Penampakan Lokasi Sumur Diyakini Tempat Nabi Yusuf Dibuang Saudaranya, Ada Kubah Kecil

1 week ago 15

Liputan6.com, Jakarta Sumur yang diyakini sebagai tempat Nabi Yusuf dibuang saudara-saudaranya diyakini masih ada hingga kini. Lokasi sumur ini berada di sebelah timur Khan, di puncak sebuah bukit kecil dengan bangunan berkubah yang menutupi lubang dalam.  

Penampakan sumur ini tidak sekadar lubang, melainkan bagian dari kompleks segi empat yang dahulu memiliki masjid kecil. Bangunannya berasal dari periode setelah abad ke-10.

Ibnu Batutah, pelancong terkenal abad ke-14, sempat mencatat keberadaan sumur ini. Namun, ia hanya menyebut sumur dan masjid kecil, tanpa menyebut pemukiman. Catatan itu diperkuat bukti lain bahwa sumur ini berfungsi sebagai tempat persinggahan para musafir dan kafilah dagang.

Dalam Surah Yusuf ayat 10 disebutkan, "Seorang di antara mereka berkata: Janganlah kamu membunuh Yusuf, tetapi jika kamu benar-benar ingin membunuh dia, maka lemparkanlah dia ke dalam lubang yang dalam; suatu kafilah akan menemukannya." 

Berikut selengkapnya Liputan6.com mengulas napak tilas sumur diyakini tempat Nabi Yusuf dibuang saat kecil dari berbagai sumber, Selasa (18/3/2025).

Salah satu tempat di Madinah, Arab Saudi yang kerap dikunjungi jemaah haji adalah Masjid Al Ghamamah, ini merupakan tempat Nabi Muhammad SAW melaksanakan salat meminta hujan, saat Madinah dilanda kemarau panjang.

Promosi 1

Lokasi Sumur Nabi Yusuf yang Masih Diperdebatkan

Dilansir dari Madain Project, Sumur Nabi Yusuf  terletak di Israel Utara, di puncak bukit kecil dekat Khan. Dari kejauhan tampak sebuah kubah yang sering disangka maqam. Di bawah kubah inilah sumur dalam yang menurut tradisi Alkitab dan Al-Qur’an menjadi tempat Nabi Yusuf dibuang.

Letaknya strategis, menjadi stasiun pertama kafilah dari Safed menuju Tiberias. Namun, asal-usul penetapan lokasi ini sebagai sumur Nabi Yusuf tidak sepenuhnya jelas. Tradisi ini diturunkan secara lisan selama berabad-abad.

Sedangkan disebut Palestine Remembered menjelaskan yang mengaitkannya dengan Sumur Yusuf yang Jujur, pendapat itu lemah. Kemungkinan besar sumur yang disebutkan di atas adalah sumur yang terletak di lokasi (Al-Hafira) di sebelah timur desa Araba di distrik Jenin. 

Situs ini juga dikenal sebagai Khan Jab Yusuf karena keberadaan seorang khan di jalan Acre-Damaskus. Laman ini juga menyebutkan tanah tersebut dulunya bagian dari Palestina.  

Sejarah Penemuan Diyakini Sumur Nabi Yusuf

Dikutip dari Islamic Landmarks Jubb Yussef pertama kali disebutkan pada pertengahan abad ke-10. Ibnu Batutah juga mencatat keberadaan sumur ini saat melintas, namun hanya menyebut sumur dan masjid kecil. Catatan lain menyebutkan sumur ini tetap menjadi sumber air hingga abad ke-19 sebelum runtuh akibat gempa tahun 1837.

Tentara Salib pun mendengar kisah tentang sumur ini dari kaum Muslim. Pada tahun 1189, Salahuddin melewati tempat ini dalam perjalanan menuju Pengepungan Acre. Hingga kini, sisa-sisa bangunan kubah dan lubang sumur masih menjadi saksi sejarah.

Pada tahun 1596, Jabal Yusuf adalah sebuah desa di distrik Jira (distrik Safad), dengan jumlah penduduk 72 orang. 

Penampakan Diyakini Sumur Nabi Yusuf  

Lewat penampakan yang diunggah akun Youtube The Holy Land, by Zahi Shaked, sumur ini memiliki diameter sekitar satu meter dengan kedalaman empat meter. Kubah di atasnya disangga oleh empat pilar kokoh. Di dindingnya terdapat plakat marmer bertuliskan: 

“Atas nama Allah, Lubang Yusuf semoga damai menyertainya 1318.”

Pada masa lalu, sumur ini menjadi tempat persinggahan para kafilah. Stasiun kedua terletak di Khan al-Minya, sebelum kafilah mencapai Tiberias di hari ketiga. Meski tidak lagi aktif, sumur ini tetap menjadi daya tarik wisata spiritual.

Penyebutan dalam Alkitab 

Masih disebutkan dalam Madain Project, dalam Alkitab (Kejadian 37:12-23), Yusuf dikisahkan pergi ke Shechem sebelum akhirnya menyusul saudara-saudaranya ke Dothan. Tel Dotan, yang dikaitkan sebagai lokasi, terletak di antara Shechem dan Jenin. Jarak pastinya tidak disebutkan, menambah misteri lokasi sebenarnya.

Perbedaan pendapat pun muncul di kalangan mufassir. Sebagian menyebut lubang itu di Yerusalem, sebagian lainnya di Suriah. “Allah yang lebih tahu.”

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |