Penjelasan Sholat Nisfu Syaban Dilakukan pada Jam Berapa dan Tata Caranya

3 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam yang penuh berkah dalam kalender Islam yang jatuh pada tanggal 15 bulan Syaban. Banyak umat Muslim yang ingin memanfaatkan keutamaan malam istimewa ini dengan melaksanakan berbagai ibadah sunnah.

Pertanyaan yang sering muncul di kalangan umat Islam adalah mengenai waktu pelaksanaan sholat Nisfu Syaban. Memahami waktu yang tepat sangat penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan maksimal dan sesuai tuntunan syariat.

Melansir dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, malam Nisfu Syaban adalah waktu di mana rahmat Allah swt dicurahkan, dosa-dosa diampuni, dan doa-doa dikabulkan. Rasulullah SAW pun meningkatkan ibadahnya pada malam tersebut dengan melaksanakan shalat, berdzikir, dan berdoa.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (05/08/2025).

Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban

Sholat Nisfu Syaban dapat dilaksanakan dalam beberapa waktu yang berbeda sepanjang malam, mulai dari setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Malam Nisfu Syaban dimulai sejak terbenamnya matahari pada tanggal 14 Syaban dan berakhir saat fajar tanggal 15 Syaban.

1. Setelah Sholat Isya (19.00-21.00)

Waktu pertama yang dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan sholat Nisfu Syaban adalah setelah menunaikan sholat Isya. Pada waktu ini, suasana masih relatif tenang dan cocok untuk memulai ibadah malam.

2. Tengah Malam (00.00-02.00)

Tengah malam merupakan waktu yang sangat baik untuk melaksanakan sholat sunnah. Suasana yang lebih khusyuk pada waktu ini memungkinkan umat Muslim untuk lebih berkonsentrasi dalam beribadah.

3. Sepertiga Malam Terakhir (02.00-04.00)

Ini adalah waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat Nisfu Syaban. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir.

4. Menjelang Subuh (04.00-05.00)

Bagi yang belum sempat beribadah pada waktu sebelumnya, dapat memanfaatkan waktu menjelang Subuh untuk melaksanakan sholat sunnah Nisfu Syaban.

Melansir dari Studi Kritik Kualitas Hadis Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban dalam Kitab Fadhail al-Awqaat karya Imam Baihaqi yang diteliti oleh Dwi Aprinita Lestari (2010), disebutkan bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan khusus di mana Allah SWT memperhatikan hamba-hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka.

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban

Sholat Nisfu Syaban termasuk dalam kategori sholat sunnah yang dapat dilaksanakan dengan tata cara sebagai berikut:

1. Membaca Niat

Sebelum memulai sholat, pastikan untuk berniat melaksanakan sholat sunnah Nisfu Syaban. Niat dapat dibaca dalam hati atau diucapkan dengan lisan.

2. Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah

Mulai sholat dengan takbiratul ihram "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan, kemudian membaca doa iftitah.

3. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Pada rakaat pertama, setelah membaca Al-Fatihah, disunnahkan membaca surat Al-Kafirun. Pada rakaat kedua, setelah Al-Fatihah, membaca surat Al-Ikhlas.

4. Melanjutkan Gerakan Sholat

Lanjutkan dengan rukuk, i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, kemudian berdiri untuk rakaat kedua.

5. Tahiyat Akhir dan Salam

Setelah rakaat kedua, duduk untuk tahiyat akhir, membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian mengakhiri dengan salam.

Menurut panduan dari BAZNAS, sholat Nisfu Syaban dapat dilakukan dengan dua rakaat, empat rakaat, atau bahkan lebih sesuai kemampuan masing-masing individu.

Amalan Sunnah Lainnya di Malam Nisfu Syaban

Selain sholat sunnah, terdapat beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu Syaban:

1. Membaca Surat Yasin

Membaca surat Yasin sebanyak tiga kali telah menjadi tradisi di banyak komunitas Muslim. Setiap bacaan dapat disertai niat khusus seperti memohon ampunan, keberkahan rezeki, dan ketetapan iman.

2. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Malam Nisfu Syaban adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Umat Islam dianjurkan untuk memohon ampunan, rahmat, dan keselamatan dunia serta akhirat.

3. Memperbanyak Dzikir

Dzikir adalah salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban. Umat Islam dapat memperbanyak tasbih, tahmid, dan istighfar.

4. Bersedekah

Sedekah adalah amalan yang mendatangkan keberkahan. Di malam Nisfu Syaban, umat Islam dapat bersedekah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

5. Berpuasa di Siang Hari

Rasulullah SAW menganjurkan puasa di siang hari Nisfu Syaban sebagai pelengkap ibadah di malam harinya.

Berdasarkan penelitian dalam skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, amalan-amalan ini memiliki dasar yang kuat dalam tradisi Islam dan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan dan Hikmah Malam Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban memiliki berbagai keutamaan yang telah disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah SAW:

1. Malam Pengampunan

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, disebutkan bahwa Allah mengampuni semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.

2. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Malam ini merupakan waktu di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa pada malam ini.

3. Malam Penentuan Takdir

Beberapa ulama berpendapat bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah menentukan takdir hamba-Nya untuk tahun yang akan datang.

4. Waktu Turunnya Rahmat

Malam Nisfu Syaban adalah waktu di mana Allah menurunkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada hamba-hamba yang bertaqwa.

Melansir dari penelitian Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, keutamaan-keutamaan ini menunjukkan betapa istimewanya malam Nisfu Syaban dalam Islam.

Daftar Sumber

  • uinsgd.ac.id
  • Lestari, Dwi Aprinita. 2010. Studi Kritik Kualitas Hadis Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban Dalam Kitab Fadhail al-Awqaat karya Imam Baihaqi. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • baznas.go.id

FAQ

1. Q: Pada jam berapa sebaiknya sholat Nisfu Syaban dilakukan?

A: Sholat Nisfu Syaban dapat dilakukan mulai setelah sholat Isya hingga menjelang Subuh. Waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 02.00-04.00) karena pada waktu ini Allah turun ke langit dunia.

2. Q: Berapa rakaat sholat Nisfu Syaban yang dianjurkan?

A: Sholat Nisfu Syaban dapat dilakukan 2 rakaat, 4 rakaat, atau lebih sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dalam setiap rakaatnya dan tidak ada batasan khusus mengenai jumlah rakaat.

3. Q: Apakah sholat Nisfu Syaban harus dilakukan berjamaah?

A: Sholat Nisfu Syaban dapat dilakukan secara individu maupun berjamaah. Namun, lebih diutamakan dilakukan secara individu di rumah untuk menjaga kekhusyukan dan menghindari riya.

4. Q: Apa perbedaan waktu sholat Nisfu Syaban dengan sholat tahajud biasa?

A: Secara waktu tidak ada perbedaan khusus, keduanya dapat dilakukan di malam hari. Perbedaannya terletak pada niat dan keutamaan khusus yang dimiliki malam Nisfu Syaban sebagai malam penuh ampunan.

5. Q: Apakah ada bacaan khusus untuk sholat Nisfu Syaban?

A: Tidak ada bacaan khusus yang wajib, namun dianjurkan membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua setelah Al-Fatihah. Setelah sholat dapat dilanjutkan dengan membaca Yasin dan berdoa.

6. Q: Bagaimana jika tidak sempat bangun di sepertiga malam terakhir?

A: Jika tidak sempat bangun di sepertiga malam terakhir, sholat Nisfu Syaban tetap dapat dilakukan di waktu lain sepanjang malam tersebut, mulai dari setelah Isya hingga menjelang Subuh sesuai kemampuan masing-masing.

7. Q: Apakah anak-anak juga dianjurkan melakukan sholat Nisfu Syaban?

A: Ya, anak-anak yang sudah baligh dianjurkan untuk melakukan sholat Nisfu Syaban. Bagi anak yang belum baligh, dapat diajak untuk ikut berdoa dan beribadah sesuai kemampuan mereka sebagai bagian dari pendidikan agama.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |