Liputan6.com, Jakarta - Membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW memiliki posisi istimewa dalam ajaran Islam. Karena itu, kita perlu memahami dan mempraktikkan bacaan sholawat nabi yang benar.
Sholawat kepada Nabi langsung diperintahkan oleh Allah SWT dan dipraktikkan oleh para malaikat-Nya. Perintah tersebut tertuang dengan jelas dalam Al-Qur'an:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56).
Seorang Muslim yang mengikuti perintah ini akan mendapatkan ganjaran besar serta kedudukan mulia di sisi Allah SWT. Mengingat fadhilah atau keutamaannya, kita perlu mengetahui sholawat nabi yang benar.
Merujuk Buku 1001 Shalawat, Muhammad Taufiq Ali Yahya dan Buku Shlawat Jalan Selamat, Novel bin Muhammad Alaydrus, berikut ini adalah contoh bacaan sholawat yang benar, sekaligus penjelasannya.
11 Contoh Sholawat Nabi yang Utama
Mengutip dari Buku 1001 Shalawat karya Muhammad Taufiq Ali Yahya serta sumber-sumber lain yang kredibel, berikut adalah 11 sholawat utama yang dianjurkan untuk dibaca secara rutin, lengkap dengan bacaan Arab, latin, arti, serta keutamaannya.
1. Bacaan Sholawat Pendek
Bacaan Sholawat
Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Latin: Allâhumma shalli 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat (shalawat) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad."
Shalawat Allâhumma shalli 'alâ Muhammad mengandung makna permohonan kepada Allah agar melimpahkan rahmat, kemuliaan, dan pujian-Nya kepada Nabi Muhammad ﷺ.
2. Sholawat Ibrahimiyah
Bacaan ini merupakan sholawat yang paling utama dan menjadi bacaan wajib dalam tahiyat akhir setiap shalat. Para ulama sepakat bahwa sholawat inilah yang diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Latin: Allâhumma sholli 'alâ muhammadin wa 'alâ âli muhammad, kamâ shallaita 'alâ ibrâhîma wa 'alâ âli ibrâhîm, innaka hamîdum majîd
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan sholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim) Sholawat ini juga menjadi sebab diangkatnya derajat seorang Muslim di sisi Allah SWT.
3. Sholawat Nariyah (Tafrijiyyah)
Sholawat ini sangat masyhur dalam tradisi Islam karena memiliki keistimewaan dalam mengurai kesulitan dan mengabulkan hajat.
Bacaan Arab:
textاللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ
Latin: Allâhumma sholli sholâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmmâ 'alâ sayyidinâ muhammadinil-ladzî tanhallu bihil 'uqad, wa tanfariju bihil kurab, wa tuqdhô bihil hawâij, wa tunâlu bihir raghâ-ib, wa ḥusnul khowâtîm, wa yustasqol ghomâmu biwajhihil karîm, wa 'alâ âlihî wa shohbihî fî kulli lamḥatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'lûmilak
Artinya:"Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan salam yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau segala kesulitan terurai, segala kesusahan hilang, segala hajat terpenuhi, segala keinginan tercapai serta akhir kehidupan yang baik diperoleh, dan dengan wajah beliau yang mulia awan membawa hujan. Limpahkan pula kepada keluarga dan sahabatnya di setiap detik dan hembusan napas, sebanyak bilangan segala sesuatu yang Engkau ketahui."
Imam Al-Qurthubi menyatakan bahwa barangsiapa mengistiqamahkan membaca sholawat Nariyah setiap hari sebanyak 41 atau 100 kali, maka Allah akan melindunginya dari segala macam bahaya. Disebut sholawat Nariyah (api) karena jika dibaca sebanyak 4.444 kali dengan khusyuk, maka hajat akan terkabul secepat api membakar mangsanya.
4. Sholawat Munjiyah (Sholawat Keselamatan)
Al-Munjiyat secara bahasa berarti "penyelamat". Sholawat ini dikenal sebagai benteng spiritual dari berbagai mara bahaya.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنَجِّيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ
Latin: Allâhumma sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin sholâtan tunajjînâ bihâ min jamî'il ahwâli wal âfât, wa taqdhî lanâ bihâ jamî'al ḥâjât, wa tuthohhirunâ bihâ min jamî'is sayyi-ât, wa tarfa'unâ bihâ 'indaka a'lâd darojât
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Muhammad, sholawat yang dengan sebabnya Engkau selamatkan kami dari segala macam ketakutan dan bencana, Engkau tunaikan untuk kami segala hajat, Engkau sucikan kami dari segala keburukan, dan Engkau angkat kami di sisi-Mu ke derajat yang setinggi-tingginya."
Penamaan Sholawat Munjiyat berkaitan dengan pengalaman spiritual seorang ulama yang selamat dari badai laut setelah membaca sholawat ini, sebagaimana dicatat dalam kitab Nuzhah al-Majalis wa Muntakhab an-Nafais karya Abdurrahman bin Abdissalam Ash-Shafuri. Sholawat ini menjadi benteng spiritual bagi siapa pun yang mengamalkannya dengan penuh keyakinan.
5. Sholawat Fatih (Sholawat Pembuka)
Dinamakan Al-Fatih (pembuka) karena menjadi wasilah untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan kemudahan.
Bacaan Arab:textاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍLatin:Allâhumma sholli wa sallim wa bârik 'alâ sayyidinâ muhammadinil fâtihi limâ ughliqo, wal khâtimi limâ sabaqo, nâshiril ḥaqqi bil ḥaqqi, wal hâdî ilâ shirôthin mustaqîm
Artinya:"Ya Allah, limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami Muhammad, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan petunjuk ke jalan yang lurus."
Sholawat ini disusun oleh Syaikh Muhammad Al-Bakri. Keutamaannya sangat besar bagi mereka yang membacanya secara istiqamah selama 40 hari, karena Allah akan membuatnya mampu bertaubat dari segala jenis kemaksiatan.
6. Sholawat Thibbiyah (Sholawat Kesembuhan)
Dikenal juga sebagai Sholawat Tibbil Qulub yang secara spesifik menjadi wasilah kesembuhan, baik penyakit fisik maupun hati.
Bacaan Arab:textاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الْأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُورِ الْأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِLatin:Allâhumma sholli 'alâ sayyidinâ muhammad, thibbil qulûbi wa dawâ-ihâ, wa 'âfiyatil abdâni wa syifâ-ihâ, wa nûril abshôri wa dhiyâ-ihâ, wa 'alâ âlihî wa shohbih
Artinya:"Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Sayyidina Muhammad, obat bagi segala penyakit hati, penyehat dan penyembuh bagi segala penyakit jasmani, cahaya dan sinar semua bentuk penglihatan, juga kepada keluarga dan sahabat beliau."
Sholawat ini, jika dibaca secara istiqamah, insya Allah akan mempertajam penglihatan batiniah dan menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit hati yang seringkali tidak disadari keberadaannya.
7. Sholawat Ruh Nabi
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى رُوحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَرْوَاحِ وَعَلَى جَسَدِهِ فِي الْأَجْسَادِ وَعَلَى قَبْرِهِ فِي الْقُبُورِ
Latin:Allâhumma sholli 'alâ rûhi sayyidinâ muhammadin fil arwâhi, wa 'alâ jasadihi fil ajsâdi, wa 'alâ qobrihil fil qubûr
Artinya:"Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada ruh Sayyidina Muhammad di antara semua ruh, kepada jasad beliau di antara semua jasad, serta kepada makam beliau di antara semua makam."
Menurut Imam Sya'rani, Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa membaca sholawat ini, maka ia akan melihatku dalam mimpi, barangsiapa melihatku dalam mimpinya, maka ia akan melihatku di hari kiamat, barangsiapa melihatku di hari kiamat maka aku akan memberikan syafaat kepadanya."
8. Sholawat dari 'Abdullah bin Mas'ud
Sholawat ini diajarkan langsung oleh Sayyidina 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, salah satu sahabat utama yang sangat dekat dengan Rasulullah ﷺ.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صَلَوَاتِكَ وَرَحْمَتَكَ وَبَرَكَاتِكَ عَلَى سَيِّدِ الْمُرْسَلِينَ وَإِمَامِ الْمُتَّقِينَ وَخَاتَمِ النَّبِيِّينَ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ إِمَامِ الْخَيْرِ وَقَائِدِ الْخَيْرِ وَرَسُولِ الرَّحْمَةِ، اللَّهُمَّ ابْعَثْهُ الْمَقَامَ الْمَحْمُودَ الَّذِي يَغْبِطُهُ بِهِ الْأَوَّلُونَ وَالْآخِرُونَ
Latin: Allâhumaj-'al sholawâtika wa roḥmataka wa barokâtika 'alâ sayyidil mursalîn, wa imâmil muttaqîn, wa khôtamin nabiyyîn, 'abdika wa rosûlika, imâmal khoir, wa qô'idil khoir, wa rosûlir roḥmah, Allâhum-mab-'ats-hul maqômal maḥmûd, alladzî yaghbithu bihil awwalûna wal âkhirûn
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah sholawat, rahmat dan keberkahan-Mu tercurah kepada pemimpin para Rasul, imam orang-orang yang bertakwa, penutup para Nabi, hamba-Mu dan Rasul-Mu, pemimpin kebajikan lagi panglimanya, serta Rasul pembawa rahmat. Ya Allah, anugerahilah beliau kedudukan yang terpuji yang sangat diinginkan oleh orang-orang terdahulu dan yang akan datang."
9. Sholawat Awwalin
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَوَّلِينَ وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْآخِرِينَ وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْمَلاَ الْأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الدِّينِ
Latin: Allâhumma sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin fil awwalîn, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin fil âkhirîn, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin fil mala-il a'lâ ilâ yaumiddîn
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Muhammad di kalangan orang-orang yang terdahulu, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Muhammad di kalangan orang-orang yang datang kemudian, dan limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Muhammad di kalangan kelompok yang tertinggi hingga hari perhitungan."Abu Hasan Al-Bakri meriwayatkan bahwa seorang lelaki bercadar mendatangi Rasulullah ﷺ dan membaca sholawat ini. Rasulullah ﷺ kemudian bersabda: "Seandainya lautan menjadi tinta, pepohonan menjadi pena dan para malaikat menjadi juru tulis, maka lautan akan kering, pepohonan akan habis, sedangkan para malaikat belum selesai mencatat pahala sholawat ini." Hadis ini diriwayatkan oleh Abul Faraj dalam kitabnya Al-Muthrib.
10. Sholawat Miftah (Kunci Kebahagiaan)
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللَّهِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللَّهِ
Latin: Allâhumma sholli wa sallim ‘alâ sayyidinâ muhammadin ‘adada mâ fî ‘ilmillâhi sholâtan dâ’imatan bidawâmi mulkillâh
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebanyak bilangan yang ada dalam ilmu Allah, dengan sholawat yang abadi sekekal kerajaan Allah."
Menurut Ebook Sholawat Jalan Selamat karya Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus, sholawat ini merupakan sholawat kebahagiaan yang menjadi kunci pembuka pintu kebahagiaan dunia dan akhirat. Diriwayatkan pula bahwa sholawat ini diajarkan oleh Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dan terbukti mempermudah seseorang untuk bermimpi bertemu dengan Rasulullah ﷺ.
11. Sholawat Imam Syafi'i
Sholawat khusus ini merupakan amalan yang biasa dibaca oleh Imam Syafi'i rahimahullah.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ، وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ، وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا أَمَرْتَ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ، وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا تُحِبُّ أَنْ يُصَلَّى عَلَيْهِ، وَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا يَنْبَغِي أَنْ يُصَلَّى عَلَيْهِ
Latin: Allâhumma sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin bi'adadi man shollâ 'alayhi, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin bi'adadi man lam yusholli 'alayhi, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin kamâ amarta bi sh-sholâti 'alayhi, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin kamâ tuhibbu an yushollâ 'alayhi, wa sholli 'alâ sayyidinâ muhammadin kamâ yanbaghî an yushollâ 'alayhi
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Sayyidina Muhammad sebanyak jumlah mereka yang bersholawat kepadanya, sebanyak jumlah mereka yang tidak bersholawat kepadanya, sebagaimana Engkau perintahkan kami untuk bersholawat kepadanya, sebagaimana yang Engkau sukai, dan sebagaimana yang seharusnya."Dalam sebuah mimpi, Imam Syafi'i radhiyallahu 'anhu menyatakan bahwa Allah mengampuni beliau karena kelima kalimat dalam sholawat ini yang biasa beliau baca setiap hari.
Keutamaan Istiqamah Membaca Sholawat Nabi
Membaca sholawat secara istiqamah (konsisten dan berkesinambungan) bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan investasi spiritual yang membuahkan hasil besar di dunia maupun di akhirat. Sholawat adalah salah satu dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca secara istiqamah oleh siapa pun, dan memperbanyaknya diyakini dapat mempermudah terkabulnya hajat.
Beberapa keutamaan utama bagi mereka yang istiqamah membaca sholawat antara lain:
1. Mendapatkan Balasan Berlipat Ganda Langsung dari Allah SWT
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali, serta menghapus sepuluh dosa darinya." (HR. Imam Ahmad)
2. Dikabulkan Doa
Mengawali doa dengan sholawat menjadi wasilah agar doa diijabah oleh Allah SWT karena sholawat akan mengantarkan doa tersebut ke sisi-Nya.
3. Dekat dengan Rasulullah ﷺ dan Mendapat Syafaat
Salah satu manfaat besar sholawat adalah jaminan kedekatan dengan Rasulullah SAW. Sholawat menjadi wasilah keselamatan bagi umat untuk mendapatkan rahmat Allah, syafaat Rasulullah, dan jaminan pertolongan di akhirat. Rasulullah ﷺ bersabda: "Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat umatku diperlihatkan kepadaku. Barangsiapa paling banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku." (HR. Baihaqi)
4. Melunakkan Hati
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa membaca sholawat dapat melunakkan hati dan menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela.
5. Diangkat Derajatnya oleh Allah SWT
Di samping penghapusan dosa, Allah juga akan mengangkat derajat orang yang gemar membaca sholawat.
Dengan memahami hakikat, tata cara, serta ragam sholawat yang utama disertai keutamaan yang besar, semangat untuk mengamalkannya secara istiqamah hendaknya senantiasa tumbuh dalam diri setiap Muslim. Wallâhu a'lam bish-shawâb.
People Also Ask:
Bagaimana bunyi shalawat nabi yang benar?
Bacaan Shalawat Nabi Muhammad Singkat
Allaahumma shalli alaa muhammad wa'alaa aali Muhammad. Artinya: Ya Allah, kesejahteraan dilimpahkan kepada Muhammad dan keluarganya.
Apakah Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad termasuk shalawat?
Sholawat nabi adalah ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. "Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad" Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya" Sholawat nabi dapat membantu meningkatkan iman, mendapatkan syafaat Nabi, dan membawa ketenangan hati.
Bagaimana bacaan shalawat nabi yang pendek?
Sholawat nabi pendek adalah bacaan doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang ringkas, mudah dihafal, dan rutin diamalkan untuk mendapatkan keberkahan serta syafaat. Contoh paling populer adalah Shollallahu 'ala Muhammad atau Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad.
Sholawat apa agar hajat cepat terkabul?
Ada Masalah Berat Atau Hajat Mendesak? Yuk Amalkan Sholawat Ini Agar Kebutuhan Cepat TerkabulSholawat Nariyah. ...Sholawat Fatih. ...Sholawat Munjiyat. ...Sholawat Tibbil Qulub.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567646/original/025895700_1777302033-photo_2026-04-26_09-17-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5163744/original/091320600_1742047214-pexels-rdne-7249191.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3451786/original/077966000_1620446570-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576168/original/048568900_1694732112-20230915022441__fpdl.in__medium-shot-woman-posing-with-flowers_23-2150725596_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2794559/original/085304000_1556798232-20190502-Safar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5147874/original/099253200_1740974023-arti-adzan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015150/original/070691700_1651836959-UMROH_BACKPAKER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411947/original/069430700_1763026620-Kultum_Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081755/original/098010500_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563133/original/087268300_1776847793-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3187033/original/003171100_1595400533-makkah-kaaba-hajj-muslims_21730-6508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3456632/original/062722500_1621093975-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566357/original/055625000_1777177541-photo_2026-04-24_11-49-41.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102744/original/034549900_1737446919-1737445609592_tata-cara-sholat-tahajud-2-rakaat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4462892/original/030653200_1686564225-20230612143247__fpdl.in__illuminated-minaret-symbolizes-spirituality-famous-blue-mosque-generated-by-ai_188544-35440_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473943/original/060119400_1768461944-klaim_purbaya_temukan_data_uang_jokowi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)