Liputan6.com, Jakarta Doa silaturahmi bahasa Arab menjadi bagian integral dalam momen-momen pertemuan, khususnya saat acara halalbihalal atau pertemuan keluarga. Praktik membaca doa ini tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga bentuk ibadah yang mendatangkan keberkahan dan rahmat Allah SWT.
Mengutip dari Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan, Zhila Jannati (2022:40), pengertian doa merupakan suatu bentuk komunikasi dengan Allah SWT di mana manusia memohon, meminta, dan mengungkapkan atas semua yang diinginkan dan diharapkan dalam rangka untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui pemahaman yang mendalam tentang doa-doa silaturahmi, umat Muslim dapat merasakan kedamaian dan ketenangan dalam menjalin hubungan sosial. Bacaan doa ini juga menjadi sarana untuk membersihkan hati dari sifat-sifat negatif seperti dendam, iri hati, dan permusuhan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (30/7/2025).
Doa Silaturahmi Utama: Arab, Latin, dan Terjemahan
1. Doa Memohon Ampunan dan Keberkahan
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مَغْفِرَةً تَغْسِلُ بِهَا ذُنُوبَنَا، وَرَحْمَةً تَجْلُو بِهَا هُمُومَنَا، وَفَرَجًا تُيَسِّرُ بِهِ أُمُورَنَا، وَبَرَكَةً تُصْلِحُ بِهَا أَعْمَالَنَا وَأَحْوَالَنَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allāhumma innā nas'aluka maghfiratan taghsilu bihā dhunūbanā, wa raḥmatan tajlu bihā humūmanā, wa farajan tuyassiru bihī umūranā, wa barakatan tuṣliḥu bihā a'mālanā wa aḥwālanā, yā arḥama ar-rāḥimīn.
Artinya: Ya Allah, kami memohon ampunan yang dengannya Engkau menghapus dosa-dosa kami, rahmat yang menghilangkan kesedihan kami, jalan keluar yang memudahkan urusan kami, dan keberkahan yang memperbaiki amal dan keadaan kami. Wahai Dzat yang Maha Penyayang.
2. Doa Memohon Persatuan dan Keikhlasan
Arab: اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَحَابِّينَ فِيكَ، وَالْمُتَوَاصِلِينَ بِرَحْمَتِكَ، وَنَجِّنَا مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
Latin: Allāhumma allif bayna qulūbinā, wa aṣliḥ dhāta bayninā, waj'alnā minal-mutaḥabbīna fīka, wa al-mutawāṣilīna biraḥmatika, wa najjinā minal-fitani mā ẓahara minhā wa mā baṭana.
Artinya: Ya Allah, satukanlah hati kami, perbaikilah hubungan di antara kami, jadikan kami orang-orang yang saling mencintai karena-Mu, saling menyambung kasih sayang dengan rahmat-Mu, dan lindungilah kami dari fitnah yang tampak maupun tersembunyi.
Doa Silaturahmi untuk Keberkahan Pertemuan
Doa silaturahmi bahasa Arab yang khusus dibaca untuk memohon keberkahan dalam pertemuan memiliki makna yang sangat mendalam. Bacaan ini biasanya dilantunkan di awal atau akhir acara pertemuan keluarga, halalbihalal, atau gathering komunitas Muslim. Tujuan utamanya adalah memohon agar pertemuan tersebut mendatangkan manfaat dan keberkahan bagi semua yang hadir.
Arab: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي هَذَا اللِّقَاءِ، وَاجْعَلْهُ مَوْسِمًا لِلرَّحْمَةِ وَالْمَغْفِرَةِ، وَنَقِّنَا مِنَ الذُّنُوبِ وَالْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
Latin: Allāhumma bārik lanā fī hādhā al-liqā', waj'alhu mawsiman li ar-raḥmah wa al-maghfirah, wa naqqinā mina adh-dhunūbi wa al-khaṭāyā kamā yunaqqa ath-thawbu al-abyaḍu mina ad-danas.
Artinya: Ya Allah, berkahilah pertemuan ini, jadikanlah ia sebagai musim rahmat dan ampunan. Bersihkanlah kami dari dosa dan kesalahan sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda.
Mengutip dari Fiqh As-Sunnah karya Sayyid Sabiq, pentingnya doa dalam setiap pertemuan Muslim merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini menunjukkan bahwa setiap momen berkumpul dengan sesama Muslim harus diawali dan diakhiri dengan doa agar mendapat ridha Allah SWT.
Doa untuk Membersihkan Hati dan Jiwa
Aspek spiritual dalam doa silaturahmi bahasa Arab sangat penting karena berkaitan dengan pembersihan hati dan jiwa dari sifat-sifat tercela. Doa ini secara khusus memohon agar Allah SWT membersihkan hati dari dendam, iri hati, dan permusuhan yang dapat merusak hubungan antar sesama Muslim.
Arab: اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ الْحِقْدِ وَالْغِلِّ وَالْحَسَدِ، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، وَارْزُقْنَا قَلْبًا سَلِيمًا وَنَفْسًا مُطْمَئِنَّةً
Latin: Allāhumma ṭahhir qulūbanā mina al-ḥiqdi wa al-ghilli wa al-ḥasadi, waj'alnā min 'ibādika aṣ-ṣāliḥīn, warzuqnā qalban salīman wa nafsan muṭma'innah.
Artinya: Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari dendam, iri, dan dengki. Jadikanlah kami di antara hamba-hamba-Mu yang saleh. Anugerahkanlah kepada kami hati yang bersih dan jiwa yang tenang.
Dalam konteks psikologi Islam, pembersihan hati melalui doa memiliki dampak yang sangat positif terhadap kesehatan mental dan spiritual seseorang. Ketika hati bersih dari sifat-sifat negatif, maka hubungan sosial akan lebih harmonis dan penuh kedamaian. Doa silaturahmi bahasa Arab ini menjadi sarana efektif untuk mencapai keadaan jiwa yang tenang dan damai.
Doa Memohon Keberkahan Rezeki dalam Silaturahmi
Salah satu aspek penting dalam doa silaturahmi bahasa Arab adalah permohonan keberkahan rezeki. Hal ini menunjukkan bahwa silaturahmi tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga berkaitan dengan aspek kehidupan duniawi yang halal dan berkah. Doa ini biasanya dibaca ketika berkumpul dengan keluarga atau komunitas untuk memohon agar rezeki yang diperoleh selalu dalam kebaikan.
Arab: اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا رِزْقًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، وَوَفِّقْنَا لِلْقَنَاعَةِ وَالشُّكْرِ عَلَى نِعْمَتِكَ، وَبَاعِدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْحَرَامِ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
Latin: Allāhumma urzuqnā rizqan ṭayyiban mubārakan fīh, waffiqnā lil-qanā'ati wa asy-syukri 'alā ni'matika, wa bā'id baynanā wa bayna al-ḥarāmi kamā bā'adta bayna al-mashriqi wa al-maghrib.
Artinya: Ya Allah, berilah kami rezeki yang baik dan penuh berkah. Berikanlah kami rasa cukup dan syukur atas nikmat-Mu. Jauhkanlah kami dari hal-hal yang haram sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat.
Mengutip dari Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, konsep rezeki yang berkah dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan jumlah, tetapi juga kualitas dan cara memperolehnya. Rezeki yang berkah adalah rezeki yang halal, bermanfaat, dan mendatangkan ketenangan jiwa bagi penerimanya.
Doa Perlindungan dan Kesehatan
Arab: اللَّهُمَّ احْفَظْنَا وَأَهْلِيْنَا وَمَجْتَمَعَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَبَلَاءٍ، وَمِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
Latin: Allāhumma iḥfaẓnā wa ahlīnā wa majtama'anā min kulli sū'in wa balā'in, wa min kulli fitnah, mā ẓahara minhā wa mā baṭan.
Artinya: Ya Allah, lindungilah kami, keluarga kami, dan masyarakat kami dari segala keburukan dan bencana, serta dari segala fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.
Doa Penutup dan Persaudaraan
Arab: اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا هَذَا الْمَجْلِسَ، وَاجْعَلْهُ حُجَّةً لَنَا وَلَا عَلَيْنَا، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
Latin: Allāhumma taqabbal minnā hādhā al-majlis, waj'alhu ḥujjatan lanā wa lā 'alaynā, wakhtim lanā biḥusni al-khātimah.
Artinya: Ya Allah, terimalah majelis ini, jadikan ia sebagai kebaikan bagi kami, bukan keburukan atas kami, dan akhiri hidup kami dengan husnul khatimah.
Selain itu, doa untuk memperkuat persaudaraan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian doa silaturahmi bahasa Arab:
Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا إِخْوَةً مُتَحَابِّينَ، مُتَرَاحِمِينَ، مُتَعَاوِنِينَ عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى، وَصُنْ أَلْسِنَتَنَا عَنِ الْغِيبَةِ وَالنَّمِيمَةِ، وَأَزِلْ مِنْ قُلُوبِنَا كُلَّ ضَغِينَةٍ وَبُغْضَاءَ
Latin: Allāhummaj'alnā ikhwatān mutaḥabbīn, mutarāḥimīn, muta'āwinīn 'alā al-birri wa at-taqwā, wa ṣun alsinatanā 'ani al-ghībah wa an-namīmah, wa azil min qulūbinā kulla ḍaghīnah wa bughḍā'.
Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami saudara yang saling mencintai, menyayangi, dan saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan. Peliharalah lisan kami dari ghibah dan adu domba, serta bersihkanlah hati kami dari rasa benci dan permusuhan.
Adab dan Tata Cara Membaca Doa Silaturahmi
Dalam praktik membaca doa silaturahmi bahasa Arab, terdapat beberapa adab dan tata cara yang perlu diperhatikan untuk memperoleh keberkahan yang maksimal. Pertama, hendaknya membaca doa dalam keadaan suci dan menghadap kiblat jika memungkinkan. Kedua, membaca dengan khusyuk dan penuh penghayatan terhadap makna setiap kalimat yang diucapkan.
Tata cara yang ketiga adalah membaca doa dengan suara yang jelas namun tidak terlalu keras, sehingga semua peserta dapat mendengar dan mengaminkan. Keempat, disunnahkan untuk mengangkat tangan saat berdoa sebagai bentuk tawadhu dan permohonan kepada Allah SWT. Kelima, setelah selesai membaca doa, hendaknya mengusap wajah dengan kedua telapak tangan sebagai sunnah Rasulullah SAW.
Mengutip dari Kitab Adab al-Du'a karya Imam Al-Khattabi, tata cara berdoa yang baik akan mempengaruhi dikabulkannya doa tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya isi doa yang penting, tetapi juga cara penyampaiannya harus sesuai dengan tuntunan Islam.
Adab yang tidak kalah penting adalah memilih waktu yang baik untuk membaca doa silaturahmi bahasa Arab. Waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat, antara maghrib dan isya, atau sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang sangat baik untuk berdoa. Dengan memperhatikan adab dan tata cara ini, diharapkan doa yang dipanjatkan akan lebih mudah dikabulkan Allah SWT.
Daftar Sumber
- Jannati, Zhila. (2022). Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan. Volume 8, No. 2.
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan Terjemahnya. Jakarta: Kemenag RI.
- Sabiq, Sayyid. (2013). Fiqh As-Sunnah. Beirut: Dar Al-Kitab Al-Arabi.
- Shihab, M. Quraish. (2017). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
- Al-Khattabi, Imam. (2015). Kitab Adab al-Du'a. Damaskus: Dar Ibn Kathir.
- Departemen Agama RI. (2018). Pedoman Pelaksanaan Halalbihalal. Jakarta: Dirjen Bimas Islam.
- Al-Ghazali, Imam. (2016). Ihya Ulumuddin. Beirut: Dar Al-Ma'rifah.
FAQ
1. Apa itu doa silaturahmi bahasa Arab?
Doa silaturahmi bahasa Arab adalah rangkaian bacaan dalam bahasa Arab yang dibaca saat pertemuan untuk memohon keberkahan, ampunan, dan persatuan dari Allah SWT.
2. Kapan waktu yang tepat membaca doa silaturahmi?
Doa silaturahmi dapat dibaca saat acara halalbihalal, pertemuan keluarga, atau gathering komunitas Muslim, terutama di waktu-waktu mustajab.
3. Apakah doa silaturahmi wajib dibaca dalam bahasa Arab?
Membaca dalam bahasa Arab lebih utama karena sesuai sunnah, namun memahami artinya juga sangat penting untuk penghayatan.
4. Apa manfaat membaca doa silaturahmi secara rutin?
Manfaatnya antara lain memperkuat persaudaraan, membersihkan hati, mendapat keberkahan, dan menciptakan keharmonisan sosial.
5. Bolehkah doa silaturahmi dibaca sendiri atau harus berjamaah?
Doa silaturahmi boleh dibaca sendiri maupun berjamaah, namun membaca secara berjamaah memiliki fadilah yang lebih besar.
6. Adakah syarat khusus sebelum membaca doa silaturahmi?
Disunnahkan dalam keadaan suci, menghadap kiblat jika memungkinkan, dan membaca dengan khusyuk serta penuh penghayatan.
7. Bagaimana cara mengamalkan doa silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari?
Dapat diamalkan dengan rutin membacanya saat pertemuan, memahami maknanya, dan mengimplementasikan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sosial.