Liputan6.com, Jakarta Doa An Nasr merupakan salah satu doa yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT. Doa ini memiliki makna mendalam tentang permohonan kemenangan dan bantuan dari Yang Maha Kuasa dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Umat Muslim sering membaca doa An Nasr ketika menghadapi kesulitan atau tantangan yang membutuhkan kekuatan spiritual. Doa ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat iman dan tawakkal kepada Allah SWT.
Menurut kitab Hisnul Muslim karya Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qahtani, doa-doa memohon pertolongan Allah merupakan bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan memiliki kedudukan khusus dalam kehidupan spiritual umat Muslim. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (4/8/2025).
Teks Doa An Nasr: Arab, Latin, dan Terjemah
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Rabbanaa afrigh 'alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qaumil kaafirien
Artinya:"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, tetapkanlah langkah kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."
Doa An Nasr ini merupakan salah satu doa yang disebutkan dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surah Al-Baqarah ayat 250. Doa ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh pasukan Thalut ketika menghadapi pasukan Jalut yang dipimpin oleh raksasa bernama Jalut.
Konteks historis ini menunjukkan bahwa doa tersebut sangat tepat dibaca ketika menghadapi tantangan yang tampak sulit untuk diatasi. Dalam praktiknya, umat Muslim dapat membaca doa an nasr ini kapan saja, terutama ketika menghadapi kesulitan, ujian, atau tantangan dalam hidup.
Menurut kitab Fiqh Ad-Du'a karya Dr. Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buthi, doa yang bersumber dari Al-Quran memiliki kedudukan khusus karena merupakan kalam Allah yang pasti mustajab ketika dibaca dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
Imam Ibnu Qayyim dalam Al-Wabil Ash-Shayyib menjelaskan bahwa doa-doa yang tercantum dalam Al-Quran merupakan doa-doa pilihan yang telah Allah ajarkan kepada hamba-Nya, sehingga memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa ketika diamalkan dengan benar.
QS An Nasr
Surat An Nasr dalam Al-Quran juga berisi tentang permohonan pertolongan kepada Allah SWT. An Nasr adalah surat ke-110 dalam Al Quran yang terdiri dari tiga ayat. Surat An Nasr termasuk surat Madaniyah karena diturunkan di Kota Madinah.
رُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ ١
Idzâ jâ'a nashrullâhi wal-fat-ḫ.
Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan
وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ ٢
Wa ra'aitan-nâsa yadkhulûna fî dînillâhi afwâjâ.
Artinya: dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًاࣖ ٣
Fa sabbiḫ biḫamdi rabbika wastaghfir-h, innahû kâna tawwâbâ.
Artinya: bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.
Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), asbabun nuzul Surat An Nasr ini terkait dengan dua hal. Pertama, mengabarkan kemenangan dan masuk Islamnya orang-orang Arab. Kedua, mengisyaratkan telah dekatnya ajal Rasulullah Saw.
Ibnu Umar ra menjelaskan bahwa surat ini diturunkan pada pertengahan hari-hari tasyrik. "Maka aku mengetahui bahwa hal ini merupakan al wada' (perpisahan)," kata Ibnu Umar.
Ibnu Abbas ra menjelaskan bahwa setelah Allah menurunkan surat ini, Rasulullah memanggil Fatimah ra. Fatimah menangis saat Rasulullah mengabarkan bahwa ajalnya telah dekat. Lalu Fatimah tersenyum karena Rasulullah bersabda:
"Jangan menangis, karena sesungguhnya engkau adalah keluargaku yang paling awal menyusulku." (HR. Ad Darimi dan Thabrani; hasan)
Keutamaan dan Manfaat Membaca Doa An Nasr
- Mendatangkan Ketenangan Hati
Membaca doa an nasr secara rutin dapat memberikan ketenangan dan ketenteraman batin karena kita menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
- Memperkuat Iman dan Tawakkal
Doa ini mengajarkan untuk selalu bergantung kepada Allah dalam setiap situasi, sehingga iman dan tawakkal semakin menguat.
- Memperoleh Pertolongan Allah
Dengan membaca doa ini secara ikhlas, Allah akan memberikan pertolongan sesuai dengan hikmah dan waktu yang terbaik.
- Mendapat Perlindungan dari Musuh
Doa an nasr dipercaya dapat melindungi dari gangguan musuh, baik yang tampak maupun yang tidak tampak.
- Meningkatkan Kesabaran
Salah satu kandungan doa ini adalah permohonan kesabaran, yang sangat penting dalam menghadapi cobaan hidup.
- Memperkokoh Pendirian
Doa ini memohon agar langkah kita tetap teguh di jalan yang benar dan tidak mudah goyah oleh godaan.
- Mendapat Berkah dalam Setiap Urusan
Membaca doa dengan penuh keyakinan akan mendatangkan berkah Allah dalam segala aspek kehidupan.
Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Islamic Studies Universitas Al-Azhar, praktik membaca doa-doa Al-Quran secara rutin terbukti memberikan efek positif terhadap kesehatan mental dan spiritual umat Muslim. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas spiritual seperti membaca doa dapat mengurangi tingkat stres dan meningkatkan resiliensi dalam menghadapi tantangan hidup.
Waktu Membaca Doa An Nasr
Membaca doa an nasr tidak terikat pada waktu tertentu dan dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan. Namun, ada beberapa waktu yang dianggap lebih utama untuk membaca doa ini, yaitu ketika menghadapi kesulitan, sebelum memulai pekerjaan penting, atau saat merasa membutuhkan pertolongan Allah SWT. Umat Muslim juga dianjurkan untuk membaca doa ini setelah shalat fardhu sebagai bagian dari wirid dan dzikir.
Dalam membaca doa An Nasr, terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan dalam keadaan suci dan menghadap kiblat jika memungkinkan. Kedua, bacalah dengan penuh konsentrasi dan kekhusyukan, bukan sekadar rutinitas. Ketiga, yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan doa sesuai dengan hikmah-Nya. Keempat, sertai dengan amal saleh dan taubat dari segala dosa.
Menurut kitab Adab Ad-Du'a karya Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, adab terpenting dalam berdoa adalah kehadiran hati dan keyakinan penuh bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya yang beriman. Beliau juga menekankan pentingnya memulai doa dengan hamdalah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Kisah dan Konteks Historis Doa An Nasr
- Asal Usul Doa dalam Al-Quran: Doa an nasr pertama kali disebutkan dalam konteks kisah Nabi Daud AS dan pasukannya ketika menghadapi Jalut dan bala tentaranya.
- Situasi Perang Thalut vs Jalut: Pasukan Thalut yang jumlahnya sedikit menghadapi pasukan Jalut yang jauh lebih besar dan kuat, sehingga mereka memohon pertolongan Allah.
- Keajaiban setelah Berdoa: Setelah membaca doa ini, Allah memberikan kemenangan kepada pasukan Thalut melalui keberanian Nabi Daud AS yang berhasil mengalahkan Jalut.
- Pelajaran untuk Umat Islam: Kisah ini mengajarkan bahwa kemenangan sejati bukan ditentukan oleh jumlah atau kekuatan fisik, tetapi oleh pertolongan Allah.
- Relevansi dengan Masa Kini: Doa ini tetap relevan untuk situasi modern ketika menghadapi tantangan yang tampak mustahil untuk diatasi.
- Implementasi dalam Kehidupan Sehari-hari: Umat Muslim dapat mengambil pelajaran untuk selalu memohon pertolongan Allah dalam setiap kesulitan, bukan mengandalkan kekuatan sendiri.
Menurut Tafsir Al-Qurtubi, kisah Thalut dan Jalut ini menjadi salah satu contoh terbaik tentang bagaimana iman dan doa dapat mengalahkan kekuatan fisik yang tampaknya lebih superior. Al-Qurtubi menekankan bahwa Allah sengaja menceritakan kisah ini untuk mengajarkan umat Islam tentang kekuatan doa dan tawakkal.
Doa Memohon Kemudahan Lainnya
Melansir dari laman Kementerian Agama RI, berikut doa memohon diberi kemudahan yang berasal dari Nabi Muhammad SAW yang dapat dibaca ketika menempuh perjalanan adalah sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ بِكَ أَسْتَعِيْنُ، وَعَلَيْكَ أَتَوَكَّلُ، اَللَّهُمَّ ذَلِّلْ لِي صُعُوْبَةَ أَمْرِيْ، وَسَهِّلْ عَلَيَّ مَشَقَّةَ سَفَرِيْ، وَارْزُقْنِيْ مِنَ الخَيْرِ أَكْثَرَ مِمَّا أَطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبِّ اشْرَحْ لِيِ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ
Allāhumma bika asta‘īnu, wa ‘alaika atawakkalu. Allāhumma dzallil lī ṣu‘ūbata amrī, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarī, warzuqnī minal khairi mim mā aṭlubu, waṣrif ‘annī kulla ṣyarr, rabbiṣ-raḥlī ṣadrī wa yassir lī amrī.
Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu aku memohon pertolongan dan kepada-Mu aku berpasrah. Ya Allah, ringankan kesulitan pada urusanku, mudahkanlah kendala perjalananku, karuniakanlah kebaikan bagiku melebihi apa yang kuminta, palingkanlah segala keburukan dariku. Tuhanku, lapangkanlah hatiku dan mudahkanlah urusanku.”
Doa-Doa Sejenis untuk Meminta Pertolongan
Selain doa An Nasr, terdapat beberapa doa lain dalam Al-Quran dan hadits yang juga berfungsi untuk meminta pertolongan Allah SWT. Doa-doa ini dapat dibaca bersamaan atau bergantian sesuai kebutuhan dan situasi yang dihadapi. Kombinasi beberapa doa pertolongan dapat memberikan kekuatan spiritual yang lebih besar dalam menghadapi cobaan hidup.
Beberapa doa pertolongan yang populer antara lain doa ketika menghadapi kesulitan (La hawla wa la quwwata illa billah), doa istighfar untuk memohon ampunan sekaligus pertolongan, dan doa-doa dari surat Al-Fatihah yang juga mengandung permohonan hidayah dan pertolongan. Setiap doa memiliki karakteristik dan keutamaan masing-masing, namun semuanya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ridha-Nya.
Menurut kitab Riyadh Ash-Shalihin karya Imam An-Nawawi, variasi dalam membaca doa-doa pertolongan menunjukkan kekayaan khazanah spiritual Islam dan memberikan fleksibilitas bagi umat Muslim untuk memilih doa yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Amalan Pendukung untuk Memperkuat Doa An Nasr
Untuk memperkuat doa An Nasr, umat Muslim dianjurkan untuk mengamalkan beberapa amalan pendukung yang dapat meningkatkan kualitas spiritual dan memperbesar peluang terkabulnya doa. Amalan-amalan ini mencakup aspek ibadah, akhlak, dan kegiatan sosial yang semuanya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
1. Perbanyak Istighfar
Pertama adalah memperbanyak istighfar dan taubat nasuha untuk membersihkan hati dari dosa-dosa yang dapat menghalangi terkabulnya doa.
2. Laksanakan Shalat Tahajud
Kedua, rajin menunaikan shalat tahajud dan qiyamul lail sebagai waktu-waktu mustajab untuk berdoa.
3. Bersedekah
Ketiga, memperbanyak sedekah dan amal kebaikan kepada sesama, karena kebaikan kepada makhluk dapat menjadi wasilah diterimanya doa.
4. Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama
Keempat, menjaga hubungan baik dengan orang tua, keluarga, dan tetangga sebagai bentuk implementasi akhlak karimah.
Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda bahwa doa orang yang berbuat baik kepada kedua orang tuanya akan lebih mudah dikabulkan Allah. Hal ini menunjukkan pentingnya berbuat baik kepada sesama sebagai pendukung amalan spiritual.
Daftar Sumber
- Al-Qahtani, Sa'id bin Ali bin Wahf. Hisnul Muslim. Riyadh: Darussalam Publishers.
- Ibnu Katsir, Ismail. Tafsir Ibnu Katsir. Beirut: Dar Al-Fikr.
- Islamic Research Institute Pakistan Report on Islamic Spirituality.
- An-Nawawi, Yahya bin Syaraf. Riyadh Ash-Shalihin. Beirut: Dar Al-Fikr.
- Kementerian Agama. "Doa agar Diberi Kemudahan dan Keselamatan dalam Perjalanan". 2023. https://kemenag.go.id/islam/doa-agar-diberi-kemudahan-dan-keselamatan-dalam-perjalanan-jynCP
- Al-Qurtubi, Muhammad bin Ahmad. Tafsir Al-Qurtubi. Cairo: Dar Al-Hadits.
- Bin Baz, Abdul Aziz bin Abdullah. Adab Ad-Du'a. Riyadh: Dar Al-Watan.
- Quran Kemenag. https://quran.kemenag.go.id/
FAQ
1. Kapan waktu terbaik membaca doa an nasr?
Doa an nasr dapat dibaca kapan saja, terutama ketika menghadapi kesulitan atau membutuhkan pertolongan Allah SWT.
2. Apakah doa an nasr harus dibaca dalam bahasa Arab?
Lebih utama dibaca dalam bahasa Arab, namun boleh juga dipahami artinya dalam bahasa Indonesia untuk memperdalam makna.
3. Berapa kali sebaiknya membaca doa an nasr?
Tidak ada ketentuan khusus, dapat dibaca sesuai kebutuhan dengan penuh keikhlasan dan keyakinan.
4. Bisakah doa an nasr dibaca untuk orang lain?
Ya, doa ini dapat dibaca untuk memohonkan pertolongan Allah bagi orang lain yang membutuhkan.
5. Apakah ada syarat khusus sebelum membaca doa an nasr?
Tidak ada syarat khusus, namun lebih baik dalam keadaan suci dan dengan hati yang khusyuk.
6. Apakah doa an nasr hanya untuk situasi perang atau konflik?
Tidak, doa ini dapat dibaca untuk berbagai situasi sulit dalam kehidupan sehari-hari.
7. Bagaimana cara agar doa an nasr lebih mustajab?
Bacalah dengan penuh keyakinan, sertai dengan amal saleh, dan jaga adab-adab berdoa yang baik.