Membaca doa meminta kesembuhan merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang dianjurkan dalam Islam. Keberadaan doa-doa ini menunjukkan betapa pentingnya peran spiritual dalam proses penyembuhan. Doa-doa ini bukan hanya sebagai pengobat hati, tetapi juga sebagai bentuk permohonan pertolongan dan pengakuan atas kekuasaan Allah SWT yang Maha Menyembuhkan.
DOA 1
Arab: اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Latin: Allahumma rabban naasi, adzhibil ba’sa, isyfi anta asy-syaafi, la syifaa’a illa syifaa’uka, syifaa’an la yughaadiru saqaman.
Artinya: 'Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, hanya Engkau yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan selain dari-Mu, kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit.'
Doa ini merupakan doa yang sangat umum digunakan untuk memohon kesembuhan. Doa ini menekankan pada keesaan Allah SWT sebagai satu-satunya yang mampu menyembuhkan segala penyakit. Kata “syifaa’an la yughaadiru saqaman” menunjukkan harapan akan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit sedikit pun. Dengan membaca doa ini, kita memohon kesembuhan yang sempurna dan totalitas dari Allah SWT.
DOA 2
Arab: أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Latin: Anni massaniyad dhurru wa anta arhamur rahimin.
Artinya: 'Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.'
Doa ini merupakan doa Nabi Ayub a.s. saat beliau diuji dengan penyakit yang berat. Doa ini mengajarkan kita untuk tetap berprasangka baik kepada Allah SWT meskipun ditimpa musibah. Meskipun sedang sakit, kita tetap mengakui kekuasaan dan kasih sayang Allah SWT yang Maha Penyayang. Doa ini mengajarkan kepasrahan dan pengakuan atas kekuasaan Allah sebagai satu-satunya yang mampu menyembuhkan.
DOA 3
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّءِ الأَسْقَامِ
Latin: Allahumma inni a’udzubika minal-barosi, wal-junuuni, wal-judzami, wa min sayyi’il asqaam.
Artinya: 'Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit kulit, gila, kusta, dan penyakit-penyakit yang buruk.'
Doa ini merupakan doa perlindungan dari penyakit. Doa ini mengajarkan kita untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam penyakit. Selain dibaca saat sakit, doa ini juga dapat dibaca sebagai pencegahan agar terhindar dari penyakit. Dengan membaca doa ini, kita memohon perlindungan dan keselamatan dari penyakit yang berbahaya bagi kesehatan.
DOA 4
Arab: بسْمِ اللهِ الشَّافِي بِسْمِ اللهِ الْكَافِي بِسْمِ اللهِ الْمُعَافِي بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ في الْأَرْضِ وَ لَا فِي السَّمَاءِ وَ هُوَ السَّمِيعُالْعَلِيمُ
Latin: Bismillahil-syyafi, bismillahil-kafi, bismillahil-mu'aafi, bismillahil-ladzii laa yadhurru ma'as-mihii syai'un fil-ardhi wa laa fis-samaa'i wa huwas-samii'ul-'aliim
Artinya: 'Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang menyembuhkan. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang mencukupi. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang memaafkan. Dengan menyebut nama Allah, Tuhan yang tidak dapat dimudaratkan oleh segala sesuatu, baik di bumi maupun di langit, dan la Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'
Doa ini diambil dari buku Doa, Zikir, Wirid & Pengobatan Islami Paling Mustajab karya Ipnu R. Noegroho (2020:67). Doa ini mengandung permohonan kesembuhan, kecukupan, dan pengampunan dosa. Selain itu, doa ini juga menegaskan kemahakuasaan Allah SWT yang melindungi dari segala macam bahaya.