Selain upaya medis, Islam menganjurkan umatnya untuk senantiasa memohon kesembuhan kepada Allah SWT melalui doa dan dzikir. Ini adalah aspek penting ketika anak sering demam menurut Islam. Berikut adalah beberapa doa dan surah yang dicontohkan Nabi SAW untuk memohon kesembuhan bagi anak yang sakit, sebagaimana dihimpun dari berbagai kitab dan buku.
- Doa bagi Anak yang Sakit
"اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ، وَاشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءٌ لَا يُغَادِرُ سَقَمًا"
Latin: Allahumma rabban naasi adzhibil ba'sa wasyfihi wa antasy syaafii laa syifaa'a illa syifaa'uka syifaa'an laa yughaadiru saqamaa
Artinya: "Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah sakit dan sembuhkanlah dia, dan Engkau adalah penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit." (Riwayat dari Aisyah, HR Bukhari & Muslim. Dikutip dari buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 2 oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr)
- Doa ketika Anak Sakit Mata
"اللَّهُمَّ مَتِّعْنِي بِسَمْعِي وَبَصَرِي ، وَاجْعَلْهُمَا الْوَارِثَ مِنِّي ، وَانْصُرْنِي عَلَى مَن يَظْلِمُنِي"
Latin: Allahumma matti'nii bi sam'ii wa basharii waj'alhumaal waaritsa minnii wanshurnii 'alaa man yadzhlimunii
Artinya: "Ya Allah, berilah aku kenikmatan dengan pendengaran dan penglihatanku dan jadikanlah keduanya terus langgeng besertaku, dan tolonglah aku dari orang menganiaya diriku." (Riwayat dari Abu Hurairah, HR Tirmidzi)
- Doa saat Ada Anggota Tubuh Anak yang Sakit
"بِاسْمِ اللهِ (۳x) أَعُوْذُ بِالله وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأَحَاذِرُ (x۷)"
Latin: Bismillah (3x) A'uudzu billahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)
Artinya: "Dengan nama Allah, (3x) Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku dapati dan aku hindari, (7x)." (Riwayat dari Utsman bin Abu Al-Ash, HR Muslim) Dibaca sambil meletakkan tangan di bagian badan anak yang terasa nyeri.
- Doa ketika Anak Sakit Demam dan Sakit Kepala
"بِسْمِ اللَّهِ الْكَبِيرِ، نَعُوذُ بِاللَّهِ العَظِيمِ مِنْ شَرِّ عِرْقٍ نَعَارِ، وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ"
Latin: Bismillahil kabiiri na'uudzu billahil 'adzhiimi min syarri 'irqin na'aarin wa min syarri harrin naar
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Besar, kami berlindung kepada Allah yang Maha Agung dari kejahatan pendarahan yang parah dan dari kejahatan panasnya api." (Riwayat dari Ibnu Abbas, HR Ibnu Sinni. Dikutip dari buku Al-Adzkar: Buku Induk Doa dan Zikir karya Imam Nawawi)
- Doa Meminta Kesembuhan Anak
"أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ (x۷)"
Latin: As'alullahal 'adzhiima rabbal 'arsyil 'adzhiimi an yasysfiyak (7x)
Artinya: "Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan Arsy yang Agung agar Dia menyembuhkanmu. (7x)." (Riwayat dari Ibnu Abbas, HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, Ahmad, Ibnu Hibban, & Hakim. Dikutip dari buku Keutamaan Doa & Dzikir Untuk Hidup Bahagia Sejahtera oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani)
- Surat Al-Fatihah
"بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (۱) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ (۲) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ (۳) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ (٦) صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ (٧)"
Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm(i). Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn(a). Ar-raḥmānir-raḥīm(i). Māliki yaumid-dīn(i). Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn(u), Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a). Ṣirāṭal-lażīna an'amta 'alaihim, gairil-magḍūbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn(a).
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."
Surat Al-Ikhlas dan Surat Muawwidzatain (Surat Al-Falaq & Surat An-Nas)
- Surat Al-Ikhlas
"قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (١) اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ (٢) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ (٣) وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ (٤)"
Latin: Qul huwallāhu aḥad(un). Allāhuṣ-ṣamad(u). Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."
- Surat Al-Falaq
"قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ (٥)"
Latin: Qul a'ūżu birabbil-falaq(i). Min syarri mā khalaq(a). Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a). Wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad(i). Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad(a).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
- Surat An-Nas
"قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ (١) مَلِكِ النَّاسِۙ (٢) اِلٰهِ النَّاسِۙ (٣) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ (٤) الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ (٥) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (٦)"
Latin: Qul a'ūżu birabbin-nās(i). Malikin-nās(i). Ilāhin-nās(i). Min syarril-waswāsil-khannās(i). Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i). Minal jinnati wan-nās(i).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."