Doa-Doa Saat Perjalanan Mudik agar Selamat dan Lancar

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran menjadi tradisi tahunan yang dinanti oleh banyak orang di Indonesia. Momen ini bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga kesempatan untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara.

Namun, perjalanan mudik tidak selalu mudah. Padatnya lalu lintas, kondisi cuaca, serta risiko di jalan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para pemudik.

Selain persiapan fisik dan kendaraan, doa menjadi salah satu ikhtiar yang penting dilakukan sebelum dan selama perjalanan. Dalam Islam, membaca doa sebelum bepergian dianjurkan agar perjalanan diberkahi dan dijauhkan dari segala marabahaya.

Doa-doa ini juga memberikan ketenangan hati, sehingga pemudik merasa lebih aman dan nyaman saat di perjalanan.

Setiap perjalanan memiliki tantangan tersendiri, baik bagi yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Oleh karena itu, berdoa kepada Allah SWT agar diberi kelancaran dan keselamatan menjadi bagian dari usaha untuk mendapatkan perlindungan-Nya.

Beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diamalkan selama perjalanan agar terhindar dari rintangan dan sampai tujuan dengan selamat.

Berikut adalah doa-doa yang dapat dibaca saat perjalanan mudik:

1. Doa Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan, dianjurkan untuk membaca doa agar mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Salah satu doa yang bisa diamalkan adalah:

"Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illa billah."

Artinya,

"Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Doa ini membantu pemudik untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT dan memohon perlindungan selama perjalanan.

2. Doa Saat Naik Kendaraan

Setiap kali menaiki kendaraan, baik mobil, motor, kereta, pesawat, atau kapal, dianjurkan membaca doa berikut:

"Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wama kunna lahu muqrinin. Wa inna ila rabbina lamunqalibun."

Artinya,

"Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami." (QS. Az-Zukhruf: 13-14)

Doa ini mengingatkan kita bahwa kendaraan adalah fasilitas yang Allah berikan, sehingga kita harus tetap bersyukur dan berhati-hati dalam menggunakannya.

3. Doa Memohon Keselamatan dalam Perjalanan

Agar perjalanan mudik diberikan kelancaran dan keselamatan, berikut doa yang dapat dibaca:

"Allahumma inni as’aluka fi safari hadza al-birra wat-taqwa, wa minal ‘amali ma tardha. Allahumma hawwin ‘alayna safarana hadza, wa’thwi ‘anna bu’dahu. Allahumma anta ash-shahibu fis-safari wal-khalifatu fil-ahli."

Artinya,

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalananku ini, serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan yang menjaga keluarga yang ditinggalkan." (HR. Muslim)

4. Doa Saat Menghadapi Bahaya di Jalan

Jika dalam perjalanan menghadapi situasi berbahaya, misalnya cuaca buruk atau insiden di jalan, pemudik bisa membaca doa ini:

"Hasbunallahu wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir."

Artinya,

"Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung." (QS. Ali Imran: 173)

Doa ini memberikan ketenangan dan keyakinan bahwa Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita dari segala bahaya.

5. Doa Ketika Sampai di Tujuan

Setelah tiba dengan selamat di kampung halaman atau tujuan mudik, disarankan untuk membaca doa ini sebagai bentuk rasa syukur:

"Alhamdulillahil ladzi sallamani wa ‘afani wa ja’alanimin al-mujrimin."

Artinya,

"Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan dan memberi kesejahteraan kepadaku, serta menjadikanku bukan dari golongan orang-orang yang berdosa."

Doa ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas perlindungan Allah selama perjalanan dan mengingat-Nya di setiap langkah kehidupan.

Membaca doa-doa selama perjalanan mudik bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga bagian dari tawakal dan usaha agar perjalanan berjalan lancar dan selamat. Dengan mengiringi perjalanan dengan doa dan sikap hati-hati, mudik bisa menjadi pengalaman yang lebih tenang dan penuh keberkahan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |