Liputan6.com, Jakarta - Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti umat Muslim, bukan hanya karena kewajiban berpuasa, tetapi juga karena suasana spiritual, kebersamaan, dan berbagai persiapan yang menyertainya sejak jauh hari. Karena itu, informasi mengenai jadwal Ramadhan 2026 menjadi penting agar masyarakat bisa merencanakan ibadah, aktivitas keluarga, hingga urusan kerja dan usaha secara lebih matang dan terarah.
Menariknya, penentuan awal puasa di Indonesia tidak selalu seragam, karena melibatkan beberapa pihak seperti pemerintah, NU, dan Muhammadiyah yang memiliki metode berbeda dalam menentukan awal bulan hijriah. Inilah yang membuat topik jadwal Ramadhan 2026 selalu mengundang perhatian, sebab selain berkaitan dengan kalender ibadah, juga berdampak langsung pada kehidupan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. Berikut jadwal Ramadhan 2026 versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (7/2/2026).
Awal Puasa Ramadhan 2026
Pembahasan mengenai kapan dimulainya puasa Ramadhan 2026 selalu menarik, karena sejak awal sudah muncul perkiraan bahwa bulan suci ini akan jatuh pada pertengahan Februari. Prediksi tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi posisi bulan dan matahari yang menjadi acuan dalam kalender hijriah, sehingga masyarakat sudah bisa mendapat gambaran jauh sebelum keputusan resmi diumumkan.
Di Indonesia, awal Ramadhan biasanya ditetapkan melalui mekanisme yang melibatkan pemerintah, NU, dan Muhammadiyah. Masing-masing lembaga memiliki pendekatan tersendiri, sehingga potensi perbedaan tanggal selalu ada. Kondisi ini bukan hal baru, namun tetap penting dipahami agar masyarakat tidak bingung ketika muncul lebih dari satu versi jadwal puasa.
Secara umum, publik disarankan menjadikan informasi awal sebagai referensi persiapan, bukan sebagai keputusan final. Dengan memahami gambaran umum sejak dini, umat Muslim dapat mengatur agenda ibadah, cuti kerja, pendidikan anak, hingga persiapan ekonomi Ramadhan dengan lebih tenang tanpa harus menunggu mendekati hari H.
Versi Muhammadiyah: Hasil Hisab Menentukan 1 Ramadhan 2026
Muhammadiyah dikenal menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan hijriah, termasuk Ramadhan 2026. Metode ini mengandalkan perhitungan astronomi yang sangat presisi, sehingga tanggal awal puasa bisa ditetapkan jauh hari sebelum Ramadhan tiba tanpa perlu menunggu pengamatan langsung di lapangan.
Dengan pendekatan hisab, Muhammadiyah mampu memberikan kepastian kalender yang bermanfaat bagi jemaahnya, terutama dalam hal perencanaan ibadah, pendidikan, dan aktivitas sosial. Keunggulan metode ini terletak pada konsistensi dan kepastian waktu, sehingga jadwal bisa disusun sejak awal tahun.
Namun, meskipun bersifat ilmiah dan sistematis, metode hisab tetap berbeda dengan pendekatan rukyat yang digunakan pihak lain. Karena itu, versi Muhammadiyah sering menjadi salah satu referensi penting, tetapi tetap hidup berdampingan dengan metode lain yang juga memiliki dasar keilmuan dan tradisi keagamaan yang kuat.
Versi Pemerintah & NU: Menunggu Rukyatul Hilal dan Sidang Isbat
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan dengan mengombinasikan hisab dan rukyatul hilal. Artinya, meskipun sudah ada perhitungan astronomi, keputusan akhir tetap menunggu hasil pengamatan langsung terhadap bulan sabit (hilal) di berbagai titik pemantauan di Indonesia.
NU juga menggunakan pendekatan serupa, yaitu memadukan perhitungan dengan observasi lapangan. Proses ini biasanya dilakukan menjelang akhir bulan Syaban, sehingga masyarakat baru mendapatkan kepastian resmi setelah sidang isbat selesai dilaksanakan oleh pemerintah bersama para ahli falak dan perwakilan ormas Islam.
Pendekatan ini dianggap memberi legitimasi sosial dan keagamaan yang kuat karena melibatkan kesaksian lapangan. Meski kadang membuat kepastian tanggal baru muncul mendekati Ramadhan, metode ini menjaga kehati-hatian agar penetapan awal puasa benar-benar sesuai dengan prinsip syariat dan astronomi.
Kapan 1 Ramadhan 2026 Dimulai?
Penentuan awal puasa Ramadhan 2026 menjadi perhatian banyak orang karena sejak jauh hari sudah muncul dua versi tanggal. Berdasarkan perhitungan hisab, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Metode yang digunakan adalah hisab hakiki wujudul hilal, sehingga tanggal bisa dipastikan lebih awal tanpa menunggu pengamatan langsung di lapangan.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama bersama NU masih menunggu hasil rukyatul hilal dan sidang isbat, sehingga secara kalender diperkirakan mulai Kamis, 19 Februari 2026, namun statusnya belum final. Artinya, kepastian resmi awal Ramadhan baru diumumkan setelah sidang isbat digelar menjelang akhir bulan Syaban, sehingga masyarakat disarankan menunggu pengumuman pemerintah sebagai rujukan nasional.
Jadwal Ramadhan 2026
Di tengah banyaknya informasi yang beredar, masyarakat perlu cermat memilih sumber terkait jadwal Ramadhan 2026. Tidak semua jadwal yang tersebar di media sosial bersifat resmi, sehingga penting memastikan informasi berasal dari Kementerian Agama, NU, atau Muhammadiyah.
Cara terbaik adalah memantau pengumuman setelah sidang isbat atau rilis resmi dari masing-masing lembaga. Dengan begitu, umat Muslim tidak mudah terpengaruh kabar yang belum diverifikasi dan bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang serta yakin.
Selain itu, sikap saling menghormati juga penting jika terjadi perbedaan awal puasa. Ramadhan seharusnya menjadi momen persatuan, sehingga perbedaan metode tidak perlu memicu perpecahan, melainkan memperkaya pemahaman umat tentang ilmu falak dan tradisi Islam di Indonesia.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik
Kapan Ramadhan 2026 diperkirakan mulai?
Sekitar pertengahan Februari 2026, menunggu penetapan resmi.
Kenapa tanggal puasa bisa berbeda?
Karena metode penentuan antara hisab dan rukyat tidak sama.
Siapa yang menetapkan secara resmi di Indonesia?
Pemerintah melalui Kemenag lewat sidang isbat.
Apakah Muhammadiyah selalu sama dengan pemerintah?
Tidak selalu, karena Muhammadiyah memakai hisab murni.
Sumber terbaik cek jadwal Ramadhan?
Website dan pengumuman resmi Kemenag, NU, dan Muhammadiyah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/687375/original/130208021500-smartphone-iphone-xxx-jc-monster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501801/original/034251400_1770956928-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518359/original/061148300_1772506142-unnamed__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110450/original/059507500_1587634731-Praying_Hands_With_Faith_In_Religion_And_Belief_In_God__Power_Of_Hope_And_Devotion___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2820929/original/054084500_1559368646-Tol-Palimanan-Padat-Merayap6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501163/original/064338700_1770888533-Media_Gathering_-_Cerita_Ramadan_Masa_Kini_bersama_Shopee_Big_Ramadan_Sale.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514269/original/070613600_1772085444-Tato.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518328/original/018442800_1772505478-Salat_Tarawih_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517636/original/037027400_1772434717-meisya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515455/original/038121200_1772175725-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517161/original/038718300_1772418235-sule.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4367999/original/062206100_1679493665-Sholat-Tarawih-Pertama-Ramadhan-2023-di-Musala-Nurul-Fajri-Depok-merdeka-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5066926/original/050970300_1735272788-1735270009668_100-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3490889/original/048747700_1624437205-000_1D01N7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517650/original/034626900_1772435467-Foto_3_Lazada_3.3_Ramadan_Mega_Sale.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855596/original/055794600_1563344847-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424037/original/048660500_1764130779-sholawat_ujang_bustomi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376360/original/049261700_1760001962-Ilustrasi_berdoa.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)

