Liputan6.com, Jakarta Sholat Dzuhur, sholat wajib yang dikerjakan setelah matahari melewati tengah hari, memiliki tata cara yang perlu dipahami dengan baik. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang doa sholat dzuhur sendiri, termasuk niat, tata cara, bacaan arab, latin dan artinya, serta keutamaannya. Memahami niat sholat Dzuhur, baik sendiri (munfarid) maupun berjamaah, sangat penting untuk menjalankan ibadah ini dengan khusyuk dan mendapatkan pahala maksimal.
Sholat Dzuhur memiliki waktu pelaksanaan yang spesifik, yaitu setelah matahari melewati tengah hari hingga sebelum masuk waktu Ashar. Waktu ini dipercaya sebagai waktu di mana pintu langit terbuka, sehingga amalan-amalan yang dikerjakan akan lebih mudah diterima Allah SWT. Oleh karena itu, memahami doa sholat dzuhur sendiri dan tata caranya menjadi sangat penting bagi setiap muslim.
Banyak umat muslim yang mungkin masih bingung mengenai bacaan niat dan tata cara sholat Dzuhur sendiri. Artikel ini hadir untuk memberikan panduan lengkap dan jelas, sehingga Anda dapat melaksanakan sholat Dzuhur dengan benar dan mendapatkan pahala yang berlimpah. Mari kita bahas lebih detail mengenai doa sholat dzuhur sendiri dan keutamaannya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (3/4/2025).
Sholat Idul Fitri bagi umat muslim akan segera tiba. Ini dia syarat sholat ied massal versi fatwa MUI di masa pandemi Corona Covid-19.
Pengertian dan Keutamaan Sholat Dzuhur
Sholat Dzuhur merupakan salah satu sholat fardhu yang terdiri dari empat rakaat. Waktu pelaksanaannya dimulai ketika matahari telah melewati puncaknya dan mulai condong ke arah barat, hingga sebelum masuk waktu Ashar. Dasar hukum sholat Dzuhur terdapat dalam Al-Quran dan Hadits, yang memerintahkan umat muslim untuk menunaikan sholat lima waktu, termasuk sholat Dzuhur.
Keutamaan melaksanakan sholat Dzuhur tepat waktu sangatlah besar. Salah satu keutamaannya adalah waktu Dzuhur merupakan waktu di mana pintu langit terbuka, sehingga doa dan amalan akan lebih mudah dikabulkan. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka hingga tergelincir matahari dan tidaklah tertutup hingga salat Zuhur, maka aku ingin saat itu yang naik bagiku adalah suatu kebaikan,” (Hadis sahih at-Targhib, 584). Selain itu, sholat Dzuhur juga memiliki hikmah dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Hikmah melaksanakan sholat Dzuhur di tengah hari adalah untuk menyeimbangkan aktivitas kita. Sholat Dzuhur menjadi momen untuk beristirahat sejenak dari rutinitas dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan sholat Dzuhur dengan khusyuk, kita dapat memperoleh ketenangan jiwa dan kekuatan untuk melanjutkan aktivitas.
Waktu sholat Dzuhur dimulai ketika matahari mulai condong ke barat setelah melewati garis tengah langit (zawal) hingga bayangan benda sama panjang dengan benda itu sendiri. Waktu ini biasanya berlangsung sekitar 15 menit setelah waktu sholat Ashar.
Waktu Pelaksanaan Sholat Dzuhur
Waktu sholat Dzuhur dimulai setelah matahari melewati puncaknya (zawal) dan mulai condong ke arah barat. Batasan waktu sholat Dzuhur adalah hingga sebelum masuk waktu Ashar. Tanda-tanda masuknya waktu Dzuhur adalah ketika bayangan suatu benda sama panjang dengan benda itu sendiri.
Waktu yang makruh untuk melaksanakan sholat Dzuhur adalah ketika matahari berada tepat di atas kepala (zawal) dan ketika bayangan benda sudah lebih panjang dari benda itu sendiri. Dianjurkan untuk melaksanakan sholat Dzuhur di awal waktu, karena akan mendapatkan pahala yang lebih besar.
Penting untuk mengetahui waktu sholat Dzuhur di daerah masing-masing agar dapat melaksanakan sholat tepat waktu. Kita dapat menggunakan berbagai aplikasi atau situs web yang menyediakan jadwal sholat untuk membantu kita menentukan waktu sholat Dzuhur.
Niat Sholat Dzuhur Sendirian (Munfarid)
Bacaan niat sholat Dzuhur sendiri (munfarid) dalam bahasa Arab adalah:
اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Usholli fardlon dhuhri arba'a rok'aataim mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta'aala.
Artinya: “Aku niat sholat fardhu Dzuhur empat rakaat, menghadap kiblat, sebagai ibadah karena Allah SWT.”
Niat merupakan bagian penting dalam sholat. Meskipun sebagian ulama berpendapat niat cukup di dalam hati, melafalkan niat secara lisan lebih dianjurkan karena dapat meningkatkan kekhusyukan dalam sholat. Perbedaan pendapat ulama ini tidak mengurangi keabsahan sholat, selama niat telah tertanam di dalam hati.
Tata Cara Sholat Dzuhur Sendiri
Sebelum sholat, pastikan Anda telah berwudhu, mengenakan pakaian yang bersih dan suci, serta berada di tempat yang suci dan tenang.
Rakaat Pertama:
- Takbiratul ihram: Allahu Akbar
- Doa iftitah
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat atau ayat pilihan
- Ruku': dengan membaca Subhan Rabbiyal 'Adzim (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung) minimal 3x
- I'tidal: kembali tegak dengan membaca Sami'allahu liman Hamidah (Allah mendengar orang yang memuji-Nya)
- Sujud: dengan membaca Subhana Rabbiyal A'la (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi) minimal 3x
- Duduk di antara dua sujud: dengan membaca Rabbighfirli (Ya Tuhanku, ampunilah aku)
- Sujud kedua
Rakaat Kedua hingga Keempat: Ulangi langkah-langkah di atas, tetapi tanpa doa iftitah. Pada rakaat kedua, setelah salam, langsung berdiri untuk rakaat berikutnya.
Tasyahud Awal: Setelah rakaat kedua, duduk tasyahud dan membaca tasyahud awal.
Tasyahud Akhir: Setelah rakaat keempat, duduk tasyahud dan membaca tasyahud akhir, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Salam: Akhiri sholat dengan salam ke kanan dan ke kiri.
Bacaan Doa dalam Sholat Dzuhur
Doa iftitah, surat-surat pendek, dan doa qunut (jika dilaksanakan) merupakan bagian dari bacaan dalam sholat Dzuhur. Anda dapat menemukan bacaan-bacaan tersebut di berbagai buku panduan sholat atau aplikasi digital.
Membaca surat-surat pendek yang mudah dihafal dan dipahami akan membantu meningkatkan kekhusyukan dalam sholat. Doa qunut biasanya dibaca pada rakaat kedua sholat Dzuhur pada waktu-waktu tertentu, seperti saat terjadi musibah atau bencana.
Doa Setelah Sholat Dzuhur
Setelah menyelesaikan sholat Dzuhur, dianjurkan untuk membaca dzikir, tahlil, dan tasbih. Dzikir setelah sholat dapat meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Beberapa doa khusus juga dianjurkan untuk dibaca setelah sholat Dzuhur, seperti doa memohon ampunan, kesehatan, dan keberkahan. Keutamaan membaca dzikir setelah sholat adalah untuk mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT.
Melaksanakan sholat Dzuhur dengan benar dan khusyuk merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dengan memahami niat, tata cara, dan bacaan doa sholat Dzuhur sendiri, kita dapat menunaikan ibadah ini dengan lebih sempurna dan mendapatkan pahala yang berlimpah. Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda.
Konsistensi dalam menjalankan sholat Dzuhur tepat waktu akan membawa ketenangan dan keberkahan dalam kehidupan. Sholat bukan hanya sekadar ibadah ritual, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh kekuatan spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.