Liputan6.com, Jakarta - Di tengah derasnya arus materialisme dan hiruk pikuk dunia, menjaga hati (Qolbun Salim) bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak bagi seorang mukmin. Kata-kata islami tentang menjaga hati di tengah hiruk pikuk dunia bisa menjadi ibrah sekaligus pengingat bagi diri dan orang lain, saudara seiman.
Hati yang terlalu sibuk mengejar materi dan kebanggaan semu seringkali berakhir keras dan gelisah. Allah SWT berfirman mengingatkan urgensi ini dalam QS. Asy-Syu’ara: 88-89: " (Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."
Sebagai panduan menjaga hati agar tidak tergerus cinta dunia, kita dapat merujuk pada pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Dalam kitab Ighatsatul Lahfan min Mashayidisy Syaithan, beliau menguraikan bahwa hati memiliki kekosongan yang tidak bisa diisi kecuali oleh Allah.
Menurut Ibnu Qayyim, di dalam hati terdapat kekacauan yang tidak bisa dibereskan kecuali dengan menghadapkan diri kepada Allah, dan di dalamnya ada kegelisahan yang tidak bisa tenang kecuali dengan mendekat kepada-Nya.
Berikut ini Liputan6.com rangkum 70 kata-kata islami tentang menjaga hati di tengah hiruk pikuk dunia.
Kata-Kata Islami Menjaga Hati 1: Tentang Hakikat Dunia (Agar Tidak Terlena)
Mengubah perspektif bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara.
1. "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan." (QS. Al-Hadid: 20)
2. "Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan orang asing atau pengembara." (HR. Bukhari)
3. "Dunia ini adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir." (HR. Muslim)
4. "Apa urusanku dengan dunia? Aku di dunia ini hanyalah seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon, lalu pergi dan meninggalkannya." (HR. Tirmidzi)
5. "Cinta dunia adalah pangkal dari segala kesalahan." (Riwayat Baihaqi)
6. "Dunia itu hina, dan lebih hina lagi orang yang terperdaya olehnya." (Imam Syafi'i)
7. "Janganlah engkau menuntut rezeki dengan merendahkan jiwamu, karena sesungguhnya rezeki itu telah dibagi." (Imam Ghazali)
8. "Siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, Allah akan mencerai-beraikan urusannya." (HR. Ibnu Majah)
9. "Orang yang paling kaya adalah orang yang tidak lagi mengharapkan apa yang ada di tangan orang lain." (Ali bin Abi Thalib)
10. "Juallah duniamu untuk akhiratmu, niscaya kamu beruntung di keduanya." (Hasan Al-Basri)
Kata-Kata Islami Menjaga Hati 2: Tentang Ketenangan Hati & Dzikir
Obat utama bagi hati yang gelisah karena hiruk pikuk.
11. "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
12. "Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabbnya dengan orang yang tidak berdzikir, seperti orang hidup dengan orang mati." (HR. Bukhari)
13. "Hati itu bisa berkarat seperti besi, dan pembersihnya adalah istighfar." (Hasan Al-Basri)
14. "Janganlah kalian banyak bicara tanpa berdzikir kepada Allah, karena banyak bicara tanpa dzikir membuat hati menjadi keras." (HR. Tirmidzi)
15. "Obat hati itu ada lima perkara... salah satunya adalah membaca Al-Qur'an dengan perenungan." (Ibrahim Al-Khawwas)
16. "Di dalam hati terdapat kekacauan yang tidak bisa dibereskan kecuali dengan menghadapkan diri kepada Allah." (Ibnul Qayyim)
17. "Bila hatimu sempit, itu tandanya engkau sedang jauh dari Allah." (Ulama Salaf)
18. "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung." (QS. Ali Imran: 173)
19. "Kesepian itu datang ketika kita lupa bahwa Allah bersama kita." (Anonim)
20. "Dzikir adalah penyembuh hati, sedangkan ghibah adalah racunnya." (Umar bin Khattab)
Tema 3: Tentang Keikhlasan & Niat
Menjaga hati dari pujian manusia dan riya'.
21. "Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari & Muslim)
22. "Sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan aibmu." (Ulama)
23. "Ikhlas adalah melupakan pandangan makhluk karena selalu melihat kepada Sang Khaliq." (Abu Utsman Al-Maghribi)
24. "Celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya." (QS. Al-Ma'un: 4-6)
25. "Manusia itu semuanya binasa kecuali orang yang berilmu. Orang berilmu semuanya binasa kecuali yang beramal. Orang beramal semuanya binasa kecuali yang ikhlas." (Imam Ghazali)
26. "Jangan mengharapkan apresiasi manusia, karena hati mereka pun bolak-balik dalam genggaman Allah." (Nasihat Ulama)
27. "Riya itu lebih samar daripada semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap." (HR. Ahmad)
28. "Jika engkau melakukan kebaikan, lupakanlah. Jika orang lain berbuat baik padamu, ingatlah." (Imam Ali)
29. "Orang yang ikhlas adalah orang yang tidak peduli jika seluruh harga dirinya hilang demi tegaknya agama Allah." (Fudhail bin Iyadh)
30. "Perbaiki batinmu, niscaya Allah akan memperbaiki lahiriahmu." (Sufyan Ats-Tsauri)
Tema 4: Tentang Sabar & Tawakal
Perisai hati saat menghadapi ujian dunia.
31. "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu." (QS. Al-Baqarah: 153)
32. "Sabar itu ada dua: sabar terhadap apa yang kau benci, dan sabar menahan diri dari apa yang kau sukai." (Ali bin Abi Thalib)
33. "Tidaklah seorang muslim tertimpa keletihan, penyakit, kesusahan... melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya karenanya." (HR. Bukhari)
34. "Sesungguhnya besarnya pahala tergantung besarnya ujian." (HR. Tirmidzi)
35. "Barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." (QS. At-Talaq: 3)
36. "Jangan berduka, sesungguhnya Allah bersama kita." (QS. At-Taubah: 40)
37. "Kesabaran adalah akhlak mulia, yang dengannya seseorang dapat mencapai derajat yang tinggi tanpa banyak amal puasa dan shalat malam." (Imam Al-Ghazali)
38. "Kunci dari segala kebahagiaan adalah bersabar atas ketetapan-Nya." (Ibnu Taimiyah)
39. "Ridhalah dengan apa yang dibagikan Allah untukmu, maka engkau akan menjadi manusia paling kaya (hati)." (HR. Tirmidzi)
40. "Jika Allah menolongmu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkanmu." (QS. Ali Imran: 160)
Tema 5: Tentang Penyakit Hati (Iri, Dengki, Sombong)
Membersihkan "sampah" yang mengotori hati.
41. "Jauhilah hasad (dengki), karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar." (HR. Abu Daud)
42. "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan." (HR. Muslim)
43. "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)." (QS. Luqman: 18)
44. "Penyakit hati yang paling parah adalah merasa diri lebih baik dari orang lain." (Ulama Sufi)
45. "Orang yang tawadhu' (rendah hati) akan diangkat derajatnya oleh Allah." (HR. Muslim)
46. "Hati yang bersih adalah hati yang selamat dari syirik, dengki, dan cinta dunia." (Tafsir Ibnu Katsir)
47. "Janganlah kalian saling mendengki, jangan saling menipu, jangan saling membenci." (HR. Muslim)
48. "Dendam hanya akan membusukkan hati penyimpannya." (Nasihat Hikmah)
49. "Barangsiapa yang menahan amarah padahal ia mampu melampiaskannya, Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari Kiamat." (HR. Tirmidzi)
50. "Maafkanlah, niscaya hatimu akan lapang." (Imam Syafi'i)
Tema 6: Tentang Menjaga Lisan & Pergaulan
Pintu gerbang yang mempengaruhi kebersihan hati.
51. "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari)
52. "Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan." (HR. Bukhari)
53. "Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang diajak berteman." (HR. Abu Daud)
54. "Teman yang baik ibarat penjual minyak wangi, sedangkan teman yang buruk ibarat pandai besi." (HR. Bukhari)
55. "Hindarilah banyak berdebat, karena itu mematikan cahaya hati." (Imam Malik)
56. "Lidahmu jangan kamu biarkan menyebut kekurangan orang lain, sebab kamu pun punya kekurangan dan orang lain pun punya lidah." (Imam Syafi'i)
57. "Bencana akibat lisan lebih besar daripada bencana akibat kaki." (Pepatah Arab)
58. "Diam adalah emas ketika berbicara tidak membawa manfaat." (Luqman Al-Hakim)
59. "Bergaullah dengan orang-orang yang jika engkau melihatnya, engkau jadi ingat kepada Allah." (Hadits Hasan)
60. "Tanda matinya hati adalah tidak merasa sedih tertinggal amal kebaikan dan tidak menyesal melakukan keburukan." (Ibnu Athaillah).
Tema 7: Tentang Muhasabah (Evaluasi Diri) & Kematian
Pengingat pamungkas untuk melunakkan hati yang keras.
61. "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok." (QS. Al-Hasyr: 18)
62. "Hisablah dirimu sendiri sebelum kalian dihisab." (Umar bin Khattab)
63. "Cukuplah kematian sebagai pemberi nasihat." (HR. Thabrani)
64. "Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian." (HR. Tirmidzi)
65. "Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan hawa nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah mati." (HR. Tirmidzi)
66. "Jangan tunda taubatmu, karena kematian datang tiba-tiba." (Imam Al-Haddad)
67. "Setiap napas adalah langkah menuju kubur." (Ali bin Abi Thalib)
68. "Tangisilah dosa-dosamu selagi engkau masih hidup." (Fudhail bin Iyadh)
69. "Sesungguhnya dunia ini akan pergi berlalu dan akhirat akan datang menjelang." (Ali bin Abi Thalib)
70. "Kembali kepada Allah adalah satu-satunya jalan ketika jalan-jalan dunia terasa buntu." (Nasihat Ulama)
People also Ask:
Bagaimana menjaga hati dalam Islam?
Membaca dan memahami Al-Qur'an dapat membersihkan hati. Al-Qur'an adalah petunjuk hidup yang mengajarkan kita tentang kebaikan dan keikhlasan. Serta juga bisa memohon kepada Allah agar dilindungi dari penyakit hati.
Kunci ketenangan hati itu apa?
Kunci ketenangan hati adalah mengingat Allah (dzikir), bersyukur, bertawakal, dan memperbanyak ibadah, yang diperkuat dengan menjaga hubungan sosial yang baik, hidup sederhana, serta mengendalikan pikiran dengan cara positif seperti berdoa, meditasi, dan menghindari hal negatif. Intinya, ketenangan datang dari dalam diri yang dekat dengan Tuhan dan melepaskan keterikatan duniawi yang berlebihan.
Apa kata motivasi singkat Islami?
Lelahmu akan berubah manis ketika niatnya lillah karena Allah."
"Hidup tanpa Allah ibarat sebuah pensil tumpul, ia tidak memiliki titik."
“Allah menjadikanmu seorang Muslim karena ingin melihatmu berada di surga-Nya. ...“
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
Ketika suatu hal mengganggu ketenangan hatimu, apa arti hadits tersebut?
Al-Teebi menjelaskan bagian hadits ini dengan mengatakan bahwa jika seorang mukmin merasa hatinya terganggu oleh sesuatu, maka ia harus menghindarinya . Hal ini karena hati seorang mukmin sejati akan tenang ketika melihat kebenaran dan kebaikan, dan hatinya akan menjadi ragu dan goyah ketika melihat kebohongan dan kesalahan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528074/original/023473200_1773231468-Oppo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2810105/original/026483700_1558322699-cdn2.tstaticdotnet_masjid-al-akbar-surabaya_20150616_182916.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523786/original/041686300_1772861449-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4383041/original/089396700_1680601074-zlataky-cz-fqUBQejVYDM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528237/original/095128400_1773266971-cover_imsak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528849/original/002824100_1773297841-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993514/original/090860500_1730893169-fungsi-zakat-mal-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528298/original/077817000_1773276395-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4616110/original/038428500_1697686028-jar-with-savings-coins-table.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3434366/original/035684400_1618907350-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528763/original/029543000_1773294625-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5087411/original/003801200_1736406649-1736398582844_perbedaan-zakat-fitrah-dan-zakat-mal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3116253/original/039381500_1588230084-two-women-standing-by-the-door-1071968__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374406/original/051837800_1679988684-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528197/original/080113600_1773249538-Booyah_Ramadan_2026.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5160529/original/036403800_1741831526-hasan-almasi-_X2UAmIcpko-unsplash.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)




