kegelapan liang (kubur) ku. Aku meminta kepada-Mu dengan wasilah matahari beserta cahayanya di pagi hari, dan dengan jiwa dan kesempurnaannya, agar Engkau menjadikan matahari ma’rifat kepada-Mu yang seperti matahari cerahnya bersinar menerangiku, tidak tertutup oleh mendung-mendung keraguan, tidak pula terlintasi gerhana pada rembulan kemahaesaan di kala purnama. Tapi jadikanlah padanya selalu bersinar dan selalu tampak, seiring berjalannya hari dan tahun. Berikanlah rahmat ta'dzim Wahai Allah kepada junjungan kami Muhammad, sang pamungkas para nabi dan rasul. Segala Puji hanya milik Allah Tuhan penguasa alam. Ya Allah ampunilah kami, kedua orang tua kami serta kepada saudara-saudara kami seagama seluruhnya, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal." (Nawawi al-Jawi, Nihâyatuz Zain, halaman 103).
Membaca doa setelah sholat Syuruq memiliki keutamaan tersendiri. Doa ini dapat memperkuat ikatan kita dengan Allah SWT dan memohon berbagai kebaikan. Anda juga bisa membaca doa-doa pendek lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.
Perbedaan Sholat Syuruq dan Sholat Dhuha
Perbedaan utama antara sholat Syuruq dan sholat Dhuha terletak pada waktu pelaksanaannya. Sholat Syuruq dikerjakan segera setelah matahari terbit, sedangkan sholat Dhuha dikerjakan setelah matahari meninggi.
Niat sholat Syuruq dan sholat Dhuha juga berbeda. Niat sholat Syuruq menyebutkan nama sholat Syuruq, sedangkan niat sholat Dhuha menyebutkan nama sholat Dhuha. Jumlah rakaat pada kedua sholat ini sama, yaitu dua rakaat.
Keutamaan sholat Syuruq dan sholat Dhuha sama-sama besar. Kedua sholat ini sama-sama dianjurkan dalam Islam dan memiliki banyak manfaat. Namun, sholat Syuruq lebih spesifik dikerjakan setelah matahari terbit.
Pandangan ulama tentang kedua sholat ini beragam. Beberapa ulama menganggap sholat Syuruq dan sholat Dhuha sebagai sholat yang berbeda, sementara yang lain menganggapnya sebagai sholat yang sama. Menggabungkan niat sholat Syuruq dan Dhuha tidak diperbolehkan.
Dalil dan Landasan Hukum Sholat Syuruq
Hadits-hadits Rasulullah SAW menjadi landasan hukum sholat Syuruq. Hadits-hadits tersebut menjelaskan keutamaan dan anjuran untuk melaksanakan sholat Syuruq.
Pendapat para ulama tentang sholat Syuruq beragam, namun mayoritas sepakat bahwa sholat Syuruq adalah sholat sunnah yang dianjurkan. Status hukum sholat Syuruq menurut mazhab-mazhab dalam Islam adalah sunnah muakkadah.
Pandangan empat imam mazhab tentang sholat Syuruq menunjukkan adanya perbedaan pendapat, namun semuanya sepakat tentang keutamaan sholat ini. Dalil Al-Quran yang mendukung pelaksanaan sholat Syuruq terdapat dalam ayat-ayat yang menganjurkan sholat di waktu-waktu tertentu.
Fatwa ulama kontemporer tentang sholat Syuruq memperkuat anjuran untuk melaksanakannya. Ulama kontemporer menekankan pentingnya mengamalkan sholat sunnah, termasuk sholat Syuruq, untuk mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
Niat sholat Syuruq adalah 'Ushalli sunnatash-syuruqi rak'ataini lillahi ta'ala' yang artinya 'Aku niat shalat sunnah isyraq dua rakaat karena Allah Ta'ala.' Sholat Syuruq dikerjakan sekitar 12-15 menit setelah matahari terbit, dengan tata cara yang sama seperti sholat sunnah lainnya.
Sholat Syuruq memiliki keutamaan yang besar, bahkan disebut setara dengan pahala haji dan umrah. Amalkan sholat Syuruq secara konsisten untuk meraih keberkahan dan pahala dari Allah SWT. Semoga dengan memahami niat sholat Syuruq dan tata caranya, kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan hidup.