Doa Nabi Yusuf Untuk Ibu Hamil Mendoakan Janin, Ketahui Keutamaannya

4 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta Setiap ibu hamil pasti menginginkan anaknya terlahir dengan sempurna dan menjadi pribadi yang saleh. Dalam tradisi Islam, doa nabi Yusuf untuk ibu hamil menjadi salah satu amalan yang dipercaya dapat memberikan berkah bagi janin yang dikandung.

Amalan membaca surat Yusuf ketika hamil telah dipraktikkan oleh banyak muslimah di seluruh dunia. Praktik ini dipercaya dapat memberikan pengaruh positif terhadap karakter dan penampilan anak yang akan lahir.

Mengamalkan doa nabi Yusuf untuk ibu hamil tidak hanya bertujuan memohon anak yang tampan secara fisik, tetapi juga berharap mendapatkan keturunan yang memiliki akhlak mulia seperti Nabi Yusuf. Menurut Tafsir Ibn Kathir, Nabi Yusuf dikenal sebagai sosok yang memiliki ketampanan luar biasa sekaligus keteguhan iman yang patut diteladani.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (1/8/2025).

Doa Nabi Yusuf untuk Ibu Hamil: Ayat 1-5

الٓر ۚ تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۚ

Latinnya: Alif Lām Rā. Tilka āyātu al-kitābi al-mubīn(i).

1. Artinya: "Alif Lām Rā. Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang nyata (jelas petunjuknya)."

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

Latinnya: Innā anzalnāhu qur'ānan 'arabiyyan la'allakum ta'qilūn(a).

2. Artinya: "Sesungguhnya Kami menurunkannya sebagai Al-Qur'an berbahasa Arab agar kamu memahaminya."

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ اَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَآ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ هٰذَا الْقُرْاٰنَۖ وَاِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهٖ لَمِنَ الْغٰفِلِيْنَ

Latinnya: Naḥnu naquṣṣu 'alaika aḥsana al-qaṣaṣi bimā awḥaynā ilayka hāżā al-qur'ān(a), wa in kunta min qablihī lamina al-ghāfilīn(a).

3. Artinya: "Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang-orang yang lalai."

اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ

Latinnya: Iż qāla yūsufu li-abīhi yā abati innī ra'aitu aḥada 'asyara kaukabaw wa asy-syamsa wa al-qamara ra'aituhum lī sājidīn(a).

4. Artinya: "(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, 'Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; aku melihat mereka sujud kepadaku.'"

قَالَ يٰبُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلٰٓى اِخْوَتِكَ فَيَكِيْدُوْا لَكَ كَيْدًا ۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ لِلْاِنْسَانِ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Latinnya: Qāla yā bunayya lā taqṣuṣ ru'yāka 'alā ikhwātika fa yakīdū laka kaidā(n), innas-syaiṭān(a) lil-insāni 'aduwwun mubīn(un).

5. Artinya: "Dia (Ya'qub) berkata, 'Wahai anakku, jangan ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, karena mereka akan membuat tipu daya terhadapmu. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.'"

Doa Nabi Yusuf untuk Ibu Hamil: Ayat 6-11

وَكَذٰلِكَ يَجْتَبِيْكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِنْ تَأْوِيْلِ الْاَحَادِيْثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكَ وَعَلٰٓى اٰلِ يَعْقُوْبَ كَمَآ اَتَمَّهَا عَلٰى اَبَوَيْكَ مِنْ قَبْلُ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْحٰقَ ۗ اِنَّ رَبَّكَ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Latinnya: Wa każālika yajtabīka rabbuka wa yu'allimuka min ta'wīli al-aḥādīṡi wa yutimmu ni'matahū 'alaika wa 'alā āli ya'qūba kamā atammahā 'alā abawaika min qablu ibrāhīma wa isḥāq(a), inna rabbaka 'alīmun ḥakīm(un).

6. Artinya: "Dan demikianlah, Tuhanmu memilihmu (untuk menjadi nabi), mengajarkan kepadamu sebagian dari takwil mimpi, serta menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakannya kepada kedua kakekmu sebelumnya, (yaitu) Ibrahim dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

لَقَدْ كَانَ فِيْ يُوْسُفَ وَاِخْوَتِهٖٓ اٰيٰتٌ لِّلسَّاۤىِٕلِيْنَ

Latinnya: Laqad kāna fī yūsufa wa ikhwatihī āyātul lis-sā'ilīn(a).

7. Artinya: "Sungguh, dalam kisah Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang bertanya."

اِذْ قَالُوْا لَيُوْسُفُ وَاَخُوْهُ اَحَبُّ اِلٰٓى اَبِيْنَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ ۗاِنَّ اَبَانَا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

Latinnya: Iż qālū layūsufu wa akhūhu aḥabbu ilā abīnā minnā wa naḥnu 'uṣbah(tun), inna abānā lafī ḍalālin mubīn(in).

8. Artinya: "(Ingatlah) ketika mereka (saudara-saudara Yusuf) berkata, 'Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita, padahal kita adalah satu kelompok yang kuat. Sesungguhnya ayah kita berada dalam kesesatan yang nyata.'"

اُقْتُلُوْا يُوْسُفَ اَوِ اطْرَحُوْهُ اَرْضًا يَّخْلُ لَكُمْ وَجْهُ اَبِيْكُمْ وَتَكُوْنُوْا مِنْۢ بَعْدِهٖ قَوْمًا صٰلِحِيْنَ

Latinnya: Uqtulū yūsufa awiṭraḥūhu arḍay yakhlu lakum wajhu abīkum wa takūnū mim ba'dihī qauman ṣāliḥīn(a).

9. Artinya: "Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat yang jauh agar perhatian ayah kalian tertuju kepadamu saja, dan setelah itu (kalian dapat) menjadi orang-orang yang baik.'"

قَالَ قَآىِٕلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوْا يُوْسُفَ وَاَلْقُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ

Latinnya: Qāla qā'ilum minhum lā taqtulū yūsufa wa alqūhu fī gayābati al-jubb(i) yaltaqiṭhu ba'ḍu as-sayyārati in kuntum fā'ilīn(a).

10. Artinya: "Salah seorang di antara mereka berkata, 'Janganlah kamu membunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dalam sumur agar dia dipungut oleh beberapa musafir jika kamu hendak berbuat (sesuatu).'"

قَالُوْا يٰٓاَبَانَا مَا لَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلٰى يُوْسُفَ وَاِنَّا لَهٗ لَنٰصِحُوْنَ

Latinnya: Qālū yā abānā mā laka lā ta'mannā 'alā yūsufa wa innā lahū lanāṣiḥūn(a).

11. Artinya: "Mereka berkata, 'Wahai ayah kami, mengapa engkau tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal kami benar-benar menginginkan kebaikan baginya?'"

Doa Nabi Yusuf untuk Ibu Hamil: Ayat 12-16

 اَرْسِلْهُ مَعَنَا غَدًا يَّرْتَعْ وَيَلْعَبْ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Latinnya: Arsilhu ma'anā gaday yarta' wa yal'ab wa innā lahū laḥāfiẓūn(a).

12. Artinya: "Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi agar dia bersenang-senang dan bermain-main, dan sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya.'"

قَالَ اِنِّيْ لَيَحْزُنُنِيْٓ اَنْ تَذْهَبُوْا بِهٖ وَاَخَافُ اَنْ يَّأْكُلَهُ الذِّئْبُ وَاَنْتُمْ عَنْهُ غٰفِلُوْنَ

Latinnya: Qāla innī layaḥzununī an tażhabū bihī wa akhāfu ay ya'kulahūż-żi'bu wa antum 'anhu gāfilūn(a).

13. Artinya: "Dia (Ya'qub) berkata, 'Sesungguhnya aku merasa sedih kamu membawanya pergi, dan aku khawatir serigala akan memakannya sementara kamu lengah darinya.'"

قَالُوْا لَىِٕنْ اَكَلَهُ الذِّئْبُ وَنَحْنُ عُصْبَةٌ اِنَّآ اِذًا لَّخٰسِرُوْنَ

Latinnya: Qālū la'in akalahuż-żi'bu wa naḥnu 'uṣbatun innā iżal lakhāsirūn(a).

14. Artinya: "Mereka berkata, 'Jika serigala memangsanya, padahal kami kelompok yang kuat, sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi.'"

فَلَمَّا ذَهَبُوْا بِهٖ وَاَجْمَعُوْٓا اَنْ يَّجْعَلُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّۚ وَاَوْحَيْنَآ اِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِاَمْرِهِمْ هٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ

Latinnya: Falammā żahabū bihī wa ajma'ū ay yaj'alūhu fī gayābati al-jubb(i), wa auḥainā ilayhi latunabbi'annahum bi-amrihim hāżā wa hum lā yasy'urūn(a).

15. Artinya: "Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanya, 'Engkau kelak pasti akan memberitahukan kepada mereka tentang perbuatan mereka ini, sedangkan mereka tidak menyadari.'"

وَجَآءُوْٓ اَبَاهُمْ عِشَآءً يَّبْكُوْنَ

Latinnya: Wa jā'ū abāhum 'isyā'ay yabkūn(a).

16. Artinya: "(Kemudian) mereka datang kepada ayah mereka pada petang hari sambil menangis."

Doa Ibu Hamil untuk Anak

Berikut adalah beberapa doa yang dapat diamalkan oleh ibu hamil yang berkaitan dengan harapan mendapatkan anak yang saleh seperti Nabi Yusuf:

1. Doa Memohon Anak yang Saleh (QS. Ash-Shaffat: 100)

Arab: رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Latin: Robbi hablii minash shoolihiin

Terjemahan: "Wahai Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh."

2. Doa untuk Keturunan yang Menyenangkan Hati (QS. Al-Furqan: 74)

Arab: رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Latin: Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a'yun waj'alnaa lil muttaqiina imaamaa

Terjemahan: "Wahai Rabbi, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

3. Doa Nabi Zakaria (QS. Ali Imran: 38)

Arab: رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Latin: Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii'ud du'aa'

Terjemahan: "Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."

Menurut Al-Quran Online Kementerian Agama Republik Indonesia, ketiga doa di atas merupakan doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca oleh pasangan yang menginginkan keturunan yang saleh dan berbakti.

Keutamaan dan Manfaat Doa Nabi Yusuf

Membaca surat Yusuf dan mengamalkan doa-doa terkait memiliki berbagai keutamaan yang dipercaya oleh umat Islam. Berikut adalah manfaat yang dapat diperoleh:

1. Merangsang Kecerdasan Janin

Bacaan Al-Quran, termasuk surat Yusuf, dipercaya dapat memberikan stimulasi positif bagi perkembangan otak janin. Getaran suara yang dihasilkan saat membaca dapat mempengaruhi sistem saraf janin.

2. Memberikan Stimulasi Sejak dalam Kandungan

Janin yang masih dalam kandungan sudah dapat mendengar suara dari luar. Bacaan surat Yusuf memberikan stimulasi audio yang baik untuk perkembangan pendengaran dan kognitif janin.

3. Menjadi Wasilah Doa Mahabbah

Surat Yusuf dipercaya sebagai perantara atau wasilah untuk mendapatkan anak yang memiliki daya tarik dan kecantikan seperti Nabi Yusuf.

4. Terhindar dari Kesulitan Hidup

Mengamalkan doa nabi Yusuf untuk ibu hamil dipercaya dapat memberikan perlindungan dari berbagai kesulitan selama masa kehamilan hingga persalinan.

5. Memperoleh Anak yang Saleh

Tujuan utama dari amalan ini adalah mendapatkan keturunan yang memiliki akhlak mulia dan ketakwaan seperti yang dimiliki Nabi Yusuf.

6. Anak Terlahir dengan Penampilan Menarik

Berdasarkan kisah Nabi Yusuf yang dikenal sangat tampan, membaca surat Yusuf dipercaya dapat mempengaruhi penampilan fisik anak yang akan lahir.

Menurut Kitab Fadail Al-Quran karya Imam Al-Jazari, membaca surat Yusuf dengan penuh keyakinan dan kekhusyukan akan memberikan berkah yang luar biasa bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

Kisah Ketampanan Nabi Yusuf dalam Al-Quran

Al-Quran menggambarkan ketampanan Nabi Yusuf secara eksplisit dalam QS. Yusuf ayat 31. Ketika para wanita melihat Nabi Yusuf, mereka terpesona dan berkata bahwa sosok tersebut bukanlah manusia biasa, melainkan seperti malaikat yang mulia.

Ketampanan Nabi Yusuf bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup keindahan akhlak dan spiritualitasnya. Beliau dikenal sebagai sosok yang jujur, sabar, dan memiliki keteguhan iman yang luar biasa. Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak ibu hamil mengharapkan anaknya memiliki sifat-sifat seperti Nabi Yusuf.

Menurut Tafsir Al-Qurtubi, ketampanan Nabi Yusuf merupakan anugerah Allah yang diberikan sebagai ujian sekaligus amanah. Beliau mampu menjaga kesucian diri meskipun menghadapi berbagai godaan. Hal ini menunjukkan bahwa kecantikan sejati adalah perpaduan antara penampilan fisik dan kemuliaan akhlak.

Kitab Qashash Al-Anbiya karya Imam Ath-Thalabi juga menyebutkan bahwa Nabi Yusuf mendapatkan setengah dari keseluruhan kecantikan yang ada di dunia. Inilah yang menjadi inspirasi bagi para ibu hamil untuk mengamalkan doa nabi Yusuf agar mendapatkan anak yang memiliki kecantikan lahir dan batin.

Doa untuk Anak Laki-Laki yang Cerdas dan Berakhlak

Bagi ibu hamil yang secara khusus mengharapkan anak laki-laki, terdapat doa tambahan yang dapat diamalkan:

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Latin: Rabbi ishroh lii shodrii wa yassir lii amrii wahlul 'uqdatan min lisaanii yafqohuu qoulii

Terjemahan: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku agar mereka memahami perkataanku."

Doa ini merupakan doa Nabi Musa AS yang memohon kemudahan dalam menjalankan misi dakwahnya. Ketika diamalkan oleh ibu hamil, doa ini dimaksudkan agar anak yang dikandung kelak menjadi pribadi yang cerdas, pandai berbicara, dan mampu menyampaikan kebenaran.

Selain itu, ibu hamil juga dapat mengamalkan doa berikut:

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ

Latin: Allahumma ashlih lii diinii wa dunyaaya wa aakhirotii waj'alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khoir

Terjemahan: "Ya Allah, perbaikilah agamaku, duniaku, dan akhiratku, dan jadikanlah hidup ini sebagai tambahan bagiku dalam segala kebaikan."

Kitab Riyadh As-Shalihin karya Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa doa-doa ini sangat dianjurkan untuk diamalkan oleh setiap muslim, termasuk ibu hamil yang mengharapkan keturunan yang saleh.

Daftar Sumber

  • Al-Quran Online Kementerian Agama Republik Indonesia
  • Tafsir Ibn Kathir - Imam Ibn Kathir
  • Tafsir Al-Qurtubi - Imam Al-Qurtubi
  • Kitab Fadail Al-Quran - Imam Al-Jazari
  • Journal of Islamic Studies - Universitas Al-Azhar
  • Qashash Al-Anbiya - Imam Ath-Thalabi
  • International Journal of Prenatal Psychology
  • Riyadh As-Shalihin - Imam An-Nawawi
  • Fatwa Majelis Ulama Indonesia

FAQ

1. Apakah doa nabi Yusuf untuk ibu hamil benar-benar efektif?

Doa merupakan ikhtiar spiritual yang dapat memberikan ketenangan batin, sedangkan hasilnya bergantung pada kehendak Allah SWT.

2. Kapan waktu terbaik membaca doa nabi Yusuf saat hamil?

Waktu terbaik adalah setelah salat fardhu, terutama pada sepertiga malam terakhir saat waktu mustajab.

3. Apakah boleh membaca doa ini untuk mengharapkan anak perempuan?

Tentu saja boleh, karena doa ini pada dasarnya memohon keturunan yang saleh tanpa memandang jenis kelamin.

4. Berapa kali sehari sebaiknya membaca doa nabi Yusuf?

Tidak ada ketentuan khusus, yang penting adalah konsistensi dan keikhlasan dalam mengamalkannya.

5. Apakah suami juga perlu ikut membaca doa ini?

Sangat dianjurkan agar suami turut mendoakan dan mendampingi istri dalam amalan spiritual ini.

6. Bisakah doa ini dibaca oleh ibu hamil yang belum bisa membaca Arab?

Bisa, ibu hamil dapat membaca dalam bentuk latin sambil mempelajari bacaan Arab secara bertahap.

7. Apakah ada pantangan khusus saat mengamalkan doa nabi Yusuf?

Tidak ada pantangan khusus, hanya perlu menjaga kesucian, keikhlasan niat, dan konsistensi dalam mengamalkannya. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |