Dosa-Dosa Tersembunyi di Bulan Syawal Menurut Buya Yahya, Hati-Hati..

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Syawal merupakan momen istimewa yang seharusnya diisi dengan kebaikan, silaturahmi, dan memperkuat hubungan dengan sesama. Namun, di tengah semangat kebersamaan, ada dosa-dosa tersembunyi yang sering terjadi tanpa disadari.

Pendakwah kharismatik KH Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, mengingatkan umat Islam agar tidak terjebak dalam kesalahan saat merayakan Syawal.

Dirangkum dari tayangan video di kanal YouTube @lathifahtv, Buya menyoroti pentingnya menjaga hubungan dengan Allah meskipun sedang menjalin hubungan baik dengan manusia.

Menurut Buya Yahya, bulan Syawal bukan hanya tentang silaturahmi, tetapi juga harus tetap menjaga ketakwaan. “Syawal ini adalah benar-benar untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, untuk menyempurnakan jika di sepanjang bulan Ramadhan kita menjalin hubungan baik kepada Allah, ayo di bulan Syawal kita menjalin hubungan baik dengan manusia,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar dalam menjalin hubungan dengan manusia, seseorang tidak sampai merusak hubungannya dengan Allah. “Jangan sampai kita membangun hubungan baik dengan manusia, tetapi kita rusak hubungan kita dengan Allah,” tegasnya.

Banyak orang yang mungkin berkunjung dan bersilaturahmi, tetapi melakukannya dengan cara yang salah. “Alangkah banyaknya orang mungkin kunjung ziarah, silaturahmi, akan tetapi mungkin dia pergi bukan dengan orang yang mahram dengannya sehingga masuk wilayah kemaksiatan,” jelasnya.

Simak Video Pilihan Ini:

Viral Jutaan Ikan Mati di Pantai Jetis Cilacap

Promosi 1

Lalai Jalankan Ibadah

Selain itu, banyak orang yang lalai dalam menjalankan ibadah karena sibuk dengan urusan duniawi. “Atau mungkin dia meninggalkan sholat, atau mungkin melakukan keharaman-keharaman yang lainnya,” lanjutnya.

Ia mengajak umat Islam untuk lebih berhati-hati dalam menjaga amal ibadahnya. “Intinya, mari kita waspada. Jangan sampai seolah-olah kita beribadah, tetapi ternyata di dalam ibadah tersebut ada dosa yang tersembunyi yang mungkin kita tidak sadari.”

Menurutnya, dosa yang tidak disadari ini bisa menghilangkan pahala ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadan. “Dan ternyata dosa itu menjadikan pahala baik kita, amal baik kita, menjadi habis.”

Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tetap berpegang teguh pada ajaran agama meskipun dalam suasana perayaan. “Baik, mungkin ini saja yang mau kami hadirkan. Malam hari raya kita hidupkan dengan ibadah.”

Ia menekankan bahwa kebahagiaan di hari raya tidak boleh menghalangi seseorang dari menjalankan kewajibannya kepada Allah. “Hari rayanya ayo kita bersilaturahmi, tapi ingat jangan melanggar Allah.”

Sholat tetap menjadi prioritas utama meskipun sedang dalam suasana perayaan. “Tetap tegakkan sholat,” ujarnya.

Pentingnya Introspeksi

Menurut Buya Yahya, banyak orang yang secara tidak sadar melakukan dosa kecil yang akhirnya menumpuk dan bisa menjadi kebiasaan buruk. “Terkadang dosa-dosa kecil ini dianggap sepele, padahal jika dibiarkan akan merusak amal kita,” sebutnya

Ia mengajak umat Islam untuk selalu muhasabah atau introspeksi diri agar tidak terjerumus dalam kesalahan yang merugikan. “Mari kita selalu evaluasi diri, jangan sampai ibadah kita menjadi sia-sia,” ucapnya.

Selain menjaga hubungan dengan manusia, seseorang juga harus memastikan bahwa interaksi yang dilakukan tetap dalam koridor yang diizinkan oleh agama. “Jangan sampai kita merasa sudah berbuat baik, tetapi ternyata ada celah maksiat di dalamnya.”

Dalam menutup nasihatnya, Buya Yahya menegaskan bahwa keberkahan bulan Syawal harus dijaga dengan hati-hati. “Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dan semakin berhati-hati dalam beramal.”

Penulis: Nugroho Purbo/Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |