Tersesat Saat Silaturahmi Lebaran? Tenang, Baca Doa Ini

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta Lebaran tiba, tradisi silaturahmi pun kembali menjadi momen yang dinantikan. Namun, di tengah kesibukan dan perjalanan yang mungkin panjang, risiko tersesat di jalan bisa saja terjadi. Baik tersesat secara fisik maupun tersesat dari jalan Allah SWT, persiapan spiritual sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan perjalanan ini. Artikel ini hadir untuk memberikan panduan lengkap bacaan doa-doa yang bisa dibaca ketika tersesat, khususnya saat silaturahmi Lebaran.

Meskipun teknologi modern seperti GPS dan peta digital sudah sangat membantu, kenyataannya kita masih bisa tersesat. Faktor-faktor seperti sinyal yang hilang, kesalahan membaca petunjuk jalan, atau bahkan kejadian tak terduga bisa membuat kita kehilangan arah. Oleh karena itu, memperkuat bekal spiritual dengan membaca doa-doa merupakan langkah bijak untuk menjaga ketenangan dan meminta perlindungan Allah SWT selama perjalanan.

Melalui artikel ini, kita akan mempelajari beberapa bacaan doa yang direkomendasikan untuk dibaca ketika tersesat saat silaturahmi Lebaran. Doa-doa ini akan memberikan rasa aman dan ketenangan, sekaligus memohon perlindungan dari berbagai macam bahaya yang mungkin terjadi di perjalanan. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/3/2025).

Menemani silaturahmi, menu-menu makanan tanpa santan berikut layak dihidangkan.

Promosi 1

Pentingnya Doa dalam Perjalanan Silaturahmi Lebaran

Silaturahmi merupakan amalan mulia dalam Islam yang dianjurkan untuk mempererat tali persaudaraan dan kerukunan. Menjalin silaturahmi di hari Lebaran memiliki keutamaan yang besar, baik dari segi ibadah maupun hubungan sosial. Namun, perjalanan menuju tempat silaturahmi seringkali diiringi dengan berbagai tantangan dan risiko, termasuk kemungkinan tersesat.

Memohon perlindungan Allah SWT sebelum dan selama perjalanan merupakan bentuk tawakal dan ikhtiar yang sangat dianjurkan. Dengan berdoa, kita menyerahkan segala urusan kepada-Nya dan memohon agar diberikan keselamatan dan kemudahan dalam perjalanan. Doa juga memberikan ketenangan psikologis, mengurangi rasa panik dan cemas yang mungkin muncul ketika tersesat.

Setiap langkah perjalanan kita berada di bawah perlindungan Allah SWT. Dengan menyadari hal ini, kita akan merasa lebih tenang dan optimis dalam menghadapi berbagai tantangan. Membaca doa bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga ungkapan kepercayaan dan ketawakalan kita kepada Sang Pencipta.

Dengan berdoa, kita memohon agar Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi kita dari segala macam bahaya, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Semoga perjalanan silaturahmi Lebaran kita dipenuhi dengan keberkahan dan keselamatan.

Doa Utama Saat Tersesat di Perjalanan Silaturahmi

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika tersesat adalah ayat Al-Qashash ayat 85:

إِنَّ ٱلَّذِىۤ أَوْحَىٰۤ إِلَیْكَ ٱلْقُرْءَانَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍۚ قُلْ رَّبِّىۤ أَعْلَمُ مَن جَاۤءَ بِٱلْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِى ضَلٰلࣲ مُّبِیْنࣲ

Inna alladzî awḥâ ilaika al-qur'āna larāddūka ilā ma'ādin. Qul rabbî a'lamu man jā'a bil-hudā wa man huwa fî ḍalālin mubîn.

Artinya: “Sesungguhnya Allah yang mewahyukan Al-Qur’an kepadamu, pasti akan mengembalikanmu ke tempat kembali (keadaan semula). Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui siapa yang membawa petunjuk dan siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata.”

Ayat ini memiliki keutamaan yang besar, terutama ketika kita merasa bingung dan kehilangan arah. Membacanya akan memberikan ketenangan dan harapan bahwa Allah SWT akan menunjukkan jalan keluar.

Selain ayat Al-Qashash ayat 85, ada juga doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk memohon perlindungan dari kesesatan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

Allahumma inni a'udzu bika an adhilla au udhalla, au azilla au uzalla, au adzlima au udzlama, au ajhala au yujhala 'alayya.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, dan berbuat bodoh atau dibodohi.”

Doa ini memohon perlindungan dari berbagai macam bahaya dan kesalahan, termasuk tersesat. Membacanya akan memberikan rasa aman dan ketenangan dalam menghadapi situasi yang sulit.

Doa Perlindungan dari Bahaya di Jalan

Berikut beberapa doa lain yang dapat dibaca untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari bahaya di jalan:

Doa memohon keselamatan dari berbagai bahaya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

Allahumma inni a'udzu bika an adhilla au udhalla, au azilla au uzalla, au adzlima au udzlama, au ajhala au yujhala 'alayya

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zalim atau dizalimi, dan berbuat bodoh atau dibodohi.

Doa perlindungan dari kesesatan dan tindakan bodoh:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقْتَ، وَمِنْ شَرِّ مَا أَنْزَلْتَ، وَمِنْ شَرِّ مَا أَرْسَلْتَ، وَمِنْ شَرِّ مَا أَمَرْتَ بِهِ

Allahumma inni a'udzu bika min syarri ma khalaqta, wa min syarri ma anzalta, wa min syarri ma arsalta, wa min syarri ma amartha bihi

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan makhluk-Mu, dari kejahatan yang Engkau turunkan, dari kejahatan yang Engkau utus, dan dari kejahatan yang Engkau perintahkan.

Doa-doa di atas dapat dibaca kapan saja, terutama ketika merasa cemas atau khawatir akan keselamatan perjalanan. Bacalah dengan khusyuk dan penuh keyakinan, seraya memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.

Doa yang Sebaiknya Dibaca Sebelum Berangkat Silaturahmi

Selain doa-doa ketika tersesat, ada beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca sebelum berangkat silaturahmi, sebagai bentuk persiapan spiritual dan memohon perlindungan Allah SWT selama perjalanan:

Doa keluar rumah:

بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Bismillah, tawakkaltu 'alallah, wa laa haula wa laa quwwata illa billah

Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, dan tidak ada daya upaya kecuali dengan pertolongan Allah.

Doa naik kendaraan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِي سَفَرِي هَذَا بَرَكَةً، وَأَسْأَلُكَ التَّوْفِيقَ مِنْ عِنْدِكَ

Allahumma inni as'aluka fi safarii hadza barakatan, wa as'aluka attaufiqa min 'indika

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dalam perjalananku ini keberkahan, dan aku memohon taufik dari-Mu.

Membaca doa-doa ini sebelum berangkat akan memberikan rasa tenang dan optimisme dalam menjalani perjalanan. Ingatlah untuk selalu berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT dalam setiap langkah perjalanan Anda.

Langkah Praktis Saat Tersesat dalam Perjalanan Silaturahmi

Jika Anda tersesat, tetap tenang dan kendalikan rasa panik. Berdoalah kepada Allah SWT dan carilah tempat aman untuk beristirahat sejenak. Setelah itu, Anda dapat melakukan beberapa langkah praktis berikut:

  • Bertanya kepada orang terpercaya, seperti polisi, satpam, atau petugas lainnya.
  • Memberitahu keluarga atau kerabat terdekat Anda tentang kondisi Anda.
  • Memanfaatkan teknologi dengan bijak, seperti menggunakan aplikasi peta digital (jika ada sinyal).

Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada orang lain. Dengan tetap tenang dan berpikir jernih, insya Allah Anda akan segera menemukan jalan keluar.

Hikmah di Balik Pengalaman Tersesat Saat Silaturahmi

Meskipun tersesat merupakan pengalaman yang kurang menyenangkan, terdapat hikmah yang dapat dipetik dari kejadian tersebut. Tersesat bisa menjadi ujian kesabaran dan ketawakalan kita kepada Allah SWT. Dalam situasi sulit, kita belajar untuk lebih berserah diri dan memohon pertolongan-Nya.

Terkadang, tersesat justru membawa kita pada kesempatan untuk bertemu orang-orang baru dan menjalin ikatan persahabatan yang tak terduga. Pengalaman ini juga menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya persiapan dan kehati-hatian dalam merencanakan perjalanan.

Dengan tetap berpegang teguh pada keimanan dan selalu berdoa, kita dapat melewati berbagai tantangan perjalanan dengan tenang dan penuh hikmah.

Tips Menghindari Tersesat Saat Bersilaturahmi Lebaran

Berikut beberapa tips untuk menghindari tersesat saat bersilaturahmi Lebaran:

  • Persiapkan diri dengan matang sebelum berangkat, termasuk mempelajari rute perjalanan, menyiapkan peta, dan memastikan GPS berfungsi dengan baik.
  • Berangkat lebih awal untuk menghindari terburu-buru dan mengurangi risiko kesalahan.
  • Konfirmasi alamat tujuan dengan akurat kepada tuan rumah yang akan dikunjungi.

Dengan persiapan yang matang dan selalu berdoa, semoga silaturahmi Lebaran Anda berjalan lancar dan penuh berkah.

Dalam menjalani silaturahmi Lebaran, persiapan spiritual sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko tersesat. Hafalkan dan amalkan doa-doa yang telah dijelaskan di atas, agar perjalanan Anda senantiasa dilindungi Allah SWT. Gabungkan tawakal (berserah diri) dengan ikhtiar (usaha) untuk mencapai tujuan silaturahmi dengan lancar dan penuh keberkahan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua. Selamat bersilaturahmi dan Selamat Hari Raya Idul Fitri!

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |