Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang Arab, Latin, dan Artinya

3 weeks ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang merupakan salah satu amalan yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual luar biasa. Nabi Daud AS dikenal sebagai seorang nabi yang dikaruniai berbagai keistimewaan, termasuk kemampuan melunakkan besi dan suara yang merdu dalam bertasbih kepada Allah SWT.

Praktik membaca doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang telah dilakukan umat Muslim selama berabad-abad sebagai bentuk tawassul dalam berbagai situasi. 

Mengutip dari buku Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan karya Abu Ezza, doa ini memiliki keterkaitan langsung dengan mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Daud AS, yaitu kemampuan melunakkan besi sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surah As-Saba ayat 10.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (04/08/2025).

Bacaan Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang

Doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang memiliki beberapa versi yang dapat diamalkan sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang dihadapi. Setiap versi memiliki kekhususan dan keutamaan tersendiri dalam pengamalannya.

Melansir dari Journal of Walisongo Universitas Islam Negeri Walisongo, Nabi Daud AS adalah seorang nabi yang berasal dari Bani Israel keturunan Yahuza bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim, dan juga merupakan rasul yang diturunkan kitab samawi setelah Nabi Musa AS.

1. Doa Versi Pertama (Singkat)

Arab:

اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ لَيِّنْتَ لِدَاوُدَالْحَدِيْد

Latin:

Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid

Artinya:

"Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan besi untuk Daud."

2. Doa Versi Kedua (Lengkap)

Arab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin:

Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

Artinya:

"Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah (sebut nama) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AS. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang."

Sejarah dan Latar Belakang Nabi Daud AS

Nabi Daud AS merupakan salah satu nabi dan raja yang diakui dalam Islam, Yahudi, dan Kristen. Beliau lahir di Betlehem dan berasal dari keturunan Nabi Ibrahim AS melalui jalur Nabi Ishaq AS dan Nabi Yaqub AS.

Sebelum diangkat menjadi nabi dan raja, Nabi Daud AS bekerja sebagai penggembala domba. Salah satu peristiwa terkenal yang mengangkat namanya adalah kemenangannya melawan Jalut (Goliath) dengan menggunakan ketapel sederhana, yang membuatnya populer di kalangan Bani Israel.

Setelah Raja Talut wafat, Nabi Daud AS diangkat menjadi raja Bani Israel dan memerintah selama 40 tahun. Sebagai pemimpin, beliau dikenal karena keadilannya, kebijaksanaannya, dan ketaatannya kepada Allah SWT. Beliau berhasil menyatukan suku-suku Israel dan membawa masa kejayaan bagi kerajaan.

Mengutip dari buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, S.Ag., Nabi Daud AS mendapat mukjizat berupa kemampuan melunakkan besi dan suara yang merdu dalam bertasbih. Beliau juga menerima wahyu berupa Kitab Zabur yang berisi nyanyian pujian dan doa-doa kepada Allah SWT.

Mukjizat Nabi Daud dalam Al-Quran

Allah SWT memberikan berbagai karunia istimewa kepada Nabi Daud AS sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran. Mukjizat-mukjizat ini menjadi dasar kekuatan spiritual dari doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang.

Dalam surah As-Saba ayat 10, Allah SWT berfirman yang artinya: "Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), 'Wahai gunung-gunung dan burung-burung! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud,' dan Kami telah melunakkan besi untuknya."

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan kemampuan luar biasa kepada Nabi Daud AS untuk melunakkan besi tanpa menggunakan api. Kemampuan ini memungkinkan beliau membuat berbagai peralatan dan senjata dengan mudah, yang kemudian menjadi sumber rezeki halal bagi beliau.

Melansir dari Tafsir Ibnu Kathir, mukjizat melunakkan besi ini juga melambangkan kemampuan Nabi Daud AS dalam melunakkan hati yang keras. Sebagaimana besi yang keras dapat dilunakkan oleh kuasa Allah, demikian pula hati manusia yang keras dapat diluluhkan melalui doa dan tawassul dengan nama Nabi Daud AS.

Keutamaan dan Manfaat Membaca Doa

Membaca doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang memiliki berbagai keutamaan yang dipercaya oleh umat Muslim. Keutamaan-keutamaan ini berlandaskan pada mukjizat dan keistimewaan yang diberikan Allah kepada Nabi Daud AS.

1. Kemampuan melembutkan hati yang keras

Keutamaan pertama adalah kemampuan melembutkan hati yang keras, baik hati sendiri maupun orang lain. Hal ini sangat bermanfaat dalam memperbaiki hubungan yang renggang atau menghadapi orang yang sulit diajak berkomunikasi dengan baik.

2. Mendatangkan kemudahan dalam berbagai urusan

Keutamaan kedua adalah mendatangkan kemudahan dalam berbagai urusan. Ketika hati seseorang telah luluh, maka komunikasi dan negosiasi akan menjadi lebih mudah dan efektif.

3. Meningkatkan ketakwaan

Keutamaan ketiga adalah meningkatkan ketakwaan dan kedekatan dengan Allah SWT melalui tawassul yang dianjurkan dalam Islam.

4. Membantu dalam mencari jodoh atau memperbaiki hubungan

Mengutip dari buku Doa Rindu Jodoh & Momongan: Doa Sehari-hari, Aplikatif, dan Mudah karya Mohammad Irsyad, doa ini juga dapat membantu dalam mencari jodoh atau memperbaiki hubungan rumah tangga dengan meluluhkan hati pasangan atau calon pasangan.

Hikmah dan Pelajaran dari Kisah Nabi Daud

Kisah Nabi Daud AS memberikan banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi umat Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pelajaran-pelajaran ini dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan dan cobaan hidup.

1. Pentingnya tawakal dan kerendahan hati

Hikmah pertama adalah pentingnya tawakal dan kerendahan hati. Meskipun memiliki kekuasaan sebagai raja dan kemampuan luar biasa sebagai nabi, Nabi Daud AS selalu merendahkan diri di hadapan Allah SWT dan mengakui bahwa semua kekuatan berasal dari-Nya.

2. Penggunaan kekuasaan untuk keadilan dan kebaikan

Hikmah kedua adalah penggunaan kekuasaan untuk keadilan dan kebaikan. Nabi Daud AS menggunakan posisinya sebagai raja untuk menegakkan keadilan dan memberikan manfaat bagi rakyatnya, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu.

3. Pentingnya bekerja keras dan mencari rezeki halal

Hikmah ketiga adalah pentingnya bekerja keras dan mencari rezeki halal. Meskipun bisa saja Allah memberikan rezeki tanpa usaha, Nabi Daud AS tetap bekerja sebagai pembuat peralatan dari besi untuk mencari nafkah yang halal.

Daftar Sumber

  • Abu Ezza. Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan. 
  • Mohammad Irsyad. Doa Rindu Jodoh & Momongan: Doa Sehari-hari, Aplikatif, dan Mudah. Penerbit tidak disebutkan.
  • Syamsuddin Noor, S.Ag. Dahsyatnya Doa Para Nabi. 2008.
  • Journal.walisongo.ac.id 
  • Al-Quran dan terjemahannya, Kementerian Agama RI.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang boleh dibaca untuk siapa saja?

Doa ini boleh dibaca untuk siapa saja dengan niat yang baik dan tidak bermaksud jahat. Namun, hendaknya digunakan untuk memperbaiki hubungan dan komunikasi, bukan untuk menguasai atau merugikan orang lain.

2. Kapan waktu terbaik untuk membaca doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang?

Waktu terbaik adalah setelah shalat fardhu, pada sepertiga malam terakhir, antara maghrib dan isya, atau pada hari Jumat. Namun, doa ini dapat dibaca kapan saja dengan niat yang ikhlas.

3. Berapa kali sebaiknya doa ini dibaca dalam sehari?

Tidak ada ketentuan pasti, namun disarankan untuk tidak berlebihan. Bisa dibaca 3, 7, atau 11 kali setelah shalat dengan konsisten daripada membaca banyak sekali namun tidak rutin.

4. Apakah ada syarat khusus sebelum membaca doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang?

Syarat utamanya adalah dalam keadaan suci (berwudhu), niat yang ikhlas, dan tidak bermaksud jahat. Disarankan juga membaca shalawat sebelum dan sesudah membaca doa.

5. Bagaimana jika setelah membaca doa ini tidak ada perubahan pada orang tersebut?

Doa adalah ikhtiar spiritual yang perlu dibarengi dengan usaha nyata dalam memperbaiki komunikasi dan hubungan. Allah SWT maha mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya dan kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan doa.

6. Apakah doa ini bisa dibaca untuk meluluhkan hati atasan di tempat kerja?

Ya, doa ini bisa dibaca dengan niat agar atasan lebih memahami dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan. Namun, tetap harus dibarengi dengan kinerja yang baik dan sikap profesional.

7. Adakah pantangan tertentu saat mengamalkan doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang?

Pantangan utamanya adalah menggunakan doa ini untuk niat jahat, seperti menipu, merugikan, atau menguasai orang lain untuk kepentingan yang tidak baik. Doa hendaknya selalu disertai niat untuk kebaikan bersama.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |