Liputan6.com, Jakarta - Mengajak buah hati menunaikan ibadah umroh adalah impian banyak orang tua. Selain momentum spiritual yang luar biasa, ini juga menjadi sarana pendidikan agama yang efektif, mengenalkan si kecil pada suasana ibadah di Tanah Suci. Namun kerap muncul pertanyaan, apakah anak di bawah 12 tahun boleh ikut umroh 2026?
Pertanyaan ini wajar mengingat otoritas Arab Saudi melakukan pembatasan usia dalam pelaksanaan haji. Usia anak diperbolehkan mengikuti ibadah haji adalah 12 tahun. Itu artinya, di bawah usia 12 tahun tak diperbolehkan mengikuti ibadah haji 2026.
Artikel ini akan membahas aturan umroh bagi anak di bawah 12 tahun tahun 2026, aturan umum umroh yang perlu diketahui, perbedaan regulasi usia antara haji dan umrah, tinjauan hukum Islam, hingga tips praktis agar perjalanan ibadah bersama si kecil berjalan lancar dan penuh berkah.
Merangkum Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M dan Kumpulan Doa & Dzikir Haji dan Umrah terbitan Kemenhaj dan sumber relevan lainnya, berikut ulasannya.
Tahun 2026 tidak membawa perubahan drastis terkait regulasi anak ikut umroh. Hal yang paling krusial adalah kesiapan, baik dari sisi kesehatan, dokumen, maupun pendampingan.
1. Batasan Usia: Tidak Ada Syarat Minimal
Secara umum, Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi tidak memberlakukan batasan usia minimal bagi jemaah umroh. Bayi, balita, dan anak-anak dalam usia sekolah dasar tetap diizinkan ikut serta. Artinya, anak di bawah 12 tahun secara regulasi bisa berangkat.
Meski demikian, pemerintah Arab Saudi memberikan rekomendasi penting bagi keselamatan dan kenyamanan anak. Mereka menyarankan bahwa anak-anak yang diizinkan untuk melaksanakan Umroh sebaiknya berusia minimal 5 tahun.
Keputusan ini didasarkan pada faktor kesehatan dan keamanan; anak di bawah usia 5 tahun dianggap lebih rentan terhadap kelelahan, perubahan cuaca ekstrem, dan risiko kesehatan lainnya selama perjalanan panjang. Bagi yang nekat membawa anak di bawah 5 tahun, risiko dan konsekuensi sepenuhnya berada di tangan orang tua.
Di sisi lain, beberapa biro perjalanan atau penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) tertentu mungkin memiliki kebijakan internal, seperti mewajibkan anak minimal usia 2 atau 5 tahun. Oleh karena itu, calon jemaah sangat disarankan untuk memeriksa langsung ke biro perjalanan yang dipilih guna memastikan persyaratan spesifik yang berlaku.
2. Pendampingan Orang Tua atau Wali (Wajib)
Aturan paling fundamental adalah bahwa setiap anak yang ikut umroh wajib didampingi oleh orang tua atau wali yang sah. Pendampingan ini tidak main-main; orang tua atau wali harus selalu berada dalam jangkauan anak. Tempat-tempat ibadah seperti Masjidil Haram dan area thawaf sangat padat, sehingga pengawasan ketat mutlak diperlukan untuk mencegah risiko anak terpisah atau tersesat di tengah kerumunan jamaah.
Sebagai langkah keamanan, otoritas Masjidil Haram juga menyediakan layanan Gelang Pintar RFID (Radio Frequency Identification) untuk anak-anak. Gelang ini memuat data identitas dan kontak orang tua, sehingga petugas bisa dengan cepat membantu proses pencarian jika anak terpisah. Layanan ini tersedia di pintu-pintu masuk utama Masjidil Haram, seperti Gerbang King Abdulaziz dan Gerbang King Fahd.
3. Persyaratan Dokumen
Dokumen yang perlu disiapkan untuk anak yang akan berangkat umroh pada tahun 2026 pada dasarnya tidak berbeda dengan jemaah dewasa, meliputi:
- Paspor: Asli paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan (atau 7–8 bulan untuk beberapa travel) sejak tanggal kepulangan agar aman. Foto harus jelas sesuai kondisi terkini. Nama pemohon minimal terdiri dari 2 suku kata.
- Visa Umroh: Biasanya diajukan bersamaan dengan visa orang tua.
- Kartu Keluarga (KK): Sebagai bukti hubungan keluarga antara anak dan orang tua.
- Akta Kelahiran: Fotokopi akta kelahiran diperlukan, terutama jika ada perbedaan data antara paspor dan kartu keluarga.
- Surat Izin Orang Tua: Jika anak berpergian bersama wali atau pihak lain selain orang tua kandungnya, diperlukan surat izin tertulis dari orang tua.
- Kesehatan: Pastikan anak menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap dan mendapatkan vaksinasi wajib, termasuk vaksin meningitis.
4. Aturan Umum Pelaksanaan Umroh 2026
Setiap tahun, aturan penyelenggaraan ibadah haji dan umroh mengalami pembaruan. Tahun 2026, khususnya, menghadirkan perubahan fundamental yang patut dicermati.
1. Perubahan Kelembagaan: Kementerian Haji dan Umrah
Perubahan paling signifikan adalah pemisahan urusan haji dan umroh dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Mulai tahun 2026, Kemenhaj memegang kendali penuh atas seluruh tata kelola, regulasi, dan operasional penyelenggaraan haji dan umroh.
Kebijakan ini diambil untuk memisahkan kewenangan dan menghindari tumpang tindih birokrasi. Kementerian Agama sendiri telah membantu penyelenggaraan haji selama lebih dari 75 tahun. Artinya, segala kebijakan, termasuk aturan umroh, akan lebih terpusat dan mungkin saja mengalami penyesuaian yang lebih cepat.
2. Buku Panduan Resmi
Menjelang musim umroh dan haji 2026, Kemenhaj secara resmi telah merilis Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Tahun 1447 H/2026 M. Buku ini menjadi panduan utama bagi seluruh jamaah dan petugas, mulai dari persiapan di Tanah Air, selama perjalanan, saat tiba di bandara, beribadah di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air. Buku ini dapat diunduh secara gratis dari situs resmi Kemenhaj.
Batas Usia Ibadah Haji 2026 dan Bedanya dengan Umrah
Aturan batas usia antara haji dan umroh berbeda. Memahami perbedaan ini penting untuk menghindari kesalahan interpretasi.
Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 (perubahan ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019) resmi menurunkan batas usia minimal calon jemaah haji menjadi 13 tahun.
Sebelumnya, aturan ini mematok usia minimal 18 tahun. Dengan penurunan ini, seorang anak yang sudah menginjak usia remaja dapat berangkat haji secara mandiri.
Keputusan ini dihasilkan setelah melalui perdebatan alot di DPR. Pemerintah menolak usulan frasa "13 tahun atau sudah menikah" karena berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang melarang pernikahan di bawah usia 18 tahun.
Hal ini linier dengan aturan dari otoritas Arab Saudi yang melarang anak usia 12 tahun ke bawah mengikuti ibadah haji 2026.
Namun, tidak ada pembatasan usia dalam ibadah umroh. Seorang anak di bawah 12 tahun bisa ikut umroh tanpa masalah regulasi, tetapi untuk haji di tahun 2026, ia harus sudah mencapai usia minimum 13 tahun.
Hukum Anak-Anak Ibadah Umroh
Secara fiqih, seorang anak yang belum baligh tidak memiliki kewajiban (ghairu mukallaf) untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh. Syarat sah dan wajibnya haji adalah baligh. Jadi, orang tua tidak berdosa jika tidak mengajak anaknya umroh.
Namun, jika seorang anak yang belum baligh diajak dan ia melaksanakan ihram, tawaf, sa'i, hingga tahallul, maka para ulama sepakat bahwa ibadah umrohnya sah secara syariat. Lebih lanjut, umroh tersebut terhitung sebagai ibadah sunnah. Anak tersebut akan mendapatkan pahala dari ibadah yang dilakukannya.
Hal ini juga ditegaskan dalam hadis. Seorang wanita pernah mengangkat anak kecilnya kepada Rasulullah SAW dan bertanya, "Apakah anak ini juga melaksanakan haji?" Beliau menjawab, "Ya, dan kamu pun mendapatkan pahala." (HR. Muslim).
Penting untuk dipahami, anak yang berhaji atau berumroh sebelum baligh tetap wajib melaksanakan ibadah haji/umrah lagi setelah ia dewasa dan memenuhi syarat istitha'ah (mampu). Ibadahnya saat kecil tidak menggugurkan kewajiban di masa yang akan datang.
Tips Ajak Anak Umroh
Membawa anak kecil ke tengah pusaran keramaian jutaan jamaah di Masjidil Haram bukan perkara mudah. Persiapan matang adalah kuncinya.
1. Periksa Kesehatan dan Vaksinasi
Konsultasikan kondisi kesehatan anak ke dokter sebelum keberangkatan. Pastikan anak mendapatkan semua vaksinasi yang diperlukan, terutama vaksin meningitis, yang menjadi syarat wajib visa.
2. Pilih Waktu Keberangkatan yang Tepat
Hindari musim panas ekstrem di Arab Saudi (sekitar April–September) yang bisa sangat melelahkan. Pilihlah waktu dengan cuaca lebih sejuk, seperti antara November hingga Maret. Di luar itu, hindari periode puncak kepadatan seperti Ramadhan atau liburan sekolah jika membawa anak sangat kecil.
3. Atur Ritme Ibadah dengan Realistis
Tidak semua ibadah harus dilakukan dalam waktu lama. Saat melakukan tawaf atau sa'i yang panjang, jangan ragu untuk beristirahat di sela-sela. Orang tua perlu memahami bahwa umroh bersama anak tidak bisa disamakan dengan umroh sendiri. Pilih waktu yang lengang (biasanya tengah malam atau dini hari) untuk area yang rawan kepadatan.
4. Siapkan Perlengkapan Si Kecil
Bawalah perlengkapan yang tepat: stroller ringan yang mudah dilipat (walaupun tidak bisa di area tawaf sa'i, sangat membantu di area koridor), gendongan ergonomis, topi, payung, pakaian longgar yang menyerap keringat, dan camilan favorit anak. Jangan lupa siapkan first aid kit yang berisi obat demam, selesema, dan luka ringan.
5. Awasi dengan Ketat di Titik Rawan
Di titik-titik rawan seperti area mulai tawaf, tangga, atau pintu masuk yang sempit, awasi anak secara ekstra. Jika memungkinkan, gunakan gendongan daripada stroller di area yang sangat padat demi keamanan. Dan jika tersedia, manfaatkan layanan Gelang Pintar RFID di pintu masuk utama Masjidil Haram.
6. Tanamkan Nilai Sejak Dini
Sebelum berangkat, ceritakan pada anak tentang Tanah Suci melalui gambar, video, dan kisah-kisah inspiratif tentang Ka'bah serta Nabi Muhammad SAW agar mereka merasa antusias dan memiliki gambaran. Di Tanah Suci, ajarkan mereka dengan pendekatan lembut. Jangan memaksakan ritme yang keras; biarkan anak melihat ibadah sebagai pengalaman yang positif dan menyenangkan.
People Also Ask:
Apakah anak-anak diperbolehkan ikut Umrah 2026?
Arab Saudi telah melarang anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun 2026 karena risiko panas yang berbahaya selama ibadah tersebut. Keputusan ini diambil menyusul kematian akibat panas pada tahun-tahun sebelumnya, karena anak-anak lebih rentan terhadap kelelahan akibat panas di suhu ekstrem Mekah.
Daftar umroh minimal umur berapa?
Tidak ada batasan usia minimal ketat untuk anak ikut umroh, tetapi anak di bawah umur biasanya wajib didampingi orang tua atau wali.
Apakah umroh 2026 wajib vaksin?
Pada tahun 2026, semua jemaah umroh harus melakukan vaksinasi berikut: Vaksin Meningitis (ACYW135): Untuk mencegah penyakit meningitis, yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis, vaksin ini diperlukan.
Apakah anak-anak di bawah 12 tahun boleh melakukan umrah?
Banyak orang tidak mengetahui hal ini, tetapi ibadah Haji dan Umrah sah bagi anak-anak, baik mereka sudah mencapai usia pemahaman atau belum . Para ulama bahkan telah menyebutkan adanya konsensus mengenai hal ini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2794559/original/085304000_1556798232-20190502-Safar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5147874/original/099253200_1740974023-arti-adzan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015150/original/070691700_1651836959-UMROH_BACKPAKER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411947/original/069430700_1763026620-Kultum_Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3081755/original/098010500_1584692954-20200320-Suasana-Salat-Jumat-di--Masjid-Agung-Al-Azhar-Jakarta-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563133/original/087268300_1776847793-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3456632/original/062722500_1621093975-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566357/original/055625000_1777177541-photo_2026-04-24_11-49-41.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102744/original/034549900_1737446919-1737445609592_tata-cara-sholat-tahajud-2-rakaat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4462892/original/030653200_1686564225-20230612143247__fpdl.in__illuminated-minaret-symbolizes-spirituality-famous-blue-mosque-generated-by-ai_188544-35440_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533779/original/098475800_1773775028-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108176/original/099514400_1587459746-close-up-of-text-on-paper-318451__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3427936/original/026120800_1618334856-AP21103160857087.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010962/original/065645500_1651214803-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378584/original/033747300_1760257934-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4054720/original/000780500_1655361908-muhammad-adil-6JaO2SVfMq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5253548/original/037891900_1750053354-000_34QQ7PD.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
